1133 research outputs found

    Edukasi Mitigasi Bencana Gempa Bumi Bagi Siswa Sekolah Dasar Melalui Experiential Learning di SD Inpres Sungguminasa

    Full text link
    Siswa sekolah dasar merupakan kelompok yang rentan terhadap bencana gempa bumi karena masih terbatasnya pengetahuan dan keterampilan dalam menghadapi situasi darurat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan siswa terhadap gempa bumi melalui experiential learning, berupa edukasi dan simulasi berbasis pengalaman. Pelaksanaan kegiatan meliputi tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap persiapan, tim menyusun materi interaktif dalam bentuk presentasi dan poster. Tahap pelaksanaan dilakukan melalui penyampaian materi tentang gempa bumi serta simulasi prosedur penyelamatan diri “Drop–Cover–Hold” dan evakuasi di SD Inpres Sungguminasa. Sebanyak 19 siswa gabungan antara kelas 4 dan 5 SD berpartisipasi dalam kegiatan ini. Evaluasi dilakukan dengan menilai keterampilan praktis siswa dalam simulasi dan pemahaman melalui kuis. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 89,47% siswa mampu melakukan simulasi penyelamatan diri dengan urutan dan posisi yang benar, sementara evaluasi pemahaman materi melalui kuis menunjukkan capaian melebihi standar KKM di atas 80% pada setiap indikator. Kegiatan ini terbukti meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi bencana gempa bumi melalui pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman. Kesimpulannya, kegiatan ini memperkenalkan model edukasi mitigasi bencana yang interaktif dan aplikatif bagi siswa sekolah dasar, sekaligus menunjukkan efektivitas keterlibatan aktif peserta dalam memperkuat kesiapsiagaan bencana di lingkungan sekolah

    Penguatan UMKM Berbasis Produk Pangan Hewani melalui Penerapan Teknologi Tepat Guna dalam Pembuatan Abon Daging Ayam di Kelurahan Sisir

    Full text link
    Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu pilar penting dalam perekonomian nasional, terutama dalam menciptakan lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan Masyarakat. Salah satu UMKM yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan adalah industri pengolahan pangan. Di Desa Sisir, Kota Batu, terdapat pengusaha abon industri skala kecil dan menegah bernama “TM Mandiri”. Namun demikian, dalam pengelolaan usahanya, TM Mandiri masih menghadapi beberapa kendala, antara lain belum maksimalnya manajemen proses produksi dan branding kemasan, labelling produk sesuai standar, kurangnya pemahaman tentang jaminan mutu dan keamanan pangan, serta kendala pemasaran dan promosi produk. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk membantu pengusaha “TM Mandiri” dalam meningkatkan kapasitas produksi dan kualitas produk melalui pelatihan teknis, pendampingan manajemen usaha, dan inovasi pengemasan. Metode pelaksanaan meliputi survei, koordinasi, identifikasi permasalahan, pendampingan produksi abon daging ayam, proses pengemasan, pendampingan teknik pemasaran dan kontrol kualitas. Kegiatan ini diikuti oleh 40 peserta yang merupakan pengusaha abon industri skala kecil dan menengah. Hasil menunjukkan bahwa pendampingan yang diberikan tidak hanya meningkatkan efisiensi produksi kualitas produk, tetapi juga memperbaiki kualitas produk dan kemasan sehingga lebih menarik dan sesuai dengan standar pangan olahan. Mitra memperoleh pemahaman baru tentang GMP (Good Manufacturing Practices), labelling sesuai dengan regulasi BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan), serta strategi pemasaran digital yang dapat memperluas jangkauan pasar. Melalui kegiatan ini usaha abon “TM Mandiri” mampu berkembang menjadi UMKM yang mandiri, berdaya saing dan berkontribusi terhadap peningkatan ekonomi lokal di Kota Batu

    Pembuatan Mini Library dan Learning Space Sebagai Sarana Peningkatan Literasi Siswa di At-Tanzil Kg. Lindungan Malaysia

    Full text link
    Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat baca dan keterbatasan fasilitas literasi yang dimiliki oleh siswa Sekolah Bimbingan (SB) At-Tanzil, Kampung Lindungan, Malaysia, yang sebagian besar merupakan anak migran Indonesia. Keterbatasan akses terhadap bahan bacaan dan lingkungan belajar yang kurang kondusif menjadi kendala utama dalam pengembangan kemampuan literasi anak. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi siswa melalui pembuatan perpustakaan mini dan learning space sebagai sarana belajar yang menarik, nyaman, dan edukatif. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode partisipatif dengan pendekatan service learning yang melibatkan guru, siswa, dan relawan secara aktif. Kegiatan meliputi survei kebutuhan literasi, perancangan dan pembangunan perpustakaan mini, pengumpulan buku bacaan, pelatihan pengelolaan perpustakaan, serta pelaksanaan program literasi seperti “Gerakan 15 Menit Membaca” dan “Mendongeng Bersama Relawan.” Evaluasi dilakukan melalui observasi, wawancara, dan angket untuk mengetahui perubahan perilaku literasi siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam minat baca dan keterlibatan siswa dalam aktivitas literasi. Sebelum program dilaksanakan, hanya 22% siswa yang memiliki kebiasaan membaca di luar jam pelajaran, sedangkan setelah empat bulan pelaksanaan meningkat menjadi 65%. Guru juga menunjukkan peningkatan dalam kemampuan mengintegrasikan kegiatan literasi ke dalam pembelajaran tematik. Kegiatan ini sejalan dengan teori lingkungan belajar Moos, konstruktivisme Vygotsky, dan pembelajaran kontekstual Johnson yang menekankan pentingnya interaksi sosial, lingkungan kondusif, dan pengalaman nyata dalam membangun kemampuan literasi. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini berhasil menciptakan ekosistem literasi sekolah yang mendukung tumbuhnya minat baca dan kemampuan literasi siswa. Program ini diharapkan dapat menjadi model pengembangan literasi bagi sekolah komunitas anak migran Indonesia di luar negeri serta memperkuat kolaborasi antara lembaga pendidikan, relawan, dan masyarakat dalam meningkatkan mutu pendidikan dasar

    Pemberdayaan Ekonomi Keluarga pada Pengelolaan Potensi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah oleh Rumah Tangga

    Full text link
    Salah satu parameter untuk meningkatkan ekonomi keluarga adalah dengan keberdayaan perempuan di bidang ekonomi. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menggali dan menguraikan peran penting ibu rumah tangga dalam pemberdayaan ekonomi keluarga, terutama melalui Pengelolaan Potensi Usaha Mikro oleh Rumah Tangga. Metode dari kegiatan ini adalah dalam bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) yang berbasis service learning, dengan mengintegrasikan pembelajaran akademik dengan pelayanan nyata kepada masyarakat atau komunitas pendidikan. Hasil dari kegiatan ini dapat disimpulkan bawa Pemberdayaan ekonomi keluarga pada pengelolaan potensi usaha mikro oleh rumah tangga sangat diperlukan oleh setiap rumah tangga. Kegiatan yang dilakukan dengan pendekatan berbasis pelatihan soft skills dan literasi atau pemaparan materi sangat berdampak pada pemberdayaan ekonomi keluarga. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong para peserta untuk mampu memanfaatkan potensi usaha yang dapat mereka buka sehingga mampu meningkatkan ekonomi keluarga

    Pemberdayaan Siswa SMK N 1 Juwiring Melalui Literasi Digital dan Pemanfaatan E-Commerce Serta Media Sosial Produktif Dalam Mendukung Smartcity

    Full text link
    Masalah rendahnya literasi digital di kalangan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), khususnya dalam pemanfaatan e-commerce dan media sosial produktif, menjadi kendala dalam menyiapkan generasi muda yang siap menghadapi transformasi ekonomi digital dan mendukung pembangunan Smart City. Tujuan kegiatan ini untuk memberdayakan siswa SMK N 1 Juwiring melalui peningkatan kemampuan literasi digital dan keterampilan praktis dalam penggunaan teknologi digital untuk kegiatan ekonomi produktif. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan partisipatif dengan tahapan persiapan, pelatihan teori, praktik langsung, dan evaluasi hasil pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu memahami konsep literasi digital secara komprehensif dan mengaplikasikannya dalam konteks kewirausahaan digital. Sebanyak 90% peserta berhasil membuat akun e-commerce di platform daring dan memasarkan produk lokal secara mandiri. Peserta juga menunjukkan peningkatan kemampuan dalam membuat konten promosi yang kreatif melalui media sosial seperti Instagram dan TikTok. Selain itu, siswa mampu memahami strategi keamanan digital untuk menjaga kredibilitas akun bisnis mereka. Pelatihan ini menghasilkan perubahan perilaku dari penggunaan media sosial pasif menjadi lebih produktif. Evaluasi pasca pelatihan menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan digital sebesar 45% dibandingkan sebelum pelatihan. Hasil ini membuktikan bahwa literasi digital berbasis e-commerce dan media sosial dapat menjadi sarana efektif untuk meningkatkan daya saing siswa SMK dalam era ekonomi digital serta mendukung implementasi Smart City berbasis masyarakat digital

    Diversifikasi Produk Kelapa melalui Pelatihan Produksi Virgin Coconut Oil (VCO) sebagai Strategi Pengembangan Sekolah Berbasis Kewirausahaan di SMPN 1 Sungguminasa

    Full text link
    Kegiatan pelatihan pembuatan Virgin Coconut Oil (VCO) di SMP Negeri 1 Sungguminasa dilaksanakan sebagai upaya untuk memberdayakan guru dan siswa melalui pelatihan pembuatan Virgin Coconut Oil (VCO) sebagai strategi diversifikasi produk kelapa dan penguatan karakter kewirausahaan di lingkungan sekolah. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, sosialisasi, demonstrasi pembuatan VCO secara langsung, pendampingan praktik mandiri, serta evaluasi pengetahuan dan keterampilan peserta. Peserta memperoleh pemahaman mengenai manfaat VCO, potensi nilai ekonominya, serta pengalaman praktis pembuatan VCO dengan metode sederhana dan higienis. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan ini mendapat respons yang sangat positif, dengan tingkat kepuasan peserta berada pada kategori sangat puas (94%). Hasil ini mengindikasikan bahwa model pembelajaran kontekstual melalui pemanfaatan potensi lokal tidak hanya meningkatkan pengetahuan teoritis dan keterampilan praktis siswa, tetapi juga mendorong terbentuknya rencana usaha kecil berbasis sekolah yang memanfaatkan produk kelapa lokal. Dengan demikian, program ini berkontribusi terhadap pengembangan sekolah berbasis kewirausahaan sekaligus peningkatan nilai tambah komoditas kelapa di masyarakat sekitar

    Peningkatan Kompetensi Guru SMP melalui Literasi & Deep Learning, Pemahaman Asesmen Global (PISA dan TIMSS), serta Pengembangan Media Pembelajaran Fisik dan Digital Berbasis Game di Kecamatan Kota Bangun Kutai Kartanegara

    Full text link
    Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur yang memiliki potensi pengembangan kualitas pendidikan melalui peningkatan kapasitas kompetensi guru tingkat SMP. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam literasi dan deep learning, pemahaman asesmen global (PISA dan TIMSS), serta pengembangan media pembelajaran inovatif berupa media fisik dan digital berbasis game. Metode yang digunakan meliputi observasi awal, penyusunan materi, penyuluhan, pelatihan, simulasi, serta pendampingan intensif. Peserta kegiatan berjumlah 30 guru tingkat SMP dari berbagai sekolah di Kecamatan Kota Bangun Kutai Kartanegara. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap guru dalam mengintegrasikan literasi, deep learning, serta asesmen global ke dalam pembelajaran. Pre-test menunjukkan 68% peserta memperoleh nilai di bawah 55, sementara hasil post-test menunjukkan 65% peserta berada pada rentang nilai 70–80 dan 25% peserta berada pada rentang nilai 80–95. Peserta juga mampu merancang dan mengimplementasikan media pembelajaran fisik maupun digital berbasis game yang mendukung keterlibatan aktif siswa. Kegiatan ini terbukti memberikan manfaat nyata dalam peningkatan kompetensi guru SMP dan mendukung penguatan mutu pendidikan di Kecamatan Kota Bangun secara berkelanjutan

    Peningkatan Kualitas Hidup Pasien Hipertensi Melalui Edukasi dan Pendampingan

    Full text link
    Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang prevalensinya sangat tinggi. Pasien hipertensi membutuhkan perawatan dan pengobatan yang konsisten dan secara terus menerus sepanjang kehidupannya. Kualitas hidup pasien ditentukan oleh kemampuan perawatan diri yang baik untuk memastikan hipertensi tidak menimbulkan gejala atau tanda yang berat atau bahkan komplikasi. Perilaku dan gaya hidup pasien diketahui mempengaruhi kondisi pasien hipertensi, sehingga akses informasi tentang perawatan dan perilaku yang sehat sangat dibutuhkan pasien hipertensi. Penerapan pendidikan dan pendampingan pasien hipertensi dibutuhkan sebagai solusi untuk memastikan pasien hipertensi memperoleh akses informasi tentang pengobatan dan perawatan hipertensi. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan dan mempertahankan kualitas hidup pasien hipertensi melalui dukungan edukasi dan pendampingan kader dan keluarga. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat dilaksanakan melalui tiga aktivitas yaitu (1) mengedukasi masyarakat akan pentingnya pencegahan dan pengelolaan hipertensi; (2) penguatan support system masyarakat yaitu kader kesehatan dalam pengenalan gejala dan edukasi pasien melalui kegiatan pelatihan kader; (3) intervensi promosi dan prevensi oleh kader kepada pasien hipertensi; serta (4) aktivitas monitoring dan evaluasi oleh penanggung jawab program penyakit tidak menular. Hasil pengabdian berupa meningkatnya peran serta masyarakat sebagai support system pasien hipertensi dengan kemampuan edukasi pasien hipertensi dan peningkatan kualitas hidup pasien hipertensi melalui kontrol tekanan darah, gejala dan komplikasi atau perberatan hipertensi. Kesimpulan edukasi dan pendampingan oleh kader dapat menguatkan dan mempertahankan kualitas hidup pasien hipertensi

    Pemanfaatan Minyak Jelantah Sebagai Program Pengembangan Keterampilan Rumah Tangga Grand Pakis Residence

    Full text link
    Minyak jelantah yaitu minyak goreng yang sudah melalui proses penggunaan hasil rumah tangga dan berubah secara signifikan dari segi fisik maupun kimia. Masyarakat cenderung tidak mengetahui dampak negatif dari pembuangan minyak jelantah selama ini dan bagaimana langkah yang tepat untuk mendaur ulang atau memanfaatkan minyak jelantah menjadi sesuatu yang tepat guna. Secara sederhana, pengolahan minyak jelantah menjadi Castile Soap adalah salah satu cara yang dapat ditingkatkan guna mengurangi limbah minyak jelantah menjadi produk sabun pembersih noda. Berdasarkan permasalahan yang ada, Grand Pakis Residence merupakan tempat yang dipilih untuk melakukan pemberdayaan terhadap ibu-ibu rumah tangga dalam mengolah limbah minyak jelantah. Dengan kegiatan sosialisasi dan praktik baik pemanfaatan limbah minyak jelantah diharapkan akan meningkatkan pengetahuan ibu-ibu rumah tangga mengenai imbas dari pembuangan limbah jelantah secara tidak tepat dan meningkatkan berbagai keterampilan dalam program pengembangan pengolahan limbah minyak jelantah sehingga dapat digunakan kembali

    Inovasi Mesin Roasting Teh: Solusi Modern Menggantikan Proses Roasting Tradisional dengan Wajan

    Full text link
    Teh merupakan salah satu komoditas unggulan Indonesia. Desa Mekarwangi, dengan luas perkebunan teh 60 hektar, memiliki potensi besar dalam sektor ini. Salah satu varietas yang dikembangkan adalah jenis Camellia Sinensis. Proses roasting menjadi salah satu proses krusial dalam pengolahan teh. Sayangnya, proses roasting yang dilakukan oleh masyarakat Desa Mekarwangi masih dilakukan secara tradisional dengan menggunakan wajan yang dipanaskan di atas kompor dengan api kecil. Penelitian ini fokus pada optimasi proses roasting teh menggunakan mesin. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam produktivitas dan kualitas produk. Proses roasting dengan menggunakan mesin dapat memproses 12 kg teh dalam siklus 45 menit. Konsistensi teh yang terpanggang lebih presisi sehingga kekeringan lebih homogen dibandingan proses roasting secara tradisional. Adopsi teknologi mesin roasting diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah produk teh Desa Mekarwangi dan memberikan kontribusi pada pengembangan industri teh di Indonesia

    1,129

    full texts

    1,133

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Madaniya
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇