Ninety Institute
Not a member yet
    105 research outputs found

    PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KORBAN CYBER SEXUAL HARASSMENT DALAM MEDIA SOSIAL

    No full text
    This research aims to comprehend and analyze the legal protections available for victims and the obstacles faced in addressing cases of cyber sexual harassment. The research falls under the category of normative study. The findings reveal that legal protection for victims of cyber sexual harassment is stipulated in Law Number 12 of 2022 concerning Sexual Violence Crimes. This legislation introduces a new approach to providing protection and rights to victims, as outlined in Articles 68 to 70. These articles encompass guarantees for the handling, safeguarding, and recovery of their rights. Obstacles in this context involve the non-seamless implementation of victim rights, which do not always align with expectations. Additionally, the Law on Protection of Witnesses and Victims lacks clear provisions regarding the protection of victims in terms of mental health and social recovery in relation to online sexual harassment. &nbsp

    KEJAHATAN DARI PERSPEKTIF TEORI BIOLOGIS DAN PSIKOLOGIS : Relevansi Penggunaan Teori Biologis dan Psikologis dalam Proses Pembuktian

    No full text
    Kejahatan didefinisikan sebagai perbuatan atau perilaku yang buruk, yang mana perbuatan atau tindakan yang dilakukan tidak sesuai dengan kaidah hukum yang berlaku, namun apakah teori biologis dan teori psikologis mempunyai hubungan yang erat dalam menentukan motif seseorang melakukan kejahatan? Berdarakan hasil survei yang dilakukan penulis terhadap 65 orang menemukan bahwa 62,1% orang lebih suka menyembunyikan dan bersikap tenang ketika mereka tertekan, sedangkan 22,7% lebih suka bersikap biasa saja ketika mereka tertekan, dan 15,2% lebih suka menunjukkan wajah marah, sedih, atau lelah kepada orang lain. Ini menunjukkan bahwa tidak dapat dibuktikan bahwa seseorang yang menunjukkan sikap dan respons yang tenang saat berada dalam situasi tertekan tidak mempunyai empati terhadap keadaan sekitar. Ini karena cara setiap orang bertindak dan menanggapi masalah yang mereka hadapi berbeda-beda. Jadi, pendekatan psikologi klinis yang digunakan untuk menilai reaksi dan perasaan korban atau terdakwa selama proses hukum sudah tidak relevan untuk digunakan karena menimbulkan asumsi-asumsi yang justru menghilangkan titik terang dalam proses pembuktian, apalagi jika sudah terpaut dengan tipologi fisik dan gesture setiap individu. Oleh karena itu, Penulis merekomendasikan bahwa alat bukti ‘Petunjuk’ haruslah juga lahir dari keterangan ahli, namun Hakim juga harus berhati-hati untuk mempertimbangkan keterangan yang diberikan oleh ahli. Bahwa tidak semua keterangan ahli dapat dijadikan sebagai bahan untuk dipertimbangkan oleh Hakim

    KLASIFIKASI DIAGNOSA PENYAKIT DIABETES DENGAN METODE NAIVE BAYES BERBASIS WEB

    No full text
    Kesehatan orang dapat sangat bervariasi tergantung pada berbagai variabel, seperti susunan genetik atau keadaan hidup mereka. Kekuatan utama yang memungkinkan orang untuk melakukan tugas sehari-hari adalah kesehatan mereka. Diabetes adalah salah satu penyakit yang berubah menjadi mesin pembunuh. Pemeriksaan medis terkait diabetes dapat dilakukan dengan menggunakan temuan pemeriksaan laboratorium dan riwayat gejala medis untuk menentukan diagnosis penyakit. Tenaga kesehatan harus melakukan diagnosis penyakit sejak dini guna menekan angka kematian akibat penyakit Diabetes ini. Diabetes, penyakit bawaan, memiliki berbagai macam manifestasi. Dengan menggunakan pendekatan kerja dan penggunaan metode Naive Bayes, klasifikasi penyakit diabetes dan gejala lain yang ditimbulkannya sebenarnya dapat dilakukan secara otomatis dengan menggunakan bidang ilmu teknologi dan informasi. Temuan pengujian menunjukkan bahwa program ini masih harus ditingkatkan dalam hal gejala diabetes, serta program serupa yang mencakup topik yang lebih luas

    PENGARUH PANDEMI COVID-19 TERHADAP LONJAKAN PERKAWINAN USIA ANAK DI KABUPATEN LOMBOK TENGAH

    No full text
    Era pandemi Covid-19 memberikan dampak yang cukup besar bagi setiap orang termasuk dampak terhadap melonjak perkawinan usia anak di Lombok Tengah dalam kurung waktu 2019-2021. Pada tahun 2019 terdapat 8 %, 2020 terdapat 31%, dan 2021 terdapat 61% perkawinan usia anak. Dari banyaknya kasus tersebut maka tujuan penulisan artikel ilmiah ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penyebab terjadinya lonjakan perkawinan usia anak pada masa pandemi covid 19 di Lombok Tengah dan apa peran pemerintah dalam mencegah lonjakan perkawinan usia anak pada masa pandemi covid-19 di Lombok Tengah. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah normatif empiris. Penelitian normatif empiris adalah penelitian yang menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari wawancara dengan narasumber yang melakukan perkawinan usia anak, sedangkan data sekunder diperoleh dari peraturan, buku, karya ilmiah, dan internet. Hasil penelitian ditemukan bahwa faktor yang mempengaruhi melonjaknya perkawinan usia anak di Lombok Tengah selama masa pandemic covid-19 karena faktor ekonomi, faktor lingkungan, faktor married by Accident, faktor edukasi, dan faktor budaya merariq. Adapun peran pemerintah Lombok Tengah untuk mencegah perkawinan usia anak dengan mengeluarkan peraturan daerah terkait pencegahan perkawinan anak dan melakukan sosialisai perda tersebut. disahkan dan disosialisaikan perda tersebut berhasil mengurangi lonjakan perkawinan usia anak di Lombok Tengah

    SISTEM PAKAR DIAGNOSIS PENYAKIT ISPA MENGGUNAKAN METODE NAÏVE BAYES BERBASIS WEB PADA PUSKESMAS TERATAK

    No full text
    ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut) adalah suatu penyakit yang timbul akibat gangguan saluran pernafasan yang dapat menyebabkan berbagai macam penyakit mulai dari penyakit tanpa gejala, infeksi ringan hingga berat akibat dari faktor lingkungan. Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai gejala, cara penanganan serta cara mengatasi nya, mengakibatkan angka kematian yang cukup tinggi akibat ISPA. Sistem pakar yang akan dibuat diperuntukkan untuk memudahkan seseorang dalam melakukan diagnosa penyakit ISPA dengan cara mengadopsi pengetahuan manusia ke dalam sistem komputer sehingga sistem pakar mampu menyelesaikan permasalahan seperti yang dilakukan seorang pakar. Aplikasi sistem pakar yang dibuat menggunakan metode Naive Bayes dikarenakan metode Naive Bayes merupakan metode klasifikasi terbaik dengan probabilitas yang tinggi ketika digunakan dalam perhitungan sistem nya. Dengan aplikasi ini seseorang akan merasa seperti sedang berkonsultasi dengan seorang dokter atau pakar yang menangani penyakit ISPA. Aplikasi ini dibangun berbasis website dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP, framework Codeigniter dan database MySQL. Terdapat data latih sebanyak 104 data dan telah dilakukan pengujian sebanyak 39 data uji. Dari 39 kali pengujian terdapat 36 data uji yang sesuai dan ada 3 data uji yang tidak sesuai. Diperoleh akurasi dari pengujian tersebut sebesar 92,3%.   Kata Kunci : Sistem Pakar, ISPA, Metode Naive Bayes

    SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT PADA KUCING DENGAN METODE CERTAINTY FACTOR BERBASIS WEB

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi masalah kesulitan pecinta kucing yang banyak terhalang kendala untuk mengunjungi seorang pakar hewan khususnya kucing dalam mendeteksi maupun mendiagnosa penyakit kucing nya dengan membangun sistem pakar diagnosa penyakit pada kucing dengan metode Certainty Factor berbasis web. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Waterfall. Model pengembangan yang dilakukan meliputi tahap analisis kebutuhan, desain, pembuatan kode program, dan pengujian. Data diperoleh dari observasi dan wawancara yang dilakukan terhadap dokter di salah satu klinik hewan yang berlokasi di Perumnas Tj. Karang Permai yaitu Drh. Diah Purwitasari, M.sc. Pada tahap perancangan sistem, dilakukan dengan merancang flowchart, use case diagram, activity diagram, entity relationship diagram (ERD) dan perancangan desain interface. Pengujian sistem dilakukan dengan dua cara yaitu Blackbox Testing dan pengujian usability. Pengujian usability dilakukan dengan memberikan kuesioner penilaian aplikasi kepada 20 orang responden. Hasil pengujian usabilitas menunjukkan bahwa tingkat usablitas dari aplikasi adalah sebesar 93.2% dengan kategori sangat baik. Kelemahan dalam aplikasi ini adalah tidak ada pemilihan ras dan jenis kucing dalam proses diagnosa

    ALUR PENGADAAN TANAH DALAM URGENSI PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR

    No full text
    Pengadaan tanah untuk pembangunan adalah untuk kepentingan umum Kegiatan Pengadaan Tanah Ditentang Pembayaran Kompensasi Kepada mereka yang membebaskan tanah, bangunan, tanaman dan hal-hal lain dalam kaitannya dengan tanah. Kegiatan tersebut seringkali menimbulkan masalah di masyarakat ketika sengketa pengadaan tanah sering disebabkan untuk kepentingan umum Karena ketidaksepakatan dalam menentukan harga kompensasi termasuk yaitu Diwajibkan oleh para pihak, baik ditentukan oleh pemerintah Penetapan harga sepihak, dan penerima manfaat properti Ini tidak adil. itulah dasarnya menulis makalah untuk memperbaiki masalah sehingga tidak terjadi lagi Masalah Pengadaan Tanah Untuk Kepentingan Umum, Maka Harus Jenis, dasar, dan metode keputusan kompensasi internal diketahui Pengadaan tanah untuk kepentingan umu

    SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW DALAM BIDANG KECERDASAN BUATAN DAN TEKNOLOGI INFORMASI

    No full text
    Salah satu yang sedang menjadi tren saat ini adalah kecerdasan buatan yang biasa dikenal dengan Artificial Intelligence (AI). Dalam beberapa tahun terakhir kecerdasan buatan (AI) dan Teknologi Informasi (TI) telah mengalami perkembangan yang begitu pesat. Dua disiplin ilmu ini saling terakait dan berhubungan satu sama lain serta telah menjadi fokus utama penelitian dalam berbagai bidang. Bagaimana mengintegrasikan AI dalam infrastruktur TI yang sudah ada secara efisien dan efektif. Pengembangan alat dan protokol standar untuk integrasi AI, pelatihan SDM yang memahami kedua bidang, dan proses evaluasi yang cermat dari implementasi AI mampu menjadi salah satu alternative solusi dalam mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan tinjauan literatur sistematis untuk mengidentifikasi tren terbaru mengenai AI dan TI serta rumusan arah penelitian ke depan. Metode yang dipergunakan pada penelitian ini adalah Systematic Literatur Review  untuk menganalisis artikel ilmiah yang terbit selama tiga tahun terakhir dari tahun 2021-2023. Dari penelitian yang dilakukan diharapkan dapat memberikan pandangan secara komprehensif mengenai tren dan perkembangan terkini dalam bidang kecerdasan buatan dan teknologi informasi serta menjadi panduan bagi penelitian dimasa depan dalam dua bidang ini. Kata kunci: kecerdasan buatan, teknologi informasi, systematic literatur revie

    OBJECT DETECTION UNTUK MENDETEKSI CITRA BUAH-BUAHAN MENGGUNAKAN METODE YOLO

    No full text
    Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam Artificial Intelligence yang sangat pesat saat ini, telah membawa perubahan yang sangat pesat pula dalam berbagai aspek kehidupan. Terutama kecerdasan buatan merupakan sebuah teknologi komputer atau mesin yang memiliki kecerdasan layaknya manusia. Sederhananya sebuah instruksi pintar yang diberikan kepada program maupun mesin, salah satunya yaitu Object Detection untuk mendeteksi citra buah menggunakan You Only Look Once (YOLO). Metode yang dapat digunakan untuk pengenalan objek pada citra buah adalah Deep Learning. You Only Look Once (YOLO) merupakan salah satu model Deep Learning yang dapat digunakan untuk pengenalan objek. Penelitian ini bertujuan untuk pengenalan objek pada citra buah menggunakan YOLO. Pada penelitian menggunakan sebanyak 300 gambar data dengan tiga kelas yaitu apel, jeruk dan pisang. Hasil penelitian menunjukan algoritma (YOLO) dapat mengenali objek pada citra buah dengan menggunakan pre-trained weights yang telah dilatih dengan nilai akurasi mAP sebesar 91%

    FAKTOR RISIKO UNTUK TINGKAT KEPARAHAN COVID-19: ANALISIS META

    No full text
    Novel coronavirus adalah virus jenis baru yang menyebabkan COVID-19 di mana penyakit ini dapat memberikan dampak yang fatal kepada penderitanya. Empat studi mengenai COVID-19 telah dilakukan analisis meta mengenai faktor risiko gejala dyspnea, batuk, demam, diare, riwayat diabetes, hipertensi, Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD), gangguan fungsi hati, dan Cardio Vascular Disease (CVD) terhadap tingkat keparahan COVID-19. Hasil analisis meta untuk faktor risiko yang signifikan antara lain: dyspnea (OR=3.53, 95% CI: 2.62-4.75), diare (OR=1.73, 95% CI: 1.03-2.89), riwayat penyakit diabetes (OR=2.65, 95% CI: 1.77-3.98), hipertensi (OR=2.25, 95% CI: 1.64-3.08), COPD (OR=6.26, 95% CI: 2.47-15.87), dan CVD (OR=2.84, 95% CI: 1.64-4.90). Faktor risiko gejala batuk, gejala demam, dan riwayat gangguan fungsi hati tidak berhubungan dengan tingkat keparahan COVID-19

    0

    full texts

    105

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Ninety Institute
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇