Ninety Institute
Not a member yet
105 research outputs found
Sort by
PENERAPAN ALGORITMA FP-GROWTH DALAM ANALISIS POLA TRANSAKSI UNTUK OPTIMALISASI PENGELOLAAN DATA TRANSAKSI DI TOKO LIA
Penelitian ini membahas penerapan algoritma FP-Growth dalam analisis pola transaksi dengan tujuan untuk optimalisasi pengelolaan data transaksi di Toko Lia. Pendahuluan menjelaskan kompleksitas data transaksi dalam bisnis ritel dan kebutuhan akan metode analisis yang efektif. Masalah yang diidentifikasi meliputi ketidakmampuan sistem konvensional dalam menangani volume data transaksi yang besar serta kesulitan dalam mengidentifikasi pola transaksi yang signifikan. Tujuan penelitian adalah mengimplementasikan algoritma FP-Growth sebagai solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Metode penelitian melibatkan pengumpulan data transaksi dari Toko Lia, penerapan algoritma FP-Growth, dan analisis hasil untuk mengidentifikasi pola transaksi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan algoritma FP-Growth berhasil mengoptimalkan pengelolaan data transaksi dengan efisien, memungkinkan identifikasi pola transaksi yang mendasar bagi keberhasilan strategi pemasaran dan pengelolaan stok di Toko Lia. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah peningkatan kinerja operasional dan strategi bisnis Toko Lia melalui pemanfaatan algoritma FP-Growth sebagai alat analisis yang andal untuk menggali informasi berharga dari data transaksi
PANDANGAN KRIMINOLOGI ANARKIS TERHADAP SISTEM HUKUM PIDANA (STUDI PEMIKIRAN PIERRE-JOSEPH PROUDHON)
Tujuan penelitian ini adalah untuk meneliti pandangan kriminologi anarkis terhadap hukum pidana berdasarkan pemikiran Pierre-Joseph Proudhon. Jenis penelitian ini adalah penelitian socio-legal. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana kriminologi anarkis Proudhon, dan bagiamana ia memandang hukum pidana. Setelah melakukan penelitian, penelitian ini memperoleh hasil bahwa kejahatan dapat terjadi karena keburukan yang terlahir sebab sistem properti, sistem ekonomi, dan sistem kuasa serta perangkatnya. Kemudian cara untuk menghentikan kejahatan adalah dengan menghapuskan sistem properti dan mereformasi sistem-sistem dalam sebuah negara, salah satunya adalah dengan merubahnya menjadi sistem federalis progresif. Kemudian kriminologi anarkis Proudhon mengartikan bahwa kejahatan merupakan sebuah perbuatan yang dapat merugikan orang lain dan juga menciptakan ketidakadilan serta merebut kebebasan orang lain. Lalu, ditemukan sebuah kontradiksi juga pada hukum sehingga hukum perlu digantikan dengan kontrak bebas. Setelah itu, hukuman-hukuman yang ada perlu direformasi seperti penghapusan hukuman mati dan mereformasi sistem penjara.
 
PENERAPAN ALGORITMA COLLABORATIVE FILTERING PADA SISTEM INFORMASI PENYEWAAN JASA TOUR GUIDE BERBASIS WEB DI WISATA BENANG KELAMBU
Kreativitas dan inovasi dalam industri pariwisata adalah hal penting untuk menarik keinginan pengunjung agar ke tempat wisata. Benang Kelambu merupakan tempat wisata di desa yang sangat membutuhkan suatu kreativitas dan inovasi, seperti dalam bidang teknologi dan informasi, yaitu berupa Website Penyewaan Jasa untuk pemandu wisata yang dapat dengan mudah digunakan dalam smartphone. Dalam memberikan layanan yang lebih baik, website akan dilengkapi dengan fitur lain yaitu dengan diadakannya sistem rekomendasi. Sistem Informasi penyewaan jasa tour guide dibuat dengan metode Waterfall, dibangun dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP. Sistem ini dapat memudahkan wisatawan memilih guide yang akan disewa dengan tampilan guide yang berkaitan dengan guide yang lain yang akan disewa. Cara untuk membuat sistem ini dengan menggunakan Algoritma Collaborative Filtering
CYBER BULLYING SENTIMENT ANALYSIS BASED ON SOCIAL CATEGORIES USING THE CHI-SQUARE TEST
This research evaluates various machine learning models in classifying sentiment in cyberbullying data across six categories: not_cyberbullying, gender, religion, other_cyberbullying, age, and ethnicity. Using a Bag of Words approach combined with Chi-Square feature selection (1000 features), models tested include SVM, Logistic Regression, Naïve Bayes, KNN, and Random Forest. Results show SVM and Logistic Regression achieving the highest accuracy at 83%, indicating their effectiveness in prediction. Naïve Bayes performed the poorest with 62% accuracy, suggesting a mismatch with the data or need for further tuning. KNN and Random Forest showed good performance with 75% and 81% accuracy respectively, though not as high as SVM and Logistic Regression. This multi-algorithm approach provides insights into each model's effectiveness and behavior on diverse data characteristics, essential for understanding the unique nuances of each cyberbullying category. Model selection should consider accuracy, interpretability, computational cost, and suitability to specific problem characteristics. This research aims to deepen understanding of cyberbullying to support more effective mitigation strategies
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI APLIKASI RENTAL MOBIL DENGAN METODE RAPID APPLICATION DEVELOPMENT BERBASIS MOBILE
Di era modern ini, teknologi informasi menjadi sangat penting dalam memberikan solusi inovatif pada industry rental mobil. Untuk memenuhi kebutuhan efisiensi, keamanan dan pengelolaan informasi yang optimal, pengembangan sistem informasi aplikasi rental mobil berbasis mobile merupakan pilihan yang paling penting. Dalam penelitian ini, kami menerapkan metodologi Rapid Application Development (RAD) sebagai pendekatan pengembangan sistem yang memungkinkan proses yang cepat dan dapat direproduksi. Fase penelitian meliputi penilaian kebutuhan, desain sistem, pengembangan aplikasi berbasis prototipe, dan pengumpulan umpan balik pengguna secara berkelanjutan. Data diperoleh melalui wawancara dengan perusahaan rental mobil dan pengguna aplikasi, serta observasi langsung di lapangan. Hasilnya adalah aplikasi berbasis mobile yang memungkinkan pemesanan dan pengelolaan kendaraan secara efisien, meminimalkan kemungkinan penyalahgunaan mobil sewaan dan menjamin keamanan mobil sewaan. Perancangan antarmuka, diagram aliran data, dan perancangan basis data menjadi dasar pengembangan aplikasi ini. Aplikasi baru yang dikembangkan diharapkan dapat berkontribusi dalam memperlancar proses bisnis di industri rental mobil
PERBANDINGAN METODE AGGLOMERATIVE HIERARCHICAL CLUSTERING DAN METODE KMEDOIDS DALAM PENGELOMPOKAN DATA TITIK PANAS KEBAKARAN HUTAN DI INDONESIA
Rusaknya keseimbangan alam, dikarenakan hutan termasuk pemasok oksigen serta penyedia kebutuhan bagi makhluk hidup lainnya. Asap yang dihasilkan dari kebakaran hutan pun juga dapat mengganggu aktivitas kehidupan manusia. Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki resiko terkait kebakaran hutan dan lahan. Diperlukan suatu upaya untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan yaitu melalui pemantauan titik hotspot atau titik panas bumi. Pengelompokkan atau Clustering titik panas (hotspot) dilakukan untuk memudahkan dalam memantau area-area kawasan Indonesia yang memiliki potensi rawan kebakaran tertinggi. Parameter atau feature data yang digunakan dalam proses Clustering yaitu Brightness, Brightness_t3, FRP (Fire Radiactive Power) dan Confidence. Metode atau algoritma yang digunakan dalam proses Clustering titik hotspot menggunakan algoritma Kmedoids dan Agglomerative Hierarchical. Output dari kedua algoritma menghasilkan suatu cluster atau pengelompok daerah yang memiliki potensi kebakaran hutan rendah, sedang dan tinggi. Evaluasi pengujian meggunakan metode Silhouette Coefficient dan Davies Boulding Index. Hasil pengujian nilai Silhouette Coefficient meggunakan algoritma Kmedoids sebesar 37% sedangkan Agglomerative Hierarchical sebesar 37.3%. Hasil pengujian menggunakan Davies Boulding Index menghasilkan nilai akurasi metode Kmedoids sebesar 90.3% sedangkan Agglomerative Hierarchical sebesar 90.9%. Hal ini menunjukkan bahwa proses Clustering menggunakan metode Kmedoids dan Agglomerative Hierarchical memiliki tingkat accuracy yang tidak jauh berbeda
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENGARSIPAN SURAT (SIPS) BERBASIS WEB DI KANTOR KEPOLISIAN DAERAH SULAWESI TENGGARA
Kemajuan teknologi informasi telah berperan sebagai pendorong utama dalam pengembangan sistem informasi yang terpada dan efektif. Penelitian ini memiliki tujuan utama mengembangkan Sistem Informasi Pengarsipan Surat (SIPS) berbasis web di Kantor Daerah Sulawesi Tenggara. Fokus utamanya adalah integrasi sistem yang efisien dalam pengelolaan surat-menyurat di lingkungan kepolisian terutama bidang TIK. Pendekatan yang digunakan adalah metode waterfall dalam proses pengembangan sistem dengan mengimplementasikan UML dalam desain basis data. Tahapan implementasi mencakup berbagai halaman antarmuka, seperti seperti dashboard, login, registrasi, manajemen data pengarsipan, input surat, disposisi, manajemen pengguna, dan audit trail. Pengujian sistem dijalankan menggunakan metode black box testing untuk memverifikasi fungsi dan kegunaan sistem secara menyeluruh. Hasilnya mengindikasikan kemampuan sistem dalam mendukung efisiensi pengarsipan surat, mengurangi risiko kehilangan data, dan mempercepat proses pencarian informasi yang dibutuhkan. Diharapkan Sistem Informasi Pengarsipan Surat (SIPS) ini akan menjadi pondasi yang kokoh dalam mendukung efektivitas tugas kepolisian dan layanan kepada Masyarakat di Kantor Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara. Meningkatkan efisiensi, aksesibilitas yang lebih baik, dan keamanan informasi yang terjaga diharapkan menjadi kontribusi signifikan dari SIPS ini dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat
PENGELOMPOKAN SANTRI DI PONDOK AL-MA’RIFAH BERDASARKAN ASAL WILAYAH MENGGUNAKAN ALGORITMA K-MEAN CLUSTERING
Pondok Al-Ma’rifah merupakan lembaga pendidikan Islam yang menampung santri dari berbagai wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan santri berdasarkan asal wilayah menggunakan algoritma K-Mean Clustering guna meningkatkan efisiensi manajemen pondok. mencerminkan kebutuhan akan pendekatan yang sistematis dalam mengorganisir santri untuk mendukung optimalisasi pelayanan dan pemenuhan kebutuhan mereka. Masalah utama adalah kompleksitas pengelolaan santri dari beragam wilayah yang dapat menghambat efisiensi dan efektivitas manajemen pondok. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi pola distribusi santri berdasarkan asal wilayah dan mengelompokkannya secara otomatis menggunakan algoritma K-Mean Clustering. Metode penelitian melibatkan pengumpulan data asal wilayah santri, pemrosesan data, dan implementasi algoritma K-Mean Clustering untuk membentuk kelompok homogen. Hasil penelitian ini memberikan gambaran yang jelas tentang pola distribusi geografis santri di Pondok Al-Ma’rifah dan menyajikan kelompok-kelompok yang mewakili kesamaan asal wilayah. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan efisiensi manajemen pondok, memudahkan pemantauan dan pelayanan santri, serta membuka peluang pengembangan program pendidikan yang lebih terarah sesuai karakteristik kelompok wilayah tertentu
APLIKASI DASHBOARD KINERJA WIRELESS LOCAL AREA NETWORK (WLAN) MENGGUNAKAN METODE QUALITY OF SERVICE (QOS)
Internet merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi masyarakat global, termasuk di Universitas Logistik dan Bisnis Internasional yang memanfaatkan jaringan untuk media pembelajaran, komunikasi dan pertukaran data. Pengembangan aplikasi dashboard kinerja WLAN dikembangkan menggunakan PHP Native dan Bootstrap untuk memvisualisasikan data kinerja jaringan secara interaktif. Pengujian Quality of Service (QoS) dilakukan untuk memastikan stabilitas jaringan, mengukur throughput, delay, jitter, dan packet loss. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa performa jaringan Wi-Fi berada dalam kategori baik dengan nilai indeks 3,75 berdasarkan standar TIPHON. Pengujian menggunakan Wireshark bertujuan mengurangi risiko keterlambatan pengiriman data
SISTEM PERENCANAAN PEMBELAJARAN ANAK USIA DINI MENGGUNAKAN EDUCATIONAL DESIGN RESEARCH (EDR) DENGAN MODEL MCKENNEY & REEVES PADA PAUD CITRA 13
Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) penting untuk membentuk generasi yang berkualitas dengan fokus pada perkembangan fisik, kecerdasan, kognitif, sosial-emosional, bahasa, dan seni. Namun, di PAUD Citra 13, perencanaan pembelajaran menghadapi kendala yang serius, termasuk kurangnya akses terhadap informasi penting dan pemahaman tentang kurikulum, yang mengakibatkan pembelajaran menjadi kurang terstruktur. Pendidik mengalami kesulitan dalam mengembangkan rencana harian dan mingguan karena keterbatasan dalam memahami dan mengimplementasikan kurikulum PAUD 2013 dan Kurikulum Merdeka. Mereka masih menggunakan cara manual yang rentan terhadap kehilangan data dan kesalahan. Untuk mengatasi masalah tersebut, dirancanglah sebuah aplikasi sistem informasi dengan menggunakan metodologi Educational Design Research (EDR) yang dipadukan dengan dengan model McKenney & Reeves. Aplikasi ini bertujuan untuk mengorganisir informasi secara sistematis, memudahkan interaksi pengguna, serta meningkatkan efektifitas dan efisiensi perencanaan pembelajaran di PAUD Citra 13. Hasil dari penelitian ini adalah, web yang diusulkan dapat memberikan kemudahan bagi pengelola PAUD dalam mengelola proses pembelajarannya