Jurnal Ranah Publik Indonesia Kontemporer (Rapik)
Not a member yet
49 research outputs found
Sort by
Determinasi Efisiensi Pajak dengan Dewan Komisaris sebagai Pemoderasi pada Perusahaan Konstruksi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2014-2018
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komite audit, hutang, ukuran perusahaan, dan profitabilitas terhadap efisiensi pajak dengan dewan komisaris sebagai moderasi. Objek pada penelitian ini adalah perusahaan yang masuk dalam sektor konstruksi bangunan yang terdaftar pada bursa efek Indonesia selama tahun 2014-2018, dengan jumlah 9 perusahaan. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Data yang terkumpul dianalisis dengan tehnik analisis deskriptif dan analisis statistik, dengan menggunakan program WarpPLS 5.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komite audit, hutang dan profitabilitas berpengaruh terhadap efisiensi pajak, sedangkan ukuran perusahaan tidak. Dewan komisaris ditemukan sebagai quasi moderator untuk pengaruh hutang terhadap efisiensi pajak. Dewan komisaris ditemukan sebagai variabel homologiser moderator untuk pengaruh ukuran perusahaan terhadap efisiensi pajak, dan sebagai predictor moderator untuk pengaruh profitabilitas terhadap efisiensi pajak. Disarankan untuk penelitian selanjutnya meningkatkan jumlah sampel penelitian, rentan waktu penelitian, dan indikator masing-masing variabel
Review Buku: Co-Production and Co-Creation Engaging Citizens in Public Services (Taco Brandsen, Trui Steen and Bram Verschuere, eds): Taco Brandsen, Trui Steen and Bram Verschuere, eds. Co-Production and Co-Creation Engaging Citizens in Public Services. New York: Routledge, 2018. xvi+323pp. (Open Access EBook, tersedia pada www.taylorfrancis.com)
Melibatkan publik dalam pelayanan yang diinginkan oleh mereka menjadi topik penting dalam diskusi-diskusi isu publik. Upaya untuk mengakses kapasitas publik melalui partisipasi dipandang sebagai solusi atas menurunnya legitimasi dan keterbatasan sumberdaya dalam melayani mereka. Berbagai solusi konseptual dan praktik terbaik telah dirumuskan dan ditawarkan oleh berbagai disiplin ilmu. Perkembangan keilmuan dan praktik di negara-negara modern saling menjadi masukan dengan perkembangan yang terjadi di negara-negara berkembang. Konsep co-production dan co-creation yang lahir sebagai gagasan Elinor Ostrom pada tahun 1970an, harus menghadapi realita bahwa gagasan itu belum dapat diterima waktu itu dikarenakan sejumlah tantangan. Melibatkan warga individu lebih luas dan dalam untuk menyediakan layanan publik membutuhkan upaya (waktu dan biaya) yang besar. Taco Brandsen, Trui Steen dan Bram Verschuere tampaknya ingin menghidupkan kembali kedua konsep tersebut. Dengan dilatarbelakangi kesadaran akan tersedianya dukungan sistem sosial bagi tumbuh suburnya kedua konsep ini di hampir semua negara terutama perkembangan teknologi dan perubahan budaya saat ini, ketiga editor mengumpulkan sejumlah gagasan yang tertuang dalam sebuah buku yang sangat komprehensif
Pengaruh Pendidikan Kewirausahaan pada Entrepreneur Behavior Index (EBI) dan Intensi Berwirausaha Mahasiswa Administrasi Bisnis
This study aims to determine the effect of entrepreneurship education on EBI, the effect of entrepreneurship education on entrepreneurial intentions, the effect of EBI on entrepreneurial intentions, and the role of EBI as a mediator of influence between entrepreneurship education and entrepreneurial intentions. This research was conducted on undergraduate students of the Business Administration Study Program, Faculty of Social and Political Sciences, Mulawarman University class of 2017 and 2018. The main requirements for respondents are students who have taken entrepreneurship courses in the previous semester with a total sample of 222 people. The analysis technique uses AMOS-based SEM analysis. The results of the analysis found that entrepreneurship education has a positive and significant effect on EBI, entrepreneurship education has a positive and significant effect on entrepreneurial intentions, EBI has a positive and significant effect on entrepreneurial intentions, and EBI plays a significant role in mediating the influence of entrepreneurship education on entrepreneurial intentions. Based on the results of the research, it means that the Business Administration Study Program is able to grow and encourage students' interest in entrepreneurship which can be done through the development of entrepreneurship education curricula. And student character values ??(EBI) can be developed through experience and field practice so that they do not have to be imposed on the education
Re-modeling Sistem Pelayanan Publik Sebagai Bentuk Tanggap Kebijakan Dalam Mendukung Tatanan Normal Baru (Studi pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Mataram)
oai:ojs2.rapik.pubmedia.id:article/1Memberikan pelayanan kepada publik merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah kepada masyarakat. Begitu juga dengan pelayanan kepada publik di bidang Administrasi Kependudukan (Adminduk) di Indonesia. Namun sejak adanya Pandemi Covid-19, pelayanan Adminduk mengalami beberapa perubahan pola dalam proses pelayanannya. Sehubungan dengan itu, Kementerian Dalam Negeri telah mengeluarkan Surat No. 443.1/2978/Dukcapil pada 16 Maret 2020, perihal Pelayanan Adminduk dan Pencegahan Virus Corona (Covid-19) kepada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil). Realitanya proses pelayanan kepada publik ditengah pandemi tidaklah menjadi hal yang mudah. Adanya pembatasan interaksi langsung antar individu menjadi adaptasi utama yang harus dilakukan agar pelayanan tetap berjalan dengan baik. Penelitian ini mengkaji re-modeling pelayanan administrasi kependudukan yang dilakukan Dinas Dukcapil Kota Mataram. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif. Analisis penelitian bersifat terbuka dengan mengkaji hasil observasi pengumpulan data dan wawancara yang diakhiri dengan pendeskripsian pemahaman dan penyajian temuan umum secara menyeluruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa re-modeling yang dilakukan berupa perubahan beberapa aspek dalam pelayanan, yaitu (1) Pemanfaatan aplikasi WhatsApp yang digunakan sebagai media pelayanan online, (2) Program “Berkah Batin” sebagai bentuk inovasi pelayanan yang terintegrasi. Kedua re-modeling atau inovasi pelayanan yang dilakukan merupakan cara adaptasi Dinas Dukcapil agar tetap efektif memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat
Efektifitas E-Warong sebagai Sarana Pengintegrasian Tujuan Program Keluarga Harapan pada Kelompok Target KUBE Berkah Harapan di Kota Pekanbaru
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas E-Warong KUBE PKH Berkah Harapan di Kecamatan Marpoyan Damai Kota Pekanbaru. Tipe penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan kuantitatif deskriptif. Informan dalam penelitian ini meliputi ketua, sekretaris, dan bendahara E-Warong KUBE PKH Berkah Harapan. Sedangkan responden penelitian dibagi atas dua kelompok, yaitu masyarakat atau keluarga penerima manfaat program dan anggota pelaksana program. Jumlah responden dari anggota pelaksana program adalah 7 orang dan dari masyarakat adalah 82 orang. Data penelitian ini bersumber dari data primer, yaitu berupa hasil wawancara dan kuesioner. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa Efektivitas E-Warong KUBE PKH Berkah Harapan di Kecamatan Marpoyan Damai Kota Pekanbaru adalah cukup baik. Ini terlihat dari aspek ketepatan waktu, tercapainya tujuan program dan perubahan nyata yang dirasakan masyarakat miskin dari program adalah masih cukup baik
Evaluasi Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya Untuk Pemenuhan Kebutuhan Dasar Masyarakat Di Desa Karya Tunas Jaya Kabupaten Indragiri Hilir
Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya yang disingkat BSPS adalah bantuan pemerintah bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk mendorong dan meningkatkan keswadayaan dalam peningkatan kualitas rumah dan pembangunan baru rumah beserta prasarana, sarana, dan utilitas umum. Di Desa Karya Tunas Jaya kecamatan tempuling Kabupaten indragiri hilir telah menerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya berlaku sejak tahun 2018. Pada Tahun 2018 berjumlah 50 unit yang di salurkan. Bantuan BSPS yaitu dalam bentuk uang. Dari hasil pengamatan awal peneliti mengamati adanya fenomena-fenomena dalam pelaksanaan program pemerintah ini yaitu, adanya keterlambatan pelaksanaan pembangunan karena kurangnya pengawasan dari Dinas yang terkait, Di lain pihak kendala di lapangan seperti kurangnya Swadaya dari penerima bantuan, suplay bahan dari toko penyalur bahan tidak sesuai dengan kesepakatan dengan penerima bantuan, kurangnya kerja sama antar anggota dan kelompok, Kemudian didapati di lapangan ada beberapa masyarakat yang ternyata masih mampu namun menerima program BSPS. penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Program BSPS di Desa Karya Tunas Jaya telah berjalan dengan cukup baik, dilihat dari indikator keberhasilan pelaksanaan program yaitu Input, proses, Output, Outcome. Adapun faktor penghambat yang muncul cenderung pada permasalahan teknis seperti keterlambatan datangnya bahan bangunan, tukang yang terbatas, dan bahan bangunan yang tidak sesuai dengan permintaan
Peranan Perempuan Dalam Lembaga Legislatif Di DPRD Kabupaten Musi Rawas
Penelitian ini bertujuan adalah untuk mengetahui dari Peranan Perempuan Dalam Lembaga Legislatif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Musi Rawas yang dilihat dari aspek Fungsi Anggaranl, Fungsi Pengawasan. Penelitian ini bermanfaat untuk mengetahui sejauh mana Peranan Perempuan Dalam Lembaga Legislatif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan diskriptif. Sumber data melalui data primer dan data skunder dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi.Teknik analisis data yaitu dengan tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pereanan perempuan dalam lembaga legislatif di DPRD Kabupaten Musi Rawas sudah terlaksanakan terlihat dari aspek- aspek berikut ini: 1). Perencanaan APBD dilakukan melalui tahapan proses perencanaan APBD untuk pengambilan suatu putusan bersama dalam penyusuanan anggaran melalui usulan-usulan yang di sampaikan melalui musrenbang kecamatan, reses DPR. serta program OPD yang di gabungkan menjadi program PPAS. 2)Penetapan APBD sudah di laksanakan melalui ketentuan perundang-undangan dan.3). Pelaksanaan pengawasan dan Kebijakan pemerintah daerah dan program daerah melalui Bapempeda
Pengaruh Promosi di Media Sosial dan Electronic Word of Mouth Terhadap Keputusan Berkunjung pada Mahakam Lampion Garden Kota Samarinda
This researcher aims to determine whether promotions on social media and electronic word of mouth have a significant effect on the decision to visit the Mahakam Lampion Garden in Samarinda city. The independent variable used in this study is the promotion of social media (X1) and electronic word of mouth (X2), and the dependent variable in this study is the visit decision (Y). This research is a descriptive study with a quantitative approach. The sampling technique used was purposive sampling using the slovin formula and obtained 100 respondents using multiple linear regression analysis techniques. Promotion variabel in social media and visiting electronic word of mouth have a positive and significant effect on decisions
Strategi Pemasaran dalam Pengembangan Desa Wisata di Lantan Kabupaten Lombok Tengah
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemasaran dalam pengembangan desa wisata di Desa Lantan Kabupaten Lombok Tengah. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif, dengan menggunakan teknik pengumpulan data, yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa strategi pemasaran yang dilakukan dibagi menjadi beberapa tahapan, yaitu pertama, tahapan analisis situasi melalui analisa SWOT dan analisa usaha pemasaran sebelumnya. Kedua, tahap penetapan tujuan, dimana tujuan pemasaran yang ada di Desa Lantan sudah tepat, spesifik, dan terukur. Ketiga, tahap perencanaan strategi, melalui identifkasi nilai-nilai budaya yang ada dan potensial, pemberdayaan potensi untuk dikembangkan, dan peningkatan koordinasi, infromasi, serta promosi. Keempat, tahap penentuan taktik dengan melobi kebijakan strategis yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kecamatan. Kelima, tahap implementasi, yakni aksi dengan promosi melalui berbagai macam media