Jurnal Edu Aksara
Not a member yet
    60 research outputs found

    Pengaruh Model Pembelajaran Reciprocal Teaching Berbantuan Media Kotak Kartu Misteri (Kokami) terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran PPKn di MTSS Darul Hikmah

    Get PDF
    Pembelajaran saat ini hanya bersifat satu arah, guru seakan-akan menjadi sumber ilmu satu-satunya. Hal ini berdampak terhadap hasil belajar siswa tidak dapat dicapai dengan baik, terutama pada pembelajaran PPKn. Faktor utama penyebab rendahnya hasil belajar siswa, disebabkan karena kurangnya pengetahuan. Interaksi aktif antara siswa dengan guru atau siswa dengan siswa yang lain jarang terjadi. Siswa juga masih kurang berani untuk tampil dan berbicara di depan kelas, rendahnya kemampuan siswa dalam berpikir abstrak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh model pembelajaran reciprocal teaching berbantuan media kotak kartu misteri (kokami) terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran PPKn di MTsS Darul Hikmah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, jenis penelitian eksperimen dengan metode quasi eksperimen, dalam bentuk nonequivalent control group, sampel penelitian berjumlah 86 siswa yang diambil dengan teknik sampling non probability sampling yang meliputi purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil analisis statistik data yang diperoleh dari uji hipotesis dengan menggunakan uji independent sampel t test, diketahui nilai Sig. (2-tailed) adalah 0,00 < 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh signifikan antara model pembelajaran reciprocal teaching berbantuan media kotak kartu misteri (kokami) terhadap hasil belajar siswa. Saran dari penelitian ini adalah sebaiknya guru dapat menerapkan model reciprocal teaching berbantuan media kotak kartu misteri (kokami) dalam proses pembelajaran terutama pembelajaran PPKn sehingga dapat menumbuhkan semangat dan keaktifan siswa dalam belajar dan dapat meningkatkan kemampuan sikap, pengetahuan, dan keterampilan siswa

    Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Universitas Syiah Kuala

    Get PDF
    Meningkatnya kasus kekerasan seksual di bidang pendidikan menjadikan sivitas akademika Universitas Syiah Kuala (USK) perlu melakukan sebuah tindakan, salah satunya dengan membentuk badan yang dapat mencegah dan menangani kekerasan seksual di Universitas Syiah Kuala. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya yang dilakukan BEM USK, BEM FISIP USK, dan UP3AI dalam mencegah dan menangani kekerasan seksual, untuk mengetahui faktor yang mendorong dan menghambat pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan peran dari BEM USK meliputi menangani kasus kekerasan seksual di tingkat USK, mensosialisasikan tentang kekerasan seksual, dan mendorong terciptanya satgas pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di USK. Sementara itu bidang perlindungan mahasiswa BEM FISIP USK berperan dalam menyediakan pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di FISIP USK dengan bekerja sama dengan LSM Flower, dan menyediakan penanganan terhadap laki-laki yang manjadi korban kekerasan seksual khusus mahasiswa FISIP USK. Sementara itu UP3AI berperan dalam segi pencegehan kekerasan seksual berupa membentuk karaktek mahasiswa USK melalui mentor UP3AI menyampaikan kepada adik-adik asuhnya dengan selalu menekankan untuk tidak berpacaran, menjaga jarak komunikasi dengan lawan jenis, memakai pakaian yang sopan, rapi dan tertutup, serta menekankan untuk tidak boleh merokok, UP3AI juga selalu UP3AI mensosialisasikan pentingnya mengikuti pendidikan pada tingkat perkuliahan seperti disaat pakarmaru, subuh education, maupun pada kajian-kajian. Sehingga dengan adanya pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di USK dapat menekan laju perkembangan kekerasan di USK dengan baik

    Pengetahuan Dan Pemahaman Guru Tentang Metode PBL Dalam Proses Pembelajaran

    No full text
    Metode pembelajaran merupakan rangkaian penyajian materi yang dilakukan guru dalam kegiatan pembelajaran. Metode pembelajaran bertujuan melatih keaktifan dan kreativitas siswa diantaranya yaitu metode Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengetahuan dan pemahaman guru tentang metode PBL dan penerapannya dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif eksploratif. Pengumpulan data menggunakan Focus Group Discussion (FGD) dengan 10 orang, wawancara dengan 4 orang, dan dokumentasi perangkat pembelajaran. Data menunjukkan bahwa; 1) Guru belum mengetahui dan belum memahami metode PBL walaupun sebagian langkah-langkah metode PBL sudah dilakukan dalam proses kegiatan belajar mengajar; 2) Wali kelas dan Waka. Bidang Kurikulum mengatakan bahwa guru belum menuangkan metode PBL dalam kegiatan belajar mengajar pada dokumen perangkat pembelajaran; 3) Guru dan Waka. Bidang Kurikulum berpendapat bahwa metode PBL perlu diterapkan karena dapat melatih keterampilan berpikir kritis dan meningkatkan keaktifan dan kreativitas siswa. Peneliti menyimpulkan bahwa guru belum mengetahui dan belum memahami cara menerapkan metode PBL dalam proses kegiatan belajar mengajar, meskipun ada yang melakukan sebagian tahapan metode tersebut. Oleh karena itu, perlu dilakukan pemahaman dan pelatihan metode PBL terhadap guru. Sebelum menerapkan metode PBL, terlebih dahulu mempersiapkan buku panduan, melakukan pelatihan, sosialisasi kepada guru dan siswa, dan uji coba metode PBL dalam kegiatan pembelajaran

    Pengembangan Komik Digital Untuk Meningkatkan Minat Belajar Peserta Didik di MTsN 7 Aceh Besar

    Get PDF
    Peserta didik menganggap bahwa PPKn merupakan salah satu mata pelajaran yang hanya menghafal nama, tanggal maupun peristiwa, dan materi yang diajarkan  dianggap terlalu banyak. Upaya untuk memudahkan peserta didik dalam proses belajar dan mengurangi kesalahan pemahaman tersebut dengan memberikan media pembelajaran alternatif sekaligus menciptakan proses belajar yang menyenangkan yaitu dengan media komik digital PPKn. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan komik digital pada mata pelajaran PPKn untuk meningkatkan minat belajar peserta didik di MTsN 7 Aceh Besar dan untuk mengetahui dengan menggunakan komik digital PPKn dapat meningkatkan minat belajar peserta didik di MTsN 7 Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan pendekatan mix methods dengan jenis penelitian Reseach and Development dengan model ADDIE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: komik digital PPKn untuk meningkatkan minat peserta didik telah dikembangkan dengan model pengembangan ADDIE divalidasi ahli dan uji coba, penilaian ahli materi dengan rerata skor 73 %  kategori “layak” dan penilaian ahli media dengan rerata skor 68 %  kategori “layak”, dan dengan menggunakan komik digital dinyatakan dapat meningkatkan minat belajar peserta didik berdasarkan pencapaian minat peserta didik yang mencapai nilai 93 %. Pengembangan komik digital melalui tahap uji validasi ahli materi, ahli media serta tahapan uji coba. Komik Digital telah diuji efektivitas melalui angket respons dan minat peserta didik dalam uji coba. Sebelum menggunakan media, persentase minat belajar peserta didik menunjukkan bahwa minat belajar peserta didik rendah dan setelah menggunakan media pembelajaran komik digital  persentase minat belajar peserta didik meningkat

    Analisis Budaya Masyarakat Katingan dalam Usaha Budidaya Sarang Burung Walet

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pendapatan usaha dari budidaya sarang walet di Desa Tumbang Samba Kecamatan Katingan Tengah Kabupaten Katingan Kalimantan Tengah. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yang bersifat deskriptif kualitatif, dengan mengambil lokasi penelitian di Desa Tumbang Samba Kecamatan Katingan Tengah Kabupaten Katingan.  Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara kepada 5 orang yang diambil dari 10% dari 50 jumlah petani walet sarang burung walet untuk mengetahui pendapatan usaha sarang burung walet, untuk mengetahui dampak dari pendapatan usaha sarang burung walet.  Berdasarkan hasil analisis data diperoleh hasil pendapatan bersih berkisar antara Rp.222.400.000, Rp.340.499.000, Rp.420.462.000, Rp.463.600.000 dan Rp.2.536.366.250. Dengan lama waktu pemeliharaan mulai dari 6 sampai 9 tahun.  Hasil dari penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa usaha budidaya sarang burung walet layak untuk di usahakan dengan memperhatikan 3 faktor yang penting yaitu lokasi pembangunan gedung, perawatan dan pemeliharaan gedung serta lama umur gedung wale

    Implementasi Konsep Dasar Bimbingan dan Penyuluhan Dalam QS. Yunus dan QS. An-Nahl di SDN Jemur Wonosari Surabaya

    Get PDF
    Bimbingan dan penyuluhan ialah sebuah usaha berupa bantuan seseorang kepada orang lain, baik individu maupun kelompok yang sedang mengalami sebuah kesulitan yang bersangkutan dengan sebuah kehidupan baik permasalahan lahiriyah maupun batiniyah yang ditujukan kepada individu yang bermasalah secara berkelanjutan serta sistematis oleh guru pembimbing supaya menjadikan individu yang mandiri serta mengenal lingkungannya dengan baik. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif, deskriptif, dengan jenis studi kasus. Metode pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini nantinya akan membahas lebih dalam mengenai konsep dasar bimbingan dan penyuluhan dalam Qs. Yunus Dan Qs. An-Nahl serta implementasi konsep dasar bimbingan dan penyuluhan di SDN Jemur Wonosari Surabaya

    Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin (P2RA) di MTsN 11 Jombang

    Get PDF
    Sebagai Madrasah Piloting, MTsN 11 Jombang mempunyai tanggung jawab yang besar menjadi percontohan Madrasah yang mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Sebagai konsekuensinya, MTsN 11 Jombang mengoptimalkan peran seluruh warga Madrasah guna mensukseskan penerapan kurikulum merdeka. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan  Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin (P2RA) di MTSN 11 Jombang. Di MTsN 11 Jombang projek P5 dan P2RA ada 4, yaitu pemilihan ketua Osim, membuat keripik, sampahku tanggung jawabku, dan gerakan cinta Al-Qur’an. Setiap projek tersebut dilaksanakan dalam kurun waktu yang berbeda tergantung kebutuhan, berkisar 2 sampai 3 bulan. Pelaksana kegiatan projek adalah fasilitator yang sudah ditunjuk oleh Madrasah, dan dikoordinir oleh koordinator projek. Sebelum pelaksanaan projek, Madrasah melakukan perencanaan projek terlebih dahulu mulai dari pembentukan tim fasilitator, penentuan projek, jadwal projek, sampai pelaporan projek. Untuk tahun pelajaran berikutnya, kurikulum merdeka diterapkan di kelas VII dan kelas VIII. Hal ini memerlukan persiapan yang lebih matang dari perencanaan projek terkait fasilitator dan koordinator yang mengawal pelaksanaan projek. Tidak hanya itu, modul projek juga diharapkan lebih detail dan bermakna sehingga output dari projek bisa diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari dan memberikan pengalaman hidup yang bermakna

    Cara Mengajar Guru PAI Dalam Menciptakan Lingkungan Belajar Yang Efektif dan menyenangkan Dengan Menggunakan Strategi Ashabiyah Ibnu Khaldun

    Get PDF
    Lingkungan belajar yang kondusif sangat berkaitan dengan kualitas belajar peserta didik. Terciptanya kelas kondusif akan menghidari peserta didik dari kejenuhan, kelelahan psikis dan juga terciptanya kelas yang kondusif akan memberikan motivasi dan ketahanan dalam belajar. Dalam lingkungan belajar yang aktif, peserta didik tidak dibebani secara individu dalam menyelesaikan kasus yang dihadapi dalam proses pembelajaran, melainkan peserta didik bisa saling bertanya dan berdiskusi agar beban belajar bagi mereka tidak terjadi. Cara mengajar guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang efektif, dengan memandang dari perspektif Ibnu Khaldun, seorang tokoh pemikiran Islam pada abad ke-14. Konsep utama yang menjadi fokus pembahasan meliputi konsep pembelajaran menurut ibnu khaldun, peran guru menciptakan lingkungan yang efektif, dan metode pengajaran menurut ibnu khaldun. Guru dapat menciptakan lingkungan belajar yang tidak hanya memfasilitasi transfer pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter dan keterampilan siswa untuk menghadapi tantangan masa depan. Metode penelitian yang penulis gunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (Liberary Reaseach) yang bertujuan untuk mengungkap cara mengajar guru dalam menciptakan lingkungan yang efektif menurut perspektif Ibnu Khaldun. Hasil penelitian menunjukan bahwa pandangan yang holistik terkait dengan cara mengajar guru PAI dalam menciptakan lingkungan belajar  yang efektif dan menyenangkan dengan strategi Ahshabiyah

    Potensi Ekstrakurikuler Karate Terhadap Pendidikan Karakter Peserta Didik di MTsN 9 Jombang

    Get PDF
    Pendidikan merupakan serangkaian usaha sadar yang dilakukan oleh seseorang maupun sekelompok orang dengan bertujuan untuk membantu peserta didik dalam meningkatkan kualitas dirinya dengan menanamkan nilai-nilai tertentu. Salah satu pendidikan yang sangat penting untuk peserta didik yaitu pendidikan karakter. Pendidikan karakter adalah pendidikan untuk membentuk kepribadian peserta didik melalui pendidikan budi pekerti, yang hasilnya terlihat dalam tindakan nyata peserta didik, yaitu tingkah laku yang baik. Pendidikan karakter dilingkungan madrasah dapat dilaksanakan melalui berbagai cara, salah satu caranya yaitu melalui kegiatan ekstrakurikuler karate. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi ekstrakurikuler karate terhadap pendidikan karakter pada peserta didik MTsN 9 Jombang. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ekstrakurikuler karate di MTsN 9 Jombang memiliki potensi yang sangat besar dalam meningkatkan karakter peserta didik, di antaranya nilai religius dan nilai jujur; nilai toleransi, nilai disiplin, nilai tanggung jawab, pantang menyerah, adil, nilai cinta tanah air dan nilai menghargai prestasi, sopan santun; menguasai diri, kreatif, mandiri, nilai demokratis, berpikir positif, teliti, fokus dan masih banyak yang lainnya

    Pembelajaran Pancasila Berbasis Agama di Perguruan Tinggi Umum Sebagai Langkah Penguatan Karakter Mahasiswa

    Get PDF
    Isu kebangsaan terus bergulir, mahasiswa diharapkan peka terhadap masalah kebangsaan salah satunya dengan mengikuti pembelajaran pancasila dengan baik, dengan harapan mampu memahami serta menerapkan substansi pancasila pada kehidupannya sehari-hari. Namun, akan menjadi masalah apabila pemahaman pancasila dipisahkan dengan agama. Tujuan kajian ini ialah bagaimana pancasila diikat oleh agama sehingga terbentuklah gagasan pembelajaran pancasila berbasis agama sebagai penguatan karakter mahasiswa di perguruan tinggi umum. Metode penelitian ini menggunakan studi kepustakaan yang menelaah berbagai sumber referensi, dokumen dan buku-buku yang relevan sehingga nanti bisa menjadi bahan temuan dan analisa. Hasil temuan menjelaskan bahwa agama menjadi landasan utama dalam berpancasila sebagaimana sila pertama, sehingga penerapan pancasila harus diimbangi dengan nilai-nilai agama, agar dampak dari tindakan tersebut mampu membawa kemaslahatan secara universal, timbulnya toleransi yang baik, persatuan dan kesatuan yang kuat dan keterbukaan serta keadilan yang merata yang semua itu dipahami sebagai bagian dari beragama yang bernilai pahala; amal saleh. Hal ini sebagai langkah antisipatif terhadap pemaknaan dan pelaksanaan pancasila yang sekuler dan liberal yang tidak sesuai dengan semangat beragama di Indonesia

    58

    full texts

    60

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Edu Aksara
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇