Journal Online ISI Padangpanjang
Not a member yet
    1530 research outputs found

    BATIK INCUNG KERINCI DALAM FOTOGRAFI FASHION

    Get PDF
    Aksara Incung dijadikan sebagai motif batik untuk mengembangkan kearifanlokal yang ada di Kota Sungai penuh sehingga dapat dikenal oleh masyarakat luasdengan menerapkan aksara Incung ke atas kain mori menjadi motif batik. Batikincung yang pada awalnya kerap digunakan oleh pejabat dan digunakan padaacara-acara formal, kini bisa beralih fungsi sebagai pakaian yang santai dan tidakterlalu formal. Seiring berjalannya waktu, batik incung juga semakin trendi denganberbagai bentuk pola pakaian, warna, dan model pakaian yang bisa di padupadankan dengan celana, rok, blouse, dan kemeja yang bisa di pakai untuk anakanakmuda.Fotografi fashion menurut kamus fotografi merupakan cabang fotografi professional yang mengkhususkan diri pada foto di bidang busana dan perlengkapannya. Proses penciptaan karya tugas akhir ini melalui beberapa metode meliputi persiapan, perancangan, perwujudan, dan penyajian karya.Penciptaan karya fotografi fashion ini menampilkan kenyamanan daripakaian batik incung yang modelnya kekinian. Pengkarya lebih menonjolkan apasaja motif dan warna yang di gunakan pada pakaian batik ini, produk batik incungkerinci ini merupakan produk lokal yang akan tergambar jelas melalui media iklanpengambilan foto mengutamakan fashion modern kekinian dalam balutan batikincung Kerinci. Pengkarya menggunakan teknik pengambilan foto denganmenggunakan teknik long shot, medium long shot dan medium shot. Angle yang yang diguanakan pengkarya yaitu low angle, eye angle, dan high angle

    Return as the Idea of Creating Surrealist Paintings

    No full text
    Going home is defined as returning to the origin. The word "home" meant is reviewed based on the essence of taste, namely returning to feelings or situations that have been experienced with the aim of evaluating or reinterpreting phenomena and experiences that have occurred, as well as education and learning for the future. This leads to more complex emotions, namely comfort, calm, emotion, sadness and relieved. Going home is also a method of controlling emotions, namely emotional focused coping in dealing with the diverse dynamics of life. The feeling of going home becomes an idea in creating works of art. The presence of this work becomes a documentation of the journey and feelings of returning home and triggers a deep awareness of the importance of every process and experience that is passed. The form of works of art embodied in figurative form by distorting and transforming the canvas using the placard technique. The creation method carried out at the preparatory stage is by observing objects which include human anatomical structures, gestures to facial expressions. In addition, contemplation was also carried out to recall the feeling of returning home that had been experienced. Furthermore, at the design stage includes visual strategies, sketches and selecting sketches, then at the embodiment stage, the preparation of tools and materials is carried out and the transfer of sketches to canvas media, the painting process, finishing up to the stage of presenting the work in the exhibition room. The embodiment of the concept of going home produced five works of art with the titles "Rest", "Just a Moment", "Sad", "Hug" and "Medicine"

    Harmony Analysis through Components, Substitution-Inversion Chord, Suspension Tone and Song Structure "Easy On Me" Version of Group Scary Pocket

    Get PDF
    Arranging popular music has several tips in its realization process, including the application of substitution chord, inversion chord and suspension tone. The are similarities in several techniques used in arranging if we dissect them based on the process of creating a new work, only in arranging, the arranger immediately focuses his imagination on the basic elements of music that already exist for further modification. Meanwhile, the difference in creating new work is actualize first some of the basic elements of the music wich are then developed. Scary Pocket is a music group that is intense in arranging music by applying methods of modifying the structure and harmony of songs so that it has an impact on the creation of their version of a new musical style. Through this simple article, it is hope that it can become a reference for art activist and arranger in determining the tips that will be used in arranging the piece of music.Keywords: substitution chord, inversion chord, easy on me, scary pocke

    Natural Dyeing in Batik: A Case Study at Pariangan Batik House, Pariangan District

    Get PDF
    Abstrak  Pewarnaan alam dapat menjadi salah satu altenatif pewarnaan batik karena aman digunakan dan ramah lingkungan. Penelitian ini membahas tentang pewarnaan alam pada batik di Rumah Batik Pariangan Kecamatan Pariangan Kabupaten Tanah Datar yang bertujuan untuk mendeskripsikan bahan alam yang digunakan, proses pembuatan ekstrak warna alam, proses pewarnaan alam dan resep pembuattan ekstrak dan resep pewarnaan alam. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan jenis data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil dalam penelitian ini menggunakan 4 jenis bahan alam yaitu daun jati, kulit, kayu mahoni, kulit jengkol dan daun alpukat. Fiksasi yang digunakan yaitu tawas, kapur sirih dan tunjung. Proses pembuatan ekstrak dengan cara mempersiapkan alat dan bahan, menghitung zat yang di butuhkan. Untuk ekstraksi daun jati, kulit kayu mahoni dan daun alpukat dilakukan dengan cara perebusan menjadi 1/2 ekstrak dan untuk ekstraksi kulit jengkol yang dilakukan dengan cara merendam kulit jengkol semalaman  dan dilakukan perebusan menjadi 1/2 ekstrak. Proses pewarnaan dimulai dari pencelupan TRO/Rinso, pencelupan dengan ekstrak warna alam yang dilakukan sebanyak 5 kali dilanjut penguncian warna dengan fiksator. Resep TRO/Rinso menggunakan 20 gram dengan 4 liter air. Resep pembuatan ekstrak warna alam menggunakan Vlot 1:5 dan vlot 1:6, untuk fiksasi menggunakan vlot 1:10. Kata Kunci: Bahan Alam, Proses Pembuatan Ekstra

    Comparison of Ecoprint Results on Cotton and Silk Materials Using Cassava Leaves with Hammering Technique Using Lime Mordant

    No full text
    This research is motivated by an effort to reduce the negative impact caused by the use of synthetic dyes on the environment by using cassava leaves as an environmentally friendly ecoprint textile motif. The aim of this research is to describe the direction of color (hue), clarity of motif shape, washing resistance and explain differences in color direction (hue), clarity of motif shape and washing resistance of ecoprint results on cotton and silk materials using whiting mordant. The type of research is experimental research. The data in this research uses primary data with data collection techniques in the form of questionnaires. The data analysis technique uses frequency percentage and data analysis uses the SPSS (Statistical Product and Service Solution) program. What was produced in this research was the name of the color on the ecoprint of cotton material using whiting mordant, resulting in Sepia Brown color on cassava leaves and Muddy Waters Brown color on cassava leaf bones with clarity of motif shape in the very clear category and washing resistance in the good category. Silk material using whiting mordant produces Soft Brown color on cassava leaves and Clam Shell Pink color on cassava leaf bones with a very clear category and washing resistance in the good category

    Grand Elite Hotel Pekanbaru dalam Fotografi Komersial

    Get PDF
    ABSTRAK Kota Pekanbaru menjadi salah satu tempat persinggahan para pebisnis dan wisatawan yang melintas. Grand Elite Hotel Pekanbaru adalah hotel bisnis internasional mewah pertama di kota warisan Melayu di Pekanbaru (Riau). Sebagai kota pebisnis maka salah satu bentuk jasa pelayanan yang dibutuhkan adalah penginapan. Selain menyediakan kamar Grand Elite Hotel Pekanbaru juga menyediakan fasilitas-fasilitas seperti ballroom, elite fitnes center (gym dan massage room), grand spa, lounge, meeting room, restaurant, swimming pool, dan whire pool. Tujuan penciptaan karya ini adalah untuk memperkenalkan Grand Elite Hotel Pekanbaru kedalam bentuk karya seni fotografi komersial, pada proses penciptaan karya tugas akhir ini, pengkarya menggunakan teknik fotografi ruang tajam sempit (Shallow Depth of Field) dan ruang tajam luas (Wide Depth of Field) dengan tujuan agar setiap sisi dan detail yang ada di Grand Elite Hotel Pekanbaru terekspos dan juga digunakan teknik pencahayaan Mix Light (gabungan cahaya) pada pemotretan arsitektur dan food photography agar mendapatkan cahaya yang tepat saat memotret. Penciptaan karya tugas akhir ini membutuhkan beberapa tahap dalam proses penciptaannya. Pada tahap awal meliputi persiapan, studi pustaka, wawancara. Dua sisi yang diangkat pada penciptaan karya tentang Grand Elite Hotel Pekanbaru adalah fotografi arsitektur seperti ballroom, eksterior Grand Elite Hotel Pekanbaru, elite fitnes center (gym dan massage room), grand spa, lounge, lobby, meeting room, restaurant, reception area, swimming pool, whire pool dan food photography pengkarya fokuskan di menu yang sedang promo di Grand Elite Hotel Pekanbaru seperti beef rice, spaghetti, dan jahe latte. Kata Kunci: Grand Elite Hotel Pekanbaru, Fotografi Komersial, Fotografi Arsitektur

    Foto abstrak : Artistik Nan Interesti

    Get PDF
    Fotografi tidak sekedar menciptakan imaji yang  akurat, rinci dan objektif dalam merekam realitas yang ada. Tahap perkembangan fotografi tidak hanya sebagai media yang memiliki nilai dokumentatif semata, tetapi juga sebagai media ekspresi dan media untuk mengungkapkan emosi. Artikel ini bertujuan membahas karya foto yang berkerja menstimulasi persepsi pareidolia yang tercipta dari lelehan es dengan cairan warna. Sebuah karya foto yang tidak hanya menampilkan keindahan artistic semata, tetapi juga mengandung sebuah interaksi dengan orang yang melihat karya. Interaksi yang dilakukan oleh pengamat karya akan memberikan sebuah stimulasi kerja otak terhadap objek yang ditemukan dengan pengalaman dari si penikmat karya, sehingga meransang persepsi pengamat terhadap karya tersebut.

    PARADIGMA KECANTIKAN DALAM IKLAN PRODUK CITRA BEAUTY LOTION TAHUN 1994-2022

    Get PDF
    Wacana kecantikan merupakan fenomena yang terus berkembang, dan selama ini direkonstruksi oleh budaya untuk selanjutnya diretorikakan oleh berbagai media salah satunya iklan. Sehingga Iklan dianggap sebagai media yang memberi kontribusi signifikan terhadap terbentuknya standart Kecantikan dalam sebuah masa. Secara khusus penelitian ini berusaha untuk menggali lebih dalam tentang fenomena kecantikan dengan cara menganalisis iklan Citra hand and body lotion sejak tahun 1994-2022. Empat iklan dijadikan sebagai obyek material yang dianalisis dengan menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes dan psikoloanalisis Sigmund Freud. Semiotika digunakan untuk mengungkap definisi kecantikan yang tersembunyi dalam simbol-simbol visual pada adegan iklan Citra. Berbagai aspek ideologis, paradigma masyarakat yang berkembang pada saat itu menjadi hal menarik untuk digali guna mengungkap tanda yang mampu mengarahkan kita pada kesimpulan tertentu. Untuk memperkuat hal tersebut pendekatan psikoanalisis digunakan sebagai alat dalam memahami dampak iklan tersebut bagi pemenuhan psikologis khususnya wanita pada saat itu. Berdasarkan penelitian tersebut, terungkap bahwa pada iklan Citra yang tayang pada tahun 1994 definisi cantik dirumuskan berdasarkan ukuran wanita Jawa yang tertulis pada “Serat Centhini”. Sedangkan pada tahun 2004 wanita cantik adalah sosok yang putih, feminim, berpendidikan, dan berpikiran modern. Definisi cantik pada iklan tahun 2017 adalah sosok wanita yang memiliki kulit putih, langsing dan berpenampilan layaknya wanita Asia Timur. Pada tahun 2022 definisi cantik adalah wanita yang mengenal dan bangga akan identitasnya sebagai wanita Indonesia yang multi etnis dan berbudaya heterogen. Iklan Citra juga dapat dijadikan sebagai sarana bagi wanita dalam memenuhi kebutuhan eksistensialisme dan seksualitas

    Komposisi Motif Batu Bata Pada Baju Kurung Batik

    Get PDF
    ABSTRACTComposition Of Brick Motif On Baju Kurung BatikBricks are coarse soil that is processed in such a way as to become bricks. The bricks have a block shape and have a rough texture. In the middle of the brick there are 4 (four) holes, these holes are used for air distribution which functions as drying or reducing the water content contained in the bricks, besides that the bricks also have solid and hard properties. The creation of this work begins with the shape of the stylized bricks on each side of the brick. The shape of this brick is composed as a decorative motif on the baju kurung. The process of creating this work goes through three stages, including the exploration stage, which is to see firsthand the process of making bricks. Design by pouring ideas into the form of a sketch which then becomes the chosen design to the realization of the work through the handmade batik technique and then applied to the baju kurung. Creation uses the theory of form, function, color, motif, stylization and aesthetics. The form of the work created is a size S-sized baju kurung using handmade batik techniques. The function of this baju kurung is as clothing for teenage and adult women who are used during formal events or official events. There were five works, with the titles: “Opposite”, “Complexity”, “Scattered”, “Balance”, “Contrast”, “Repetition” and “Simplicity”.Keywords: batik, bricks, baju kurung and motifs. INTI SARIKomposisi Motif Batu BataPada Baju Kurung BatikBatu bata merupakan tanah kasar yang diolah sedemikian rupa hingga menjadi batu bata. Batu bata memiliki bentuk balok dan bertekstur kasar. Pada bagian tengah batu bata terdapat 4 (empat) lubang, lubang ini digunakan untuk penyalur udara yang berfungsi sebagai pengeringan ataupun pengurangan kadar air yang terkandung di dalam batu bata, selain itu batu bata juga memiliki sifat padat dan keras. Penciptaan karya ini berawal dari bentuk batu bata yang sudah distilisasi pada setiap sisi batu bata. Bentuk dari batu bata ini di komposisisikan sebagai motif hias pada baju kurung. Proses penciptaan karya ini melalui tiga tahapan di antaranya, tahap eksplorasi yaitu melihat secara langsung proses pembuatan batu bata. Perancangan dengan menuangkan ide ke bentuk sketsa yang kemudian menjadi desain terpilih hingga perwujudan karya melalui teknik batik tulis lalu diaplikasikan pada baju kurung. Penciptaan menggunakan teori dari bentuk, fungsi, warna, motif, stilisasi dan estetika. Bentuk karya yang diciptakan adalah setelan baju kurung berukuran S menggunakan teknik batik tulis. Fungsi baju kurung ini sebagai pakaian wanita remaja dan dewasa yang digunakan pada saat acara formal atau acara resmi. Jumlah karya yang dibuat sebanyak lima karya, dengan judul yaitu: “Berlawanan”, “Kerumitan”, “Bertaburan”, “Keseimbangan”, “Kontras”, “Pengulangan” dan “Kesederhanaan”.Kata kunci : batik, batu bata, baju kurung dan motif

    RANCANGAN DRAMATURGI NASKAH LAKON SAYANG ADA ORANG LAIN KARYA UTUY TATANG SONTANI

    Get PDF
    Rancangan dramaturgi naskah Sayang Ada Orang Lain karya Utuy Tatang Sontani merupakan reinterpretasi terhadap naskah realisme untuk mewujudkan nilai-nilai emosional dan pendalaman karakter dalam mewujudkan dramatik dalam naskah. Upaya yang dilakukan untuk mencapai intensitas dramatik naskah adalah melakukan tafsir terhadap struktur dan tekstur naskah yang dikemukakan oleh Kernodle. Tafsir dikaitkan dengan aspek sosiologis dalam naskah sebagai kontribusi pemahaman lebih terhadap kehidupan politik, sosial dan ekonomi masyarakat Jawa Barat. Perancangan diimplementasikan melalui rancangan plot sebagai acuan memperkuat dramatik plot pada naskah yang terbagi atas rancangan adegan. Perancangan penokohan yang terdiri dari rancangan kostum dan rias, dan perancangan artistik yang terbagi atas rancangan setting, lighting dan musik yang realistik disesuaikan dengan penafsiran penulis terhadap naskah aliran realisme

    1,195

    full texts

    1,530

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal Online ISI Padangpanjang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇