University of Surabaya Journal
Not a member yet
4058 research outputs found
Sort by
Front Matter Vol.14 No.2 (2021)
Jurnal Akuntansi dan Teknologi Informasi (JATI) Vol.14 No.2 (2021
STRATEGI ALTERNATIF PENETAPAN HARGA DENGAN PENDEKATAN DISKRIMINASI HARGA UNTUK MENINGKATKAN VOLUME PENJUALAN CAFÉ SEMANIS KAMU
This research was conducted at Café Semanis Kamu which aims to find out the right alternative strategy used to increase sales volume. This research was conducted with a descriptive qualitative method with sources of information obtained by interviews and literature study. The data analysis method uses an approach Internal Resources Based Analysis, VRIN Analysis (Valuable, Rare, Imitability, Non-Substitution), Sustainable Competitive Advantage (SCA) Analysis, and TOWS (Threats, Opportunities, Weakness, Strengths) Analysis. The results of data processing with this approach formed a price discrimination strategy with two program proposals, namely making package & reservation catalogs, and making special discounts
ANALISIS PENGARUH DPK, NPL, DAN ROA TERHADAP PENYALURAN KREDIT BPR DI KABUPATEN KEDIRI PERIODE 2014-2018
Essentially, the bank is financial institution which has the function to raise funds from thecommunity in the form of deposits, and the channel it back to the community in the form of creditor other. Credits is the main activities performed by Bank Perkreditan Rakyat, because it will bemakes a profit. However, the presenting credits will also provide a lot of risks that must bereceived or experienced by the BPR, because the risks that will be received or experienced aresourced to credit. Therefore, this researh is purpose to analys the effect of DPK, NPL, and ROA,on parcial althought simultan in contribute BPR credits. This researh conducted is quantitativeapproach use data panel regression method, and the data obtained are secondary data.According to the results of regression, the variables DPK and ROA have a significant influenceon credit distribution. While, the NPL variable doesn’t have a significant influence on creditdistribution
Promosi Kesehatan dan Kebijakan Physical Distancing Terhadap Perilaku Pencegahan COVID-19: Health Promotion and Physical Distancing Policies on Prevention of Covid-19
Abstract—Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) is a contagious disease caused by a coronavirus where the virus attacks the respiratory tract and can infect humans and animals. Therefore, preventive measures against breaking the chain of transmission of this infectious disease must be carried out as quickly as possible in breaking the chain of transmission of COVID-19. The research objective was to determine the relationship between health promotion through social media and physical distancing policies on behavioral prevention of COVID-19 in urban communities. The research method is quantitative with cross sectional research design. The population in this research is all urban people who live in the DKI Jakarta area. The sampling technique used accidental sampling of 100 respondents. The data used are primary data through distributing questionnaires and secondary data derived from Jakarta's COVID-19 monitoring data. Data analysis was performed univariate and bivariate with the Pearson product moment correlation test. The results showed the relationship between health promotion through social media (with p-value = 0.001 and r = 0.315) and physical distancing policies (with p-value = 0,000 and r = 0.973) on COVID-19 prevention behavior in urban communities. It is hoped that the government will not hesitate in carrying out policies in reducing the spread of COVID-19 and promoting coordination with various related parties.
Keywords: health promotion, physical distancing policies, social media
Abstrak— Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) adalah salah satu penyakit menular yang disebabkan oleh coronavirus dimana virus tersebut menyerang saluran pernafasan dan dapat menginfeksi manusia dan hewan. Oleh sebab itu, tindakan pencegahan terhadap memutus rantai penularan penyakit menular tersebut wajib dilakukan secepat mungkin dalam memutus mata rantai penularan COVID-19. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara promosi kesehatan melalui media social dan kebijakan physical distancing terhadap perilaku pencegahan perilaku COVID-19 pada masyarakat perkotaan. Metode penelitian adalah kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh masyarakat perkotaan yang berdomisili di wilayah DKI Jakarta. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling sebanyak 100 responden. Data yang digunakan data primer melalui penyebaran kuesioner dan data sekunder yang berasal dari data pemantauan COVID-19 DKI Jakarta. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji korelasi pearson product moment. Hasil penelitian menujukkan hubungan promosi kesehatan melalui media sosial (dengan p-value=0,001 dan r=0,315) dan kebijakan physical distancing (dengan p-value=0,000 dan r=0,973) terhadap perilaku pencegahan COVID-19 pada masyarakat perkotaan. Diharapkan pemerintah tidak ragu dalam menjalankan kebijakan dalam menekan penyebaran COVID-19 serta mengedepankan koordinasi dengan berbagai pihak terkait.
Kata kunci: kebijakan physical distancing, media sosial, promosi kesehata
Perilaku Pengendalian Bahaya Kecelakaan Kerja di Rumah Tangga Pada Masyarakat Kota Samarinda
Abstract—The potential hazards and risks in the household consist of many physical, chemical, biological, ergonomic and psychological factors. This study aims to obtain information about the accident hazard factors and efforts to control the occupational accident hazard in the household. This study uses a descriptive qualitative design with selected informants as many as 7 families. Information collection was carried out in November 2020 in Teluk Lerong Ulu Village, Samarinda City. The technique of collecting information is in-depth interviews using interview guidelines and qualitative data analysis. The results of the study obtained information that various hazard factors or risks of workplace accidents in the household include electric short circuit, danger factors from insects and venomous animals, unsafe use of kitchen knives, dangers posed when cleaning the house, and ergonomic hazards due to moving goods or objects. These hazard factors cause various complaints and accidents such as allergies, itching and skin diseases, respiratory problems, MSDS complaints, fatigue and eye health problems due to poor lighting, burns, scratches or injuries from sharp objects, pinched, crushed and crushed by falling objects. Efforts to control the danger of accidents are carried out by residents of the house such as being careful when doing activities in the kitchen, using an ironing board when ironing clothes, using stairs when doing work to reach objects in high places, storing or placing dangerous objects out of reach of children, and other precautions.
Keywords: control of hazard, household, work accident
Abstrak—Potensi bahaya dan risiko di rumah tangga begitu banyak terdiri dari bahaya faktor fisika, kimia, biologi, ergonomi dan psikologi. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi mengenai faktor bahaya kecelakaan dan upaya pengendalian bahaya kecelakaan kerja tersebut di rumah tangga. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif deskriptif dengan informan yang dipilih sebanyak 7 kepala keluarga. Pengumpulan informasi dilakukan pada bulan November 2020 di Kelurahan Teluk Lerong Ulu Kota Samarinda. Teknik pengumpulan informasi adalah wawancara mendalam menggunakan pedoman wawancara dan analisis data secara kualitatif. Hasil penelitian diperoleh informasi bahwa berbagai faktor bahaya atau risiko kecelakaan kerja di rumah tangga antara lain korsleting listrik, faktor bahaya dari serangga dan binatang berbisa, penggunaan pisau dapur yang tidak aman, bahaya yang ditimbulkan saat membersihkan rumah, dan bahaya ergonomis akibat memindahkan barang atau benda. Faktor bahaya tersebut menimbulkan berbagai keluhan dan kecelakaan seperti alergi gatal dan penyakit kulit, gangguan pernapasan, keluhan MSDS, kelelahan dan gangguan kesehatan mata akibat penerangan yang buruk, luka bakar, tergores atau terluka akibat benda tajam, terjepit, tertimpa dan tertindih benda jatuh. Upaya pengendalian bahaya kecelakaan tersebut perlu dilakukan oleh penghuni rumah seperti berhati-hati saat beraktivitas di bagian dapur, menggunakan meja setrika saat menyetrika pakaian, menggunakan tangga saat melakukan pekerjaan menjangkau benda di tempat tinggi, menyimpan atau menempatkan benda berbahaya dari jangkauan anak-anak, dan tindakan pencegahan lainnya.
Kata kunci: kecelakaan kerja, pengendalian bahaya, rumah tangga
 
Fenomena Phubbing: Suatu Degradasi Relasi Sosial sebagai Dampak Media Sosial
Abstract—This study aims to find out about the phubbing phenomenon as a degradation of social relations as a result of social media. The term phubbing is an abbreviation of the words phone and snubbing, which are used to show the attitude of hurting the other person by using an excessive smartphone. This type of research used a qualitative approach with descriptive methods. The data needed in this study are qualitative data as primary data in the form of images, words and not numbers in a discourse regarding the phubbing phenomenon as a degradation of social relations as a result of social media. Based on the results of the research, it is found that phubbing behavior can threaten the disruption of ongoing communication relationships, causing social degradation. The social degradation that occurs is due to the impact of phubbing perpetrators' indifference to their environment because they are too busy using smartphones, especially in the use of social media. Therefore it is necessary to limit and control the use of social media properly so that the phubbing phenomenon can be resolved immediately and the degradation of social relations does not occur.
Keywords: phubbing, degradation, social relation, social media
Abstrak—Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang tentang fenomena phubbing sebagai suatu degradasi relasi sosial sebagai dampak dari media sosial. Jenis penelitian yang digunakan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data yang dibutuhkan dalam penelitian ini merupakan data kualitatif sebagai data primer berupa gambar, kata-kata dan bukan angka-angka dalam sebuah wacana mengenai fenomena phubbing sebagai suatu degradasi relasi sosial sebagai dampak dari media sosial. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil bahwa perilaku phubbing mampu mengancam terganggunya hubungan komunikasi yang sedang berlangsung, sehingga menyebabkan degradasi sosial. Degradasi sosial yang terjadi ialah karena dampak dari keacuhan pelaku phubbing terhadap lingkungannya karena terlalu sibuk menggunakan smartphone, terlebih dalam penggunaan media sosial. Oleh karena itu penggunaan media sosial perlu dibatasi dan dikontrol dengan baik agar fenomena phubbing dapat segera teratasi dan degradasi relasi sosial tidak terjadi.
Kata kunci : phubbing, degradasi, hubungan sosial, sosial medi
Kerugian Keuangan Negara pada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam Perspektif Doktrin Business Judgement Rule
Abstract— State-Owned Enterprises that act as an agent of development and business entity for the country are the concrete forms to reach the welfare state goal. Persero, as the example of state-owned enterprises will surely experience advantages and disadvantages due to the dynamic condition of the business world. With the various regulations that regulate state-owned enterprises itself, created a disharmony form of liability to the directors about the business loss. This research aims to identify do the loss of the state-owned enterprises would classified as state financial losses in the perspective of doctrine business judgment rule. This research using statute approach and conceptual approach shows that there is a dualism view about the position of separated-state wealth in the scope of state finances resulting in different interpretations of the meaning of state financial losses by the law enforcers. This dualism view caused a disharmony form of liability that asked to the Directors of Persero when that occur losses because according to the Section 2 and Section 3 Law Number 20 of 2001 jo Law Number 31 of 1999 concerning Eradication of Corruption, the directors would probably asked the liability for the alleged of corruption because causing state financial losses, on the other side according to the Section 97 verse 5 Law number 40 of 2007 concerning Company there is an exception to the directors so they would not be able to be charges. Furthermore, losses that happened in the state-owned enterprises can not only occur as a result of abuse of power but are result of business risks so the directors can be protected by the doctrine of business judgment rule from criminal charge.
Keywords: persero state-owned enterprises, state financial losses, business risks, business judgment rule
Abstrak—BUMN sebagai pelaku perekonomian nasional yang memiliki peran ganda yakni sebagai agent of development sekaligus sebagai business entity, merupakan salah satu bentuk konkret perpanjangan tangan negara dalam mewujudkan cita-cita bangsa dan negara yakni memajukan kesejahteraan umum. Layaknya sebuah perusahaan, BUMN Persero sebagai salah satu bentuk BUMN pasti akan mengalami keuntungan maupun kerugian akibat dinamisnya dunia bisnis. Menjadi sebuah problematika ketika kerugian yang dialami oleh BUMN Persero tersebut dihadapkan dengan berbagai peraturan perundang-undangan yang berlaku bagi BUMN, baik dalam ranah hukum publik maupun dalam ranah hukum privat. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah apakah kerugian yang dialami oleh BUMN dapat diklasifikasikan sebagai kerugian keuangan negara dalam perspektif doktrin business judgment rule. Melalui penelitian yang dilakukan dengan menggunakan metode statute approach dan conceptual approach ditemukan bahwa adanya dualisme pandangan kedudukan kekayaan negara yang dipisahkan dalam lingkup keuangan negara sehingga menimbulkan perbedaan penafsiran makna kerugian keuangan negara oleh aparat penegak hukum. Dualisme pandangan ini berdampak pada ketidakharmonisan bentuk pertanggungjawaban yang dimintakan kepada Direksi BUMN Persero ketika terjadi kerugian pada tubuh BUMN sebab berdasarkan ketentuan Pasal 2 dan/atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 jo Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, Direksi BUMN Persero dapat dimintakan pertanggungjawaban secara pidana atas dugaan tindak pidana korupsi karena menyebabkan kerugian keuangan negara namun berdasarkan Pasal 97 ayat (5) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas terdapat pengecualian agar Direksi BUMN tidak dimintakan pertanggungjawaban secara pribadi. Lebih jauh, kerugian pada BUMN tidak hanya dapat terjadi akibat dari adanya penyalahgunaan wewenang melainkan akibat dari adanya risiko bisnis sehingga doktrin business judgment rule dapat diterapkan untuk memberikan perlindungan bagi direksi dari tuntutan pidana..
Kata kunci : badan usaha milik negara, kerugian keuangan negara, risiko bisnis, business judgment rul
Eroding online Violence Towards Indonesian Women During Covid-19
Abstract—The coronavirus has fully motivated a number of regions in Indonesia to implement Large-Scale General Restrictions (PSBB). This policy may be the right solution. However, it also brings with it a recent dilemma embracing women. PSBB has influenced individuals to limit their physical mobility and move them to use high dependence on technology platforms including the web or social media. The intensity and repetition of social media use leads to online aggression compared to the case of women. The Jakarta Women's Legal Aid Institute noted that there were 30 cases of online violence against women in Indonesia in March and April 2020. Unfortunately, this number continues to increase from year to year. Many forms of online sex-based violence exist and most of them aim to intimidate, humiliate, and dominate women. Some of them are online sexual harassment, fear of sharing personal content with exploitation themes, dating violence, and online extortion. Surprisingly, not all women in Indonesia understand and report these forms of violence to the National Commission for the Protection of Women or related agencies due to the lack of information and socialization from local governments during the pandemic. As a result, this issue marks a long list of solutions involving governments and the private sector to make online violence worse. This paper will explicitly show the importance of eradicating online violence against women during the Coronavirus in Indonesia. Courage to speak is needed. Community support to exercise their right to vote is very important to voice positive things and stop violence against women. Keywords: covid-19,gender, Indonesia, online violence, woman
Abstrak—Virus corona telah mendorong sejumlah daerah di Indonesia untuk menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Kebijakan ini mungkin bisa menjadi solusi yang tepat. Namun, hal tersebut dapat menjadi dilemma bagi perempuan. PSBB telah mempengaruhi setiap individu untuk membatasi mobilitas fisik dan menggerakkan masyarakat untuk memiliki ketergantungan tinggi terhadap teknologi, seperti internet atau media sosial. Jumlah intensitas dan penggunaan media social yang semakin meningkatkian harinya, mengarah kepada agresi online terhadap perempuan. Lembaga Bantuan Hukum Perempuan Jakarta mencatat ada 30 kasus kekerasan online terhadap perempuan di Indonesia pada Maret dan April 2020. Sayangnya, jumlah ini terus meningkat dari tahun ketahun. Ada banyak bentuk kekerasan berbasis seks online dan mayoritas diantaranya bertujuan untuk mengintimidasi, mempermalukan, untuk membagikan konten pribadi yang mengarah kepada eksploitasi, kekerasan dalam berpacaran, dan pemerasan online. Anehnya, tidak semua perempuan di Indonesia memahami dan melaporkan bentuk-bentuk kekerasan tersebut ke Komnas Perempuan atau instansi terkait karena minimnya informasi dan sosialisasi dari pemerintah daerah selama pandemi. Akibatnya, masalah ini menandai daftar panjang dan solusi terhadap buruknya kekerasan online yang melibatkan pemerintah dan sektor swasta. Tulisan ini secara eksplisit akan menunjukkan pentingnya pemberantasan kekerasan online terhadap perempuan selama virus Corona di Indonesia. Dibutuhkan keberanian untuk berbicara. Dukungan masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya sangat penting untuk menyuarakan hal-hal positif dan menghentikan kekerasan terhadap perempuan. Kata kunci: covid-19, gender, Indonesia, kekerasan online, perempua
Automatic Text Summarization Berdasarkan Pendekatan Statistika pada Dokumen Berbahasa Indonesia
Abstract—Propelled by the modern technological innovations data and text will be more abundant throughout the year. With this much text, automatic text summarization is needed now more than ever to help summarize a text. Automatic text summarization is defined as the creation of a shortened version of a text by a computer program, the product of this procedure still contains the most important points of the original text. Statistical approaches is one of automatic text summarization method. There is 5 statistical approaches that being used namely aggregation similarity method, frequency method, location method, title method (if text has a title), dan tf-based query method (if text doesn’t have a title). Cosine similarity is used to calculate title method, aggregation similarity method, and tf- based query method. There is two type of validation, user validation and system validation. For system validation compare the similarity between human summary and summary generated by program, which result in accuracy of 76.7647% for summary with 30% length of the original journal. For user validation result in 82% accuracy. The conclusion based on user validation and system validation is statistical approaches is suitable for automatic text summarization.Keywords: automatic text summarization, statistical approaches, Indonesian document, cosine similarity
Abstrak— Dengan kemajuan teknologi jumlah data dan teks akan semakin melimpah sepanjang tahun. Dengan banyaknya teks ini dibutuhkan bantuan automatic text summarization untuk merangkum teks tersebut. Automatic text summarization didefinisikan sebagai versi singkat dari suatu teks menggunakan program komputer yang hasilnya masih memiliki informasi penting berupa gagasan dasar dan kata atau kalimat yang dapat merepresentasikan keseluruhan teks original. Salah satu metode dalam automatic text summarization adalah pendekatan statistika. Pendekatan statistika yang digunakan ada 5 yaitu aggregation similarity method, frequency method, location method, title method (bila teks memiliki judul), dan tf-based query method (bila teks tidak memiliki judul). Cosine similarity dipakai untuk perhitungan title method, tf-based query method, dan aggregation similarity method. Validasi dilakukan dengan dua macam validasi. Pertama adalah validasi sistem dengan membandingkan similaritas antara rangkuman program dan rangkuman manusia, yang menghasilkan akurasi 76.7647% untuk rangkuman dengan panjang 30% dari jurnal original. Kedua adalah validasi user yang menghasilkan akurasi 81%. Kesimpulannya berdasarkan validasi user dan validasi sistem yang cukup baik maka pendekatan statistika cocok dipakai dalam kasus automatic text summarization.Kata kunci: automatic text summarization, pendekatan statistika, cosine similarity, dokumen berbahasa Indonesi
PERAN PERSONNEL DAN CULTURAL CONTROL BERBASIS MEMAYU HAYUNING BAWANA DALAM MENDUKUNG AKUNTABILITAS PADA ORGANISASI “PERGURUAN PENCAK SILAT SH TERATE” DI RANTING GEGER
Abstract – This study aims to find out more about the application of Informal control to SH Terate organization in Ranting Geger based on Memayu Hayuning Bawana (MHB) to support the achievement of accountability. This study uses a qualitative approach that is included in applied research with the aim of providing recommendations to organizations to improve the conditions and probless encountered. In obtaining data, researchers conducted interviews, document analysis, and observations with several related perspectives. The result of this study indicate that the philosophy of Memayu Hayuning Bawana can be used to assist SH Terate organizations in controlling, especially informal control to achieve organizational goals and accountability.
Keywords: manajemen control system, memayu hayuning bawana, accountability
Abstrak – Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih lanjut mengenai penerapan informal control pada organisasi SH Terate di Ranting Geger dengan berbasiskan Memayu Hayuning Bawana (MHB) untuk mendukung pencapaian akuntabilitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang termasuk dalam applied research dengan tujuan untuk memberikan rekomendasi kepada organisasi mengenai perbaikan kondisi dan permasalahan yang dihadapi. Dalam memperoleh data, peneliti melakukan wawancara, analisis, dan observasi dengan beberapa pihak terkait. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa falsafah Jawa Memayu Hayuing Bawana dapat digunakan untuk membantu organisasi SH Terate dalam melakukan pengendalian, terutama dalam informal control untuk mencapai tujuan organisasi dan akuntabilitas.
Kata kunci: sistem pengendalian manajemen, memayu hayuning bawana, akuntabilita