Publikasi Universitas Mercu Buana
Not a member yet
    7303 research outputs found

    Quality Control Analysis of Cover Flange Products with Six Sigma Approach at PT. SMI

    Full text link
    PT. SMI is a manufacturing company engaged in manufacturing services specializing in heavy equipment components. In the production process activities there are still several factors that cause a product that has been produced not in accordance with predetermined specifications. Therefore, this study aims to determine the types and factors that can cause deffects and provide proposals for improving the Cover Flange at PT. SMI. The method used is the Six Sigma DMAIC method (Define, Measure, Analyze, Improve, Control) which is quality control to minimize the number of defective products. Based on the results of data processing analysis, there are still data that are still outside the control limits. Therefore, the production process still has to be improved in order to improve quality. The DPMO (Defect Per Million Opportunities) value before improvement is 106456 and the sigma value is 2.70. The proposed improvement used in this study is to use the 5S method (Seiri, Seiton, Seiso, Seikersu, Shitshuke) So, the results obtained after applying the 5S method are a reduction in the DPMO value of 51579 and a sigma value of 3.15 with a reduction in the number of defective Cover Flange products, so with the improvement being able to provide changes in the DPMO value and sigma value of PT. SMI

    Preventive Maintenance Analysis to Improve the Readiness of Heavy Equipment Hydraulic Excavator Liebherr R9250 & R9350 with Six Sigma Method at PT. XYZ

    Full text link
    PT. XYZ is a company in the field of coal mining. The mining production process is carried out by open pit mining, meaning open mining. One of the activities carried out in the production process at PT. XYZ is overburden removal. The excavator used for overburden removal consists of 2 types Liebherr R9250 and R9350. Based on an initial survey, a breakdown occurred on the Liebherr R9250 excavator engine, experiencing a lubrication system failure, and the R9350 experienced a cooling system failure, so the engine was stuck. The purpose of this research is to overcome the problem of unscheduled unit breakdowns on Liebherr R9250 and R9350 hydraulic excavators at the coal mine project PT. XYZ using the Six Sigma method by formulating Define, Measure, Analyze, Improve, Control (DMAIC) that occurs. The results showed that the R9250 and R9350 excavators at the Six Sigma achievement level were in the 1-Sigma category or at the lowest level, with a very uncompetitive description of the quality of the unit's readiness during the production process. This shows that better improvement is needed to support the quality of unit readiness. Based on this research, the recommendations that can be given are that the company needs to improve human resources, monitor spare parts stock, implement maintenance methods, and improve the quality of unit readiness, operation of tools, customizing spare parts specifications, and provision of company facilities

    Hazard Risk Assessment in Post Weld Heat Treatment Process Using the Fine-Kinney Method

    Full text link
    Hazards in the workplace are sources that have the potential to cause work accidents that can harm workers, therefore it is important to carry out a hazard risk assessment as an effort to eliminate or reduce the risk of hazards in the workplace to protect workers. The purpose of this study is to asses the risk of hazards of Post Weld Heat Treatment (PWHT) process for pipes in a manufacturing company through identification of potential hazards, risks analysis and evaluation to determine control measures. Hazards identification in the PWHT work revealed there are 34 hazards that have the potential to cause work accidents. Hazard risk analysis using Fine-Kinney method shows the hazard risk levels in the PWHT work is from low to high, with a low level risk percentage of 23.5%, a possible risk level of 20.6%, a substantial risk level of 47.1% and a high risk level of 8.8%. The proposed control measures for eliminating or reducing the risk of hazard in each task is carried out by hierarchy of controls through the elimination, substitution, engineering controls, administrative controls and personal protective equipment

    Pengendalian Persediaan Menggunakan Metode EOQ Probabilistik Model Q (Studi Kasus di Pabrik Beras)

    Full text link
    Objek penelitian dilakukan di sebuah pabrik beras ABCD, merupakan salah satu pabrik yang berlokasi di kabupaten Subang Jawa Barat. Pabrik bergerak di bidang penggilingan bahan baku berupa gabah, atau bulir padi yang sudah matang dan siap panen. Produk akhir berupa bahan kebutuhan pokok yakni beras. Salah satu permasalahan yang dihadapi berupa fluktuasi yang terjadi terhadap permintaan konsumen dan terjadinya stock out terhadap bahan baku sehingga mempengaruhi kegiatan produksi dan permintaan konsumen. Akibatnya pemilik atau bagian - bagian yang terlibat merasa kesulitan mengelola jumlah dari persediaan atau stok. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan usulan sistem pengendalian persediaan agar dapat menghadapi kondisi fluktuasi permintaan. Metode atau model yang digunakan adalah Economic Order Quantity (EOQ) probabilistik model Q. Metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan dokumentasi data persediaan bahan baku selama 1 tahun. Berdasarkan hasil pengolahan data dengan penghitungan yang menggunakan model Q, dihasilkan nilai pembelian bahan baku yang paling optimal atau lot size sebesar 22.790 ton. Lalu nilai reorder point sebesar 2.102 ton, artinya ketika persediaan bahan baku mencapai angka tersebut maka harus segera melakukan pembelian ulang ke pemasok agar menjaga ketersediaan bahan baku. Dan nilai safety stock atau persediaan cadangan sebesar 1.029 ton, serta ekspektasi ongkos total sebesar Rp. 4.374.808 per tahun. Metode EOQ model Q dapat dimanfaatkan untuk pengendalian persediaan di pabrik beras ABCD karena lead time dari para pemasok relatif tidak terlalu bervariasi

    Analisis Aspek Finansial Kelayakan Bisnis SPBU Mini di Cikarang Pusat

    Full text link
    Perkembangan sektor energi di Indonesia ditandai dengan peningkatan kebutuhan BBM yang signifikan, sejalan dengan meningkatnya jumlah kendaraan dan perkembangan kawasan industri serta permukiman. Di Kecamatan Cikarang Pusat, jumlah SPBU konvensional yang terbatas memunculkan peluang bagi pengembangan unit SPBU mini atau Pertashop sebagai alternatif penyediaan BBM berkualitas dengan investasi yang lebih efisien.  Namun, keterbatasan jumlah SPBU dapat menimbulkan permasalahan bagi konsumen, khususnya terkait keterjangkauan dan ketersediaan BBM di wilayah yang semakin padat aktivitasnya. Konsumen sering kali harus menempuh jarak yang cukup jauh untuk mendapatkan BBM, yang berdampak pada efisiensi waktu, biaya operasional kendaraan, dan produktivitas. Oleh karena itu, diperlukan kajian kelayakan bisnis untuk memastikan bahwa pengembangan SPBU mini di wilayah ini tidak hanya menjawab kebutuhan energi masyarakat, tetapi juga layak secara finansial dan operasional.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan bisnis SPBU Mini (Pertashop Gold 3 KL) melalui pendekatan finansial, Metode yang digunakan adalah aspek finansial mencakup perhitungan investasi awal, depresiasi aset, biaya operasional (Fixed Cost dan Variable Cost), proyeksi pendapatan, serta estimasi Break Even Point (BEP) dan Payback Period (PP). Studi kelayakan ini menunjukkan bahwa dengan asumsi volume penjualan mencapai 1.866 liter BBM perhari dan rata-rata margin sekitar Rp.850/liter, usaha pertashop Gold dapat memberikan ROI yang yang positif dalam jangka menengah. Oleh karena itu, dengan pengendalian biaya yang tepat serta strategi pemasaran yang optimal, investasi SPBU Mini dinyatakan layak secara ekonomi. Penelitian ini merekomendasikan untuk melakukan validasi lapangan lebih lanjut serta menyusun proyeksi arus kas jangka Panjang untuk mendukung pengembalian keputusan investasi di wilayah yang belum terjangkau SPBU konvensional. Kelayakan berdasarkan indikato

    Systematic Literature Review of Digital Transformation KPIs in Industry 4.0 for Smart Manufacturing

    Full text link
    Digitalisasi menghadirkan revolusi di sektor manufaktur yang mengacu pada transisi dari teknologi tradisional ke digital yang membentuk bagian integral dari Industri 4.0. Saat ini, inovasi digital terkait erat dengan "keberlanjutan" perusahaan. Smart Manufacturing dianggap sebagai paradigma baru yang membuat pekerjaan lebih cerdas dan lebih terhubung, menghadirkan kecepatan dan fleksibilitas melalui pengenalan inovasi digital. Smart Manufacturing adalah implementasi fisik dan operasional dari sebagian besar transformasi digital di sektor industri dan Digital Transformation KPIs adalah alat untuk mengukur keberhasilan implementasi tersebut. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan tinjauan pustaka sistematis menggunakan metode PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses) untuk memastikan proses identifikasi, seleksi, dan analisis artikel yang transparan dan replicable. Data dari artikel-artikel tersebut kemudian dianalisis menggunakan perangkat lunak VOSViewer untuk memvisualisasikan hubungan antar kata kunci, penulis, atau konsep, sehingga memungkinkan identifikasi tren penelitian, klaster topik, serta area riset yang kurang terjamah. Tujuan artikel ini adalah untuk menyajikan literatur relevan yang membahas Digital Transformation KPIs di Industry 4.0 terhadap Smart Manufacturing dan mengidentifikasi tantangan utama, dengan menyajikan hasil tinjauan pustaka dari berbagai jurnal. Sebanyak 35 artikel dimasukkan dalam penelitian ini yang diterbitkan antara 2019 dan 2025. Artikel diidentifikasi berdasarkan tahun, negara, publikasi dan objek penelitian. Hasilnya menunjukkan bahwa Key Performance Indicators (KPIs) memainkan peran sentral dan krusial dalam keberhasilan implementasi Transformasi Digital dalam Industri 4.0 untuk Smart Manufacturing, khususnya di sektor manufaktur, dengan tujuan utama untuk meningkatkan efisiensi operasional, keberlanjutan, dan kinerja bisnis secara keseluruhan

    Analisis Penurunan Defect Produk Rubber House Pada Proses Produksi dengan Metode Lean Six Sigma di Perusahaan Manufacture Rubber

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menurunkan tingkat defect pada produk rubber hose di sebuah perusahaan manufaktur rubber di Tangerang. Latar belakang penelitian ini adalah meningkatnya tren kendaraan listrik yang mengurangi permintaan terhadap produk kendaraan berbahan bakar fosil, yang berdampak pada permintaan produk rubber hose. Penelitian ini menggunakan metode Lean Six Sigma dengan tahapan (Define, Measure, Analyze, Improve, dan Control) DMAIC untuk mengidentifikasi akar penyebab defect dan melakukan perbaikan proses produksi. Analisis awal menunjukkan bahwa rata-rata tingkat defect sebesar 1,3%, melebihi batas maksimal yang ditetapkan perusahaan. Setelah dilakukan analisis dengan menggunakan diagram SIPOC, Fishbone Diagram, FMEA, serta analisis statistik terhadap variabel suhu awal, suhu akhir, dan defect, ditemukan bahwa variasi suhu pada proses mixing memiliki pengaruh signifikan terhadap tingkat defect. Selain itu, ditemukan pula aktivitas non-value added dalam proses produksi. Hasil perbaikan yang dilakukan pada fase Improve menunjukkan penurunan tingkat defect secara signifikan. Nilai sigma meningkat dari sebelumnya 3,6 menjadi 3,8 dan nilai (Defect Per Million Opportunities) DPMO menurun dari 19.287 menjadi 9.990. Dengan demikian, penerapan metode Lean Six Sigma terbukti efektif dalam menurunkan tingkat defect dan meningkatkan kualitas produk, serta dapat menjadi strategi berkelanjutan dalam menghadapi tantangan industri otomotif global

    Perancangan Stadion Monumental Kanjuruhan dengan Pendekatan Arsitektur Biophilic: Merefleksikan Tragedi Kanjuruhan Melalui Ruang Alami

    No full text
    Stadion merupakan infrastruktur vital untuk olahraga, terutama sepak bola, serta acara politik dan konser, yang harus memenuhi standar kenyamanan dan keamanan seperti yang ditetapkan oleh FIFA (Fédération Internationale de Football Association). Indonesia memiliki delapan stadion berstandar FIFA, tetapi hanya tiga stadion yang memiliki spesifikasi layak untuk menggelar Piala Dunia, yaitu Stadion Gelora Bung Karno, Stadion Gelora Bung Tomo, dan Jakarta International Stadium. Sepak bola, sebagai olahraga paling populer di dunia, dimainkan oleh semua kalangan. Di Indonesia, suporter sepak bola sangat fanatik, yang dapat membawa dampak positif dan negatif. Bentrokan antar suporter, seperti tragedi di Stadion Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022, mengakibatkan 134 korban jiwa, dengan penyebab utama adalah ketidakpatuhan terhadap standar keamanan FIFA.Setelah sukses menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 pada 2023, Indonesia memiliki peluang untuk menggelar Piala Dunia FIFA yang memerlukan stadion berstandar internasional. Laporan perancangan ini bertujuan untuk mendesain sebuah stadion berstandar FIFA untuk persiapan Piala Dunia dan menciptakan monumen refleksi atas terjadinya Tragedi Kanjuruhan.Kata kuci: Stadion, Sepak bola, Piala Dunia, Tragedi kanjuruhan, Monumen Refleks

    PERANCANGAN OCEANARIUM SEBAGAI EDUWISATA DAN KONSERVASI BIOTA LAUT DENGAN METODE ARSITEKTUR BIOMIMETIK BERTEMA “WINDOWS OF THE WORLD” DI PANTAI INDAH KAPUK 2 (PIK2)

    No full text
    Indonesia merupakan negara kepulauan dengan wilayah laut yang lebih luas dibandingkan luas daratannya. Hal ini menjadikan perairan Indonesia memiliki beraneka ragam jenis biota laut di dalamnya. Potensi ini tidak begitu banyak diketahui manfaat serta kelestariannya oleh masyarakat Indonesia, yang mengakibatkan semakin lama jumlah populasi biota laut semakin menurun. Wisata Edukasi Biota Laut dengan penerapan Konsep Arsitektur Biomimetik diharapkan dapat menjadi sebuah wadah aktivitas masyarakat yang memberikan fasilitas wisata rekreasi bersifat edukatif dengan memberikan pengetahuan mengenai kehidupan biota laut. Penerapan konsep arsitektur Biomimetik pada bangunan dan Kawasan merupakan bagian dari hubungan timbal balik antara makhluk hidup dan lingkungan. Gedung Wisata Edukasi Biota Laut akan memberikan wisata yang bersifat edukasi, di dalam gedung ini nantinya akan memberikan pengetahuan mengenai biota laut dan menjaga kelangsungan hidup ekosistem laut, serta dapat menarik minat pengunjung terhadap objek wisata. Gedung ini akan memberikan wisata indoor yang terdapat dalam gedung utama dan wisata outdoor sebagai penunjang dari edukasi

    Web-Based Tire Check Application Development

    Full text link
    This study investigates the development of a web-based application called Tire Check that can monitor vehicle tire pressure in real-time. This application aims to improve driving safety by providing up-to-date information on tire pressure conditions, which are a major factor causing traffic accidents in Indonesia. This application uses the MPX5700 sensor to measure tire pressure and connects it to a tire pressure monitoring system (TPMS). Analysis, design, implementation, and testing are part of the Waterfall methodology in software development. This application is built with the Laravel framework, using HTML, CSS, and PHP. Its main features include low tire pressure warnings, optimal tire pressure recommendations, and a simple and easy-to-understand user interface. The test results show that the application operates well and can detect tire pressure with 90% accuracy. To ensure that all features work as expected, testing is carried out using the black-box method with positive and negative scenarios. This application reduces the risk of accidents due to flat or burst tires by monitoring tire conditions without manual measuring tools. In addition, additional features such as tire temperature monitoring and compatibility with iOS devices have been developed

    5,661

    full texts

    7,303

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Publikasi Universitas Mercu Buana
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇