Online Electronic Journal Portal Universitas Negeri Surabaya
Not a member yet
41952 research outputs found
Sort by
Marginalisasi dan Subordinasi pada Perempuan Pekerja Industri Kimia di Kecamatan Krian
Patriarchal culture still developing in various aspects of life, one of which is the aspect of work. In terms of work, it is not spared from the influence of patriarchal culture, as happened to women workers in the chemical industry "X" in Krian District who experienced marginalization of female workers in industry "X" in the form of limited job opportunities, then subordination in the form of unavailability of career paths for female workers. Therefore, it is necessary to know what causes women workers to receive injustice, as well as the response of women workers to these injustices. The purpose of this study is to analyze the causes of marginalization and subordination in women workers and reveal the responses taken by women workers when experiencing marginalization and subordination. The theory used is Naomi Wolf's Liberal Feminist Theory, this theory views that women have the same position as men. The method used is an exploratory qualitative method with a narrative study approach collecting data through interviews and observations. The results of this study explain that the causes of marginalization and subordination are external and internal factors. The external causes of marginalization are the patriarchal culture that is still inherent in society, the stereotyping of women workers who are considered weak, as well as the poverty and powerlessness of working women. Then the external factors that cause subordination are social stigma that considers women weak, limited access for female workers to get career paths. Furthermore, the internal factors that are the cause are the patriarchal values and the belief of women workers in gender roles that have been shaped by the social environment and society. Marginalization and subordination of workers will continue if women workers are still invented by the patriarchal values that exist in society.Budaya patriarki masih berkembang pada bermacam aspek kehidupan salah satunya pada aspek pekerjaan. Dalam aspek pekerjaan tak luput dari pengaruh budaya patriarki, seperti yang terjadi pada perempuan pekerja industri kimia “X” di Kecamatan Krian yang mengalami Marginalisasi pekerja perempuan di industri “X” berupa keterbatasan peluang kerja, kemudian subordinasi berupa ketidaktersediaan jenjang karir bagi pekerja perempuan. Maka dari itu perlu diketahui apa yang menyebabkan pekerja perempuan menerima ketidakadilan, serta respon pekerja perempuan terhadap ketidakadilan tersebut. Tujuan dari penelitian ini yakni menganalisis penyebab marginalisasi dan subordinasi pada pekerja perempuan serta mengungkap respon yang diambil pekerja perempuan ketika mengalami marginalisasi dan subordinasi. Teori yang digunakan yakni Teori Feminis Liberal Naomi Wolf, terori ini memandang bahwa perempuan memiliki posisi yang sama dengan laki-laki. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif eksploratif dengan pendekatan studi naratif mengumpulkan data melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa penyebab marginalisasi dan subordinasi berupa faktor eksternal dan internal. Penyebab eksternal marginalisasi adalah budaya patriarki yang masih melekat di masyarakat, sterotipe terhadap pekerja perempuan yang dianggap lemah, juga kemiskinan dan ketidaberdayaan perempuan pekerja. Kemudian faktor eksternal penyebab subordinasi yakni stigma sosial yang menganggap perempuan lemah, keterbatasan akses bagi pekerja perempuan untuk mendapatkan jenjang karir. Selanjutnya faktor internal yang menjadi penyebab adalah nilai-nilai patriarki dan kepercayaan pekerja perempuan pada peran gender yang telah dibentuk oleh lingkungan sosial dan masyarakat. Marginalisasi dan subordinasi pada pekerja akan berlanjut apabila pekerja perempuan masih terinvensi oleh nilai patriarki yang ada di masyarakat
ASPEK HUKUM PENGANGKATAN ANAK DITINJAU DARI HUKUM PERDATA INDONESIA DAN MALAYSIA: ASPEK HUKUM PENGANGKATAN ANAK DITINJAU DARI HUKUM PERDATA INDONESIA DAN MALAYSIA
Adopsi anak adalah perbuatan hukum yang menggantikan kekuasaan orang tua, wali, atau orang yang memiliki tanggung jawab sebagai wali terkait perawatan, pendidikan, kesehatan, anak kepada orang tua angkatnya. Peraturan mengenai adopsi anak di Indonesia telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2007 tentang Pelaksanaan Adopsi Anak. Aturan mengenai pengangkatan anak negara memiliki peraturan dan persyaratan yang berbeda, seperti di Malaysia yang memiliki peraturan sendiri mengenai pelaksanaan adopsi anak. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan perbandingan peraturan mengenai adopsi anak di Indonesia dan Malaysia sehingga kita dapat melihat persamaan dan perbedaan pengaturannya. Penelitian ini merupakan penelitian Yuridis Normatif, yang menggunakan pendekatan komparatif sebagai metode penelitian. Jenis bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer dan sekunder dengan teknik pengumpulan bahan hukum yaitu studi kepustakaan yang dianalisis menggunakan teknik yurismatik normatif yang menyeimbangkan regulasi di Indonesia dan Malaysia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat persamaan dan perbedaan pengaturan adopsi anak di Indonesia dan Malaysia dalam beberapa aspek..
Kata Kunci: Adopsi Anak, Perbandingan, Perlindunga
KESESUAIAN PUTUSAN LEPAS DARI SEGALA TUNTUTAN DENGAN PERBUATAN TERDAKWA PADA TINDAK PIDANA PENCUCIAN UANG (Studi Putusan Nomor 555/Pid.Sus/2021/PN.Sby)
Tindak pidana pencucian uang (TPPU) merupakan tindak pidana yang tergolong kedalam tindak pidana luar biasa (extraordinary crime) dimana pencucian uang sangat mengancam dan merugikan negara. Salah satu perkara TPPU terbanyak ialah pencucian uang yang bersalah dari tindak pidana Narkotika. Salah satu putusan mengenai TPPU yang menarik perhatian ialah Putusan Pengadilan Negeri Surabaya Nomor 555/Pid.Sus/2021/PN.Sby dimana terdakwa Handayani binti Pao Thien Tjiu diputus lepas dari segala tuntutan (onstlag van recht vervolging) oleh majelis hakim. Yang mana bertentangan dengan alat bukti yang telah diajukan oleh jaksa penuntut umum. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah yuridis normatif dimana akan menjawab mengenai rumusan masalah yang telah dirumuskan yaitu tindak pidana asal yang akan melemahkan putusan nomor 555/Pid.Sus/2021/PN.Sby dan kesesuaian pemberian putusan lepas dari segala tuntutan kepada tardakwa. Dalam penelitian ini menggunakan bahan hukum baik berupa peraturan perundang-undangan hingga tulisan yang berkaitan dengan isu hukum yang diangkat. Hasil dari penelitian ini ialah bahwa tindak pidana asal yang berkaitan dengan putusan a quo merupakan satu kesatuan dan pada dasarnya melemahkan putusan dalam artian tidak seharusnya terdakwa diputus dengan lepas dari segala tuntutan. Dikarenakan terdakwa mengenal dan membenarkan bahwa menerima aliran dana dari terdakwa pada putusan tindak pidana asal. Dan pemberian sanksi lepas dari segala tuntutan bertentangan dengan seluruh alat bukti yang diajukan oleh penuntut umum serta bertentangan dengan fakta hukum yang ditemukan selama persidangan berlangsung.
Kata kunci : Pencucian uang, Lepas dari segala tuntutan, Tindak pidana asa
Pertanggungjawaban Pelaku Usaha Pembalut Reject di E-Commerce
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tanggung jawab pelaku usaha yang memperdagangkan pembalut reject di platform e-commerce sesuai dengan ketentuan hukum di Indonesia, serta mekanisme penyelesaian sengketa yang tersedia. Dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif, hasil penelitian menunjukkan bahwa perdagangan pembalut reject melanggar Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, khususnya terkait jaminan mutu dan keselamatan konsumen. Pelaku usaha memiliki tanggung jawab berdasarkan prinsip strict liability, yang mengharuskan kompensasi tanpa memerlukan pembuktian kesalahan. Penyelesaian sengketa dapat ditempuh melalui jalur litigasi maupun non-litigasi, dengan peran Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) sebagai mekanisme utama. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengawasan e-commerce dan edukasi konsumen untuk menghindari potensi risiko kesehatan dari produk reject.
Kata Kunci: pembalut reject, e-commerce, perlindungan konsumen, strict liability, BPSK
PENGARUH PENERAPAN MEDIA DIGITAL SIMULATOR LEARNING SEBAGAI SALAH SATU MEDIA PEMBELAJARAN ABAD 21
This study focuses on evaluating the implementation of UDSL (Unesa Digital Simulator learning) media and its impact on student academic achievement at Senopati Vocational School. Technological developments in the 21st century provide demands for innovation in the development of learning media in order to build relevance with technological developments and improve the quality of learning and student participation. The researcher used a quantitative method with a pre-experimental research design using a pretest-posttest approach in one group. A total of 31 students from the Motorcycle Engineering (TSM) department. Selected randomly using random sampling technique. In this research, it was found that there was a significant impact on improving student learning outcomes after implementing the Digital Media Simulator. The average student experience increased from 0% on the pretest to 96% on the posttest. Apart from that, the use of digital simulator media which is easy to use and attractive has been proven to be able to attract students' interest in learning and activeness in participating in learning with an assessment percentage from experts of 85%. This research is in line with previous research which has confirmed the role of digital media in increasing student learning outcomes. Based on the research results, it is recommended that educational institutions consider using digital simulator media in learning to optimize learning outcomesStudi ini berfokus pada evaluasi pengimplementasian media UDSL (Unesa Digital Simulator learning ) dan dampaknya pada capaian akademik siswa di SMK Senopati. Perkembangan teknologi pada abad 21 ini memberikan tuntutan inovasi dalam pengembangan media pembelajaran guna membangun relevansi dengan perkembangan teknologi dan meningkatkan kualitas belajar serta partisipasi peserta didik. Peneliti menggunakan metode Kuantitatif dengan desain penelitian Pre-eksperimental melalui pendekatan pretest-posttet pada satu kelompok. Sebanyak 31 siswa darin jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM). Dipilih secara acak menggunakan teknik random sampling. Pada penelitian ini ditemukan terdapat dampak yang signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa setelah penerapan Media Digital Simulator. Rata rata siswa mengalami peningkatan dari yang semula 0% pada pretest menjadi 96% pada posttest. Selain itu dengan penggunaan media digital simulator yang mudah digunakan dan menarik terbukti mampu menarik minat belajar serta keaktifan peserta didik dalam mengikuti pembelajaran dengan presentase penilaian dari para ahli sebesar 85%. Penelitian ini sejalan dengan penelitian yang telah ada sebelumnya yang telah mengkonfirmasi peran media digital damlam peningkatan capaian belajar peserta dididk. Berdasarkan hasil penelitian , disarankan agar lembaga pendidikan mempertimbangkan penggunaan media digital simulator dalam pembelajaran guna mengoptimalkan capaian hasil belaja
PENGINTEGRASIAN GAMBAR KERJA PROYEK BENDUNGAN DENGAN MENGGUNAKAN 5D BIM: Studi Kasus Pembangunan Proyek Bendungan Bagong Kab. Trenggalek
From Q4 2021 to Q3 2023, Indonesia recorded significant economic growth, with the construction sector contributing 9.8% to the Gross Domestic Product (GDP) of Indonesia. This study applies Building Information Modeling (BIM) in the Bagong Dam project with the aim of improving efficiency in construction sector. This study implemented 3D BIM for structural design modeling, along with 4D and 5D BIM for schedule integration and cost estimation on the Bagong Dam project in Trenggalek Regency. The methodology combines literature review and BIM implementation using Autodesk Revit and Navisworks Manage. Initially, a 3D model was created to calculate material volumes for each work package, then integrated with scheduling and cost estimation using Navisworks.
The analysis shows Autodesk Revit’s advantage in producing accurate material volume calculations, with a volume difference of 7.01% or 254,739.66 m³ for the main dam and only a 0.03% difference for the diversion tunnel concrete. The 4D and 5D simulations in Navisworks suggest the project appears 100% complete; however, contract data shows actual progress differs, with tasks like dam embankment and spillway still in early stages. This study demonstrates that BIM integration improves coordination efficiency but must align with field progress for more accurate cost and schedule estimates.Sejak Triwulan IV 2021 hingga Triwulan III 2023, Indonesia mencatat pertumbuhan ekonomi yang signifikan, di mana sektor konstruksi menyumbang 9,8% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Penelitian ini menerapkan Building Information Modeling (BIM) telah diterapkan pada proyek Bendungan Bagong untuk meningkatkan efisiensi di sektor konstruksi. Penelitian ini mengimplementasikan BIM 3D untuk model desain struktur, serta BIM 4D dan 5D untuk integrasi jadwal dan estimasi biaya pada proyek Bendungan Bagong di Kabupaten Trenggalek. Metodologi penelitian menggabungkan kajian pustaka dan penerapan BIM menggunakan perangkat lunak Autodesk Revit dan Navisworks Manage. Tahap awal dilakukan pembuatan model 3D untuk menghitung volume material setiap paket pekerjaan, yang kemudian diintegrasikan dengan jadwal dan estimasi biaya menggunakan Navisworks.
Hasil analisis menunjukkan keunggulan Autodesk Revit dalam menghasilkan perhitungan volume material yang akurat, dengan perbedaan volume pekerjaan pada bendungan utama sebesar 7,01% atau 254.739,66 m³, serta perbedaan hanya 0,03% pada beton terowongan pengelak. Simulasi proyek 4D dan 5D pada Navisworks memperlihatkan seolah-olah proyek selesai 100%, namun data kontrak menunjukkan progres aktual yang berbeda, di mana beberapa pekerjaan seperti timbunan bendungan dan bangunan pelimpah masih dalam tahap awal. Penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi BIM mampu meningkatkan efisiensi, namun perlu disesuaikan dengan progres lapangan untuk estimasi biaya dan jadwal yang lebih akura
Peranan Dana Desa Dalam Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Di Provinsi Jawa Tengah
In 2023, Central Java Province received the largest allocation of village funds. However, among the 29 regencies in Central Java, no region has achieved the status of an Independent Village (Desa Mandiri). Additionally, the economic growth rate of Central Java Province over the past four years has been lower than the national growth rate, and four regencies in Central Java have an average growth rate below that of the province. This study aims to analyze the impact of village funds on the economic growth of regencies in Central Java Province using data from 29 regencies during the 2018–2023 period. The results of the path analysis estimation show that village funds have a significant negative direct effect on economic growth. The use of village funds tends to be suboptimal in supporting economic acceleration. However, village funds have a positive impact on physical capital, such as infrastructure, as well as on human capital, represented by the increase in the Human Development Index (HDI). Although physical and human capital have been proven to contribute to economic growth, the indirect effect of village funds through these two factors is not significant
Students’ Perception on the Use of Social Media to Promote Their Listening Skill
Listening abilities have emerged as one of the most important language skills to master, particularly in English. Currently, social networking can help humans improve their English language skills. Many social media platforms can be used to improve English skills, including TikTok, Instagram, YouTube, Twitter, and others. This research aims to find out general information the students have on the use of social media and to know the students' perceptions of using social media to promote their listening skills. The research used a descriptive quantitative research method with a survey design. The sample used was the eleventh grade at one of the senior high schools in Surabaya in the academic years 2023/2024. The data instruments included a questionnaire and an interview, which were analyzed using the SPSS 27 program. According to the findings, students utilized social media for both personal and educational goals at various times and they used various types of social media for different purposes. The students have a positive attitude toward using social media to promote their listening skills. It can be seen from the interpretation of each question in the questionnaire which is supported by interview data.
Keywords: listening skill, social media, students’ perceptio
The Implementation of Self-Regulated Learning in Reading Comprehension Class of a State Junior High School in Surabaya
Reading requires the most self-regulation because it challenges students to coordinate different types of information. This research aims to describe implementation Self-Regulated Learning in students' reading comprehension and perception as well as in the Reading class. The sample population for this research was 32 grade 8 students at SMPN 6 Surabaya. Data regarding student autonomy are collected through well-validated questionnaires and interviews to collect data. The research findings revealed that 8th grade students showing a high level of awareness of student autonomy, the dominant strategy used by junior high school students in the reading comprehension class is metacognitive self-regulation. This shows that students with a higher level of autonomy tend to show better English language skills competence. The result is the higher the awareness of Self Regulated Learning that students have, the higher the self-regulation of the learning strategies they use, and the higher the implementation of SRL learning carried out by students, the higher the student achievement results. Educators and policy makers can use these findings to develop strategies and interventions that promote learning autonomy and facilitate improved English learning results. Further research is recommended to explore this further factors that can influence student autonomy and relationships with English language competency in reading comprehension
REALITAS KEHIDUPAN PESANTREN DALAM NOVEL CINTA DALAM MIMPI KARYA MUYASSAROTUL HAFIDZOH (KAJIAN REALISME SOSIALIS GEORG LUKACS)
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan realitas sosial pesantren yang ada dalam novel Cinta dalam Mimpi karya Muyassarotul hafidzoh, realitas sosial pesantren dalam kehidupan nyata, serta hubungan realitas pesantren dalam novel Cinta dalam Mimpi karya Muyassarotul hafidzoh dengan realitas sosial pesantren dalam kehidupan nyata dengan mengacu pada teori realisme sosialis Georg Lukacs. Penelitian ini menggunakan pendekatan mimetik. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik baca dan catat, serta wawancara. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini, yakni analisis deskriptif. Hasil penelitian ini adalah 1) realitas sosial pesantren dalam novel yang mencakup aspek ekonomi, pendidikan, moral, dan budaya; 2) realitas sosial pesantren dalam kehidupan nyata, di Pondok Pesantren Manba’ul Hikam Sidoarjo yang mencakup aspek ekonomi, pendidikan, moral, dan budaya; 3) hubungan realitas sosial pesantren dalam novel dengan realitas sosial pesantren di kehidupan nyata, dimana realitas sosial pesantren dalam novel Cinta dalam Mimpi yang mencakup aspek ekonomi, pendidikan, moral, dan budaya merupakan gambaran realitas sosial pesantren dalam kehidupan nyata, salah satunya di Pesantren Manba’ul Hikam Sidoarjo.
Kata Kunci: realitas sosial pesantren, novel, kehidupan nyat