Online Electronic Journal Portal Universitas Negeri Surabaya
Not a member yet
    41952 research outputs found

    REPRESENTASI ARCHETYPE THE GREAT MOTHER PADA ORIGINAL FORM MOTHER MIRANDA

    Get PDF
    Resident Evil Village adalah game kedelapan dalam seri utama Resident Evil yang menonjol karena keunikannya dalam penggunaan berbagai tema horor gotik klasik dengan karakter yang ikonik. Penelitian ini menganalisis karakter antagonis utama Resident Evil Village, Mother Miranda, pemimpin desa yang dipuja dan didewakan layaknya figur archetypal. Bertujuan untuk mengkaji penggambaran The Great Mother Archetype, penelitian deskriptif kualitatif ini menerapkan Manga Matrix untuk mendeskripsikan karakter dan teori The Great Mother Archetype karya Neumann untuk menginterpretasikan karakteristik archetypal dan simbol archetype yang digambarkan Original Form karakter Mother Miranda. Berdasarkan Personality Matrix, Mother Miranda diketahui menunjukkan karakteristik archetypal yang dimiliki keempat karakter archetype The Great Mother, antara lain the Good Mother, the Terrible Mother, the Inspiring Virgin, dan the Enchantress. Namun, semua bukti yang menunjukkan karakteristik positif ternyata dilakukan untuk tujuan manipulatif, sehingga tidak mencerminkan karakter aslinya. Selain itu terdapat banyak simbol archetype The Great Mother pada Original Form-nya yang mengarah pada kecenderungan manipulatif tersebut. Maka, dari seluruh data yang dianalisis, terlihat bahwa di antara keempat karakter archetype The Great Mother, the Terrible Mother adalah yang paling menonjol direpresentasikan oleh Mother Miranda. Kata Kunci: Game, Karakter, Resident Evil Village, Archetype The Great Mother, Manga Matri

    PERANCANGAN WEBCOMIC CERITA JAKA PANDELEGAN SEBAGAI UPAYA PENGENALAN CANDI PARI DAN SUMUR KABUPATEN SIDOARJO

    Get PDF
    Pelestarian budaya merupakan hal yang perlu dilakukan agar tidak melupakan jati diri bangsa sendiri. Di setiap wilayah Indonesia memiliki konten lokal seperti halnya di Sidoarjo. Di jaman sekarang para remaja kurang memiliki minat untuk memahami cerita sejarah yang ada di sekitarnya karena kurangnya media informasi yang menarik secara visual. Tujuan perancangan webcomic Jaka Pandelegan ini untuk memberikan informasi mengenai cerita berdirnya candi Pari dan candi Sumur di Sidoarjo yang dapat memberikan pembelajaran nilai-nilai moral kepada remaja. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang dilakukan dengan beberapa tahapan seperti identifikasi data, pengumpulan dilakukan dengan observasi, wawancara, kuisioner, dan studi pustaka. Dalam perancangan ini menggunakan pendekatan Design Thingking berupa empathize, define, ideate, prototype, dan test. Pada tahap analisis menggunakan model analisis Miles and Huberman. Perancangan webcomic ini menggunakan style manga digital, colorful, efisien, dan mencakup informasi yang mudah dipahami. Tahap terakhir yakni uji coba kepada 50 remaja di Sidoarjo, yang dapat menambah pengetahuan cerita sejarah dan ikut serta melakukan pelestarian budaya. Kata Kunci : Webcomic, Jaka Pandelegan, Pelestarian Budaya, Sidoarjo, Remaj

    Get PDF

    PENGEMBANGAN MODUL SENI GRAFIS TEKNIK CETAK TINGGI MENGGUNAKAN ACUAN STYROFOAM DI SMP LABORATORIUM YDWP UNESA

    Get PDF
    Pengembangan bahan ajar yang menarik, kreatif, dan inovatif sangat dibutuhkan untuk mendukung kegiatan pembelajaran dan meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Seni Budaya materi Seni Grafis. Untuk membantu meningkatkan kreativitas dan nilai seni budaya, peneliti membuat modul seni grafis teknik cetak tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses, hasil dan efektivitas modul pembelajaran seni grafis teknik cetak tinggi menggunakan acuan styrofoam pada peserta didik kelas IX B SMP Laboratorium YDWP UNESA. Penelitian ini adalah penelitian R&D (Research & Development) dengan menerapkan metode kualitatif. Pengumpulan data didapat dengan melakukan observasi, wawancara, dokumentasi, mengisi angket, serta melakukan validasi modul kepada validator. Hasil validasi dari ahli media memperoleh persentase 94,2 % dan hasil validasi dari ahli materi memperoleh persentase 94,2%. Uji coba modul yang dikembangkan melalui kegiatan pre-test dan post-test pada kelompok besar dengan 15 peserta didik dan uji coba kelompok kecil dengan 5 peserta didik dinyatakan berhasil. Sedangkan hasil dari karya cetak tinggi rata-rata skor pre-test 60 sedangkan skor post-test adalah 83,2 sehingga  modul pembelajaran seni grafis teknik cetak tinggi yang dikembangkan layak digunakan. Kata kunci : Modul, Seni Grafis, Cetak Tinggi, Styrofoam

    PENAMBAHAN METODE NEURAL NETWORK DALAM PEMODELAN GSTAR-SUR UNTUK MENGATASI KASUS NON LINIER PADA PERAMALAN DATA CURAH HUJAN

    Get PDF
    Salah satu model peramalan yang dapat yang menggabungkan unsur spasial (spatial) dan temporal (time) adalah Generalized Space Time Autoregressive (GSTAR). Pendugaan parameter yang digunakan adalah Seemingly Unrelated Regression (SUR). Peramalan iklim pada tanaman hortikultura pada masa kini sulit untuk diprediksi karena memiliki pola dan karakteristik yang sulit diidentifikasi dan dapat disebut aktivitas non linier. Unsur non linier ini dapat ditangkap oleh metode neural network. Penelitian ini ingin mengetahui hasil peramalan curah hujan pada 6 wilayah di Tengger menggunakan model GSTAR dengan pendugaan parameter menggunakan metode SUR dan digabungkan dengan neural network agar hasil peramalan yang lebih akurat. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data curah hujan enam lokasi di wilayah Tengger, yakni Ngadirejo, Puspo, Wonokitri, Argosari, Ngadas, dan Wonokerto. Model yang tepat dalam melakukan peramalan pada data curah hujan pada 6 lokasi Tengger adalah model GSTAR (1,2,3,4,5,6,7,36(1)) Backpropagation Neural Network (96-120-6)

    Validitas Instrumen Tes Miskonsepsi dengan Menggunakan Four-Tier True-False Test Materi Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan

    Get PDF
    Miskonsepsi merupakan kekeliruan dalam memahami konsep materi pembelajaran yang tidak sesuai dengan konsep ilmiah yang ada. Miskonsepsi dapat terjadi pada siswa saat mempelajari materi yang mencakup banyak konsep layaknya materi struktur dan fungsi jaringan tumbuhan. Instrumen tes miskonsepsi Four-Tier True-False Test dikembangkan dan digunakan guna mengidentifikasi miskonsepsi. Tujuan dari penelitian ini adalah membuktikan validitas instrumen tes baik dari segi validitas isi dan validitas konstruk. Pengembangan instrumen dilakukan dengan mengikuti model 4D (Define, Design, Development, and Disseminate). Pengembangan instrumen tes miskonsepsi dilakukan di Jurusan Biologi FMIPA Unesa, sedangkan uji coba dilakukan di SMA Negeri 1 Driyorejo dengan 35 siswa kelas XI MIPA 2. Uji coba instrumen tes miskonsepsi dilaksanakan pada tanggal 30 Mei 2023. Hasil dari penelitian ini diperoleh bahwa validitas instrumen tes terbukti valid dengan validitas isi memperoleh rata-rata keseluruhan indeks Aiken V sebesar 0,8 yang termasuk dalam kategori sedang dan validitas konstruk seluruh butir soal memiliki muatan faktor > 0,4, serta mampu mengukur kemampuan mengaitkan struktur dan fungsi, kemampuan membandingkan konsep, penguasaan konsep dasar, kemampuan menafsirkan struktur, kemampuan menentukan struktur, kemampuan mengelompokkan konsep, serta kemampuan mengaplikasikan konsep

    Get PDF
    This research aims to compare the effectiveness of offline and online learning systems on inheritance topic in grade 11 high school students of MAS Kanjeng Sepuh in terms of student learning outcomes, student responses, and management of learning process. Online learning carried out by using the Whatsapp, Google Classroom and Google Meet applications, while offline learning was carried out face-to-face in the classroom. The design of this study used a Quasi Experimental Design with a Non-equivalent control group design type. This research was conducted at MAS Kanjeng Sepuh with a total of 24 students from class 11 IPA 1 and 11 IPA 2. The sampling technique used was saturation sampling. The results of the research showed that there were no significant differences in learning outcomes before and after online learning, but significant differences were found in learning outcomes before and after offline learning. Students showed more positive responses to the offline learning system than the online learning system. In addition, the management of learning process in online and offline learning was in the good and excellent categories so that they were equally effective. Therefore, it can be concluded that the offline learning system was more effective than the online learning system in terms of learning outcomes and student responses. Meanwhile, in term of the management of learning process, offline and online learning systems were equally effective. Both online and offline learning systems have their advantages and disadvantages that affect the effectiveness of learning, so more attention is needed to minimize the disadvantages of each learning system, especially online learning systems so that the learning process can be more optimal. Keywords: online learning, offline learning, learning outcomes, student responses, high schoo

    Pengembangan Flipbook Berbasis Contextual Teaching And Learning (CTL) pada Materi Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan untuk Melatihkan Kemampuan Literasi Digital Kelas XII SMA

    Get PDF
    Pendidikan era revolusi industri 4.0 atau Pendidikan abad ke-21 menjadikan teknologi sebagai salah satu komponen penting dalam pembelajaran. Sudah selayaknya siswa dibekali dengan kemampuan literasi digital agar  memiliki pengetahuan dan kecakapan dalam memanfaatkan search engine untuk mencari, menemukan, mengevaluasi informasi, dan memanfaatkannya secara sehat. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan flipbook berbasis CTL yang valid, praktis, dan efektif untuk melatihkan kemampuan literasi digital. Penelitian ini menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Developmen, Implementation, Evaluation). Validitas flipbook didapat dari validasi ahli materi, ahli media, dan guru biologi SMA. Kepraktisan flipbook didapat dari hasil uji keterbacaan dan angket respon siswa. Keefektifan flipbook didapat dari hasil tes literasi digital (pretest-posttest). Penelitian ini diujicobakan pada 20 siswa kelas XII MIPA SMA Negeri 1 Puri Mojokerto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa flipbook dinyatakan valid dengan skor 3,81. Flipbook dinyatakan praktis dengan hasil uji keterbacaan yang berada pada peringkat 11 sehingga layak digunakan untuk kelas 10, 11, dan 12, serta hasil respon siswa sebesar 94%. Flipbook dinyatakan efektif dengan rata-rata N-Gain sebesar 0,76 dengan ketuntasan tes literasi digital sebesar 100%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa flipbook yang dikembangkan valid, praktis, dan efektif untuk melatihkan kemampuan literasi digital. Flipbook dapat melatihkan kemampuan literasi digital siswa karena dilengkapi berbagai fitur interaktif yang dirancang dan disesuaikan dengan indikator literasi digital

    Pengembangan Media Pembelajaran Powerpoint Interaktif Materi Sistem Gerak pada Manusia Peserta Didik Kelas XI SMA

    Get PDF

    35,952

    full texts

    41,952

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Online Electronic Journal Portal Universitas Negeri Surabaya
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇