E-JOURNAL POLITEKNIK NEGERI BANJARMASIN
Not a member yet
924 research outputs found
Sort by
IDENTIFIKASI SPASIAL ASET DAN KEPADATAN BANGUNAN TERHADAP TERDAMPAK BANJIR (STUDI KASUS: KECAMATAN BANJARMASIN TIMUR)
Kecamatan Banjarmasin Timur merupakan wilayah dengan hujan rata-rata 10-50 mm/bulan dan curah hujan dengan rata – rata 267 mm/bulan pada bulan April 2021 sehingga banyak aset dari warga setempat yang mengalami kerusakan akibat banjir dan sekitar 1.300 rumah yang rusak. Menurut Permen PU Nomor : 41 /PRT/M/2007 tentang Pedoman Kriteria Teknis Kawasan Budi Daya poin 5.4 kawasan peruntukan permukiman menyebutkan kepadatan bangunan dalam satu pengembangan kawasan baru perumahan tidak bersusun maksimum 50 bangunan rumah/ha dan dilengkapi dengan utilitas umum yang memadai, kemudian kepadatan bangunan dalam satu pengembangan kawasan baru perumahan tidak bersusun maksimum 50 bangunan rumah/ha dan dilengkapi dengan utilitas umum yang memadai dengan sumur resapan air hujan
Sasaran dalam penelitian ini yaitu untuk memperoleh penerapan teknologi informasi yang akurat, maka dalam penelitian ini mengidentifikasi kepadatan bangunan terhadap area yang terdampak banjir dengan pendekatan secara spasial menggunakan metode overlay (tumpang tindih). Parameter yang digunakan adalah area yang terdampak banjir, jumlah banyaknya aset yang terdampak banjir dengan meninjau kepadatan bangunan, jumlah penduduk dan luasan wilayah di Kecamatan Banjarmasin Timur.
Kecamatan Banjarmasin Timur memliki kepadatan bangunan Tinggi, perhitungan sampel dengan metode random sampling dengan tingkat kepercayaan (0,005), sampel yang didapat 312 dari 1.411 populasi. Sampel yang tersebar dalam Kelurahan di Kecamatan Banjarmasin Timur, didapatkan bahwa Kelurahan Banua Hanyar terdapat 70 rumah yang terdampak, Karang Mekar 22 rumah, Kebun Bunga sebanyak 34 rumah, Pemurus Luar 33 rumah, Pengambangan 35 rumah, Sungai Bilu 35 rumah. Sedangkan Kelurahan Kuripan 35 rumah, Sungai Lulut 26 rumah, dan Pekapuran Raya sebanyak 30 rumah yang terdampak. Rata-rata kerusakan rumah akibat banjir mulai dari rusaknya pintu, dinding, lantai rumah, hingga perabotan elektronik, dikarenakan sebagian besar rumah huni penduduk Banjarmasin Timur terbuat dari kay
Pembuatan Peta Portabel Usaha Keramba Budidaya Ikan Berbasis Android Smart Phone Di Sepanjang Sungai Martapura Kota Banjarmasin
Smartphones that we have are equipped with various android-based applications that are distributed free of charge but are very useful and can be used optimally if we know how to use them, one such application is the Carrymap Observer. This application allows us to display maps offline on a smart phone but can integrate with GPS and can be manipulated by users directly. We make portable maps according to the theme we want which will be accessed on andoid smart phones that we have using Arc GIS devices so that they can be used anytime, anywhere as needed. Banjarmasin is also called the City of Thousand Rivers, a city that has many rivers, both large and small. Martapura River is one of the largest rivers and divides through the city of Banjarmasin. Banjarmasin City residents utilize the Martapura River as an economic and transportation center. on the banks of the River Martapura lined cages owned by residents. The floating net boxes are in groups. There are dozens, some are only a few. The farmers raise several types of fish. The majority of catfish and pomfret. The existence of these cages needs to be inventoryed to make it easier to monitor so that the good and bad impacts that are directly related to these business activities can be managed and monitored by related parties. From this research, a portable map based on Android smart phone is produced, it is offline and can be operated quickly via a smart phone anytime and anywhere. provide information about ownership, types of fish being cultivated and other information deemed important. Based on researchers' searches on Google Scholar, no similar studies were found, namely the theme of making portable maps of floating fish cages along the Martapura River in Banjarmasin. So this research needs to be done in order to add to the literature and references to support further research, because there are many benefits that we can get from the portable maps produced, the creation of a database of floating aquaculture and the application of science in the field of geospatial.Smart phone yang kita miliki dilengkapi dengan berbagai aplikasi berbasis android yang dibagikan secara gratis tetapi saangat bermanfaat dan dapat digunakan secara maksimal jika kita mengetahui cara penggunaannya, salah satu aplikasi tersebut adalah Carrymap Observer. Aplikasi ini memungkinkan kita menampilkan peta secara offline di smart phone tetapi dapat berintegrasi dengan GPS dan dapat dimanipulasi oleh penggunanya secara langsung. Kita membuat peta portabel sesuai tema yang kita inginkan yang akan diakses pada andoid smart phone yang kita miliki menggunakan perangkat Arc GIS sehingga dapat digunakan kapanpun, dimanapun sesuai keperluan. Banjarmasin disebut juga Kota Seribu Sungai, merupakan kota yang banyak dialiri sungai-sungai baik besar maupun kecil. Sungai Martapura adalah salah satu sungai terbesar dan membelah mengaliri Kota Banjarmasin. Masyarakat Kota Banjarmasin memanfaatkan Sungai Martapura sebagai pusat ekonomi dan transportasi. di tepian Sungai Martapura berjejer keramba milik warga. Kotak-kotak jaring yang mengapung itu berkelompok-kelompok. Ada yang puluhan, ada juga yang hanya beberapa. Para petaninya membudidayakan beberapa jenis ikan. Mayoritas patin dan bawal. Keberadaan keramba tersebut perlu di inventaris agar memudahkan dalam monitoring sehingga dampak baik dan buruk yang berhubungan langsung dengan kegiatan usaha tersebut dapat dikelola dan dipantau oleh pihak terkait. Dari penelitian ini dihasilkan peta portabel berbasis android smart phone, bersifat offline dan dapat dioperasikan melaui telepon pintar (smart phone) secara cepat kapan saja dan dimana saja. memberikan informasi tentang kepemilikan, jenis ikan yang dibudidayakan dan informasi lainnya yang dianggap penting. Berdasarkan penelusuran peneliti di Google Cendekia, tidak ditemukan penelitian sejenis, yaitu tema pembuatan peta portabel sebaran keramba apung budidaya ikan disepanjang Sungai Martapura di Banjarmasin. Sehingga perlu dilakukan penelitian ini agar menambah pustaka dan referensi untuk menunjang penelitian selanjutnya, karena banyak manfaat yang bisa kita dapatkan dari peta portabel yang dihasilkan, pembuatan basisdata usaha budidaya keramba ikan apung dan penerapan ilmu pengetahuan dibidang geospasial
Peran Kemajuan Decision Support System Di Eropa : Tinjauan Dan Analisis Literature (1991-2020)
Decision Support System is a tool that can help the decision maker in setting a decision. It should be emphasized that the Decision Support System is only intended to help not to make decisions. Decisions made are the responsibility of the decision maker. This study aims to examine more deeply about the decision support system (Decision support System). But this time the researchers wanted to focus more on studying in European countries. Because researchers want to know how the role of the decision support system progress in Europe in 1990 until now. The study was conducted using qualitative descriptive methods, namely using literature or literature studies. The method of data collection is done by studying literature in journals, books, magazines, or the web that is relevant to research. The data analysis technique uses an interactive model of mile and Hubermen with 4 flow stages including collecting data, trying to formulate data or data reduction, after that the data presentation and drawing conclusions. From the data, researchers found data of 50 articles that discussed the decision support system in Europe in 1990-2020. The development of a decision support system (Decision support System) in Europe has increased or decreased in each decade
Keywords: Decision Support System, Europe, System. Sistem Pendukung Keputusan merupakan sebuah alat bantu yang dapat membantu si pembuat keputusan dalam menetapkan sebuah keputusan. Perlu ditekankan bahwa Sistem Pendukung Keputusan hanyalah ditujukan untuk membantu bukan untuk membuat keputusan. Keputusan yang diambil merupakan tanggung jawab dari si pembuat keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih dalam mengenai sistem pendukung keputusan (Decision support System). Namun kali ini peneliti ingin lebih fokus mengkaji di negara Eropa. Dikarenakan peneliti ingin mengetahui bagaimana peran kemajuan decision support system di Eropa pada tahun 1990 sampai saat ini. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode diskriptif kualitatif, yaitu menggunakan studi pustaka atau literatur. Metode pengumpulan data dilakukan dengan studi literatur pada jurnal, buku, majalah, atau web yang relevan dengan penelitian. Teknik analisis data menggunakan model interaktif dari mile dan Hubermen dengan 4 alur tahapan diantaranya yaitu melakukan pengumpulan data, mencoba merumuskan data atau reduksi data, setelah itu penyajian data serta melakukan penarikan kesimpulan. Dari data peneliti menemukan data sebanyak 50 artikel yang membahas tentang decision support system di Eropa pada tahun 1990-2020. Perkembangan sistem pendukung keputusan (Decision support System) di Eropa mengalami kenaikan atau penurunan disetiap dekadenya
Kata Kunci: Sistem Pendukung Keputusan, Eropa, Siste
Membangun Sistem Informasi Inventaris Laboratorium Jurusan Administrasi Bisnis Berbasis PHP Dan MySQL Dengan Framework Laravel Dan Bootstrap
The development of information technology is currently growing rapidly, one of which is in terms of information management. By utilizing information technology support, information processing can now be done quickly, and can be presented globally by utilizing the internet network. The website is a media that is currently widely used as a tool to provide services and information [1]. In its activities in the process of data collection and equipment inventory reports, the Laboratory of Business Administration Department has not implemented an optimal computerized system. So that in producing all accurate and precise reports require a relatively long time or incomplete reports produced. Inventory Information Systems can Increase the efficiency and effectiveness of data accurately Thus required testing of the application system aims to obtain certainty of the functional truth of the system and the needs of users based on the literature that supports it. In this research software testing uses white box testing and black box testingPerkembangan teknologi informasi saat ini telah berkembang pesat, salah satunya adalah dalam hal pengelolaan informasi. Dengan memanfaatkan dukungan teknologi informasi maka pemrosesan informasi saat ini dapat dilakukan dengan cepat, serta dapat disajikan secara global dengan memanfaatkan jaringan internet. Website merupakan sebuah media yang saat ini banyak dipergunakan sebagai alat untuk memberikan pelayanan dan informasi [1]. Dalam aktivitasnya proses pendataan dan laporan inventaris alat, Laboratorium Jurusan Administrasi Bisnis belum maksimal. Hal ini ditunjukkan dalam proses menghasilkan laporan yang akurat dan tepat masih membutuhkan waktu yang relatif lama dan kurang lengkapnya laporan yang dihasilkan. Sistem Informasi Inventaris dapat Meningkatkan efisiensi dan efektivitas data secara akurat Dengan demikian diperlukan pengujian terhadap sistem aplikasi tersebut bertujuan mendapatkan kepastian kebenaran fungsional sistem dan kebutuhan dari pengguna berdasarkan literatur yang mendukungnya. Pada penelitian ini pengujian perangkat lunak menggunakan pengujian white box dan pengujian black box testin
VARIASI PERSENTASE ABU BATU TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL DALAM CAMPURAN HRS BASE
Abu batu terdiri dari butiran-butiran halus dan gradasi yang memenuhi persyaratan gradasi untuk aggregat halus dan filler. fungsi filler adalah untuk mengisi rongga dalam campuran, dan meningkatkan stabilitas dari campuran aspal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi penggunaan abu batu sebagai filler dalam campuran HRS-Base terhadap properties Marshall. Penelitian dilakukan dengan membuat Design mix formula (DMF) untuk mendapatkan Kasar Aspal Optimum (KOA). Menggunakan KOA yang telah didapat, kemudian persentase bahan filler abu batu divariasi sebanyak 1%, 1,5% dan 2%, 2,5% dan 3%. Penambahan filler abu batu dari 1% sampai 3 % meningkatkan nilai stabilitas, rongga terisi apal, dan Marshall Qoutient yaitu masing-masing dari 883,45 kg menjadi1121,66 kg, 69,66 % menjadi 72,68 %, dan 266,10 kg/mm menjadi 299,91 kg/mm dan nilai rongga dalam campuran dan nilai rongga dalam agregat (VMA) mengalami penurunan masing-masing yaitu dari 5,57 % menjadi 4,79 % dan dari 18,36 % menjadi 17,53%. Hasil penelitian menunjukan nilai stabilitas, nilai rongga terisi aspal dan nilai Marshall Qoutient meningkat bersamaan meningkatnya kandungan filler abu batu dalam campuran HRS – Base. Sedangkan nilai rongga dalam campuran dan rongga dalam agregat (VMA) menurun saat kandungan filler abu batu meningkat
ANALISIS PENGGUNAAN BLOK PENYEKAT (BAFFLE BLOCK) UNTUK MEREDUKSI GERUSAN PADA ABUTMENT PILAR JEMBATAN: Bahasa Indonesia
Gerusan lokal merupakan proses alamiah yang terjadi disungai akibat perubahan morfologi sungai atau adanya bangunan air yang menghalagi aliran. Adanya bangunan air tersebut meyebabkan perubahan karakteristik aliran yang berpengaruh terhadap gerusan disekitar abutmen pilar jembatan. Untuk melindungi abutmen pilar jembatan dari penggerusan, diperlukan suatu desain bangunan blok penyekat yang mampu mereduksi gerusan dari derasnya aliran air sehingga abutmen pilar jembatan dapat terlindungi. Pada penelitian ini dibuat model berupa abutmen pilar jembatan dengan blok penyekat. Dengan menggunakan 3 model blok penyekat yang berbeda dimensi ini menggunakan tiga variasi debit yang berbeda dalam empat kali simulasi pengaliran. Berdasarkan hasil analisis dan perencanaan blok penyekat diperoleh efektifitas dalam mereduksi gerusan disekitar abutmen pilar jembatan, yaitu dimensi blok penyekat 1:1, blok penyekat 1:3 dan blok penyekat 1:5. Ketiga model blok penyekat untuk mengetahui perubhan penampang saluran. pola gerusan, volume gerusan dan parameter aliran yang terjadi disekitar abutmen pilar jembatan.Penelitian jembatan adalah tanpa blok penyekat yaitu 32,80%, blok penyekat 1:1 yaitu 43, 32%, blok penyekat 1:3 yaitu 10,01 % dan blok penyekat 1:5 yaitu 47,77 %. Hasil dari simulasi pengaliran menunjukkan gerusan maksimum bergantung pada kecepatan aliran , tinggi aliran,angka Froude, Reynold dan blok penyeka
PEMETAAN LAHAN DAN GEDUNG PONDOK PESANTREN AL-IHSAN BENTOK DENGAN MENGGUNAKAN FOTO UDARA (UAV) DESA BENTOK KAMPUNG
Pondok Pesantren Al-Ihsan Bentok di Desa Bentok Kampung Kecamtan Bat-Bati Kabupaten Tanah Laut merupakan cabang dari Pondok Pesantren Al-Ihsan Tahfizh yang ada di Banjarmasin, Pada akhir Tahun 2003, jumlah santri di Pondok Pesantren Banjarmasin tercatat mencapai 80-an orang. Maka sekitar tahun 2003 itu mulai didirikan cabang Pondok Pesantren Tahfizh Al-Qur’an di daerah-daerah. Sebagai Pondok Pesantren Tahfizh yang baru didirikan, terdapat beberpa permasalahan yang dihadapi salah satunya adalah perlunya peta batas wilayah atau lahan dan suatu inventori aset yang sah, jelas, tegas dan tidak ada sengketa. Sehingga perlu kiranya Perangkat pengurus Pondok Pesantren Al-Ihsan tersebut memiliki peta inventaris batas wilayah atau lahan dan aset yang sesuai dengan keadaan eksisiting (batas patok yang sudah diberikan). Melalui Program Pengabdian Kepada Masyarakat dalam rangka tridharma perguruan tinggi 2019, Program Studi DIII Teknik Geodesi berkeinginan untuk membuat suatu Pemetaan Lahan Dan Gedung Pondok Pesantren Al-Ihsan Bentok Dengan Menggunakan Foto Udara (UAV) Desa Bentok Kampung. Penggunaan wahana drone (UAV) yang menghasilkan foto udara nantinya digunakan sebagai dasar untuk pembuatan peta yang informatif dan jelas.
 
PERANCANGAN PERPUSTAKAAN GEMAR MEMBACA BERBASIS WEBSITE UNTUK DESA MEKARJAYA
In the current era of globalization, the world of information is developing so rapidly because it is supported by increasingly sophisticated technological developments. A library is an important tool that can help teaching and learning activities. At this time, Mekarjaya Village does not have a library to support teaching and learning activities. This study aims to increase the reading interest of the Mekarjaya Village community and to design a website-based library to support teaching and learning activities in the village. In making this digital library, PHP is used as an application program and MySQL as a database server which has been summarized in one XAMPP application. The design of this library information system uses the waterfall method which consists of requirements analysis, design, implementation, testing, maintenance, and results analysis. With the existence of this website-based library information system, the community's interest in reading has increased, especially youths and girls in Mekarjaya Village
Penggunaan Maps (Minnesota Assesment Of Problem Solving) Untuk Mengukur Kemampuan Problem Solving Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Prodi D-Iii Teknik Pertambangan Pada Mata Kuliah Mekanika Batuan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan problem solving mahasiswa prodi D-III Pertambangan jurusan teknik sipil pada materi Mekanika Batuan dengan menggunakan rubrik MAPS. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, yaitu peneliti mengumpulkan data secara langsung pada situasi tempat penelitian melalui observasi pengamatan. Data penelitian diperoleh secara langsung dari informan dengan menggunakan soal pemecahan masalah (problem solving) menggunakan rubrik MAPS. Data penelitian diperoleh secara langsung dari informan dengan menggunakan soal pemecahan masalah menggunakan rubrik MAPS yang kemudian dianalisis dengan menggunakan software IBM Statistic SPSS 20. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah lembar observasi pengamatan dan data hasil lembar jawaban tes mekanika batuan. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini adalah 24 mahasiswa prodi D-III Teknik Pertambangan Jurusan Teknik Sipil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemampuan problem solving mahasiswa prodi D-III teknik pertambangan berada pada kategori sedang yang dibuktikan dengan rerata skor yang diperoleh 2,95
Implementasi Pembelajaran Berbasis Project-Based Learning Untuk Meningkatkan Keterampilan Literasi Digital Mahasiswa Politeknik Negeri Banjarmasin
Literasi digital merupakan salah satu literasi baru yang sangat diperlukan dalam era teknologi informasi dan komunikasi yang perkembangannya begitu pesat saat ini. Dalam konteks penelitian ini, ‘literasi digital’ didefinisikan sebagai serangkaian keterampilan yang berkaitan dengan penggunaan teknologi dan bagaimana mengevaluasi informasi yang disajikan melalui teknologi tersebut. Keterampilan ini mencakup keterampilan literasi tradisional – membaca, menulis, mendengar, berbicara – dan juga literasi lainnya seperti literasi informasi, literasi media, dan literasi penggunaan perangkat teknologi.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus berdasarkan pertimbangan bahwa desain ini mampu mengarahkan peneliti pada pengambilan kesimpulan yang holistik dan mendalam karena terfokus pada satu subyek penelitian dan digunakannya teknik pengumpulan data multi-metode untuk proses trianggulasi. Desain studi kasus ini mampu mengarahkan peneliti untuk mengkaji fenomena-fenomena yang muncul dalam proses pembelajaran secara detail karena penelitian ini dilaksanakan dalam setting yang natural. Data penelitian diperoleh melalui obsservasi, dokumen pembelajaran, termasuk didalamya hasil tugas yang diberikan kepada mahasiswa, dan juga artifak pembelajaran. Data dianalisis secara kualitatif yang disusun secara tematis dan sistematis sehingga temuan dari penelitian ini dapat dipercaya dan dipertanggungjawabkan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis proyek dapat memfasilitasi siswa dalam meningkatkan kemampuan literasi digital yang mencakup antara lain: menentukan media yang dipergunakan untuk menyelesaikan tugas; mencari sumber referensi yang tepat dalam menggunakan berbagai informasi untuk penyelesaian tugas. mengevaluasi realibilitas atau keabsahan informasi; menganalisis, menafsirkan, dan menggunakan berbagai informasi dan media untuk mengkomunikasikan ide/gagasan melalui teks multimodal; menggunakan teknologi digital dengan cara yang aman dan bertanggung jawab secara sosial; mengelola menyelesaikan masalah ynag berkenaan dengan komponen perangkat keras dan perangkat lunak. menggunakan informasi dan media secara etis; menerapkan informasi untuk merancang representasi diri dalam mengkomunikasikan pengetahuan secara efektif kepada orang lain; mengembangkan kemampuan dalam pemecahan masalah dan merefleksikan keterampilan teknologi, dan menggunakan berbagai perangkat teknologi untuk membuat informasi digital