E-JOURNAL POLITEKNIK NEGERI BANJARMASIN
Not a member yet
924 research outputs found
Sort by
Penerapan Digital Marketing Sebagai Strategi pada UMKM Dapoer D’sri di Desa Cisantana
Perkembangan teknologi digital memberikan peluang besar bagi pelaku Usaha Mikro Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk meningkatkan daya saing melalui penerapan strategi digital marketing. Kegiatan ini bertujuan untuk mendampingi UMKM Dapoer D’Sri di Desa Cisantana dalam mengembangkan strategi pemasaran digital secara sederhana namun efektif. Fokus kegiatan meliputi pelatihan penggunaan media sosial untuk promosi, perbaikan desain label, dan logo, serta pengambilan foto produk untuk mendukung branding. Hasil menunjukkan bahwa pelaku UMKM mulai memahami pentingnya tampilan visual dan pemanfaatan media sosial seperti Instagram, TikTok, dan WhatsApp untuk memperluas jangkauan pasar. Meski demikian, kendala seperti keterbatasan pengetahuan teknis, waktu, dan akses internet masih menjadi tantangan. Secara keseluruhan, penerapan digital marketing memberikan dampak positif terhadap peningkatan strategi pemasaran dan visualisasi produk UMKM Dapoer D’Sri
ANALISIS RISIKO KECELAKAAN KERJA PADA PROYEK GEDUNG BERTINGKAT MENGGUNAKAN METODE FTA
Berdasarkan data Kecelakaan Kerja (KK) dan Penyakit Akibat Kerja (PAK) Profil K3 Nasional 2023, melalui pelaporan dan pengawasan ketenagakerjaan, terlihat bahwa angka kecelakaan kerja cenderung meningkat. Pada bulan Oktober 2023, jumlah kecelakaan kerja di Indonesia mencapai 315.579 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis kecelakaan kerja apa saja yang mungkin akan terjadi beserta faktor penyebab dari timbulnya kecelakaan tersebut dan tindakan pencegahan penanganan apa saja yang dapat dilakukan di proyek pembangunan Twin Tower UPN “Veteran” Jawa Timur. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah Fault Tree Analysis (FTA) menggunakan MOCUS untuk mengetahui Minimal Cut Set. Berdasarkan hasil Analisa yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa di dalam proyek tersebut terdapat 7 aktivitas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan kerja serta faktor yang mempengaruhi dan juga tindak pencegahan dari enam pengendalian risiko yaitu substitusi, eliminasi, rekayasa alat, administrasi, APD, dan tanggap darurat yang terepresentasi di dalam 4 elemen yaitu kontrol teknik, tindak mitigasi, safety, dan pembuatan peraturan
Penyusunan dan Analisis Uji Keterbacaan Modul Pengantar Bisnis pada Program Studi Bisnis Digital di Politeknik Negeri Banjarmasin
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul pengantar bisnis berbasis kompetenesi yang menarik dan layak digunakan dalam pembelajaran dan mengetahui efektifitas modul dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa. Desain pengembangan pembelajaran menggunakan R&D dengan model 3-D (Define, Design and Develop). Modul dinilai dari aspek penyajian materi, relevansi konten materi dan kejelasan tujuan pembelajaran dengan subjek uji 41 mahasiswa. Data dikumpulkan melalui kuisioner, dengan hasil uji coba menunjukkan bahwa modul yang disusun oleh penulis efektif dalam meningkatkan pemahaman belajar mahasiswa.
Kata Kunci : Modul, Pengantar Bisnis, Pembelajara
PENGEMBANGAN WEBSITE PROFIL OBJEK WISATA ALIMPUNG ISLAND SEBAGAI MEDIA INFORMASI DIGITAL
Pariwisata memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah, namun banyak destinasi wisata lokal belum berkembang secara optimal akibat keterbatasan sarana promosi digital. Alimpung Island di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, merupakan destinasi wisata alam yang memiliki potensi besar, tetapi popularitasnya masih rendah karena belum tersedia media informasi digital resmi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan website profil objek wisata sebagai media informasi dan promosi digital bagi pengelola wisata. Metode yang digunakan adalah difusi iptek dengan pendekatan model Waterfall yang meliputi tahap perencanaan, analisis kebutuhan, perancangan antarmuka, implementasi menggunakan platform WordPress, pengujian fungsi melalui black-box testing, serta pemeliharaan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan website dengan domain alimpung.my.id berhasil dikembangkan dan berfungsi dengan baik, menyajikan informasi terstruktur mengenai profil destinasi, fasilitas, galeri, serta kontak yang terintegrasi dengan media sosial. Hasil pengujian menunjukkan seluruh fungsi utama berjalan sesuai rancangan. Meskipun demikian, aspek keberlanjutan masih menjadi tantangan karena keterbatasan kapasitas mitra dalam pengelolaan konten. Oleh karena itu, diperlukan tindak lanjut berupa pelatihan pengelolaan website dan kolaborasi kelembagaan agar pemanfaatan website dapat berkelanjutan dan memberikan dampak jangka panjang
PERBANDINGAN RAB PELAT LANTAI KONVENSIONAL MUTU K-225 DENGAN LANTAI PANEL AAC
Struktur bangunan dengan sistem panggung di Kota Banjarmasin dan sekitarnya yang kondisi tanahnya lunak, memunculkan beberapa kasus diantaranya penurunan lantai, pondasi, bangunan miring bahkan ambruk. Salah satu cara mengatasi permasalahan tersebut dengan mengurangi beban struktur bangunan misalnya dengan penggunaan material yang ringan namun kuat. Material ringan tersebut diantaranya panel lantai berupa beton ringan tipe AAC (Autoclaved Aerated Concrete).Tujuan penelitian adalah untuk diketahui mana yang lebih efisien biayanya berdasarkan rencana anggaran biaya pekerjaan antara pelat lantai beton konvensional dengan lantai panel AAC. Berdasarkan Gambar rencana lantai rumah tipe 45 dihitung volume pekerjaannya. Merujuk pada Peraturan Menteri PUPR Nomor 1 Tahun 2022 dan Standar Harga Satuan Kota Banjarmasin 2022 dihitung dan dianalisis Rencana Anggaran Biaya(RAB) pekerjaan pelat beton lantai konvensional dan lantai panel AAC. Berdasarkan hasil analisis perhitungan diperoleh biaya pekerjaan pelat lantai konvensional sebesar Rp48.265.433,09 dan biaya pekerjaan lantai panel AAC sebesar Rp50.189.291,90 dengan selisih sebesar Rp1.923.858,8. RAB lantai panel AAC 3,99% lebih mahal. Panel AAC berupa bahan pabrikan yang ringan dan kuat serta pemasangannya relatif lebih cepat ini direkomendasikan untuk konstruksi lantai hunian kedaruratan terutama di lingkungan lahannya berupa tanah lunak
ANALISIS EFISIENSI PLATE HEAT EXCHANGER (PHE) PADA SISTEM HOT SHOCK DI INDUSTRI MINYAK GORENG
Fraksinasi pada proses minyak goreng melibatkan pemisahan fraksi padat (stearin) dan fraksi cair (olein) dari minyak Refined Palm Oil (RPO) menggunakan Plate Heat Exchanger (PHE) untuk meningkatkan efisiensi energi dan kualitas produk. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efisiensi PHE berdasarkan parameter suhu, tekanan, dan laju aliran fluida, serta mengidentifikasi faktor utama yang mempengaruhinya. Metode yang digunakan mencakup observasi langsung, wawancara dengan teknisi, dan analisis data operasional dengan instrumen seperti sensor suhu dan tekanan, flowmeter, serta perangkat lunak analisis termal. Data dianalisis melalui perhitungan efisiensi termal, simulasi kinerja, dan perbandingan dengan standar industri. Hasil penelitian menunjukkan efisiensi rata-rata 93,53% untuk PHE 1222A, 91,05% untuk PHE 1222B, dan 87,12% untuk PHE 1223, dengan faktor utama penurunan efisiensi meliputi fouling pada pelat, viskositas fluida tinggi, dan ketidaksesuaian parameter operasional. Implikasi penelitian ini mencakup optimalisasi perawatan dan parameter operasional dalam industri untuk meningkatkan efisiensi produksi dan mengurangi konsumsi energi. Rekomendasi yang diberikan mencakup pembersihan rutin, optimalisasi parameter operasional, dan penerapan teknologi pemantauan berbasis IoT untuk analisis real-time. Dengan langkah ini, efisiensi PHE diharapkan meningkat, mendukung keberlanjutan dan efisiensi proses produksi minyak goreng, serta menjadi dasar bagi pengembangan desain dan inovasi teknologi PHE di masa depan
REKONSTRUKSI SALURAN DRAINASE DI JALAN IR. P. MOCH. NOOR KOTA BANJARMASIN
Jalan Ir. P. Moch Noor di Kecamatan Banjarmasin Barat sering tergenang saat hujan karena saluran drainase yang tidak merata, rusak, dan tersumbat sampah. Saluran hanya ada di satu sisi jalan, sementara sisi lain terutama area pertokoan tidak memiliki drainase jalan. Air pun tidak mengalir ke pembuangan dan meluap ke jalan. Masalah ini perlu ditangani dengan rekontruksi saluran drainase melalui survei lapangan, perhitungan debit hujan, dan penentuan dimensi saluran, kemiringan saluran yang sesuai agar genangan bisa diatasi. Bila debit saluran (Qs) lebih besar dari debit rancangan (Qr) maka saluran mampu mengalirkan air hujan pada saluran drainase. Dari hasil perhitungan debit hujan rancangan (Qr) untuk periode 2 tahun adalah saluran kanan 0,407 m3/detik dan saluran kiri 0,351 m3/detik. Hasil dari debit saluran (Qs) adalah 0,463 m3/detik untuk saluran kanan dan kiri. Dan diperoleh saluran rencana drainase empat persegi Panjang dengan dimensi saluran lebar (B) = 0,60 m dan tinggi penampang saluran (H) = 0,80 m. Dapat disimpulkan saluran drainase dapat mengalirkan debit hujan rancangan pada periode ulang 2 tahun
OPTIMALISASI BRANDING SEBAGAI STRATEGI PENGEMBANGAN UMKM PRODUK KRUPUK DI DESA PAKISAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan dan merumuskan strategi pengembangan UMKM kerupuk di Desa Pakisan melalui optimalisasi branding. Permasalahan utama yang ditemukan mencakup rendahnya pemahaman pelaku usaha terhadap branding, keterbatasan dalam pengemasan produk, serta minimnya pemanfaatan media digital sebagai sarana promosi. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif dengan tahapan survei, observasi, wawancara, desain ulang label produk, dan pembuatan konten promosi digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa strategi branding yang tepat, seperti pelabelan visual yang menarik dan promosi melalui media sosial, mampu meningkatkan citra produk, memperluas akses pasar, dan memperkuat identitas usaha. Branding terbukti menjadi elemen strategis dalam memperkuat daya saing UMKM secara berkelanjutan di era digital
INSTALASI LAMPU PENERANGAN DI JALUR UMUM RT 14 KELURAHAN PASAR LAMA
Penerangan jalan umum merupakan salah satu fasilitas infrastruktur penting yang berperan dalam meningkatkan keamanan, kenyamanan, serta aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat. Di RT 14 Kelurahan Pasar Lama, keterbatasan penerangan pada jalur umum menjadi permasalahan utama yang berdampak pada meningkatnya potensi kecelakaan lalu lintas, risiko kriminalitas, serta terbatasnya aktivitas warga pada malam hari. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan tersebut melalui instalasi lampu penerangan jalan berbasis lampu LED hemat energi sekaligus meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan dan perawatan instalasi listrik sederhana. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi survei dan pemetaan lokasi, diskusi dan koordinasi dengan pengurus RT serta warga, perancangan sistem instalasi listrik, pemasangan tiang dan kabel, instalasi tiga unit lampu LED berdaya 75 Watt pada titik strategis, serta pelatihan dasar mengenai pengoperasian dan perawatan lampu jalan. Evaluasi dilakukan melalui uji fungsi teknis dan penilaian sosial berbasis kuesioner kepada warga sekitar. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa instalasi lampu penerangan berhasil meningkatkan intensitas pencahayaan jalur umum secara signifikan, sehingga menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam beraktivitas pada malam hari. Dampak sosial yang dirasakan meliputi meningkatnya interaksi antarwarga dan pemanfaatan ruang publik, sedangkan dampak ekonomi terlihat dari bertambahnya jam operasional usaha mikro di sekitar lokasi. Selain itu, penggunaan lampu LED terbukti lebih efisien dalam konsumsi energi dan biaya pemeliharaan. Program ini menunjukkan bahwa penerapan teknologi tepat guna yang disertai dengan partisipasi aktif masyarakat mampu memberikan manfaat berkelanjutan dan dapat dijadikan model pengabdian masyarakat yang dapat direplikasi di wilayah lain
Analisis Rasio Efektivitas dan Efisiensi Kinerja Keuangan Rumah Zakat Tahun 2024
This research aimed to assess how effectively and efficiently Rumah Zakat managed its finances during the year 2024. Utilizing a descriptive quantitative method, the study analyzed 22 financial ratios derived from the assessment standards developed by PUSKAS BAZNAS, based on audited financial reports for 2024. The results revealed an outstanding level of distribution effectiveness, demonstrated by a Net Allocation to Collection Ratio of 91.31% and a Turn Over Ratio of 10.06. However, this strong effectiveness is contrasted by poor fundraising efficiency, as reflected in a Fundraising Cost Ratio of 108.95%, significantly above the established efficiency benchmark. The disparity between high effectiveness and low efficiency highlighted the need for a strategic overhaul in fundraising efforts through strengthening digitization of systems, collaboration among zakat institutions, and grassroots community involvement. These insights call for an improvement in performance measurement metrics for zakat management organizations (OPZ) and advocate for a governance model that is both sustainable and grounded in sharia-based values.Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat efektivitas dan efisiensi dalam pengelolaan keuangan Rumah Zakat sepanjang tahun 2024. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif, dengan menganalisis 22 rasio keuangan yang disusun berdasarkan indikator evaluasi dari PUSKAS BAZNAS, yang bersumber dari laporan keuangan auditan tahun 2024. Temuan menunjukkan bahwa efektivitas dalam penyaluran dana tergolong sangat tinggi, dibuktikan oleh Net Allocation to Collection Ratio sebesar 91,31% dan Turn Over Ratio sebesar 10,06. Meskipun demikian, pencapaian tersebut tidak diiringi dengan efisiensi yang memadai dalam proses penghimpunan dana, yang ditunjukkan oleh Rasio Biaya Penghimpunan mencapai 108,95%, jauh melampaui batas efisiensi yang ditentukan. Ketimpangan antara efektivitas yang tinggi dan efisiensi yang rendah ini menunjukkan urgensi untuk melakukan pembaruan strategi penghimpunan, seperti pengutan penerapan digitalisasi sistem, peningkatan sinergi antar-lembaga zakat, serta penguatan komunitas sebagai basis pengelolaan. Temuan ini memberikan dorongan bagi perbaikan indikator evaluasi kinerja Organisasi Pengelola Zakat (OPZ), sekaligus mengarah pada penguatan tata kelola zakat yang berkelanjutan dan sejalan dengan prinsip-prinsip syariah