E-JOURNAL POLITEKNIK NEGERI BANJARMASIN
Not a member yet
924 research outputs found
Sort by
PENGARUH VARIASI PENGGUNAAN SERAT POLYPROPYLENE TERHADAP UJI KUAT TARIK BELAH BETON RINGAN
Beton ringan dihasilkan dengan cara pengurangan agregat kasar sehingga beton akan berpori atau berongga dan menghasilkan berat yang ringan. Untuk meningkatkan mutu beton tersebut maka ditambah material tambahan yaitu serat polypropylene (sejenis plastik mutu tinggi). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh serat polypropylene sebagai material tambahan pada kuat tarik belah beton ringanserta mengetahui kadar persentase penambahan serat polypropylene paling optimum. Metodologi yang digunakan adalah eksperimen yang merupakan metode penelitian untuk mengetahui pengaruh tertentu. Penelitian ini menggunakan 3 variasi campuran dengan persentase 0.25%, 0.50%, 0.75% dengan jumlah benda uji 36 buah dan umur penggujian dimulai dari 7 hari, 14 hari serta 28 hari. Dari hasil pengujian uji kuat tarik belah didapat hasil pengujian umur 28 hari beton normal sebesar 1.38 MPa pada penambahan serat dengan variasi 0.25%, 0.50% serta 0.75% sebesar 1.54 MPa, 1.49 MPa dan 1.43 MPa. Didapat nilai optimum pada persentase 0.25% sebesar 1.54 MP
KAJIAN PARAMETER MARSHALL LIMBAH CANGKANG ALE-ALE DAN ABU BATU SEBAGAI FILLER CAMPURAN LAPIS ASPAL BETON
Pada proses perencanaan jalan, penggunaan material perkerasan menentukan kualitas mutu jalan yang dihasilkan. Bahan dasar untuk campuran aspal panas terdiri dari bahan agregat kasar, agregat halus, filler, dan aspal. Filler adalah suatu mineral agregat dari fraksi halus yang merupakan bahan non-plastis dan non-organik. Pada campuran aspal, filler berfungsi sebagai bahan pengisi rongga dalam campuran sehingga meningkatkan kepadatan dan ketahanan campuran serta meningkatkan stabilitas campuran. Filler yang lazim digunakan untuk campuran aspal beton antara lain abu batu. Penggunaan filler pada campuran aspal beton banyak diteliti untuk mendapatkan kinerja campuran yang baik dan ekonomis, namun untuk jenis bahan tertentu harganya dipasaran mahal dan susah ditemukan di daerah-daerah tertentu sehingga campuran aspal menjadi tidak ekonomis. Bagi masyarakat Kabupaten Ketapang, konsumsi ale-ale sebatas dagingnya, sehingga menghasilkan limbah cangkang yang banyak jumlahnya. Limbah cangkang ale-ale dapat bermanfaat dan digunakan sebagai filler dalam campuran aspal beton. Parameter Marshall pada campuran filler cangkang ale-ale 4% dan 8% yang memenuhi spesifikasi lapisan aspal AC-BC dan lapisan aspal HRS-WC adalah pada nilai kepadatan, nilai VMA, nilai stabilitas, nilai kelelehan, dan nilai MQ (Marshall Quotient). Parameter Marshall pada campuran filler abu batu 4% dan 8% yang memenuhi spesifikasi lapisan aspal AC-BC dan lapisan aspal HRS-WC adalah pada nilai kepadatan, nilai VMA, nilai stabilitas, nilai kelelehan, dan nilai MQ (Marshall Quotient)
ANALISIS BUSINESSES PROCESS IMPROVEMENT DAN PEMODELAN PELAPORAN CAR AUDIO PADA PT JAYA VICTORI CEMERLANG
The company is seen as a collection of integrated processes and business processes become a strategic asset for a company to maintain its presence in the market. An organization generally has a goal to be able to survive and always increase its performance and productivity. Business processes that run within a company are one of the most important things for the company. PT. Jaya Victori Cemerlang is a trading company that distributes a variety of JVC Car Audio products, Panasonic Car Audio, and automotive components. Business processes that are running at the company today are still using the old method such as the delivery process, which in its management still uses paper media and still mentions one by serial number. Therefore this research aims to analyze business processes to determine the functional and non-functional requirements of the system which will then be modeled using the Unified Modeling Language (UML). In this study using the Business Process Improvement (BPI) approach to help improve the effectiveness and efficiency of business processes. The results of this study are a more effective and efficient system modeling of car audio reportingPerusahaan dilihat sebagai kumpulan proses yang saling berintegrasi dan proses bisnis menjadi aset strategis bagi suatu perusahaan untuk mempertahankan keberadaannya dalam pasar. Suatu organisasi umumnya mempunyai tujuan agar dapat bertahan dan selalu meningkat performance serta produktifitasnya. Proses bisnis yang berjalan dalam suatu perusahaan merupakan salah satu hal terpenting bagi perusahaan. PT. Jaya Victori Cemerlang merupakan sebuah perusahaan trading yang mendristribusikan berbagai produk JVC Car Audio, Panasonic Car Audio, dan komponen otomotif Proses bisnis yang berjalan pada perusahaan saat ini masih menggunakan cara lama seperti pada proses delivery, yang dalam pengelolaanya masih menggunakan media kertas dan masih menyebutkan satu persatu serial number. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis proses bisnis untuk menentukan kebutuhan fungsional dan non-fungsional sistem yang kemudian akan dimodelkan menggunakan Unified Modeling Language (UML). Pada penelitian ini menggunakan pendekatan Business Process Improvement (BPI) untuk membatu meningkatkan efektifitas dan efisiensi proses bisnis. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah pemodelan sistem dari pelaporan car audio yang lebih efektif dan efisien
SIMULASI KENDALI OTOMATIS PENGISIAN TANGKI AIR 3 TINGKAT MENGGUNAKAN MONITORING HMI BERBASIS PLC
Penampungan air dalam keseharian masyarakat biasanya adalah berupa tendon air. Dimana proses pengisian air kedalam tangki menggunakan system manual. Sering kali terjadi pengisian yang sia sia d kerenakan menggunakan metode manual dan bukan system secara terprogram. Pengisian sia sia adalah terjadinya buangan air yang sangat banyak. Kalo hal ini terus di lakukan, maka akan terjadi pemborosan air tanah.
Dengan latar belakang masalah yang ada ini, maka sangat perlu di buat sebuah sistem kontrol otomatis pada pengisian tangka air. Dimana Sistem kontrol otomatis ini di harapkan untuk dapat meningkatkan effisiensi secara menyeluruh, baik dalam hal penggunaan listrik, penggunaan air, serta memperpanjang usia motor pompanya.
Hasil rancangan alat yang dibuat dengan kontrol sistem otomatis pada dua buah pompa dengan tiga tangki air di dapatkan hasil yang sangat sesuai dengan perancangan alat. Dimana kerja kontrol di monitoring dan di kendalikan oleh sebuah HMI. Ketinggian air dalam tangki akan menginformasikan keadaan dalam tangka air baik dalam keadaan kosong maupun penuh. Ada tiga informasi yang di dapat oleh HMI, yaitu indicator level air dalam keadaan high, medium , low
ANALISA KEKERINGAN MENGGUNAKAN METODE THEORY OF RUN PADA DAERAH ALIRAN SUNGAI CORONG
Kekeringan merupakan fenomena alam yang tidak bisa dihindari dan mempunyai peran cukup penting dalam perencanaan maupun pengelolaan sumber daya air, kekeringan adalah suatu keadaan dimana terjadi kekurangan air untuk memenuhi kebutuhan, sehingga pertanian, perkebunan, kehutanan, sumber dan daya air merupakan sector pertama yang kena dampaknya, variasi alam ini dapat terjadi selama hitungan hari, minggu, bulan, tahun bahkan abad. Penyebab kekeringan yang terjadi karena bencana alam yang berlangsung lama sehingga dampaknya yang sangat luas. Penelitian ini menggunakan metode Theory Of Run untuk menganalisis kekeringan di wilayah Sub DAS Corong dengan tujuan mengevaluasi tingkat kekeringan. Data yang digunakan meliputi curah hujan selama 20 tahun dari 3 stasiun hujan di DAS Corong. Metode ini menghitung durasi kekeringan terpanjang dan defisit air maksimum dengan memperhatikan curah hujan bulanan dan ambang batasan yang telah ditetapkan. Hasil analisis menunjukkan bahwa stasiun Karangbinangun memiliki durasi kekeringan terpanjang, yaitu 13 bulan pada tahun 2016. Durasi kekeringan terpendek terjadi pada stasiun Karangbinangun tahun 2002 dan stasiun Lamongan tahun 2016, yaitu selama 8 bulan. Jumlah kekeringan kumulatif terbesar terjadi pada stasiun Karangbinangun tahun 2016, mencapai 675 mm, sedangkan jumlah kekeringan kumulatif terkecil terjadi pada stasiun Karangbinangun tahun 2002, yaitu 306 m
KAJIAN KOEFISIEN KEKASARAN SALURAN SEKUNDER IRIGASI UNIT TANIPAH BARITO KUALA KALIMANTAN SELATAN
Saluran Irigasi Sekunder 1 di desa Bahandang, dan saluran Irigasi Sekunder 7 di desa Tatah Alayung merupakan saluran yang berada pada D.I.R. Unit Tanipah, Kec. Mandastana, Kab. Barito Kuala Kalimantan Selatan, saat ini kondisi salurannya mulai mengalami penurunan fungsi baik penurunan kapasitas saluran sampai dengan terganggunya distribusi aliran air ke bagian hilir. Kecepatan aliran air dipengaruhi oleh kekasaran, kemiringan dan ukuran saluran yang dibuat, semakin besar koefisien kekasaran saluran irigasi maka, kecepatan aliran air disaluran irigasi semakin kecil. Kajian koefisien kekasaran saluran ini akan menjadi jawaban atas permasalahan yang terjadi pada saluran. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi langsung lapangan berkaitan data S (kemiringan saluran), V (kecepatan rata-rata aliran air), dan penampang basah saluran pada saluran sekunder 1 dan 7 DIR Unit Tanipah. Hasil Penelitian didapat pada saluran Sekunder 1 didapat nilai koefisien kekasaran saluran adalah 0,07589358 dan saluran Sekunder 7 DIR Unit Tanipah adalah 0,04099016. Berdasarkan hasil kecepatan aliran pada saluran sekunder 7 DIR Unit Tanipah dinilai tidak memenuhi kriteria terhadap kecepatan yang diizinkan. Kondisi saluran ini terjadi dikarenakan saluran Sekunder 7 mengalami pendangkalan yang disebabkan oleh hasil erosi dan sedimentasi pada konstruksi eksisting. Rekomendasi yang dapat diberikan berupa perbaikan atau pemeliharaan rutin pada saluran Sekunder 7 DIR Unit Tanipa
ANALISIS KELAIKAN FUNGSI TEKNIS GEOMETRIK JALAN PADA RUAS JALAN M.H. THAMRIN KOTA PALANGKA RAYA
Sebagai komponen penting dalam jaringan transportasi, jalan mempunyai peran penting dalam membantu masyarakat dan lingkungan sekitar untuk berkembang secara ekonomi, sosial, dan budaya. Semua pengguna jalan, baik yang bepergian jauh maupun tidak, hendaknya melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman. Geometrik teknis jalan merupakan salah satu kriteria yang digunakan untuk menentukan layak atau tidaknya suatu ruas jalan tertentu sesuai peruntukannya. Pada Jalan ini terdapat bangunan komersial, bangunan perkantoran, dan pemukinan warga. Singkatnya, Jalan M.H. Thamrin Kota Palangka Raya merupakan salah satu jalan raya utama Kota Palangka Raya yang berfungsi sebagai pusat kehidupan komersial dan sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui apakah keadaan Jalan M.H. Thamrin Kota Palangka Raya memenuhi kriteria teknis kelayakan jalan, dan (2) memberikan solusi potensial untuk mencapai standar tersebut. Oleh karena itu, sesuai Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 11/PRT/M/2010, penting dilakukan evaluasi kepraktisan fungsi teknis geometri jalan yang meliputi penampang badan jalan, alinyemen horizontal, alinyemen vertikal, dan koordinasi alinyemen horizontal dan vertikal. Menurut data, bagian Jalan M.H. Thamrin Kota Palangka Raya mempunyai kategori kelayakan “tidak laik” (TL), dengan kondisi kelayakan yang dilambangkan dengan simbol “O” yang menunjukkan bahwa jalan tersebut harus diperbaiki pada aspek teknis yang berada di bawah standar teknis
Penggunaan VECM dalam Memprediksi Nilai Aktiva Bersih Reksa Dana Syariah melalui Indeks Harga Saham Gabungan dan Inflasi
Pasar modal memegang peran sentral dalam ekonomi modern, dan pemahaman mendalam tentang faktor-faktor yang memengaruhi nilai aset investasi menjadi kunci bagi investor dan praktisi keuangan. Dalam konteks pasar modal Indonesia, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan tingkat inflasi adalah dua variabel makroekonomi yang sangat relevan dalam analisis kinerja investasi. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh IHSG dan inflasi terhadap Nilai Aktiva Bersih (NAB) reksa dana, dengan fokus pada aspek-aspek jangka pendek dan jangka panjang. Penelitian ini mengadopsi metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Data bulanan IHSG, inflasi, dan NAB reksa dana selama periode Januari 2011 hingga Desember 2021 digunakan untuk analisis. Model Vector Error Correction (VECM) digunakan untuk menguji pengaruh jangka pendek dan jangka panjang IHSG dan inflasi terhadap NAB reksa dana. Penelitian ini memiliki nilai originalitas karena berfokus pada analisis pengaruh IHSG dan inflasi terhadap NAB reksa dana dalam konteks reksa dana haji syariah di Indonesia dengan VECM. Hasil penelitian ini juga dapat memberikan panduan praktis bagi investor dan manajer reksa dana dalam pengambilan keputusan investasi. Temuan dari kajian ini menunjukkan bahwa, dalam jangka panjang yang lebih panjang, IHSG memiliki dampak signifikan terhadap NAB pada produk Reksa Dana Haji Syariah di PT. Insight Investment Management, sementara inflasi tidak memiliki dampak signifikan terhadap NAB
Analisis Penulisan Surat Lamaran Pekerjaan Mahasiswa Semester II Tahun Akademik 2021/2022 Program Studi Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Banjarmasin
Penelitian yang berjudul “Analisis Penulisan Surat Lamaran Pekerjaan Mahasiswa Semester II Tahun Akademik 2021/2022 Program Studi Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Banjarmasin” ini bertujuan (1) untuk mengetahui penulisan bagian pembukaan surat lamaran pekerjaan mahasiswa semester II tahun akademik 2021/2022 Program Studi Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Banjarmasin, (2) untuk mengetahui penulisan bagian isi surat lamaran pekerjaan mahasiswa semester II tahun akademik 2021/2022 Program Studi Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Banjarmasin, dan (3) untuk mengetahui penulisan bagian penutup surat lamaran pekerjaan mahasiswa semester II tahun akademik 2021/2022 Program Studi Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Banjarmasin. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode deskriptif. Sampel penelitian ini yaitu 35 surat lamaran pekerjaan. Teknik pengumpulan data penelitian ini yaitu teknik studi dokumentasi. Teknik pengolahan data penelitian ini yaitu teknik analisis terhadap 35 surat lamaran pekerjaan mahasiswa semester II tahun akademik 2021/2022 Program Studi Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Banjarmasin. Data yang analisis, terutama data yang berkenaan dengan surat lamaran pekerjaan yang meliputi (1) penulisan bagian pembukaan, (2) penulisan bagian isi, dan (3) penulisan bagian penutup. Berdasarkan analisis pada penulisan surat lamaran pekerjaan mahasiswa semester II tahun akademik 2021/2022 Program Studi Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Banjarmasin, dapat dikemukakan bahwa (1) pada penulisan bagian pembukaan surat lamaran pekerjaan mahasiswa semester II tahun akademik 2021/2022 Program Studi Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Banjarmasin masih ada ditemukan penulisan yang salah, baik pada penulisan lampiran, hal, alamat, maupun salam pembuka, namun penulisan yang salah jumlahnya hanya sedikit, sedangkan penulisan yang benar jumlahnya lebih banyak, kecuali pada penulisan tanggal, tidak ditemukan kesalahan penulisan, (2) pada penulisan bagian isi surat lamaran pekerjaan mahasiswa semester II tahun akademik 2021/2022 Program Studi Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Banjarmasin masih ada ditemukan penulisan yang salah, baik pada penulisan paragraf pembuka, paragraf isi, maupun paragraf penutup, namun penulisan yang salah jumlahnya hanya sedikit, sedangkan penulisan yang benar jumlahnya lebih banyak, dan (3) pada penulisan bagian penutup surat lamaran pekerjaan mahasiswa semester II tahun akademik 2021/2022 Program Studi Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Banjarmasin masih ada ditemukan penulisan yang salah, baik pada penulisan salam penutup, tanda tangan, maupun nama pelamar, namun penulisan yang salah jumlahnya hanya sedikit, sedangkan penulisan yang benar jumlahnya lebih banyak
OPTIMASI SISTEM PEMBUMIAN DENGAN PENERAPAN METODE ROD DAN ZAT BENTONITE : STUDI KASUS DI POLITEKNIK NEGERI JAKARTA
Sistem pembumian merupakan komponen penting dalam instalasi listrik yang bertujuan untuk mengalirkan arus ke bumi secara aman, serta melindungi perangkat dan pengguna dari potensi bahaya listrik. Generator adalah satu contoh peralatan yang perlu diamankan dengan menggunakan sistem pembumian. Persyaratan Umum Instalasi Listrik tahun 2011 (PUIL 2011) telah menetapkan bahwa standar nilai tahanan pembumian kelistrikan di Indonesia sebesar <5ohm. Pengukuran sistem pembumian pada peralatan generator set (genset) di Politeknik Negeri Jakarta didapati bahwa nilai tahanan sistem pembumian melebihi standar yang telah ditetapkan yaitu sebesar 16,524 ohm. Penelitian ini dilakukan untuk memperbaiki nilai tahanan sistem pembumian agar memenuhi standar PUIL. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode rod, yang diawali dengan melakukan simulasi perhitungan untuk menentukan nilai jarak, kedalaman pemasangan dan ketebalan elektroda baru untuk menghasilkan nilai tahanan baru yang diinginkan. Setelah nilai dari parameter didapatkan, elektroda baru akan dihubungkan secara parallel dengan elektroda pembumian yang sudah ada, kemudian sekitar area pembumian akan ditambahkan dengan bentonite untuk menyerap air dan menahan air pada strukturnya. Hasil analisa rancangan didapatkan bahwa elektroda baru akan dipasang dengan jarak antar titik sejauh 5 meter, kedalaman pemasangan rod 25 meter dan ketebalan rod 5/8”. Hasil pengukuran didapatkan bahwa nilai tahanan elektroda baru sebelum diparalelkan adalah 3,447 ohm. Setelah kedua elektroda dihubungkan secara parallel, nilai tahanan pembumian pada lokasi terpasang sebesar 2,853 ohm