E-JOURNAL POLITEKNIK NEGERI BANJARMASIN
Not a member yet
924 research outputs found
Sort by
ANALISIS KUALITAS LAYANAN ONLINE PADA UMKM JASA DENGAN METODE IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aspek-aspek penting layanan online media sosial, mengevaluasi kinerja layanan online UMK bidang jasa dalam memenuhi harapan pelanggan, mengidentifikasi kesenjangan antara harapan dan kinerja, serta menggali potensi peningkatan kualitas layanan online media sosial melalui analisis IPA. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Objek penelitian merupakan kualitas layanan dari media sosial UMK Jasa yang memanfaatkan sosial media dalam melakukan promosinya. Populasi penelitian ini merupakan pelanggan pada UMK Jasa kecantikan. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini diambil menggunakan random purposive sampling dengan ketentuan pelanggan yang melakukan pemesanan jasa melalui media sosial Instagram. Importance-Performance Analysis (IPA) digunakan untuk membuat peringkat (rangking) bermacam-macam atribut jasa dan megidentifikasikan tindakan apa yang perlu dilakukan. Atribut-atribut jasa akan diranking berdasarkan tingkat kepentingan pelanggan dan kinerja perusahaan. Prosedur analisis dilakukan dengan pembobotan tingkat kepentingan (Importance) dan tingkat kinerja (Performance) kemudian menghitung nilai kesesuaiannya dan memasukkan kedalam diagram kartesius yang dibagi kedalam 4 kuadran.
Berdasarkan perhitungan nilai kesesuain, diperoleh hasil nilai rata-rata dari ketujuh dimensi E-Servqual adalah -0,36. Nilai ini diperoleh dengan menghitung selisih atau gap antara nilai rata-rata persepsi 3,08 dengan nilai rata-rata harapan yaitu 3,43. Hal ini menunjukkan bahwa secara keseluruhan, kualitas pelayanan online pada UKM Jasa masih belum mampu memberikan kepuasan dan memenuhi harapan pengguna. Dalam diagram kartesius dapat diketahui dimensi dan indikator yang termasuk pada kuadran 1 menjadi fokus utama prioritas perbaikan yaitu Responsiveness (Daya Tanggap), Contact (Kontak), Reliability (Kehandalan) dan Fullfillment (Pemenuhan
Analisis Efektivitas dan Efisiensi Kinerja Pada Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Kalimantan Selatan
As an institution responsible for the management of zakat, BAZNAS must meet the criteria of strong, credible, efficient and effective. Efficiency and effectiveness are two indicators that can be used as benchmarks for a good management system in an institution. The results of measuring effectiveness and efficiency are expected to be able to improve the quality of zakat institutions, especially in terms of collection and distribution carried out by BAZNAS South Kalimantan Province. The method used is a quantitative descriptive method with primary and secondary data. The sample in this study is the financial report of BAZNAS South Kalimantan Province in 2019-2023. The research questions are about the level of effectiveness and efficiency of performance at BAZNAS South Kalimantan Province. The results showed that in the last 5 years the average effectiveness performance has been in the very effective category, there are only a few that show effective performance including Gross Allocation to Collections Ratio in 2020 and Gross Allocation to Collection Ratio Non-Mil in 2019 and on efficiency performance is in the inefficient category, only the collection ratio is in the effective category.Sebuah lembaga yang bertanggung jawab atas pengelolaan zakat, BAZNAS harus memenuhi kriteria kuat, kredibel, efisien dan efektif dengan indikator, yaitu: Pertama, tujuan dan kegiatan lembaga selaras dengan kebutuhan masyarakat; Kedua, program yang dilaksanakan harus konsisten dengan misi dan rencana strategis; Ketiga, setiap program harus dialokasikan sumber daya yang cukup untuk mencapai tujuannya. Efisiensi dan efektivitas merupakan dua indikator yang dapat dijadikan tolak ukur sistem pengelolaan yang baik pada suatu lembaga atau perusahaan. Hasil pengukuran efektivitas dan efisiensi diharapkan mampu untuk meningkatkan kualitas lembaga zakat khususnya dalam hal penghimpunan dan penyaluran yang dilakukan oleh BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan data primer dan sekunder. Sampel pada penelitian ini adalah laporan keuangan BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2019-2023. Pertanyaan-pertanyaan penelitian adalah bagaimana tingkat efektivitas dan efisiensi kinerja pada BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan. Hasil penelitian menunjukkan dalam 5 tahun terakhir rata-rata kinerja efektivitas sudah berada dalam kategori sangat efektif, hanya ada beberapa yang menunjukkan kinerjanya efektif diantaranya Gross Allocation to Collections Ratio pada tahun 2020 dan Gross Allocation to Collection Ratio Non-Amil pada tahun 2019 dan pada kinerja efisiensi berada dalam kategori tidak efisien, hanya rasio penghimpunan yang berada pada kategori efisie
Factors Affecting Customer Interest in Opening Wadi’ah Saving Accounts at Bank Syariah Indonesia
The adoption rate of wadiah savings still requires special attention. This research aimed to fill the gap of former researches (Yuliawati and Asmar) that revealed the interest of saving in sharia banking hasn’t influenced by variables of religiosity, literacy on sharia finance and Islamic branding. This research used a descriptive quantitative method by collecting primary data through distributing questionnaires to Bank Syariah Indonesia customers in Banjarmasin City (100 samples). Data analysis process is carried out to evaluate the influence of religiosity, financial literacy, company performance, and trust factors on customer interest in opening a wadiah savings account. The results showed that all the factors such as religiosity, financial literacy, company performance, and trust had a significant influence on customer interest. The religiosity and trust factors show the strongest influence, followed by financial literacy and company performance. These findings emphasize the importance of strengthening religiosity and trust factors in Bank Syariah Indonesia’s marketing strategy to increase customer participation in Islamic savings products
The Disclosure of Sustainability Report in Energy and Financial Sector Companies of Indonesia and Malaysia Sharia Securities List
This study aims to determine the level of sustainability report disclosure in energy and financial sector companies of Indonesia and Malaysia sharia securities list in 2021. Sustainability report is an important measurement tool for the government and stakeholders to see the extent of a company's sustainability performance. This study focuses on analyzing the level of sustainability report disclosure on economic, environmental, and social topics based on the GRI Standards by using qualitative-descriptive research type. The number of samples in this study is 21 companies which was taken based on purposive sampling. The results of this study indicate that the average of sustainability report disclosure for 2021 in the energy sector is higher than the disclosure score made by financial sector. The average disclosure of the energy sector is 41,45%, while the financial sector is 27,53%. Indonesia obtained the highest score for energy sector while Malaysia obtained the highest score for financial sector. The highest disclosure rate for financial sector is owned by Bursa Malaysia Bhd with a score 35,96%. Meanwhile, the highest disclosure rate for the energy sector is occupied by PT Perusahaan Gas Negara Tbk with a total score 77,53%
The Influence of Village Council Oversight on Government Performance through the Village Financial System
The objective of this study is to determine whether internal supervision by the Village Council influences the performance of village governments, whether internal supervision by the Village Council affects the use of the village financial system, and whether internal supervision by the Village Council impacts village government performance through the use of the village financial system. The analysis method used in this study includes hypothesis testing based on the results of the inner structural model testing, which includes R-Square output, parameter coefficients, and t-statistics with total sample of 100 Village Council members. Based on the research findings, it is evident that internal supervision by the Village Council does not directly influence village government performance. However, internal supervision by the Village Council does affect the use of the village financial system, and internal supervision by the Village Council influences village government performance indirectly through the use of the village financial system
ANALISIS KEWAJARAN OPINI LAPORAN AUDITOR PADA BANK TAPIN: STUDI DATA SEKUNDER
This study aims to analyze the fairness of auditor opinions on the financial statements of Bank Tapin using secondary data. Auditor opinions serve as an important indicator in assessing the transparency and fairness of a company's financial statements, particularly in the banking sector, which plays a significant role in the economy. In this study, the data used include the annual financial statements of Bank Tapin as well as the independent auditor's reports published during the period. The analysis is conducted by comparing the auditor opinions issued with the auditing standards applicable in Indonesia, namely SA (Standar Audit), to evaluate whether the opinions provided reflect fairness in accordance with generally accepted accounting principles. The results of the study indicate that the auditor's opinion for Bank Tapin during the analyzed period is unqualified, suggesting that the financial statements presented meet the criteria for fairness and transparency. This research is expected to contribute to the development of auditing practices in the banking sector and enhance understanding of the importance of auditor opinions in maintaining public trust in the financial stability of banks.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kewajaran opini auditor terhadap laporan keuangan Bank Tapin dengan menggunakan data sekunder. Opini auditor merupakan indikator penting dalam menilai transparansi dan kewajaran laporan keuangan suatu perusahaan, khususnya dalam sektor perbankan yang memegang peranan penting dalam perekonomian. Dalam penelitian ini, data yang digunakan terdiri dari laporan keuangan tahunan Bank Tapin serta laporan auditor independen yang diterbitkan dalam periode tersebut. Analisis dilakukan dengan membandingkan opini auditor yang diberikan dengan standar auditing yang berlaku Di Indonesia, yakni SA (Standar Audit), untuk mengevaluasi apakah opini yang diberikan mencerminkan kewajaran sesuai dengan prinsip akuntansi yang diterima umum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa opini auditor Bank Tapin pada periode yang dianalisis adalah wajar tanpa pengecualian, yang mengindikasikan bahwa laporan keuangan yang disajikan memenuhi kriteria kewajaran dan transparansi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan praktik auditing di sektor perbankan serta meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya opini auditor dalam menjaga kepercayaan publik terhadap stabilitas keuangan bank
Akuntansi Pameran Seni Rupa (Kajian Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Seni Budaya Di Kota Banjarmasin)
Fine art is one part of the arts and culture-based creative economy. To showcase their creations, artists often display their works in exhibitions organized to attract a diverse audience and allow them to appreciate the exhibited pieces. From an industrial management perspective, art exhibitions, with their various objectives and the involvement of multiple stakeholders, require accounting as an informative and diplomatic tool for making accountable decisions in the management of fine art exhibitions. This study employs a qualitative research approach, focusing on artists who organize fine art exhibitions in Banjarmasin. The findings reveal that fine art exhibitions in Banjarmasin have considerable potential to contribute to the development of the creative economy. However, they require more robust management, particularly in the area of accounting.Seni rupa merupakan salah satu bagian dari ekonomi kreatif berbasis seni dan budaya. Untuk menunjukkan hasil karya ciptanya, para pelaku seni bidang seni rupa memajang karyanya pada kegiatan yang bernama pameran. Pameran merupakan sebuah kegiatan yang diadakan untuk menarik masyarakat dari berbagai kalangan agar datang dan menikmati karya yang dipamerkan. Ditinjau dari sudut sebuah manajemen industri, pameran seni rupa dengan tujuan dan peran beragam pihak sesungguhnya memerlukan akuntansi sebagai salah satu komponen informatif dan diplomatis dalam pengambilan keputusan yang akuntabel dalam manajemen dalam hal ini manajemen pameran seni rupa. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif. Penelitian dilakukan terhadap pelaku seni yang mengadakan pameran seni rupa di kota Banjarmasin. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pameran seni rupa di Banjarmasin memiliki potensi yang cukup bagus sebagai bagian dari pengembangan ekonomi kreatif namun masih memerlukan manajemen yang lebih serius terutama pada sisi akuntansinya
Penerapan E-Filling Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi Dalam Penyampaian SPT Tahunan (Studi Kasus Pada KPP Pratama Banjarmasin)
Tax revenue plays a very important role in supporting the welfare of society in Indonesia. Therefore, increasing contributions from tax revenue has become the main goal every year. One of the efforts that can support this is the implementation of an e-filing reporting system for Annual Tax Returns (SPT), which is expected to enhance compliance among Individual Taxpayers. This research aims to examine the implementation of e-filing in improving the ease of submitting SPT for Individual Taxpayers at the Primary Tax Service Office (KPP) in Banjarmasin. This study uses a qualitative method with a case study approach. The data collected consists of primary data from interviews with tax employees and taxpayers. Secondary data is obtained from sources such as office documents, documentation materials, and articles compiled by third parties. The analysis model used in this research is domain analysis, with the process consisting of data reduction, data presentation, conclusion and verification, and final conclusions. The results showed that the implementation of the e-filing system has a positive impact on taxpayer compliance in submitting Annual Tax Returns. A good quality e-filing system can encourage taxpayers to be more compliant in reporting SPT. The existence of the e-filing system facilitates taxpayers in submitting SPT without the need to visit the tax office directly, making it more effective, convenient, secure, and saving time and effort. It is hoped that the implementation of e-filing can change the habits of taxpayers who previously reported taxes manually to a more digital process.Penerimaan pajak memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung kesejahteraan masyarakat di Indonesia. Oleh karena itu, peningkatan kontribusi dari penerimaan pajak menjadi tujuan utama setiap tahunnya. Salah satu upaya yang dapat mendukung hal ini adalah penerapan sistem pelaporan e-filing untuk SPT Tahunan, yang diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan e-filing dalam meningkatkan kemudahan penyampaian SPT bagi Wajib Pajak Orang Pribadi di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data yang digunakan terdiri dari data primer hasil wawancar pegawai pajak dan wajib pajak. Data sekunder diperoleh dari sumber-sumber seperti dokumen kantor, bahan-bahan dokumentasi, dan artikel-artikel yang disusun oleh pihak ketiga. Model analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah domain analysis. Dengan alur tahapan dimulai dari reduksi data, penyajian data, penyimpulan dan verifikasi dan kesimpulan akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem e-filing memiliki dampak positif terhadap kepatuhan wajib pajak dalam penyampaian SPT Tahunan. Kualitas sistem e-filing yang baik dapat mendorong wajib pajak untuk lebih patuh dalam melaporkan SPT. Adanya sistem e-filing memudahkan wajib pajak untuk melaporkan SPT tanpa perlu datang langsung ke kantor pajak, sehingga lebih efektif, nyaman, aman, dan hemat waktu serta tenaga. Diharapkan penerapan e-filing dapat mengubah kebiasaan wajib pajak yang sebelumnya melaporkan pajak secara manual menjadi lebih digital
ANALISIS KEKUATAN STRUKTUR DAN PENURUNAN PONDASI PADA BANGUNAN MASJID ASRAMA HAJI TRANSIT KEPULAUAN BANGKA BELITUNG
Masjid Asrama Haji Transit merupakan infrastruktur vital yang mendukung kegiatan ibadah haji dan umrah di wilayah Bangka Belitung. Kestabilan struktur bangunan, termasuk pondasinya, menjadi faktor krusial untuk menjaga fungsi dan keamanan masjid. Meskipun masjid ini memiliki struktur beton bertulang satu lantai, dalam beberapa waktu terakhir, mengalami penurunan signifikan yang telah diatasi dengan perbaikan menggunakan metode helical pile. Namun, keamanan dan kestabilan bangunan ini belum sepenuhnya terjamin. Metode analisis melibatkan pengumpulan data lapangan, pengolahan data, dan analisis komprehensif untuk memahami kondisi tanah di sekitar bangunan masjid, penyebab penurunan pondasi, serta langkah-langkah perbaikan yang diperlukan. Data tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang kondisi tanah dan keamanan struktur bangunan masjid. Hasil analisis menunjukkan bahwa tanah di sekitar bangunan memiliki kepadatan rendah hingga sedang, yang dapat menyebabkan penurunan pondasi yang signifikan. Meskipun SPT dan sondir tidak secara langsung memberikan informasi tentang penurunan tanah, data yang diperoleh dari pengujian ini dapat digunakan sebagai bagian dari analisis untuk memprediksi potensi penurunan tanah. Berdasarkan hasil pengujian dan analisis, disimpulkan bahwa perbaikan struktural dengan penambahan helical pile pada titik-titik fondasi yang kurang stabil diperlukan untuk menjaga keamanan dan kestabilan Masjid Asrama Haji Transit. Langkah-langkah perbaikan ini penting untuk memastikan keselamatan jamaah haji dan umrah serta masyarakat yang menggunakan fasilitas masjid ini
PERBANDINGAN ANGGARAN BIAYA ANTARA RUMAH KONVENSIONAL DENGAN RUMAH TEKNOLOGI RUSPIN
Rumah Unggul Sistem Panel Instan (RUSPIN) merupakan rumah knock down dengan sistem modular berbahan panel beton yang praktis dan pengerjaannya memerlukan waktu lebih singkat dibanding rumah konvensional. Rumah RUSPIN dapat digunakan sebagai hunian kedaruratan bencana dan untuk memenuhi tingginya kebutuhan rumah layak huni. Berdasarkan data gambar kerja, data lapangan, SNI, dan harga satuan barang dan upah, kemudian dihitung dan dibandingkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) pembangunan rumah tipe 36 menggunakan metode konvensional dan metode teknologi RUSPIN untuk diketahui mana yang lebih efisien dari segi biayanya. Rencana anggaran biaya untuk pembangunan rumah tipe 36 metode konvensional sebesar Rp.131.620.366 sedangkan menggunakan teknologi RUSPIN sebesar Rp.140.230.969. Selisih anggaran biaya sebesar Rp.8.610.604 atau 6,54% lebih murah menggunakan metode konvensional