E-JOURNAL POLITEKNIK NEGERI BANJARMASIN
Not a member yet
924 research outputs found
Sort by
PEMBUATAN PETA PENGGUNAAN LAHAN PERTANIAN RT.05 RW.03 KELURAHAN LANDASAN ULIN UTARA, KECAMATAN LIANG ANGGANG
Batas RT dapat dimanfaatkan untuk pemetaan diberbagai kepentingan, diantaranya untuk informasi penggunaan lahan, sebagai data pendukung perencanaan pembangunan. Selain itu fungsi dari batas RT adalah sebagai memetakan penggunaan lahan pertanian disekitar wilayah administrasi RT.05 RW.03 Kelurahan Landasan Ulin Utara, Kecamatan Liang Anggang yang selama ini belum memliki peta tersebut. Melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat dalam rangka tridarma perguruan tinggi tahun 2022 ini, Program Studi D3 Teknik Geodesi berkeinginan untuk peta penggunaan lahan di RT.05 RW.03 Kelurahan Landasan Ulin Utara, Kecamatan Liang Anggang yang bisa dimanfaatkan oleh perangkat desa khususnya dan masyarakat desa pada umumnya untuk mengetahui kepemilikan tanah dan status tanamnya. Peta yang dihasilkan dapat memberikan infomasi tentang penggunaan lahan pada wilayah tersebut. Pengabdian masyarakat tahun 2022 menghasilkan Peta Pengguanaan Lahan Pertanian RT 05 RW 03, Kelurahan Landasan Ulin Utara, Kecamatan Liang Anggang. Dari hasil survei dan inventarisasi dari kegiatan pengabdian ini yaitu meliputi inventarisasi BM, tempat ibadah, balai Gapoktan, Sungai, Lahan Kosong, Pertanian dan Permukiman. Berdasarkan hasil tersebut terdapat 9 titik BM yang tersebar pada batas administrasi RT RT.05 RW.03. Selain itu terdapat 3 (tiga) musholla yang digunakan sebagai tempat ibadah penduduk sekitar
Technical study is required for the planning and construction of a PRM warehouse and its supporting facilities, including an office and employee accommodations in Kasai Village, Batumandi District, Balangan Regency.
In 2022, the most extensive plantation in Balangan Regency was a rubber plantation, covering an area of 37,901 hectares and producing 24,375 tons. To enhance the role and competitiveness of rubber commodities, one of the necessary efforts is to improve the quality of processed rubber materials. This requires a facility for processing, storing, and marketing rubber raw materials, whether in the form of latex, lump, slab, smoked sheet, or crepe. PT. Asabaru Dayacipta Lestari (PERSERODA), a regional company in Balangan Regency with a rubber plantation of 31,383 square meters in Batumandi District, plans to construct a warehouse for processing, storing, and marketing Processed Rubber Materials, along with office and employee accommodations. To support this, a technical study is required for the planning and construction of a PRM warehouse and its supporting facilities, including an office and employee accommodations in Kasai Village, Batumandi District, Balangan Regency.
Cost analysis based on the National Building Unit Price (HSBGN) issued by the Regent includes several classifications to determine the estimated cost of physical construction, planning, supervision, and activity management. The cost estimate in this technical study is a rough estimate to be used for budgeting and as a basis for evaluating project performance. The calculation is based on the 2021 South Kalimantan Province National Building Unit Price (HSBGN), which is converted to 2024 using inflation data from the Central Statistics Agency (BPS) of South Kalimantan Province.
Based on the 2021 South Kalimantan Province HSBGN for Balangan Regency, the estimated cost (budget) for the construction of a Processed Rubber Materials warehouse, office, and employee accommodations is Rp. 18,778,365,000. This cost includes estimates for planning, supervision, activity management, and construction. This estimated cost (budget) is still at an early stage and can be continued to the next stage, which is detailed planning (DED), technical specifications, and a detailed budget plan (RAB). For data accuracy, a field survey or soil testing (sounding, etc.) should be conducted.
Keywords : warehouse, processed rubber materials, cost estimatio
ANALISA KAPASITAS SALURAN DRAINASE PADA JALAN HARYONO M.T KOTA BANJARMASIN
Pada tahun 2021 saluran drainase di Jalan Haryono. M. T Banjarmasin diperbaiki dan dibangun kembali agar tidak ada lagi permasalahan genangan. Untuk saluran dilakukan pengukuran dilapangan yaitu dimensi saluran, bahan saluran dan kemiringan saluran. Selanjutnya dihitung debit saluran (Qs). Bila Qs lebih besar dari Qh, maka saluran mampu mengalirkan aliran air hujan, dan tidak terjadi genangan pada lahan sekitar saluran. Dari hasil perhitungan, untuk tinggi curah hujan rancangan (periode ulang 2 tahun) didapatkan hasil adalah 89,645 mm dan hasil perhitungan debit hujan rancangan pada ruas saluran A1(saluran sisi hilir setelah perempatan jalan) adalah 0,511 m3/detik, debit hujan rancangan pada ruas saluran A2(saluran sisi hulu sebelum perempatan jalan) adalah 0,209 m3/detik sehingga debit hujan rencana total pada ruas saluran A1 adalah 0,720 m3/detik. Hasil dari debit eksisting saluran yang didapat ruas saluran A1 adalah 0,7511 m3/detik dan pada A2 adalah 0,7047 m3/detik. Dapat disimpulkan saluran dapat mengalirkan debit hujan rencana pada periode ulang 2 tahun, dengan dimensi saluran persegi, dengan dimensi lebar penampang (B) = 0,8 m, tinggi penampang (H) = 0,85 m dan kemiringan 0,00117 . Saluran drainase di Jalan Haryono. M.T Banjarmasin dapat mengalirkan debit hujan rancangan pada periode ulang maksimum 2,2426 tahun dan tinggi hujan adalah 93,22 mm
PENERAPAN ALGORITMA K-NEAREST NEIGHBOR UNTUK DETEKSI DINI STATUS GIZI PASIEN DEWASA
Assessing the nutritional status of adult patients is essential to gain a comprehensive understanding of their condition and assist healthcare workers in planning appropriate treatment. However, manual assessment is time-consuming and labor-intensive, especially when the number of patients exceeds the number of available healthcare workers. This can hinder the timely and accurate delivery of nutritional care. The K-Nearest Neighbor (KNN) algorithm is a commonly used method for nutritional status classification, particularly in toddlers, pregnant women, or for obesity classification in adults. The use of KNN for early detection of adult nutritional status remains rarely explored. This study applies the KNN algorithm to classify the nutritional status of adult patients using data from the Alamanda 1 ward and the ICU ward at Sleman Regional General Hospital, collected from January 2 to October 18, 2023. The dataset includes patient height, weight, and nutritional status. The algorithm was implemented using RapidMiner with odd k-values less than 20, and data splits of 90:10, 70:30, and 50:50 for training and testing. Results show that the optimal k-values for the highest accuracy were k = 1 and k = 3 using the 70:30 data split, both achieving an accuracy of 96.77%. The highest sensitivity, 97.61%, was also achieved at k = 3 with the same data split. The KNN algorithm demonstrates strong potential to be developed into an early detection system for assessing the nutritional status of adult patients in hospitals, supporting faster and more accurate nutritional care servicesPenilaian status gizi pasien dewasa penting untuk memahami kondisi gizi secara menyeluruh dan membantu tenaga kesehatan merencanakan perawatan yang sesuai. Namun, proses penilaian manual memerlukan waktu dan tenaga besar, terutama saat jumlah pasien tidak sebanding dengan jumlah tenaga kesehatan. Hal ini dapat menghambat pemberian perawatan gizi yang cepat dan tepat. Algoritma K-Nearest Neighbor (KNN) merupakan metode yang sering digunakan dalam klasifikasi status gizi, terutama pada balita, ibu hamil, atau klasifikasi obesitas pada orang dewasa. Penggunaan KNN untuk deteksi dini status gizi pasien dewasa masih jarang dibahas. Penelitian ini menerapkan algoritma KNN untuk mengklasifikasikan status gizi pasien dewasa menggunakan data dari ruang Alamanda 1 dan ruang ICU RSUD Sleman, yang dikumpulkan dari 2 Januari hingga 18 Oktober 2023. Dataset mencakup tinggi badan, berat badan, dan status gizi pasien. Implementasi dilakukan menggunakan RapidMiner dengan nilai k ganjil kurang dari 20, serta pembagian data pelatihan dan pengujian dalam rasio 90:10, 70:30, dan 50:50. Hasil menunjukkan bahwa nilai k optimal untuk akurasi tertinggi adalah k = 1 dan k = 3 pada rasio data 70:30, dengan akurasi sebesar 96,77%. Sensitivitas tertinggi sebesar 97,61% juga dicapai pada k = 3 dengan rasio 70:30. Algoritma KNN menunjukkan potensi tinggi untuk dikembangkan menjadi sistem deteksi dini status gizi pasien dewasa di rumah sakit, guna mendukung pelayanan gizi yang lebih cepat dan akura
KUAT GESER CLAY SHALE AKIBAT VARIASI KADAR AIR
Sebagian besar jenis tanah di Kota Batulicin Provinsi Kalimantan Selatan adalah clay shale yang berada di permukaan tanah sampai kedalaman tertentu. Pada lapisan tanah terbuka Clay shale memiliki potensi negatif sebagai perisai alami yang menghalangi pergerakan air sehingga menyebabkan permasalahan drainase dan banjir. Selain itu clay shale dapat menyebabkan pergerakan tanah yang tidak stabil ketika mengalami perubahan volumetrik akibat perubahan tekanan, kelembaban atau kadar air sehingga terjadi penurunan kuat geser. Dalam rangka mengetahui nilai kuat geser tersebut telah dilakukan pengujian sifat fisis dan mekanis di laboratorium akibat perubahan kadar air. Pengujian tersebut dilakukan dengan membuat 4 (empat) sampel rekonstruktif lolos saringan No 4 dengan kadar air alami (Wn) untuk undisturbed sample (UDS) dan 2Wn, 3Wn dan kadar air pada batas cair (WLL) untuk sampel rekonstruktif yang diuji dengan pengujian geser langsung dan kuat tekan bebas. Hasil penelitian menunjukan bahwa peningkatan kadar air dari kadar air alami (Wn) akan menurunkan nilai berat volume, sudut geser dalam, kuat geser undrained dan kohesi undrained. Sementara peningkatan kadar air sampai 3Wn akan meningkatkan nilai kohesi dan akan mengalami penurunan jika peningkatan kadar air lebih besar dari 3Wn
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KONSUMEN DALAM MELAKUKAN KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK KOSMETIK WHITENING AND BRIGHTENING DI BANJARMASIN
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh faktor kebiasaan dalam membeli produk (X1), memberikan rekomendasi kepada orang lain (X2), melakukan pembelian ulang (X3), iklan (X4) dan harga (X5) terhadap keputusan pembelian produk kosmetik whitening and brightening di Banjarmasin dan untuk menganalisis faktor yang memberikan pengaruh dominan terhadap keputusan konsumen dalam keputusan pembelian produk whitening and brightening di Banjarmasin. Dimana dalam penelitian ini tidak membandingkan keputusan pembelian tiap produk, tetapi hanya ingin menganalisis faktor apa saja yang memiliki pengaruh terhadap keputusan pembelian produk kosmetik brightening dan whitening dan faktor yang paling dominan berpengaruh terhadap masing-masing merek produk tersebut. Dalam metode ini penelitian ini menggunakan kuesioner yang disebarkan sebanyak 120 responden yang terdiri 40 responden sari ayu kosmetik, 40 responden mustika ratu kosmetik, dan 40 responden Wardah kosmetik. Dengan menggunakan kuota sampling dimana teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda, uji validitas, uji reabilitas, dan uji t (uji parsial) dimana hasil penelitian ini adalah untuk produk sari ayu adalah semua variabel terikat berpengaruh secara parsial terhadap variabel terikat karena t hitung semua variabel bebas > 1,69092 dengan signifikansi < 0,05 dan yang paling besar pengaruhnya adalah variabel X2 yaitu memberikan rekomendasi kepada orang lain. Untuk produk mustika ratu yaitu X1, X2, X4 dan X5 berpengaruh secara signifikan terhadap Y karena t hitung > t tabel (1,69092) dengan signifikansi < 0,05. Sedangkan X3 tidak berpengaruh signifikan terhadap Y karena t hitung (-1,502) > t tabel (1,69092) dengan signifikansi > 0,05 dan variabel yang paling dominan berpengaruh adalah X5 yaitu harga. Untuk produk Wardah yaitu X1, X2, X3, dan X5 berpengaruh signifikan terhadap Y karena t hitung (2,310) > t tabel (1,69092) dengan signifikansi (0,027) < 0,05. Sedangkan X4 tidak berpengaruh signifikan terhadap Y karena t hitung (-1,158) < t tabel (1,69092) dengan signifikansi (0,255) > 0,05 dan variabel yang paling berpengaruh dominan adalah X3 yaitu melakukan pembelian ulan
PEMANFAATAN METODE TOPIC MODELLING HIERARCHICAL DIRICHLET PROCESS DALAM MENGEVALUASI KUALITAS KONTEN WEBSITE BERDASARKAN ULASAN PENGGUNA
The evaluation of website content is important to ensure that the presented content aligns with users' needs and preferences. This can be accomplished by analyzing user reviews regarding the website's content. This research leverages the Hierarchical Dirichlet Process (HDP) method to automatically identify primary topics from 32 users' reviews, resulting in three main recurring topics: 'good', 'bug', and 'update'. Using the OSEMN framework, the final evaluation indicates that the 'good' topic exhibits the highest cosine similarity value compared to other topics. This signifies that the positive aspects highlighted in users' reviews regarding the website's content dominate and possess significant similarities among the reviews. These findings offer crucial insights into comprehending user evaluations of website content, serving as a basis for more effective and targeted content improvements moving forward.Evaluasi konten website penting dilakukan untuk memastikan bahwa konten yang disajikan sesuai dengan kebutuhan dan preferensi pengguna. Hal ini dapat dilakukan melalui menganalisis hasil ulasan pengguna terhadap konten website. Penelitian ini memanfaatkan metode HDP dalam mengidentifikasi topik-topik utama secara otomatis dari ulasan 32 pengguna dan menghasilkan tiga topik utama yang paling sering muncul βbagusβ, βbugβ, βupdateβ. Dengan menggunakan kerangka kerja OSEMN, evaluasi akhir menunjukkan bahwa topik 'bagus' memiliki nilai cosine similarity tertinggi dibandingkan dengan topik lainnya. Hal ini menandakan bahwa aspek positif dalam ulasan pengguna tentang kualitas konten website mendominasi dan memiliki kesamaan yang signifikan di antara ulasan-ulasan tersebut. Temuan ini memberikan wawasan yang penting dalam memahami evaluasi pengguna terhadap kualitas konten website dan dapat menjadi dasar untuk perbaikan konten yang lebih efektif dan terarah ke depannya
IMPLEMENTASI MODEL RATIONAL UNIFIED PROSES (RUP) PADA APLIKASI PENGELOLAAN OPERASIONAL PDAM KAPUAS BERBASIS WEB
This study investigates how to implement the Rational Unified Process (RUP) model in the web-based operational management application of PDAM Kapuas. The aim of this research is to improve operational efficiency, optimize resource utilization, and enhance customer satisfaction. The research method involves collecting relevant data, analyzing system requirements, designing software architecture, developing prototypes, and evaluating the implementation of the Rational Unified Process (RUP). RUP employs an iterative approach and allows for diverse roles among team members and resource optimization. Inception, Elaboration, Construction, and Transition are the stages of RUP development. The results of this research include the analysis of business processes, creation of use case diagrams, design of class diagrams, and development of 27 application interfaces that facilitate access to each menu. The implementation of the RUP methodologyStudi ini menyelidiki bagaimana menerapkan Model Rational Unified Process (RUP) pada aplikasi pengelolaan operasional PDAM Kapuas berbasis web. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan efisiensi operasional, penggunaan sumber daya yang lebih efisien, dan kepuasan pelanggan. Metode penelitian ini mencakup pengumpulan data yang relevan, analisis kebutuhan sistem, perancangan arsitektur perangkat lunak, pengembangan prototipe, dan evaluasi implementasi Rational Unified Process (RUP). RUP menggunakan pendekatan iteratif dan memungkinkan peran yang beragam bagi anggota tim dan optimasi sumber daya. Inception, Elaboration, Construction, dan Transition adalah tahapan pengembangan RUP. Hasil penelitian ini mencakup analisis proses bisnis, pembuatan use case diagram, perancangan class diagram, dan pembuatan 27 antarmuka aplikasi yang memudahkan akses ke setiap menu yang ada. Implementasi metodologi RU
ANALISIS MANAJEMEN LALU LINTAS KINERJA SIMPANG BERSINYAL BERDASARKAN PKJI 2014 (STUDI KASUS JL. CIPUTAT RAYA, PONDON PINANG)
Penelitian ini membahas tentang manajemen lalu lintas jalan simpang bersinyal yang berlokasi di Jl. Ciputat Raya, Pondok Pinang. Persimpangan ini berada di daerah komersil dengan arus lalu lintas yang tinggi, sehingga menimbulkan antrean kendaraan dan kemacetan pada jam sibuk. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui besar kinerja simpang bersinyal serta memberikan solusi alternatif untuk mengatasi permasalahan tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berdasarkan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2014. Hasil dari penelitian ini didapatkan, untuk kinerja simpang eksisting bahwa tingkat pelayanan simpang berada dalam golongan F (Buruk Sekali) ditandai tundaan simpang rata-rata sebesar 433,82 det/skr dan derajat kejenuhan pada masing-masing lengan simpang untuk arah Bintaro, Pondok Indah, dan Lebak Bulus sebesar 1,95 dan untuk arah Kebayoran sebesar 1,89. Namun, setelah dilakukan peningkatan kinerja simpang berupa perencanaan underpass, nilai derajat kejenuhan mengalami penurunan yang signifikan yaitu untuk arah Bintaro sebesar 0,35, arah Kebayoran sebesar 0,20, arah Pondok Indah sebesar 0,47, dan arah Lebak Bulus sebesar 0,23 dan tingkat pelayanan simpang menjadi B (Baik
PENGARUH PENAMBAHAN SILICA FUME TERHADAP KUAT TEKAN BETON BUSA MENGGUNAKAN SIKA VISCOCRETE 3115 N
Beton merupakan material yang sangat penting dan banyak digunakan untuk pembangunan infrastruktur. Beton busa adalah beton ringan yang terbuat dari semen atau mortar dengan campuran foaming agent yang mempunyai bentuk struktur yang berongga dan bergelembung udara, mempunyai berat jenis antara 400 β 1600 kg/m3. Kelebihan utamanya adalah memiliki berat volume yang rendah dan memiliki sifat insulasi yang sangat baik. Penggunaan busa telah banyak digunakan terutama sebagai bahan pengisi beton. Silica Fume dapat digunakan sebagai pengganti sebagian dari semen atau bahan tambahan untuk meningkatkan karakteristik beton seperti kuat tekan. Sika viscocrete 3115 N merupakan salah satu jenis bahan tambah yang bertujuan untuk mempercepat waktu ikat beton. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi penggunaan silica fume terhadap kuat tekan beton busa yang menggunakan sika viscocrete 3115 N. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental. Variasi substitusi silica fume yang digunakan adalah 6%, 8% dan 10% terhadap berat semen. Sika viscocrete yang digunakan adalah sebesar 0,5 %, dan foaming agent 30%. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan, optimum substitusi penggunaan silica fume pada beton busa adalah 8% dengan nilai kuat tekan yang lebih tinggi sebesar 2,48 MPa