Ejurnal Universitas San Pedro
Not a member yet
238 research outputs found
Sort by
Penentuan Konsentrasi Sulfat Dalam Air di Kelurahan Oeba Menggunakan Spektrotometer UV-VIS
Telah dilakukan penelitian konsentrasi sulfat yang terkandung dalam air di Kelurahan Oeba. Penelitian ini dibatasi pada tiga lokasi yakni Sumur Tedens, Bak Penampung dan Sumur Penduduk. Sampel air dari ketiga lokasi tersebut kemudian dianalisa dengan menggunakan Spektrofotometer UV-Vis dengan metode turbiditas. Sebelum sampel dianalisa, terlebih dahulu dibuat larutan standar sulfat dengan konsentrasi 5ppm, 10ppm, 15ppm, 20ppm, dan 25ppm. Output serapan baik untuk larutan standar dan larutan sampel kemudian digunakan untuk memperoleh konsentrasi sulfat dalam air sampel berdasarkan persamaan regresi yang secara otomatis muncul dalam output. Berdasarkan perhitungan maka didapat konsentrasi sulfat 15,09ppm, 20,45ppm, dan 106,12ppm masing-masing untuk sampel air di Sumur Tedens, Bak penampung dan Sumur Penduduk
Pemetaan Pola Perlapisan Bawah Permukaan Sekitar Pantai Kolbano Kabupaten Timor Tengah Selatan Menggunakan Data Anomali Magnetik
Telah dilakukan penelitian dengan metode geomagnet untuk mengetahui struktur batuan bawah permukaan sekitar Pantai Kolbano, Desa Kolbano, Kabupaten Timor Tengah Selatan. Daerah penelitian memiliki luas 1000 m2 dengan 99 titik ukur. Proses akusisi data dengan sistem looping menggunakan alat Proton Prosession Magnetometer (PPM) tipe GSM-19T. Data yang diperoleh di lapangan berupa nilai medan magnet total. Penentuan posisi titik ukur menggunakan Global Positioning Sistem (GPS). Pengolahan data diawali dengan koreksi variasi harian dan koreksi IGRF untuk mendapatkan anomali magnetik. Reduksi kontinuasi ke atas pada ketinggian 10 meter bertujuan untuk memisahkan anomali lokal dan anomali regional. Pemodelan dengan metode forward modeling menggunakan software Mag2DC for windows. Hasil interpretasi kualitatif diperoleh tiga pola anomali, yaitu anomali tinggi dengan rentang nilai 120 nT - 260 nT, anomali sedang dengan rentang nilai 100 nT - 110 nT, dan anomali rendah dengan rentang nilai 40 nT - 90 nT. Interpretasi kuantitatif menunjukan bahwa di lokasi terdapat beberapa jenis batuan, seperti batu pasir dengan suseptibilitas 1 x 10-4, 3,33 x 10-4, dan 1,657 x 10-3; batu lempung dengan suseptibilitas 5,56 x 10-4, 6,71 x 10-4, 8,57 x 10-4, 9,86 x 10-4, 1,012 x 10-3, dan 1,32 x 10-3; batu gamping dengan suseptibilitas 2,07 x 10-4, dan 2,76 x 10-4; batuan metemorf jenis slate dengan suseptibilitas 2,225 x 10-3, 1,257 x 10-2, 1,314 x 10-2, dan 1,477 x 10-2. Batuan-batuan berwarna merupakan jenis batu pasir dan batu lempung yang tergolong dalam formasi aluvium
Pemodelan Sistem Antrian Pasien Rawat Jalan Menggunakan Petri Net dan Aljabar Max-Plus: Studi Kasus RSU di Yogyakarta
Sistem antrian sering ditemukan pada suatu pelayanan fasilitas publik diantaranya sistem pelayanan suatu RSU di Yogyakarta. Antrian ini disebabkan karena jumlah pasien yang membutuhkan pelayanan lebih banyak dari pada petugas dan fasilitas layanan yang tersedia di rumah sakit tersebut. Tujuan penelitian ini adalah memodelkan sistem antrian pada suatu RSU di Yogyakarta dengan menggunakan aljabar max-plus. Sistem antrian yang dianalisis pada penelitian ini dikhususkan pada sistem antrian pelayanan pasien rawat jalan yang menggunakan BPJS. Metode penelitian pada penelitian ini adalah studi literatur dan teknik pengumpulan data adalah wawancara dan observasi. Observasi dilakukan pada saat kedatangan pasien di rumah sakit sampai pasien pulang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Petri net dapat digunakan untuk menggambarkan diagram alur sistem antrian pada suatu RSU di Yogyakarta, sedangkan aljabar max-plus dapat digunakan untuk memodelkan sistem antrian pelayanan pasien rawat jalan berdasarkan diagram alur yang telah diperoleh penulis. Pemodelan ini menghasilkan matriks dari suatu keadaan tertentu.
 
Pola Asuh Orang Tua dalam Pembentukan Disiplin Belajar Anak Selama Pembelajaran Daring di Desa Trangkil RW 02
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola asuh orang tua yang tepat untuk membentuk disiplin belajar anak selama pembelajaran daring di Desa Trangkil RW 02. Penelitian ini dilakukan di Desa Trangkil RW 02 pada bulan Februari 2021. Jenis penelitian ini kualitatif deskriptif. Subjek penelitian anak kelas 4 dan kelas 5 Sekolah Dasar bersama orang tua anak yang berjumlah 8 orang. Pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dokumentasi dan pencatatan lapangan. Analisis data yang digunakan terdiri dari reduksi data (pengumpulan data), penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian menunjukkan bahwa terdapat pola asuh yang diterapkan oleh orang tua yaitu tiga orang tua yang menerapkan pola asuh demokratis dan satu orang tua yang menerapkan pola asuh permisif. Melalui pola asuh demokratis orang tua menerapkan kebiasaan-kebiasaan yang sudah diterapkan kepada anak sejak kecil. Maka dari itu, anak akan terbiasa dengan penerapan yang dilakukan oleh orang tua yaitu disiplin. Pola asuh demokratis sangat cocok untuk diterapkan oleh orang tua dalam membentuk disiplin belajar anak
Pentingnya Pendidikan Karakter Pada Anak SD sebagai Bentuk Implementasi Pkn
Penelitian bertujuan untuk dapat mengetahui bagaimana pentingnya penerapan karakter pada siswa Sekolah Dasar setelah diberikan mata pelajaran PKN yang di dalamnya memuat pendidikan karakter dan upaya apa yang dapat dilakukan guru supaya nilai karakter dapat diimplementasikan siswa. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode studi literatur. Penelitian ini mengumpulkan data dari beberapa jurnal untuk melihat seberapa besar pengaruh pendidikan karakter pada perkembangan karakter siswa. Penelitian ini lebih berfokus pada jenjang siswa sekolah dasar. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa siswa sekolah dasar sudah dapat membangun karakter yang telah dijarkan guru namun guru masih terkendala dengan kurangnya strategi dan metode untuk mengajarkannya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah (1) Guru masih terkendala dengan strategi untuk mengajarkan pendidikan karakter dalam pembelajaran PKN, (2) Implemetasi pendidikan karakter sudah cukup diterapkan baik oleh siswa, (3) Guru dapat merancang pembelajaran dengan menyusun RPP yang disesuaikan lingkungan kelas dan memuat pendidikan karakter, (4) Guru dan sekolah melakukan kegiatan pembiasan yang dapat membangun karakter anak. Dengan memasukkan pendidikan karakter dalam pembelajaran PKN ini akan membentuk moralitas pada siswa dan menjadikan warga negara sesuai yang diharapkan negara
Analisis Faktor-Faktor Penyebab Kesulitan Guru PJOK dalam Menilai Keterampilan Motorik Siswa pada Masa Pandemi Covid-19
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesulitan yang di alami guru PJOK dalam menilai keterampilan motorik siswa pada masa pandemi Covid-19 di tingkat Sekolah Dasar Negeri (SDN) se-Kelurahan Jurumudi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah guru PJOK. Selanjutnya untuk mendapatkan kesimpulan dari penelitian ini adalah dengan menggunakan metode Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi dengan teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Dalam menilai keterampilan motorik guru PJOK mengalami kesulitan di antaranya yaitu tidak semua siswa mempunyai handphone, keterbatasan sinyal dan kuota internet, serta orang tua kesulitan dalam membimbing anak. (2) Faktor yang mempengaruhi adanya kesulitan tersebut adalah dari sisi guru yang belum menggunakan aplikasi lain selain dari whatsapp grup dan dari sisi siswa adalah siswa masih ada yang tidak memiliki fasilitas pembelajaran daring seperti handphone androis, kuota internet (faktor ekonomi), dan orang tua tidak memantau anaknya dalam belajar ataupun mengirimkan tugas. (3) upaya yang dilakukan untuk mengatasi kesulitan yang terjadi adalah memberikan toleransi waktu kepada siswa untuk mengumpulkan tugas, guru rutin berkomunikasi kepada orangtua siswa atau wali murid, guru memberikan motivasi kepada siswa agar semangat dalam belajar, dan guru mengajak siswa untuk memodifikasi peralatan olahraga. Berdasarkan hasil kesimpulan tersebut bahwa kesulitan yang dialami guru PJOK dalam menilai keterampilan motorik merupakan kesulitan umum yang dapat dialami oleh guru lainnya tidak ada kesulitan khusus yang hanya dialami oleh guru PJOK
Keefektivitasan Pembelajaran Daring Terhadap Hasil Belajar Matematika Materi Perkalian Bilangan Cacah Pada Kelas II SDN Grogol 05 pagi
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan keefektivitasan pembelajaran daring terhadap hasil belajar matematika materi perkalian bilangan cacah pada kelas II SDN Grogol 05 Pagi. Penelitian yang dilakukan ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survey, serta untuk memperoleh data dalam penelitian ini menggunakan instrumen angket dan instrumen tes yang kemudian disebar melalui GoogleForm. Masalah yang ditemui dalam penelitian ini adalah pelajaran matematika yang dirasa sulit dipelajari pada pembelajaran daring, sehingga menyebabkan beberapa peserta didik mengalami penurunan pada hasil belajarnya. Seperti yang terjadi di SDN Grogol 05 Pagi yang terdapat beberapa peserta didik mengalami rendahnya perolehan hasil belajar matematika dengan presentasi 23%. Hasil penelitian dengan uji parsial diperoleh thitung = 1,169 < ttabel = 2,042. Hasil ini menunjukan bahwa H1 ditolak yang diartikan bahwa terdapat pengaruh dengan koefisien determinasi sebesar 4,4%, sedangkan sisahnya sebesar 95,6% dipengaruhi oleh faktor lain
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kesulitan Belajar Matematika pada Siswa Kelas VIII : Artikel Leibniz
Penelitian ini bertujuan mengetahui; (1) Faktor-faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar matematika siswa kelas VIII (2) Seberapa besar faktor-faktor tersebut mempengaruhi kesulitan belajar matematika. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII yang berjumlah 25 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi, wawancara, dan angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif dengan persentase, dan teknik analisis faktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) Faktor penyebab yang mempengaruhi kesulitan belajar matematika siswa kelas VIII ditinjau dari faktor internal adalah sebagai berikut: Aspek minat berada pada kriteria sangat rendah dengan frekuensi nilai 0 – 21, yakni sebanyak 12. Aspek yang kedua yaitu motivasi berada pada kriteria sangat rendah dengan frekuensi nilai 0 – 21, yakni sebanyak 20.2%. Aspek ketiga yaitu kebiasaan belajar berada pada kriteria rendah dengan frekuensi nilai 22-35, yakni sebanyak 32 %. Aspek keempat yaitu intelegensi berada pada kriteria sangat rendah dengan frekuensi nilai 0-21, yakni sebanyak 25.2 %. (2) Faktor penyebab yang mempengaruhi kesulitan belajar matematika siswa kelas VIII ditinjau dari faktor eksternal adalah sebagai berikut: sebanyak 25.2% dari sampel menyatakan bahwa aspek lingkungan sekolah mempunyai pengaruh yang rendah terhadap penyebab kesulitan belajar siswa
Pembelajaran Pendidikan Kewargangeraan sebagai Upaya Meningkatkan Moralitas Anak
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan moralitas anak yang sudah menurun untuk membangun generasi penerus yang memiliki moralitas sesuai dengan moral warga negara Indonesia melalui pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di sekolah. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Informan penelitian anak-anak sekolah dasar dengan teknik pengumpulan data berupa studi dokumen dengan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan zaman, lingkungan tempat bermain, dan bimbingan orang tua sangat mempengaruhi terhadap perkembangan moralitas anak. Dan pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dapat menjadi salah satu untuk menyelesaikan masalah-masalah diatas
Kajian Semiotik Peirce pada Media Buku Mandala sebagai Alternatif Mengurangi Kecemasan Siswa Kelas V SDN Serdang Wetan Tangerang
Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi kecemasan peserta didik melalui kegiatan mewarnai buku Mandala yang diimplementasikan di kelas VA di SDN Serdang Wetan Tangerang. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VA. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif. Metode yang digunakan adalah deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teori semiotik Pierce yang biasa disebut dengan segitiga tanda mencakup representament, object, dan interpretant. Hasil penelitian menunjukkan bahwa representament dalam kegiatan mewarnai buku Mandala adalah lingkaran. Representament ini sama untuk semua siswa. Terdapat delapan lingkaran pada penelitain buku Mandala ini. Object didominasi warna terang, seperti kuning, oranye, biru muda, merah, dan hijau muda. Interpretant berdasarkan dengan teori warna, kuning memiliki ciri sebagai hal yang ceria yang melambangkan keceriaan. Oranye melambangkan rasa percaya diri. Biru muda mewakili keunggulan yang melambangkan kesejukan. Merah warna yang menggambarkan keberanian yang melambangkan kekuatan. Hijau muda sering dikaitkan dengan kesuburan yang melambangkan ketenangan. Biru tua memiliki makna yang canggih yang melambangkan keeleganan. Hasil wawancara, warna yang lebih banyak disukai oleh peserta didik adalah warna kuning, biru tua, dan putih. Setelah melakukan kegiatan mewarnai siswa merasa senang dan dapat mengurangi kecemasan yang dialaminya