Ejurnal Universitas San Pedro
Not a member yet
    238 research outputs found

    Penanaman Nilai Toleransi dan Keberagaman Suku Bangsa Siswa Sekolah Dasar melalui Pendidikan Kewarganegaraan

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai nilai toleransi dan keberagaman suku bangsa siswa sekolah dasar melalui pendidikan kewarganegaraan. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif yang berdasarkan para ahli atau penelitian terdahulu serta mengumpulkan data dari beberapa jurnal ilmiah dan buku. Pendidikan Kewarganegaraan menjadi salah satu aspek penting dalam penanaman nilai toleransi dan keberagaman suku bangsa siswa sekolah dasar karena dapat membentuk siswa menjadi warga negara yang baik dan menjamin persatuan dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Nilai toleransi dan keberagaman suku bangsa dibina dan tanamkan mulai dari tingkat sekolah dasar karena dengan begitu siswa sejak dini dapat hidup berdampingan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sikap toleransi dan keberagaman suku bangsa yang ada pada siswa sekolah dasar dapat mencerminkan jati diri dan kekayaan yang dimiliki bangsa Indonesia

    Virtual Learning sebagai Praktik Pembelajaran di Era Digital pada Sekolah Dasar HJ. Isriati Baiturrahman 2 Semarang

    Get PDF
    Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana praktik virtual learning di Kelas 1A SD Hj. Isriati Baiturrahman 2 Semarang. Penelitian ini dilakukan di SD Hj. Isriati Baiturrahman 2 Semarang, bulan Februari-April 2021. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas IA yang berjumlah 30 peserta. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Sementara uji keabsahan data dilakukan melalui teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Platform yang digunakan dalam virtual learning adalah whatsapp (group dan video call), zoom cloud meeting, google slide, dan google form, sehingga jenis komunikasinya meliputi dua model sekaligus (sinkronus dan asinkronus). 2) Dari 30 peserta didik, 20-25 diantara mereka selalu aktif mengikuti pertemuan tatap muka virtual melalui zoom meeting. 3) Meski pembelajaran dilakukan secara virtual, guru tetap melakukan tiga jenis penilaian, yaitu penilaian kognitif melalui google form, penilaian sikap yang dilihat dari kedisiplinan peserta didik mengikuti zoom meeting, dan penilaian keterampilan melalui penugasan-penugasan yang dikemas menjadi foto maupun video (Hal ini tentu saja sesuai dengan penilaian dalam standar K-13). 4) Adapun kelebihan dilaksanakannya virtual learning di kelas I diantaranya adalah menekan persebaran virus covid-19 dimana saat ini Indonesia masih berada dalam situasi pandemi. Virtual learning ini juga menuntut guru untuk terus mengasah kemampuannya dalam bidang IT, sehingga peserta didik dapat terlayani dengan baik. Selain itu, virtual learning merupakan salah satu jawaban dari tantangan pembelajaran di era revolusi industri 4.0 dan abad 2

    Pengaruh Kegiatan Ekstrakurikuler Kepramukaan Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas IV pada Masa Pandemi Di SDN Duri Kepa 05

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variable ekstrakurikuler kepramukaan terhadap motivasi belajar siswa kelas IV pada masa pandemic di SDN Duri Kepa 05. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan random sampling. dengan ukuran sampel 30 orang murid. Hasil penelitian yang telah dilakukan menggunakan uji parsial (t), dapat disimpulkan bahwa variabel Ektrakurikuler Kepramukaan diuji secara parsial terhadap motivasi belajar menghasilkan t_(hitung )= 2,671 > t_(tabel ) = 2,048 dengan signifikan 0,000 < 0,005. Hasil ini menunjukan H_0 ditolak dan H_1 diterima dengan koefisien korelasi sebesar 42,6% menunjukan bahwa ekstrakurikuler kepramukaan memberikan kontribusi terhadap motivasi belajar tinggi dan koefisien determinasi sebesar 43% sisanya 57% dipengaruhi oleh factor lainnya. Berdasarkan data tersebut, berarti terdapat hubungan secara positif dan signifikan dengan variable ekstrakurikuler kepramukaan dengan variabel motivasi belaja

    Rancang Ketinggian Bangun Alat Pendeteksi Banjir Secara Dini Menggunakan Mikrokontroler Atmega8535 Dan Sensor Ultrasonik Srf05-Hy

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk merancang alat pendeteksi banjir yang dapat menentukan ketinggian banjir secara dini, dimana nilai ketinggiannya akan ditampilkan di LCD jika ketinggian banjir melebihi dari batas normal ( > 60 cm) maka LED merah akan menyala dan alarm akan bunyi. Pengukuran ketinggian banjir menggunakan sensor ultrasonic SRF05-HY  yang diaktifkan untuk mendeteksi objek sehingga trigger akan diberikan logika 1, kemudian pulsa atau waktu  akan diperoleh pada saat dipantulkan pada objek dan diterima kembali oleh sensor. Mikrokontroler atmega8535 akan mengola data waktu yang diperoleh dari sensor yang telah dikonversi menjadi data digital untuk mendapatkan nilai ketinggian banjir secara dini dan menampilkan hasil olahannya pada LCD. Simulasi perancangan dan pembuatan peralatan pendeteksi banjir secara dini berbasis mikrokontroler dengan memanfaatkan piranti elektronika ini dilakukan pada prototipe kaca dengan ukuran lebar 30 cm dan tinggi 75 cm. Dari data ketinggian awal yang diambil dengan ketinggian pada mistar 25 cm dan rata-rata ketinggian di ambil dengan alat pendeteksi 25.93 cm dengan status “dalam keadaan aman” dan LED hijau menyala. Sedangkan data dengan ketinggian air pada mistar 40 cm rata-rata ketinggian diambil dengan alat pendeteksi 40.17 cm dengan status “dalam keadaan hati-hati” dan LED kuning menyala. Data dengan ketinggian air pada mistar 60 cm sedangkan ketinggian dengan alat pendeteksi rata-rata 60.22 cm dengan status “Bahaya dan Buzzer berbunyi” dan LED merah menyala. Kinerja dari alat ini bekerja dengan baik dilihat dari kemampuan alat dalam mengukur ketinggian banjir

    Penanaman Nilai Nasionalisme Kebangsaan pada siswa SD Muhammadiyah Muntok Bangka Barat

    Get PDF
    Penanaman nilai nasionalisme dapat dilaksanakan dengan berbagai hal. Tujuan untuk penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan nilai-nilai nasionalisme, kendala, serta cara penyelesaian dalam pelaksanaan pemberian nilai nasionalisme di SD Muhammadiyah Muntok. Pelaksanaan, hambatan serta solusi dalam penelitian ini adalah pelaksanaan penguatan nilai-nilai nasionalisme didalam pembelajaran dan diluar kegiatan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjeknya adalah guru kelas dan guru mata pelajaran SD Muhammadiyah Muntok. Pengumpulan melalui wawancara langsung, pengumpulan angket, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  SD Muhammadiyah Muntok melaksanakan penanaman nilai nasionalisme didalam serta didalam kegiatan pembelajaran. Contoh penanaman nilai nasionaliseme tersebut seperti menyelipkan berbagai hal dan melakukan kegiatan yang mengandung nilai-nilai nasionalisme selama kegiatan belajar mengajar

    Penerapan Model Pembelajaran Role Playing untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Kelas V Sekolah Dasar

    No full text
    Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran role playing pada tema udara bersih bagi kesehatan subtema pentingnya udara bersih bagi pernapasan dan mengetahui peningkatan keaktifan belajar siswa dengan penerapan model pembelajaran role playing. Jenis penelitan yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan rancanangan tindakan dari Arikunto yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi dengan menggunakan 2 siklus. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Muhammadiyah Margoyoso yang berjumlah 13 siswa. Hasil analisis menunjukan bahwa keterlaksanaan pembelajaran mengalami peningkatan dari 77% pada siklus I menjadi 91% pada siklus II. Tingkat keaktifan belajar siswa pada prasiklus masih rendah yaitu 54% dengan kategori kurang aktif. Setelah dilakukan tindakan siklus I meningkat menjadi 68% dengan kategori cukup aktif. Meningkat secara signifikan pada siklus II yakni 82% dengan kategori aktif. Hasil penelitian ini menyarankan agar guru menggunakan model pembelajaran role playing pada pembelajaran tematik

    Pengaruh Penggunaan Media Sosial Whatsapp terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas IV SDN Pakong 1 Pamekasan di Masa Pandemi Covid-19

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh penggunaan media sosial whatsApp terhadap motivasi belajar siswa SDN Pakong 1 Pamekasan di masa pandemi covid-19. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VI di SDN Pakong 1 tahun ajaran 2020/2021. Sampel yang diambil berjumlah 50 siswa dengan menggunakan teknik penelitian populasi. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui angket, observasi dan dokumentasi. Angket yang digunakan sudah diuji validitas dan reliabilitasnya menggunakan pearson product moment dan alpha cronbach’s. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan yaitu korelasi product moment. Dari hasil perhitungan diperoleh rhitung adalah 0,463, kemudian hasil tersebut dibandingkan dengan r tabel pada taraf signifikansi 5% yaitu 0,297. Hal ini menunjukkan bahwa r_{hitung} > r_{tabel} yang berarti bahwa ada pengaruh penggunaan media sosial whatsapp terhadap motivasi belajar siswa SDN Pakong 1 Pamekasan di masa pandemi covid-19. Sementara itu, penggunaan media whatsapp berkontribusi sebesar 21% terhadap motivasi belajar, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lai

    Kajian Awal Potensi Ekstrak Kulit Buah Lontar (Borassus Flabellifer L) sebagai Dye Alami untuk Dye Sensitized Solar Cell (Dssc)

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian  tentang kajian awal potensi ekstrak kulit buah lontar (Borassus Flabellifer L) sebagai dye alami untuk Dye Sensitized Solar Cell ( DSSC). Tujuan penelitian ini adalah menentukan nilai jangkauan serapan, koefisien serapan, nilai celah energi dan potensi ekstrak kulit lontar sebagai dye alami untuk Dye Sensitized Solar Cell (DSSC). Kulit lontar yang diambil dari Ileape, Kabupaten Lembata dikeringkan dan dihaluskan menggunakan blender, kemudian serbuk kulit lontar diekstraksi secara maserasi, setelah itu dievaporasi menggunakan evaporator. Langkah berikutnya hasil evaporasi diencerkan ulang dengan etanol sehingga dapat dikarakterisasi menggunakan spektrofotometer UV-Vis untuk mendapatkan spektrum serapan. Berdasarkan data hasil spektrum serapannya, jangkauan serapan senyawa ekstrak kulit lontar dengan konsentrasi 100 ppm, 200 ppm, 300 ppm, adalah 200 nm sampai 393 nm. Hasil analisis spektrum serapan menggunakan metode Tauc Plot memberikan nilai celah energi rata- rata sebesar 3.43 eV. Berdasarkan nilai celah energi tersebut senyawa ekstrak kulit buah lontar berpotensi untuk digunakan sebagai dye alami untuk Dye Sensitized Solar Cell ( DSSC)

    Model Pembelajaran Kumon untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa

    Get PDF
    Model pembelajaran Kumon adalah model pembelajaran dengan mengaitkan antar konsep, keterampilan, kerja individual dan menjaga suasana nyaman dan menyenangkan. Bahan pelajarannya dirancang sehingga siswa dapat mengerjakan dengan kemampuannya sendiri, bahkan memungkinkan bagi anak untuk mempelajari bahan pelajaran di atas tingkatan kelasnya di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara meningkatkan prestasi belajar fisika siswa dengan menerapkan model pembelajaran Kumon. Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Pelaksanaan tindakan pada setiap siklus dilakukan dengan melalui prosedur perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, evaluasi dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 5 Kota Kupang dengan banyak subyek penelitian 26 orang. Instrumen  yang digunakan pada penelitian diantaranya instrumen pembelajaran dan  lembar observasi. Hasil tes prestasi belajar yang diperoleh siswa per indikator antara lain: Indikator 1 telah mencapai ketuntasan dengan ketuntasan  100,00% dan nilai rerata 100,00%; Indikator 2 (telah mencapai ketuntasan dengan ketuntasan  92,31% dan nilai rerata 79,81%; Indikator telah mencapai ketuntasan dengan ketuntasan 61,54% dan nilai rerata 72,31% pada siklus I dan mencapai ketuntasan 83,1 % dan nilai rerata 96,15% pada siklus II; Indikator 4 telah mencapai ketuntasan dengan ketuntasan 88,46% dan nilai rerata 83,52% dan Indikator 5  telah mencapai ketuntasan dengan ketuntasan 63,58% dan nilai rerata 77,56% pada siklus I dan mencapai ketuntasan 85,26% dan nilai rerata 92,31%  pada siklus II

    Sistem Pengambilan Keputusan Pendataan Keluarga Miskin Penerimaan PKH Menggunakan Metode Simple Additive Weighting di Kabupaten Alor

    Get PDF
     Pengambilan keputusan Pendataan Keluarga miskin di Kantor Kelulahan Kalabahi Barat hanya berdasar pada keputusan pemerintah setempat, tetapi juga bisa ditentukan beberapa kriteria-kriteria untuk di kategorikan sebagai Keluarga miskin penerimaan PKH diantaranya, Penghasilan, Penyandang Disabilitas, Jenis Dinding Rumah, Pendidikan, Pekerjaan, Bahan Bakar, Sumber Air yang dikomsumsi Keluarga. Tujuan penelitian ini adalah (1) Membuat sebuah database dari sistem pengambilan keputusan pendataan Keluarga Miskin Menggunakan Metode Simple Additive Weighting (SAW) pada Kantor Kelurahan Kalabahi Barat. (2) Mempermudah dalam pendataan Keluarga Miskin Penerimaan PKH pada Kantor Kelurahan Kalabahi Barat. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian deskriptif dipilih untuk mendeskripsikan suatu fenomena yang ada di lapangan. Sedangkan pendekatan kuantitatif dipilih karena semua data atau informasi diwujudkan dalam bentuk angka sehingga variabel yang diteliti akan disajikan secara kuantitatif. Jenis penelitian deskriptif kuantitatif yang digunakan pada penelitian ini dimaksudkan untuk memperoleh informasi mengenai pendataan keluarga miskin pada Kelurahan Kalabahi Barat. Data atau informasi yang diperoleh dari penelitian ini dideskripsikan sesuai dengan kenyataan yang ada di lapangan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh keluarga miskin pada Kelurahan Kalabahi Barat, Kecamatan Mutiara, Kabupaten Alor sebanyak 150 Keluarga Miskin. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa “Aplikasi dapat digunakan untuk menentukan Keluarga miskin yang layak mendapatkan bantuan secara objektif berdasarkan perhitungan kriteria yang ditetapkan”, menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) pada Kantor Kelurahan Kalabahi Barat, Kecamatan Mutiara, Kabupaten Alor sehingga dapat mempermudah dalam penentuan kelayakan yang menerima bantuan bagi yang benar – benar miskin. Jadi masyarakat yang miskin adalah masyarakat yang memiliki hasil maksimum berdasarkan kriteria-kriteria yang ada. Dalam hal ini memiliki nilai terbesar yaitu 0,853, merupakan masyarakat Sangat miskin pada Kantor Kelurahan Kalabahi Barat

    174

    full texts

    238

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Ejurnal Universitas San Pedro
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇