Ejurnal Universitas San Pedro
Not a member yet
238 research outputs found
Sort by
Penerapan Metode Pemulusan Eksponensial Ganda Dua Parameter Holt dan Kuadratik Satu Parameter Brown pada Peramalan Pengguna Narkoba di Kota Binjai
Pemulusan eksponensial yaitu salah satu dari sekian banyak metode pada peramalan data yang cukup popular digunakan, eksponensial dapat digunakan ketika data mengandung pola stationer, musiman dan trend. Dilakukan Peramalan pengguna narkoba di Kota Binjai yang memiliki pola data trend menggunakan MetodePemulusan Ganda Dua Parameter Holt dan metode Kuadratik Satu Parameter Browntersebut dengan mengukur ketepatan peramalan dalam bentuk MAPE. Dari perhitungan nilai error terkecil kedua metode peramalan, dihasilkan metode yang lebih efektif yaitu metode Kuadratik Satu Parameter Brown pada = 0,2 dengan MAPE18,352% menghasilkan nilai dan MAPE = 22,109% dibanding dibanding metode Exponential Smoothing Method Wth Two Parameter Holt dengan ? = 0,6 dan ? = 0,3 yang menghasilkan MAPE= 38,546%
Hubungan Kompetensi Guru dengan Hasil Belajar Siswa dalam Pembelajaran IPS Kelas Tinggi di SD Negeri Mede
Penelitian ini bertujuan mengetahui apakah terdapat hubungan yang signifikan dan positif antara kompetensi guru dengan hasil belajar siswa kelas tinggi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode korelasional dengan sampel sebanyak 40 orang. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kompetensi guru dengan hasil belajar siswa kelas tinggi SD Negeri Mede pada mata pelajaran IPS. Nilai korelasi yang didapatkan sebesar = 0,793 tergolong kategori kuat positif. Bila dilihat dari kontribusi variabel X (kompetensi guru terhadap variabel Y (Hasil Belajar Siswa Kelas Tinggi) adalah sebesar 62 % sementara 38 % di pengaruhi oleh faktor lain/variabel lain. Simpulan dari penelitian ini ialah bahwa kedua variabel memiliki hubungan yang kuat positif dan signifikan. Hal ini menunjukan bahwa hipotesis yang dijaukan menerima Ha, dan menolak H0. Saran dalam penelitian ini ialah perlunya ada peningkatan kompetensi guru dalam upaya meningkatkan hasil belajar siswa di kelas tinggi. Upaya tersebut dapat di tempuh lewat kegiatan-kegiatan pelatihan dan workshop atapun seminar. Selain itu juga perlu mengaktifkan dan memaksimalkan KKG
Analisis Kemampuan Technological Pedagogical Content Knowledge Guru dalam Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam di Sekolah Dasar Inpres Kurik 2 Rawasari
Pembelajaran yang terintegrasi dengan kemajuan teknologi sudah menjadi kebutuhan sesuai dengan perkembangan zaman sekarang ini. Hal tersebut sebagai suatu pemicu kepada guru-guru di Sekolah Dasar (SD), khususnya dalam Pembelajaran IPA dapat memahami atau memiliki kemampuan TPACK merupakan suatu terobosan yang dapat berinovasi dan dapat mengintegrasikan pembelajaran dengan teknologi. Kemampuan TPACK (Technological Pedagogical Content Knowledge) sebagai terobosan yang baru dalam pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran khusunya dalam pembelajaran IPA. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan TPACK guru dalam pembelajaran IPA di SD Inpres Kurik 2 Rawasari yang dideskripsikan dari persepsi responden. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis data deskriptif menggambarkan dan merangkum data secara singkat. Jenis dari penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan subjek penelitian guru-guru yang ada di SD Inpres Kurik 2 Rawasari yang berjumlah 15 orang. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner dan dilaksanakan dengan menggunakan metode survei. Kuesioner ini mengandung 25 pernyataan yang terbagi dalam 7 subdomain. Temuan dari penelitian mengindikasikan bahwa kompetensi guru TK di SD Inpres Kurik 2 Rawasari masih tergolong rendah (48% masih kurang mampu menggunakan teknologi), PK dalam kategori tinggi (75% dapat menguasai pengetahuan Paedagogik), CK dalam kategori sedang (65% dapat menguasai materi pembelajaran), TPK dalam kategori sedang (65% dapat memadukan teknologi dengan paedagogik), TCK dalam kategori sedang (65% dapat memadukan teknologi dengan konten), dan PCK dalam kategori tinggi (76% dapat memadukan konten dengan paedagogik). Dari keseluruhan dari hasil penelitian tersebut TPACK guru SD Inpres Kurik 2 Rawasari masih dalam kategori sedang (61%) dan belum mampu melaksanakan pembelajaran IPA berbasis TIK yaitu memadukan dari pengetahuan, konten, paedagogik dengan teknologi. Dari hasil dapat disimpulkan, kemampuan TPACK Guru SD Inpres Kurik 2 Rawa Sari dalam kategori sedang
Evaluasi Kualitas Udara Emisi Gas Buang/Ambien di PLTD Kahayan Baru
Proses pembakaran dapat memberikan dampak negatif pada kualitas udara di sekitar (SO2, NO2, CO dan TSP/Debu). Hal ini ditentukan persentase kadar sulfur yang terdapat pada bahan bakar yang digunakan dalam proses pembakaran. Selain itu pembakaran yang tidak sempurna menjadi penyebab kualitas udara menurun. Faktor penyebab kualitas emisi yakni pengoperasian mesin pembangkit dan kualitas bahan bakar. Kualitas udara yang dipantau dalam pemantauan lingkungan ini yakni kualitas udara ambien yang dipengaruhi oleh pengoperasian unit pelayanan PLTD Kahayan Baru. Parameter kualitas udara emisi sumber tidak bergerak Nitrogen Dioksida (NO2), Sulfur Dioksida (SO2), Carbon Monoksida (CO2) dan TSP keseluruhannya berada di bawah ambang batas baku mutu yang dipersyaratkan menurut Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. 15 Tahun 2019 tentang Baku Mutu Emisi Pembangkit Listrik Tenaga Termal (PLTD/ULD-Genset-Minyak Solar)
Penerapan Metode Geomagnetik Untuk Mengetahui Pola Perlapisan Batuan Bawah Permukaan Gunung Timau
Telah dilakukan penelitian dengan pemodelan dua dimensi metode geomagnet pada wilayah Timau, Kecamatan Amfoang Tengah, Kabupaten Kupang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis batuan bawah permukaan untuk mengetahui struktur perlapisan batuan dalam mendirikan bangunan observatorium di lokasi penelitian. Daerah penelitian dengan 40 titik ukur. Proses akusisi data dengan sistem looping menggunakan alat Proton Prosission Magnetometer (PPM) tipe GSM-19T. Data yang diperoleh di lapangan berupa nilai medan magnet total. Penentuan posisi titik ukur menggunakan Global Positioning Sistem (GPS). Pengolahan data diawali dengan koreksi variasi harian dan koreksi IGRF untuk mendapatkan anomali magnetik. Reduksi kontinuasi ke atas pada ketinggian 10 meter bertujuan untuk memisahkan anomali lokal dan anomali regional. Pemodelan dengan metode forward modeling menggunakan software Mag2DC for windows. Hasil interpretasi kualitatif diperoleh dua pola anomali, yaitu anomali sedang dengan rentang nilai 1 nT - 32 nT, dan anomali rendah dengan rentang nilai -60 nT-0 nT. Interpretasi kuantitatif menunjukan bahwa di lokasi terdapat dua jenis batuan, seperti batu pasir dengan suseptibilitas dimulai dari 0,000021-0,000993 cgs unit; batu gamping dengan suseptibilitas dimulai dari 0,000698-0,001161 cgs unit
Evaluasi Kualitas Daerah Aliran Sungai (DAS) Kali Dendeng Menggunakan Metode Indeks Pencemaran
Daerah aliran sungai (DAS) Kali Dendeng merupakan sumber daya air yang digunakan masyarakat Kota Kupang untuk berbagai keperluan seperti kegiatan domestik, petanian dan salah satunya diolah PDAM Kota Kupang untuk pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat Kota Kupang, sehingga sangat diperlukan upaya pengendalian kualitas dan kuantitas airnya untuk menjaga ketersediaan air berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan melakukan evaluasi kualitas daerah aliran sungai Kali Dendeng dalam peruntukannya sebagai kualitas air kelas II. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah survei lapangan, analisis laboratorium dan penetapan kualitas mutu air menggunakan metode Indeks Pencemaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari pengamatan secara langsung di lapangan dan pengukuran di Laboratorium diketahui parameter yang telah melampaui standar baku mutu adalah kandungan oksigen terlarut (DO) dan BOD5. Selanjutnya hasil perhitungan indeks pencemaran pada 5 segmen atau titik lokasi diketahui segmen 1 dan 2 masih berada dalam standar mutu kualitas air, sedangkan segmen 2, 3 dan 4 menunjukkan kualitas air sungai Kali Dendeng telah berada dalam kategori tercemar ringan
Systematic Literature Review: Eksplorasi Etnomatematika pada Ornamen
Etnomatematika hadir sebagai sarana untuk menjembatani antara budaya dan matematika. Tujuan dari penelitian ini untuk melakukan kajian literatur mengenai etnomatematika pada ornamen. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR). Pengumpulan data dilakukan dengan mengumpulkan dan mereview artikel-artikel mengenai etnomatematika pada ornamen yang dipublikasikan dalam rentang waktu 2017-2021. Artikel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 13 artikel jurnal nasional terakreditasi yang diperoleh dari database Google Scholar menggunakan aplikasi Publish or Perish. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat konsep matematika pada berbagai ornamen budaya Indonesia. Berdasarkan kajian literatur yang dilakukan, ornamen dapat menunjang dalam pembelajaran matematik
Pemanfaatan Video Animasi sebagai Sarana Meningkatkan Pengetahuan "Asmaul Husna" bagi Siswa Kelas 3 Sekolah Dasar
Tujuan penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan peserta didik sekolah dasar kelas 3 di SDN Sidamukti I mengenai materi pelajaran Asmaul Husna. Tidak hanya mengetahui Asmaul Husna saja, namun juga mengetahui tentang bagaimana cara meneladani asmaul husna sehingga peserta didik memiliki sifat atau akhlak yang baik dari mencontoh atau meneladani Asmaul Husna. Pemanfaatan video animasi dapat dijadikan sebagai media untuk meningkatkan pengetahuan peserta didik dalam kegiatan pembelajaran, suasana pembelajaran menjadi menyenangkan sehingga tidak timbul rasa bosan. Video animasi tersebut memiliki dampak positif untuk menstimulasi anak sehingga dapat termotivasi atau timbul minat siswa dalam pembelajaran terhadap materi pelajaran, selain itu strategi yang digunakan tidak berpusat pada guru melainkan berpusat pada peserta didik sehingga disini peserta didik yang aktif dalam kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pemanfaatan Video Animasi Sebagai Sarana Meningkatkan Pengetahuan "Asmaul Husna" Bagi Siswa Kelas 3 Sekolah Dasar, mengalami peningkatan yaitu diketahui dari pengetahuan pra siklus 30%, lalu pada siklus I mengalami peningkatan menjadi 85%
Studi Potensi Tinta Printer Berbahan Dasar Pigmen Organik Dari Daun Jambu Biji
Telah dilakukan penelitian mengenai potensi pigmen organik berbahan dasar daun jambu biji (Psidium Guanjava L) dalam pembuatan tinta printer. Parameter fisika yang dikaji yakni taraf intensitas cahaya dari tinta dengan variasi massa karbon yang berbeda, laju serap tinta, juga untuk mengetahui kinerja tinta dengan pigmen organik dari limbah daun jambu biji pada printer komersial. Karbon limbah daun jambu biji yang dibakar dihaluskan sampai menjadi serbuk karbon menggunakan blender, selanjutnya adalah memisahkan tinta menurut variasinya masing-masing kemudian mengukur taraf intensitas cahaya. Berdasarkan hasil analisis dari pengukuran transmitansi cahaya yaitu 0,42, 0,46, 0,58 dan 0,63 dalam satuan lux untuk variasi massa komposisi karbon 8, 16, 24, 32 gram. Laju serap tinta maksimum adalah 1,75 cm/menit pada variasi pelarut karbon menggunakan aquades 30 ml. Uji kinerja tinta dengan pigmen organik dari daun jambu biji memperlihatkan bisa digunakan dengan baik sebagai tinta printer, meskipun secara rata-rata kualitas tinta printer komersil masih lebih baik
Analisis Asesmen dan Intervensi Pelaksanaan ANBK dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Internal di SD Negeri 016 Loa Kulu
Sekolah berupaya melakukan persiapan ANBK dengan meningkatkan berbagai pengalaman dan kemampuan yang ada yaitu melalui kerjasama dengan dinas pendidikan setempat ataupun melakukan sosialisasi untuk membangun kecakapan guru dalam bidang teknologi. Kecakapan guru dalam bidang teknologi secara menyeluruh dapat menjadi tolak ukur sebagai pendukung, guru dapat memberikan arahan kepada setiap siswa pada pelaksanaan ANBK dengan baik. Metode penelitian yang dilakukan adalah deskriptif kualitatif dengan mengumpulkan data dan informasi tentang pelaksanaan ANBK di sekolah dasar. Sesuai dengan sistem dan teknis tersebut maka SD Negeri 016 Loa Kulu menyediakan berbagai sarana dan prasarana dalam mendukung pelaksanaan ANBK. Sekolah telah melakukan banyak upaya agar terjalannya ANBK secara baik, mengingat bahwa sekolah tersebut memiliki jumlah siswa lebih banyak dari sekolah dasar lainnya