Ejurnal Universitas San Pedro
Not a member yet
238 research outputs found
Sort by
Implementasi Metode Just In Time Dalam Mengefisiensi Biaya Persediaan Bahan Baku
Pengendalian persediaan adalah suatu kegiatan yang dapat memperkirakan jumlah persediaan dengan tepat, dengan jumlah yang tidak kurang atau tidak terlalu besar dibandingkan pada kebutuhan dan permintaan. Pengendalian persediaan dilakukan untuk memperoleh penghematan biaya persediaan dengan cara menjaga tingkat persediaan tersebut pada tingkat yang optimal. Salah satu cara mengurangi tingkat persediaan adalah dengan menggunakan metode Just In Time (JIT). Metode Just In Time (JIT) mengurangi tingkat persediaan sehingga dapat menekan biaya seefisien mungkin. Berdasarkan penelitian ini dapat dilihat bahwa dengan data yang sama tetapi menggunakan metode Just In Time (JIT) biaya persediaan bahan baku yang dikeluarkan lebih kecil daripada biaya yang dikeluarkan sebelumnya. Total biaya persediaan yang dikeluarkan sebelum menggunakan metode yaitu sebesar Rp32.359.000,00 dengan frekuensi pemesanan tiap bahan baku 24 kali dalam satu periode. Sedangkan dengan metode Economic Order Quantity (EOQ) biaya yang dikeluarkan sebesar Rp17.767.620,00 dengan frekuensi pemesanan bahan baku kedelai dan gula aren 13 kali dan 20 kali dalam satu periode. Menggunakan metode Just In Time (JIT) mengeluarkan biaya sebesar Rp8.883.810,00 dengan frekuensi pemesanan tiap bahan baku 4 kali dalam satu periode. Bedasarkan hasil perhitungan tersebut metode Just In Time (JIT) biaya persediaan yang dikeluarkan lebih efisien
Pengembangan Video Pembelajaran Stop Bullying untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa tentang Pencegahan Bullying di Sekolah Dasar
Begitu banyak fenomena perundungan yang terjadi di lingkungan anak-anak sekolah karena minimnya pemahaman siswa terhadap perundungan menjadi latar belakang dalam penelitian ini. Beberapa sekolah mengungkapkan bahwa masih terdapat kasus perundungan di sekolahnya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengembangkan video pembelajaran Stop Bullying dalam meningkatkan pemahaman siswa sekolah dasar. Subjek pada penelitian ini siswa kelas VI SD IT MINDA yang berada di kabupaten Tasikmalaya dengan jumlah 13 siswa. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan desain penelitian yang dikemukakan oleh Borg & Gall (1983). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, angket, penilaian para ahli, dan tes. Teknik analisis data yang digunakan ialah kuantitatif dan kualitiatif berdasarkan hasil uji kelayakan dan uji efektivitas. Hasil dari penelitian ini bahwa video pembelajaran Stop Bullying memperoleh penilaian skor dari ahli media sebesar 94%, ahli bahasa 100%, ahli materi 96%, hasil uji coba kelompok kecil 93,6%, dan hasil uji coba kelompok besar 97%. Hasil dari uji kelayakan tersebut memperoleh skor rata-rata 96,12% dengan kriteria sangat layak. Sedangkan Hasil uji efektivitas dari video pembelajaran Stop Bullying diperoleh melalui kegiatan Pretest dan Posttest yang diolah dengan uji N-gain. Skor yang diperoleh dari kelas kontrol adalah 0,4 dengan kriteria sedang, dan kelas eksperimen memperoleh rata-rata 0,7 dengan kriteria tinggi. Simpulan dari penelitian ini adalah video pembelajaran Stop Bullying sangat layak dan efektif untuk dijadikan media pembelajaran bagi siswa kelas VI SD untuk meningkatkan pemahaman siswa terkait pencegahan bullying di sekolah dasar
Eksplorasi Etnomatematika pada Perhiasan Mamoli di Masyarakat Kabupaten Sumba Barat Daya
Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui aspek-aspek fundamental matematis yang terdapat dalam mamoli yang merupakan salah satu mahar untuk pembelisan wanita pada masyarakat di Pulau Sumba; dan 2) mengetahui materi matematika apa saja yang dapat dipraktekan dalam pembelajaran melalui mamoli. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat aspek fundamental matematis dalam pembuatan mamoli yakni aktivitas menghitung, mengukur, mendesain. Aktivitas mengitung yakni dengan menentukan banyaknya bahan yang dibutuhkan untuk membuat mamoli, menghitung banyaknya ornamen yang akan dibuat sebagai hiasan. Aktivitas mengukur dalam pembuatan mamoli dalam hal ini yakni mengukur panjang diameter dari lingkaran yang terdapat pada mamoli, menghitung panjang salah satu diagonal dari layang-layang dan belah ketupat yang terdapat pada mamoli. Aktivitas designing dalam pembuatan mamoli berkaitan dengan penggunaan proporsi dan ukuran dan pengguanaan pola yang sesuai dan dilihat dari aspek keindahan.Dan materi matematika yang dapat dipraktekan dalam pembelajaran menggunakan mamoli adalah materi geometri; garis dan sudut; sumbu simetri
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas VIII Berbasis TIMSS di SMP Kristen Karuni
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII berbasiss TIMSS di SMP Kristen Karuni tahun ajaran 2022/2023. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Subjek dalam penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Kristen Karuni dengan jumlah 24 orang. Tehnik pengumpulan data ada tes dan wawancara. Tehnik analisis data melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil analisis data menunjukan bahwa presentase keseluruhan siswa yang mampu dalam menyelesaikan soal berbasis TIMSS yang ditinjau dari beberapa tahap indikator menurut Krulik dan Rudnick pada tahap membaca dan berpikir dengan persentase 31,24% kategori rendah, yang kedua yaitu indikator mengeksplorasi dan merencanakan dengan persentase 28,11% kategori rendah, yang ketiga yaitu indikator mencari jawaban dengan persentase 18,75% kategori rendah, yang keempat yaitu indikator memilih strategi dengan persentase 14,58% kategori rendah, dan yang terakhir indikator meninjau kembali dan mendiskusikan dengan persentase 1% kategori rendah
Implementasi Pembelajaran PKN dalam Pembentukan Karakter Siswa Sekolah Dasar
Pembelajaran Pendidikan kewarganegaraan sangat penting untuk pendidikan karakter sehingga implementasinya dapat membantu dalam pembentukan karakter generasi bangsa di Indonesia. Melalui pendidikan karakter peserta didik diajarkan untuk memiliki sikap dan perilaku yang baik. Pendidikan karakter bertujuan untuk kembali menghidupkan karakter warga negara yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, antara lain nilai ketaqwaan, nilai keimanan, nilai kejujuran, nilai kepedulian, hingga nilai etika atau sopan santun. PKn merupakan salah satu sarana yang tepat untuk mengimplementasikan nilai-nilai dalam pendidikan karakter kepada peserta didik, karena tujuan PKn pada dasarnya adalah untuk menciptakan peserta didik menjadi warga negara yang demokratis dan berkarakter sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Oleh karena itu, pembelajaran PKn dapat diimplementasikan untuk membentuk karakter generasi muda Indonesia terutama mulai dari peserta didik di Sekolah Dasar
Praktikalitas Media Pembelajaran Papan Hitung dalam Mengembangkan Pemahaman Konsep bagi Siswa Sekolah Dasar
Permasalahan yang ditemukan di lapangan bahwa sebagian besar siswa masih mengalami kesulitan dalam menyelesaikan operasi hitung. Salah satu penyebabnya adalah guru jarang menggunakan media pembelajaran untuk memberikan pemahaman konsep kepada siswa tentang materi operasi hitung. Oleh karena itu, dikembangkanlah media pembelajaran papan hitung yang dapat digunakan pada materi operasi hitung. Media tersebut telah dinyatakan valid oleh validator, sehingga penelitian ini merupakan lanjutan dari sebelumnya. Maka dari itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat praktikalitas media papan hitung yang telah dikembangkan. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data utama yang digunakan adalah angket dengan instrumen berupa lembar angket yang berisi pernyataan sesuai dengan kisi-kisi praktikalitas. Subjek dalam penelitian ini adalah seorang guru dan 27 siswa kelas III sekolah dasar. Data yang telah terkumpul, kemudian diolah dan diklasifikasi sesuai dengan kategori atau tingkat praktikalitas. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah nilai akhir dari hasil uji kepraktisan atau respon siswa sebesar 98,21% dengan kategori sangat praktis, sedangkan nilai akhir yang diperoleh dari hasil uji kepraktisan dari respon guru sebesar 98,02% dengan kategori sangat praktis, sehingga media ini cocok digunakan sebagai alat bantu untuk membelajarkan materi operasi hitung kepada siswa
Desain Kendali Adaptif pada Model Penyebaran Demam Berdarah dengan Melibatkan Fase Akuatik Nyamuk
Pada paper ini kendali adaptif didesain pada model penyebaran demam berdarah dengan melibatkan fase akuatik nyamuk. Model penyebaran demam berdarah yang dikaji melibatkan enam variabel state (manusia rentan, manusia terinfeksi, manusia sembuh, nyamuk pada fase akuatik, nyamuk dewasa rentan dan nyamuk dewasa terinfeksi) dan satu variabel masukan kendali berupa vaksinasi. Tujuan desain kendali adaptif ini adalah untuk menurunkan jumlah manusia rentan mengikuti fungsi acuan yang diberikan sedemikian sehingga manusia rentan berpindah ke kompartemen manusia sembuh serta jumlah manusia terinfeksi menurun. Konvergensi tracking dianalisis menggunakan fungsi Lyapunov. Performansi kendali adaptif yang telah didesain dievaluasi menggunakan simulasi numerik. Secara analitik dan numerik dapat ditunjukkan bahwa kendali adaptif berupa vaksinasi ini kokoh (robust) dengan adanya ketidakpastian parameter serta tujuan desain kendali tercapai
Covariance Based Structural Equation Modeling Dalam Analisis Hubungan Penyesuaian Diri Terhadap Culture Shock Mahasiswa Pasca Pandemi Covid-19
Dalam analisis statistik multivariat, Structural Equation Modeling (SEM) memiliki kemampuan untuk menganalisis arah hubungan kausal antara variabel teramati/indikator dan variabel laten, serta hubungan antara variabel laten dengan variabel laten lainnya. Covariance Based SEM dan Partial Least Square SEM adalah jenis SEM yang paling umum. Penelitian ini menggunakan SEM berbasis Kovarian (CB-SEM) dengan estimasi Maximum Likelihood (ML), yang memilki sifat tak bias dan ragam minimum. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan model SEM terbaik yang dapat digunakan bersamaan dengan estimasi Maximum Likelihood (ML) pada Covariance Based Structural Equation Modeling (CB-SEM). Selain itu, penelitian ini akan menganalisis bagaimana variabel laten endogen dan eksogen berkolerasi satu sama lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai dari variabel laten Introvert dan Ekstrovert serta variabel lain dapat menjelaskan 40% dari variabel laten affective. Diperoleh nilai Affective dapat menjelaskan sebesar 29% variabel laten Behavior dan variabel lain dapat menjelaskan tersebut. Diperoleh nilai Affective, Behavior, dan Ekstrovert sebesar 48% dapat menjelaskan variabel laten Cognitive dan variabel lain dapat menjelaskan tersebut. Dengan memperoleh Goodness of Fit (GOF) yang baik, artinya model yang digunakan sesuai dengan data
Pemodelan Matematis Isoterm dan Kinetika Adsorpsi Ion Cr(VI) pada Limbah Elektroplating Menggunakan Adsorben Tempurung Kelapa
Peningkatan jumlah industri di Indonesia berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, namun juga menimbulkan ancaman serius terhadap lingkungan akibat pencemaran air dan tanah oleh limbah organik maupun anorganik. Industri elektroplating merupakan salah satu sumber utama limbah berbahaya, khususnya yang mengandung ion logam berat kromium heksavalen (Cr(VI)) seperti kromat, dikromat, dan bikromat, yang tergolong limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Salah satu metode yang dinilai efektif dan ekonomis untuk mengatasi pencemaran ini adalah proses adsorpsi menggunakan karbon aktif. Dalam penelitian ini, digunakan karbon aktif berbahan dasar tempurung kelapa untuk mengadsorpsi ion Cr(VI) dari limbah elektroplating. Efektivitas adsorpsi dikaji melalui pendekatan model isoterm Langmuir, Freundlich, dan Temkin, serta analisis kinetika adsorpsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses adsorpsi mengikuti model isoterm Langmuir dengan koefisien determinasi (R²) tertinggi sebesar 0,954, yang mengindikasikan terjadinya adsorpsi monolayer pada permukaan adsorben yang homogen. Dengan demikian, karbon aktif dari tempurung kelapa memiliki potensi besar sebagai adsorben alami yang efisien dan ramah lingkungan untuk penanganan limbah logam berat Cr(VI)
Penggunaan Model Pembelajaran Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Materi Peredaran Darahku Sehat di Kelas V SD GMIT Kapan 1 Kabupaten TTS
Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD GMIT Kapan 1. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan tes hasil belajar. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) keterampilan guru pada siklus I diperoleh skor 60 dengan rata-rata 75% yang berkategori baik , Siklus II dengan jumlah skor yang diperoleh adalah 81 dengan rata-rata mencapai 92,05% yang berkategori sangat baik, (2) Keaktifan siswa pada siklus I, diperoleh skor sebesar 1147 dengan rata-rata mencapai 68,93% yang berkategori baik. Pada siklus II, diperoleh skor 1980 dengan rata-rata 95,41% berkategori baik sekali, (3) hasil belajar siswa pada siklus I, diperoleh skor 1980, rata-rata mencapai 61,87 dan ketuntasan sebesar 50%. Pada siklus II, diperoleh skor 2850, nilai rata-rata mencapai 89,06, ketuntasan 88%. Maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi peredaran darahku sehat di kelas V SD GMIT Kapan 1 Kabupaten TTS