Ejurnal Universitas San Pedro
Not a member yet
238 research outputs found
Sort by
Pemodelan Kasus Kemiskinan di Provinsi Jawa Timur dengan Algoritma Geographically Weighted Logistic Regression
Kemiskinan di Jawa Timur pada tahun 2024 mencapai 9,79% dan menunjukkan variasi spasial antar kabupaten/kota. Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan status kemiskinan menggunakan pendekatan Geographically Weighted Logistic Regression (GWLR). Data bersumber dari Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur tahun 2024 dengan 38 kabupaten/kota sebagai unit analisis. Variabel prediktor meliputi pengeluaran per kapita, tingkat pengangguran terbuka, rata-rata lama sekolah, tingkat partisipasi angkatan kerja, dan angka harapan hidup. Analisis diawali dengan pengujian autokorelasi spasial dan heterogenitas wilayah, kemudian dilanjutkan dengan pemodelan regresi logistik biner dan GWLR menggunakan pembobot Adaptive Gaussian Kernel dengan pemilihan bandwidth melalui cross validation. Kinerja model dievaluasi menggunakan nilai Akaike Information Criterion (AIC) dan akurasi klasifikasi. Hasil menunjukkan bahwa model GWLR memiliki kinerja lebih baik dibandingkan regresi logistik global dengan nilai AIC sebesar 47,99 dan tingkat akurasi sebesar 74%. Variabel rata-rata lama sekolah menjadi faktor paling dominan di sebagian besar wilayah, sementara pengaruh variabel lainnya bersifat spasial dan tidak homogen. Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan klasifikasi berbasis spasial dalam analisis kemiskinan
Karakterisasi Fisis dan Laju Pembakaran Briket Sebagai Energi Terbarukan Berbasis Kombinasi Tempurung Kelapa, Kulit Singkong dan Kulit Jagung
The quality of biomass briquettes is largely determined by the type of raw material and the manufacturing process, especially in efforts to develop waste-based alternative fuels. This research analyzes the effect of the combination of coconut shells with cassava skins and corn husks on the physical properties and burning rate of briquettes using tapioca flour adhesive. Test results show that variations in biomass produce significantly different combustion characteristics. Cassava husk–coconut shell based briquettes showed a higher combustion rate (0.24 g/minute), while corn husk–coconut shell briquettes produced more stable combustion with a lower rate (0.17 g/minute). Even though the water content of the two briquettes is still within acceptable limits, the high ash content (>25%) is the main limiting factor because it does not meet the SNI 01-6235-2000 standard and has the potential to reduce energy efficiency. These findings confirm that the selection of biomass type and control of the carbonization process play a crucial role in determining the performance of briquettes. Optimizing production parameters is needed so that agricultural waste-based biomass briquettes can be developed as an alternative fuel that meets national quality standards and supports a sustainable energy transition
Dominating Sets and Connectivity Preservation in Power Graphs of Symmetric and Cyclic Groups
The power graph P(G) is a simple graph associated with a group G that represents power relations among its elements. Although power graphs have been widely studied in connection with domination and connectivity, the effect of removing dominating sets, particularly those excluding the identity element, on graph connectivity has not been examined in detail. This study aims to characterize dominating sets in power graphs of finite groups and to investigate whether connectivity is preserved after their removal, with emphasis on symmetric groups and cyclic groups. This research employs a theoretical and analytical approach based on group theory and algebraic graph theory. The results show that, for symmetric groups Sn, there exists a dominating set excluding the identity element such that the power graph remains connected after its removal. Furthermore, for cyclic groups Cn, any generator forms a minimum dominating set, and the power graph remains connected after its removal
Pengaruh Model Kooperatif Tipe Team Games Tournament Berbantuan Media Powerpoint Terhadap Hasil Belajar IPS Siswa Kelas V SD Negeri Cibungkul
Pada penelitian ini dilatarbelakangi oleh salah satu permasalahan yang muncul ketika proses pembelajaran karena rendahnya hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPS di kelas V SD Negeri cibungkul. Oleh karena itu, pada penelitian ini diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe TGT berbantuan powerpoint. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model kooperatif tipe TGT terhadap hasil belajar siswa kelas V SD Negeri Cibungkul. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif jenis eksperimen dengan rancangan penelitian quasi experiment dengan nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 5 yang berjumlah 30 orang dengan teknik rendom samling tepilih 15 orang sebagai kelas kontrol dan 15 orang sebagai kelas eksperimen. Untuk memperoleh data dilakukan dengan tes pretest dan posttest data diolah menggunakan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata pretest kelas kontrol adalah 38,3 dan setelah diberikan perlakuan kemudian dilakukan posttest nilai rata-rat siswa yang didapat adalah 60,0. Sedangkan pada kelas eksperimen, nilai rata-rata pretest yang didapat adalah 42,3, kemudian setelah diberikan perlakuan dan diberikan posttest nilai rata-rat siswa yang didapat adalah 88,3. Uji hipotesis dilakukan dengan menggunakan paired sample t test pada SPSS versi 25, hasil hipotesis yang didapat dengan nilai sig 0,000 < 0,05 maka Ha diterima dan Ho ditolak. Sehingga penggunaan model kooperatif tipe TGT berbantuan media powerpoint berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD Negeri Cibungkul
Analisis Hubungan Keterampilan Proses Sains dan Berpikir Kreatif dalam Proyek STEAM pada Siswa Sekolah Dasar
Penelitian sebelumnya lebih banyak berfokus pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi atau memisahkan fokus pada salah satu keterampilan, sehingga kurang memberikan gambaran komprehensif tentang hubungan antara keterampilan proses sains (KPS) dan berpikir kreatif (KBK) dalam pembelajaran STEAM pada siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk untuk menganalisis korelasi dan kontribusi KPS dan KBK pada siswa sekolah dasar yang telah mengimplementasikan proyek STEAM dalam pembelajarannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional yang melibatkan 29 siswa kelas VI SDN 4 Banjar Agung tahun pelajaran 2025/2026. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar observasi yang dikembangkan sesuai dengan indikator KPS dan KBK. Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson dan regresi linear. Hasil penelitian menunjukkana adanya hubungan positif yang sangat kuat dan signifikan antara KPS dan KBK (r = 0,833; p < 0,05), serta KPS memberikan kontribusi sebesar 69,4% terhadap perkembangan KBK (R2 = 0,694). Temuan ini menegaskan bahwa implementasi proyek STEAM efektif dalam mengembangkan keterampilan proses sains dan berpikir kreatif siswa sekolah dasar
Analisis Desain Dinding Penahan Radiasi Ruang Radiografi Umum pada Salah Satu Rumah Sakit di Kota Palangka Raya
Pemanfaatan pesawat sinar X dapat membawa dampak negatif untuk pekerja dan masyarakat sehingga harus memperhatikan aspek proteksi radiasi seperti penggunaan dinding penahan radiasi yang berfungsi untuk menyerap dan mengatenuasi paparan radiasi yang dihasilkan. Pada penelitian ini dilakukan analisis desain dinding penahan radiasi. Dalam analisis ini dilakukan pengukuran laju paparan radiasi dengan menggunakan Surveymeter Gamma dan perhitungan ketebalan Pb menggunakan metode fitting dan aljabar yang direkomendasikan oleh NCRP No. 147. Pengukuran dan perhitungan Pb di bagi dalam 2 daerah yaitu pada daerah terkontrol (Titik B, Titik C, dan Titik F) dan daerah tidak terkontrol (Titik A, Titik D, Titik E, Titik G, dan Titik H). Hasil pengukuran dan perhitungan dari delapan titik proteksi ini didapatkan laju paparan radiasi pada daerah terkontrol di Titik B (0,052 ), Titik C (0,042 ), dan Titik F (0,055 ( ), dan hasil perhitungan ketebalan Pb di Titik B (0,07 mm), Titik C (0,034 mm), dan Titik F (0,18 mm). Sedangkan laju paparan radiasi pada derah tidak terkontrol di Titik A (0,480 ), Titik D (0,068 ), Titik E (0,075 ), Titik G (0,418 ), dan Titik H (0,453 ), dan hasil perhitungan ketebalan Pb di Titik A (0,46 mm), Titik D (0,08 mm), Titik E (0,071 mm), Titik G (0,038 mm), dan Titik H (0,005 mm). Berdasarkan hasil tersebut, nilai laju paparan radiasi di daerah terkontrol masih dalam batas aman dan di daerah tidak terkontrol laju paparan radiasi yang terjadi berada di atas ambang batas dari nilai pembatas dosis yang ditetapkan oleh NCRP No. 14
Analisis Variasi Spasial dan Temporal Parameter Kualitas Air Sungai Kahayan: Implikasi Terhadap Proses Self-Purification
Sungai Kahayan, sebagai salah satu sungai utama di Kalimantan Tengah, memiliki peran krusial dalam kehidupan masyarakat setempat. Namun, aktivitas manusia di sekitar sungai ini, seperti pembuangan limbah rumah tangga dan industri, mengakibatkan potensi pencemaran yang signifikan. Penelitian ini menggali variasi spasial dan temporal dari 11 parameter kualitas air Sungai Kahayan selama periode 2021–2023. Hasil analisis menggunakan teknik statistika multivariat, Analisis Klaster Hierarki (HCA) dan Analisis Komponen Utama (PCA), mengidentifikasi hubungan kompleks antar parameter. Hasil PCA menunjukkan bahwa parameter kualitas air dapat direduksi menjadi dua komponen utama (PC1 dan PC2), menjelaskan sekitar 84,24% variabilitas data. PC1 merepresentasikan tingkat polusi organik dan anorganik, sementara PC2 mencerminkan aspek-aspek kimia dan keseimbangan kimia dalam air. Analisis spasial menggunakan HCA mengelompokkan lokasi pengambilan sampel ke dalam dua klaster utama, menunjukkan perbedaan signifikan dalam kualitas air. Analisis temporal menggunakan MANOVA mengungkapkan perbedaan yang signifikan setiap tahun, terutama pada parameter pH, DO, BOD, NH3-N, TDS, TSS, dan Fe. Kemampuan self-purification Sungai Kahayan dievaluasi melalui analisis tren dengan melibatkan parameter DO, BOD, dan COD. Meskipun terjadi pemurnian diri, sungai belum mencapai zona air bersih pada titik terakhir pengambilan sampel. Penelitian ini memberikan pemahaman mendalam tentang variasi spasial dan temporal kualitas air Sungai Kahayan, serta implikasinya terhadap proses self-purification. Hasilnya dapat menjadi dasar untuk pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan dan peningkatan pemahaman terhadap kondisi ekosistem sungai
Analisis dan Distribusi Spasial Kesadahan Air Tanah di Kelurahan Kota Uneng Kabupaten Sikka
Kesadahan air di dalam tanah dipengaruhi oleh kondisi geologi lokasi air tanah. Kondisi geologi yang banyak mengandung Ca dan Mg akan menyebabkan tingginya kesadahan air yang dapat menyebabkan masalah lingkungan dan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesadahan total, kadar kalsium, dan kadar magnesium dalam air sumur beserta pola distribusi spasialnya. Penelitian dilakukan pada 5 sumur di Kelurahan Kota Uneng Kabupaten Sikka pada bulan September 2024. Analisis tingkat kesadahan total, kadar kalsium, dan kadar magnesium dilakukan menggunakan metode kompleksometri. Sedangkan analisis pola distribusi parameter dilakukan dengan menggunakan sofware surfer 13. Hasil penelitian menunjukan bahwa berdasarkan konsentrasi kesadahan total (675 – 1.212,5 mg/L CaCO3), kadar kalsium (80 – 230 mg/L), dan kadar magnesium (115 – 154,91 mg/L) dalam 5 sumur di Kelurahan Kota Uneng Kabupaten Sikka tidak memenuhi standar baku mutu untuk keperluan higienis dan sanitasi menurut PerMenKes No.32 Tahun 2017 dan standar air minum menurut WHO. Adapun tingkat penyebaran parameter dipengaruhi oleh jenis batuan, kemiringan, dan arah aliran air tanah. Semakin rendah suatu daerah maka semakin tinggi nilai kesadahan total, kadar kalsium dan kadar magnesium
Pembangkitan Massa Partikel Neutrino dengan Fermion Triplet Melalui Mekanisme Seesaw Tipe III
Neutrino merupakan partikel yang sangat ringan, tidak memiliki muatan dan interaksi dengan materi lainnya sangat lemah. Massa partikel neutrino dalam pembahasan ini dibangkitkan dengan fermion triple melalui mekanisme seesaw III. Mekanisme Seesaw merupakan salah satu mekanisme untuk membangkitkan massa partikel neutrino yang tidak tercakup dalam Model Standar (MS) fisika partikel. Hal ini berarti bahwa mekanisme seesaw merupakan alternatif dari MS. Kajian dalam artikel ini bersifat teoritis dan didukung oleh studi literatur. Massa partikel neutrino dapat terbentuk secara konsisten dengan menganalisis peran fermion triplet dalam Lagrangian menggunakan mekanisme Seesaw tipe III.
Efektivitas Model Knisley Learning dan Model Problem Based Learning Berbasis Geogebra Terhadap Kemampuan Decision Making
Kemampuan Decision Making (pengambilan keputusan) merupakan salah satu bentuk berpikir tingkat tinggi yang sangat diperlukan dalam pendidikan matematika modern abad ke-21 dan dibutuhkan siswa untuk menghadapi tantangan dunia kerja serta kehidupan sehari-hari. Namun, kemampuan ini masih belum optimal pada sebagian besar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas model pembelajaran (Problem-Based Learning/PBL berbasis GeoGebra dan model Knisley berbasis GeoGebra, yaitu model yang mendorong tahapan sistematis dalam memecahkan masalah matematis) dan keberanian belajar terhadap kemampuan decision making siswa, serta menguji interaksi antara keduanya. Penelitian dilakukan di SMK Muhammadiyah Banjarnegara dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan desain true eksperimental berjenis posttest-only control group design. Subjek dibagi ke dalam tiga kelompok pembelajaran: PBL, Knisley, dan kontrol, dengan penerapan instrumen berupa tes decision making dan angket keberanian belajar. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dalam kemampuan decision making antar kelompok. Rata-rata skor tertinggi diperoleh kelompok PBL berbasis GeoGebra (86,43), disusul kelompok Knisley (76,43), dan kelompok kontrol (63,25). Keberanian belajar memberikan kontribusi yang signifikan terhadap kemampuan decision making, yaitu sebesar 31,9% pada model PBL dan 23,8% pada model Knisley. Namun, hasil uji interaksi menggunakan regresi linier berganda menunjukkan bahwa pengaruh keberanian tidak dipengaruhi oleh jenis model pembelajaran (p > 0,05), sehingga kontribusi keberanian merupakan konsistensi pada kedua model inovatif. Temuan ini menegaskan bahwa PBL berbasis GeoGebra merupakan pendekatan yang paling efektif dalam meningkatkan kemampuan decision making siswa. Penelitian ini merekomendasikan integrasi pembelajaran inovatif berbasis teknologi dengan penguatan aspek afektif siswa dalam pembelajaran matematika