Universitas Muhammadiyah Sinjai Online Journal Systems
Not a member yet
    304 research outputs found

    Pengaruh Penambahan Tepung Daun Talas (Colocasia esculenta. L) dalam Ransum Terhadap Pertambahan Bobot Badan dan Konsumsi Pakan Itik Mojosari

    Full text link
    Penelitian bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penambahan tepung daun talas (Colocasia esculenta L.) terhadap pertambahan bobot badan dan konsumsi pakan itik Mojosari. Penelitian  menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan tiga ulangan. P0: Tanpa perlakuan kontrol 0%, P1: Tepung daun talas 1%,  P2: Tepung daun talas 3%, dan P3: Tepung daun talas 5 %. Hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan tepung daun talas pada level yang berbeda berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap pertambahan bobot badan dan konsumsi pakan. Rata-rata nilai pertambahan bobot badan (PBB) P0 (9,19 g/ekor/minggu), P1 (10,19 g/ekor/minggu) P2 (11,92 g/ekor/minggu) dan P3 (13,51 g/ekor/minggu). Rata-rata konsumsi pakan P0 (38,46 g/ekor/hari), P1 (35,99 g/ekor/hari) P2 (34,17 g/ekor/hari) dan P3 (34,09 g/ekor/hari). Adapun perlakuan terbaik yaitu pada perlakuan P3 dengan penambahan tepung daun talas sebanyak 5%

    Penerapan Sistem Jaminan Halal dan Standar Rumah Potong Hewan (RPH) di RPH Bangkong Kabupaten Sumbawa

    Full text link
    Halal di Indonesia diatur dalam undang-undang No.69 pasal 10 ayat (1) tentang label dan iklan pangan setiap orang yang memproduksi atau memasukkan pangan yang dikemas di Wilayah Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengusulkan, mengembangkan, dan menerapkan perbaikan manual sistem jaminan produk halal (SJPH). Pengumpulan data mengunakan metode observasi dan wawancara meliputi profil umum, lokasi tata letak ruangan, fasilitas, kapasitas, legalitas, alur produksi struktur manajemen sumber daya manusia, proses penyembelihan, proses pra penyembelihan dan daftar hewan yang dipotong. Berdasarkan hasil penelitian bahwa manual sistem jaminan halal (SJH) dikembangkan berdasarkan kondisi nyata di rumah potong hewan (RPH) Bangkong dengan mengintegrasikan antara kriteria halal assurance system (HAS) 23000 tentang sertifikasi halal dan persyaratan SNI 01-6159-1999 tentang rumah potong hewan. Pengembangan manual SJH menghasilkan 7 persyaratan yaitu kebijakan mutu, tim manajemen mutu, pelatihan dan edukasi, hewan potong, produk, fasilitas, dan prosedur kerja. Persyaratan yang belum dapat diterapkan sepenuhnya yaitu pelatihan dan fasilitas. Persyaratan fasilitas tidak dapat diwujudkan dalam jangka waktu singkat mengingat bangunan RPH milik pemerintah, sehingga diperlukan penganggaran dana dalam pemenuhan persyaratan standar nasional Indonesia (SNI) RPH. Namun demikian, tidak menjadi suatu masalah pada kriteria SJH karena persyaratan fasilitas produksi yang dimiliki tercatat dengan baik pada manual SJH. Penerapan persyaratan dalam manual SJH dapat dilakukan secara konsisten

    Pengaruh Penambahan Tepung Daun Pepaya (Carica papaya L.) dalam Pakan terhadap Histomorfometri Usus Halus Ayam Buras

    Full text link
    Histomorfometri merupakan suatu metode pengukuran yang dilakukan pada sel dan jaringan usus halus segmen duodenum, jejenum dan ileum. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan performa vili usus halus adalah dengan memanfaatkan pakan alternatif seperti daun pepaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung daun pepaya (Carica papaya L.) dalam pakan terhadap histomorfometri usus halus. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah eksperimen dengan rancangan acak lengkap (RAL) 5 perlakuan dan 3 kali ulangan, di antaranya P0 (100% komersil), P1 (100% pakan komersil + 2% tepung pepaya), P2 (100% pakan komersil + 4% tepung daun pepaya), P3 (100% pakan komersil + 6% tepung daun pepaya) dan P4 (100% pakan komersil + 8% tepung daun pepaya). Parameter yang diuji dalam penelitian ini adalah tinggi vili, lebar apikal vili, lebar basal vili dan kedalaman kripta. Analisis data yang digunakan adalah analysis of variance (ANOVA) dan uji Duncan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan tepung daun pepaya 2% dalam pakan memberikan pengaruh nyata (P<0,05) terhadap histomorfometri usus halus bagian duodenum, jejenum dan ileum

    Kualitas Fisik Daging AKUSI (Ayam Kampung Unggul Sinjai) dengan Penambahan Bubuk Kulit Nanas dan Waktu Marinasi yang Berbeda

    Full text link
    AKUSI (ayam Kampung unggul Sinjai) merupakan jenis ayam Kampung yang memerlukan perlakuan khusus agar menghasilkan daging yang lembut. Kelembutan daging ayam bisa ditingkatkan melalui penambahan enzim bromelin. Proses marinasi dengan menggunakan serbuk kulit nanas diharapkan dapat meningkatkan mutu keempukan daging. Tujuan penelitian ini adalah untuk melaksanakan proses marinasi menggunakan bubuk kulit nanas dengan variasi waktu marinasi guna mengamati kualitas keempukan daging yang diukur dengan nilai daya ikat air (DIA), daya putus daging (DPD), dan susut masak (SM). Penelitian ini dilaksanakan secara eksperimen dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) pola faktorial, yang melibatkan tahapan penelitian melakukan proses marinasi menggunakan bubuk kulit nanas pada variasi waktu marinasi yang berbeda. Variabel yang dianalisis dalam studi ini adalah nilai DIA, DPD, dan SM. Hasil penelitian menunjukkan nilai DIA dan DPD optimum pada pemberian bubuk kulit nanas sebanyak 20% selama 90 menit waktu marinasi sedangkan nilai susut masak optimum pada pemberian bubuk kulit nanas sebanyak 20% selama 120 menit waktu marinasi pada daging AKUSI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan bubuk kulit nanas sebanyak 20% dari berat daging AKUSI dan dimarinasi selama 90 menit dapat meningkatkan kualitas keempukan daging AKUSI

    The Effectiveness of the HIV Prevention and Control Program by the Bekasi City Health Office

    Full text link
    This study aims to evaluate the effectiveness of the HIV prevention and control program implemented by the Bekasi City Health Office. The analysis refers to Sutrisno’s (2007) indicators of program effectiveness, which include program understanding, target accuracy, timeliness, goal achievement, and tangible outcomes. A qualitative research approach was employed, using observation, interviews, and documentation as data collection techniques.The findings reveal that the HIV prevention and control program has generally been effective in its implementation. However, the goal achievement indicator has not been fully realized, as the Bekasi City Health Office has yet to meet the targets stipulated in the Ministry of Health Regulation No. 23 of 2022, Article 4(2). This research provides valuable insights and serves as an evaluation tool for improving the effectiveness of future HIV prevention and control efforts. The novelty of this study lies in its analysis of HIV-related issues in Bekasi City from the perspective of Government Science

    Penerapan Arsip Elektronik Dan Pengaruhnya Terhadap Peningkatan Kinerja Pegawai Di PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku Dan Maluku Utara

    Full text link
    Penelitian ini membahas pengelolaan arsip elektronik dalam berbagai institusi, dengan fokus pada efektivitas, efisiensi, dan dampaknya terhadap kinerja pegawai. Studi ini mengkaji berbagai strategi optimalisasi sistem kearsipan digital, termasuk implementasi aplikasi manajemen surat serta kebijakan terkait yang diterapkan oleh pemerintah dan sektor swasta. Dengan menggunakan pendekatan kuantitaif. penelitian ini dianalisis menggunakan statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem pengarsipan digital mampu meningkatkan efisiensi kerja, mengurangi risiko kehilangan dokumen, serta mempercepat akses terhadap informasi. Namun, tantangan seperti keterbatasan infrastruktur teknologi, kurangnya pelatihan pegawai, serta keamanan data masih menjadi hambatan utama dalam implementasi sistem ini. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang lebih komprehensif serta pelatihan berkelanjutan untuk memastikan keberlanjutan pengelolaan arsip elektronik yang efektif dan ama

    Government Policies In Preventing Early Marriage In Sinjai Selatan District Sinjai Regency

    Full text link
    This study aims to determine the government's prevention in dealing with early marriage in South Sinjai District, Sinjai Regency. The type of research used is qualitative research, the data sources used are primary and secondary, the number of informants is 3 people. From the results of previous research, it shows that the government's prevention in dealing with early marriage in Sinjai Selatan sub-district, Sinjai district, is classified as optimal and not optimal. society. related to the regulation on early marriage has been going well, but not optimal because of the government's lack of firmness towards people who do early marriage. Internal factors that influence this research are on the basis of their own volition while external factors are influenced by several factors such as the economy, education, or community traditions. &nbsp

    Local Government Strategies in Preventing Child Marriage: A Study of the Women’s Empowerment and Child Protection Office of Sinjai Regency

    Full text link
    This study aims to analyze the strategy of the Women’s Empowerment and Child Protection Office (DP3AP2KB) of Sinjai Regency in reducing the incidence of child marriage. The research employed a qualitative approach with a descriptive design. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation involving key informants, including the Head of DP3AP2KB, the Head of the Child Protection Division, the Head of the Office of Religious Affairs, and community representatives. Data analysis was conducted using thematic procedures consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that the main strategies implemented include the establishment of Community-Based Integrated Child Protection (PATBM), periodic monitoring and evaluation, and intensified socialization regarding the risks of child marriage and the importance of child rights protection. Nevertheless, the implementation still encounters obstacles, particularly low public awareness and the uneven establishment of PATBM across villages. The novelty of this study lies in the comprehensive mapping of child marriage prevention strategies by emphasizing cross-sectoral collaboration and structured monitoring mechanisms. These findings imply that strengthening village-level institutions, expanding PATBM coverage, and enhancing community-based educational programs are crucial to achieving more effective and sustainable child marriage prevention in Sinjai Regency.Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3AP2KB) Kabupaten Sinjai dalam menekan angka pernikahan anak di bawah umur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan informan kunci yang meliputi Kepala DP3AP2KB, Kepala Bidang Perlindungan Anak, Kepala Kantor Urusan Agama, serta unsur masyarakat. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi utama yang diterapkan meliputi pembentukan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM), pelaksanaan monitoring dan evaluasi secara berkala, serta peningkatan intensitas sosialisasi mengenai risiko pernikahan anak dan pentingnya perlindungan hak anak. Namun, implementasi strategi tersebut masih menghadapi kendala berupa rendahnya kesadaran masyarakat dan belum meratanya pembentukan PATBM di seluruh desa. Kebaruan penelitian ini terletak pada pemetaan strategi pencegahan pernikahan anak secara komprehensif dengan menekankan sinergi lintas sektor dan mekanisme monitoring terstruktur. Temuan penelitian memberikan implikasi bahwa penguatan peran desa, perluasan PATBM, serta peningkatan program edukasi berbasis komunitas menjadi kunci dalam mewujudkan pencegahan pernikahan anak yang lebih efektif dan berkelanjutan di Kabupaten Sinjai

    Analisis Bibliometrik Penerapan Balanced Scorecard Dalam Pengukuran Kinerja Di Sektor Publik

    Full text link
    This study analyzes the application of the Balanced Scorecard (BSC) as a performance measurement tool in the Indonesian public sector through a bibliometric approach. BSC, with four main perspectives-financial, customer, internal business processes, and learning and growth-is expected to improve efficiency, accountability, and quality of public services. The research method used was bibliometric analysis with VOSviewer software to map inter-topic relationships in the literature related to BSC in the public sector. The results showed that BSC implementation in Indonesia still faces challenges, such as limited resources and infrastructure. This study provides recommendations for government agencies to implement BSC effectively, through training, technological support, and strong leadership. BSC implementation is expected to help public organizations achieve their strategic goals and increase public trust.Penelitian ini menganalisis penerapan Balanced Scorecard (BSC) sebagai alat pengukur kinerja di sektor publik Indonesia melalui pendekatan bibliometrik. BSC, dengan empat perspektif utama—keuangan, pelanggan, proses bisnis internal, serta pembelajaran dan pertumbuhan—diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, akuntabilitas, dan kualitas layanan publik. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis bibliometrik dengan perangkat lunak VOSviewer untuk memetakan hubungan antar-topik dalam literatur terkait BSC pada sektor publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan BSC di Indonesia masih menghadapi tantangan, seperti keterbatasan sumber daya dan infrastruktur. Studi ini memberikan rekomendasi agar instansi pemerintah dapat mengimplementasikan BSC secara efektif, melalui pelatihan, dukungan teknologi, dan kepemimpinan yang kuat. Penerapan BSC diharapkan dapat membantu organisasi publik mencapai tujuan strategisnya dan meningkatkan kepercayaan masyarakat. &nbsp

    Penerapan Inovasi Pelayanan Berbasis E-Government terhadap Peningkatan Pelayanan Publik pada Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Banten

    Full text link
    Service quality and user satisfaction are essential elements that must not be overlooked but instead prioritized in modern public governance, particularly within government institutions that oversee wide operational areas such as the Regional Office of the Directorate General of State Assets (Kanwil DJKN) Banten. This study aims to examine the implementation of e-government–based public service innovations in improving service user satisfaction. The method used in this research is a literature study, utilizing secondary data from various references such as scientific journal articles, government regulations, and other relevant documents related to the research topic. The findings indicate that public service innovation plays a crucial role in shaping a positive public perception of bureaucracy while promoting institutional efficiency and accountability. At Kanwil DJKN Banten, the implementation of e-government–based service innovations such as “APT Online,” “Solider Zone,” “SIAP,” and “SIBINA” has significantly contributed to increasing user satisfaction through faster service delivery, improved accessibility, and transparency in service processes. The implications of this research highlight the importance of strengthening information technology capabilities and ensuring continuous technological development to expand service outreach and enhance bureaucratic responsiveness in line with the increasing complexity of public needs and interests

    298

    full texts

    304

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Muhammadiyah Sinjai Online Journal Systems
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇