OJS Bajang Institute
Not a member yet
    4234 research outputs found

    ANALISA PENGARUH FOOD VLOGGER DAN DIGITAL MARKETING TERHADAP PURCHASE INTENTION YANG DIMEDIASI OLEH BRAND AWARENESS

    No full text
    As time goes by, especially in the era of globalization, the world has developed very rapidly, especially in the development of technology and the internet. One of the impacts of technological developments in the food and beverages industry, especially coffee shops which use internet platforms as a marketing base. Food vloggers have become an option for businesses to compete for consumers in the industry. This research uses quantitative methods and data collection techniques by distributing questionnaires using Google Form media and using non-probability sampling methods. The sample taken for this research was 110 respondents. Data were analyzed using structured equation modeling-partial least squares (PLS-SEM) with SmartPLS3 software. The research results show that there is a positive influence between food vloggers on brand awareness, food vloggers on purchase intention, digital marketing on brand awareness and brand awareness on purchase intention. Meanwhile, digital marketing does not have a positive influence on purchase intention. Apart from that, the brand awareness variable does not mediate the relationship between food vloggers and purchase intention, but brand awareness indirectly mediates the relationship between digital marketing and purchase intentio

    PESONA DAN EKOSISTEM TENUN SONGKET TODO: ANALISIS PARIWISATA BUDAYA DI KAMPUNG TODO, KABUPATEN MANGGARAI, NUSA TENGGARA TIMUR

    No full text
    The diversity of cultural and weaving traditions in Indonesia creates a unique heritage. Kampung Todo in Manggarai Regency, with its flagship product, the Todo Songket Weaving Craft, has become a magnet for cultural tourism. This study aims to explore the appeal and contributions of the Todo songket weaving ecosystem, analyze its impact on the local community's livelihood, and examine the government’s support as a crucial factor in the context of cultural tourism in Kampung Todo, Manggarai Regency, East Nusa Tenggara. The research relies on primary and secondary data, employing data collection methods such as observation, interviews, and documentation studies. Data analysis was conducted using a qualitative descriptive approach. The findings reveal that the charm of Todo Songket Weaving continues to grow, supported by the availability of raw materials and increasingly innovative color variations. Modern technology, particularly social media, plays a significant role in promotion and information dissemination. The positive impact of Todo songket weaving on the local community includes economic benefits and meeting daily needs. Government support through training programs, provision of raw materials, and promotional assistance has also contributed to the development of Kampung Todo as an attractive cultural tourism destination

    SISTEM PERAMALAN KEBUTUHAN BAHAN BANGUNAN BERBASIS WEBSITE MENGGUNAKAN METODE SINGLE MOVING AVERAGE

    No full text
    PT. Sari Alam adalah perusahaan yang bergerak dibidang bahan-bahan bangunan. Di PT. Sari Alam terdapat banyak sekali bahan-bahan bangunan di antaranya Batu Bata,dan Pasir Batu (sirtu). Permasalahan yang terjadi di PT. Sari Alam adalah tidak dapat mengetahui berapa jumlah stok yang harus di sediakan karena produksi dan permintaan yang terjadi fluktuaktif dan tidak pasti. Sebuah perusahaan tidak lepas dari yang namanya permintaan terutama perusahaan distribusi, selain proses penjualan, Perusahaan harus didukung oleh ketersediaan stok barang, permintaan pasar yang berubah setiap harinya menuntut para distributor lebih detail dalam perencanaan strategi untuk meningkatkan penjualan dan ketersediaan stok barang setiap harinya. Dalam konteks ini Single Moving Average (SMA) merupakan salah satu dari metode peramalan. Metode ini meramalkan suatu kegiatan dengan mengombinasikan sejumlah data aktual pada periode sebelumnya untuk menghasilkan peramalan di masa mendatang. penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan sistem peramalan berbasis website dengan metode SMA dapat memberikan solusi yang efektif untuk mengelola stok barang dan merencanakan produksi secara lebih efisien di PT. Sari Ala

    REFORMASI SISTEM PERADILAN ANTI KORUPSI

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengaruh sistem peradilan terhadap tindak pidana korupsi di pengadilan mengetahui bagaimana realisasinya. Penelitian yuridis normative dengan pendekatan konseptual, dengan tetap memperhatikan aspek statuta atau aturan-aturan hukum terkait dengan gagasan mengenai sistem peradilan. Data terhimpun melalui literasi kepustakaan dan informasi umum yang terpublikasi media dan sejumlah putusan Hakim yang visible dengan rumusan permasalahan. Hasil penelitian ini adalah sistem Peradilan mencakup dua yaitu system nyata dan system konseptual. Sistem nyata terkait dengan pengendalikan terhadap perilaku personal para actor-aktor peradilan dan realisasi system peradilan anti korupsi di Pengadilan merujuk pada identifikasi yang menunjukan bahwa pengaruh system nyata lebih dominan dari pada system konseptual. Maka dari pada itu pemberantasan korupsi di pengadilan focus pada pengendalikan kecenderungan negative para actor melakukan tindak pidana korups

    PERAN KEPEMIMPINAN KEPALA DESA DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS KINERJA PERANGKAT DESA TENGKAPAK KECAMATAN TANJUNG SELOR KABUPATEN BULUNGAN

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui peran kepemimpinan Kepala Desa dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi peran kepemimpinan Kepala Desa dalam meningkatkan efektivitas kinerja perangkat desa (Studi : Kantor Desa Tengkapak Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan). Informan kunci (key person) dalam penelitian ini adalah Kepala Desa Tengkapak, sedangkan informan pendukung terdiri dari Perangkat Desa dan/atau masyarakat desa yang dipilih secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada. Menurut jenis data yang digunakan dan tingkat eksplanasinya, maka penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif deskriptif. Sedangkan analisis data penelitian menggunakan model analisis interaktif yang terdiri dari tiga hal utama dalam menganalsis data, yaitu : reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/ verifikasi. Berdasarkan hasil analisis hasil penelitian yang dilakukan diketahui bahwa kinerja Perangkat Desa Tengkapak secara keseluruhan belum optimal yang disebabkan oleh minimnya kualitas dan kuantitas perangkat desa. Kemudian makanisme penilaian kinerja Perangkat Desa Tengkapak tidak menggunakan prosedur atau indikator tertentu, melainkan ditentukan dari setiap pekerjaan yang dilakukan sehubungan dengan tugas dan fungsinya sebagai perangkat desa dan dari tingkat kedisiplinan perangkat desa itu sendiri serta dari penilaian masyarakat secara umum. Adapun upaya-upaya yang dilakukan Kepala Desa Tengkapak untuk meningkatkan kualitas kerja perangkat desanya adalah dengan mengikutsertakan perangkat desa tersebut kedalam program pendidikan dan pelatihan (Diklat) yang diadakan oleh Pemerintah Daerah setempat yakni Pemerintah Daerah Kabupaten Bulungan yang ditujukan bagi seluruh aparat desa. Selanjutnya peran kepemimpinan Kepala Desa Tengkapak khususnya dalam upaya meningkatkan kinerja perangkat desa antara lain sebagai motivator, komunikator yang efektif, evaluator, mediator, dan integrator. Sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan peran kepemimpinan Kepala Desa Tengkapak meliputi : terbatasnya pengetahuan dan wawasan kepala desa mengenai kepemimpinan secara teoritis, terbatasnya kemampuan analitik kepala desa, tingkat kesibukan kepala desa yang cukup tinggi, perangkat desa yang cukup kooperatif, dan adanya sikap keterbukaan dari kepala des

    EFEKTIVITAS PERATURAN DAERAH MASYARAKAT ADAT TERHADAP EKSISTENSI LEMBAGA ADAT WOTU DIKABUPATEN LUWU TIMUR

    No full text
    Latar belakang dalam penulisan ini yaitu mengenai masyarakat hukum adat, secara teoritis pembentukannya disebabkan karena adanya faktor ikatan yang mengikat masing-masing anggota masyarakat hukum adat tersebut. Faktor ikatan yang membentuk masyarakat hukum adat secara teoritis adalah karena faktor genealogis (keturunan) dan faktor territoria (wilayah). Peraturan daerah tentang masyarakat hukum adat dapat menjadi upaya hukum untuk memberikan dasar hukum dan menegaskan identitas dan eksistensi masyarakat hukum adat. Peraturan daerah (perda) ini juga dapat mewujudkan kearifan lokal dengan membina dan memberdayakan kelembagaan masyarakat adat secara terbuka. Dalam tataran yuridis telah banyak produk hukum yang diundangkan oleh pemerintah dalam hal memberikan dasar kepastian hukum untuk memberikan ruang kepada masyarakat hukum adat dalam konteks untuk menjaga eksistensi mereka. Namun hal itu, belum memberikan jaminan dalam tataran praktek bagi terjaganya eksistensi masyarakat hukum adat, konflik-konflik yang berimbas pada terampasnya hak masyarakat hukum adat masih marak terjadi.Tujuan penelitian adalah untuk menganalisa efektivitas Peraturan Daerah (Perda) terkait masyarakat adat dalam mendukung eksistensi lembaga adat Wotu di Kabupaten Luwu Timur serta untuk mengetahui faktor kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan Peraturan Daerah (Perda) terkait masyarakat adat Wotu di Kabupaten Luwu Timur

    PENGARUH PEMBERIAN PUPUK UREA TERHADAP PERTUMBUHAN RUMPUT ODOT (PENNISETUM PURPUREUM CV. MOTT)

    No full text
    This study aims to determine the effect of appropriate urea fertilizer on the growth of odot grass (Pennisetum purpureum). This study used a non-factorial Randomized Block Design (CRD) consisting of 4 treatments and 6 replications. The treatments given were:P0 = Without urea fertilizer (control), P1 = Urea fertilizer 5 grams/100 ml of water/plant, P2 = Urea fertilizer 10 grams/100 ml of water/plant, P3 = Urea fertilizer 15 grams/100 ml of water/plant. The response of Odot grass to several concentrations of urea fertilizer by dissolving urea fertilizer in 100 ml of water that was watered for each treatment and with each treatment dose. Fertilization was carried out 2 times until harvest at one week after planting and 3 weeks after planting (wap). The parameters observed were height growth, stem diameter, number of tillers and fresh forage production. Observations for grass height at 2, 4, and 6 weeks after planting, while for the number of tillers and stem diameter were carried out before harvest (40 days after planting) and fresh forage production was carried out at harvest by weighing each different plot after cutting. Data from the research results were analyzed statistically, if the test was significantly different and continued with testing using DMRT.The results of the research from the data that had been analyzed against the observed parameters from the influence of several concentrations of urea fertilizer use were significantly different (p <0.05), with the results that the higher the concentration of urea fertilizer used, the higher the growth and fresh production

    PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KORBAN PERKOSAAN YANG MELAKUKAN ABORSI DALAM PERSPEKTIF VIKTIMOLOGI

    No full text
    Penelitian ini menggunakan pendekatan normatif dengan fokus pada pendekatan undang-undang, konseptual, dan studi kasus, serta menggunakan bahan hukum primer dan sekunder melalui studi kepustakaan, dengan analisis yang bersifat Deskriptif. Fenomena perkosaan merupakan bagian dari tindak kekerasan seksual. Di Indonesia, kasus tersebut berbanding lurus dengan fenomena aborsi itu sendiri. Dampak buruk dari perkosaan adalah kehamilan yang tidak diinginkan, yang membuat korban perkosaan mengambil keputusan untuk mengakhiri kehamilan itu dengan cara melakukan aborsi. Berdasarkan data BKKBN tahun 2023 disinyalir terdapat 2,6 juta kasus aborsi terjadi di Indonesia dalam satu tahun, 700.000 diantaranya dilakukan oleh remaja akibat kehamilan yang tidak diinginkan Dari data di atas hanya sedikit kasus aborsi yang terlaporkan, hal ini dapat disebabkan oleh tidak terlaporkannya aborsi, karena masih terdapat bayang-bayang kriminalisasi yang menyebabkan perempuan berubah status yang awalnya sebagai korban menjadi pelaku tindak pidana Meskipun aturan mengenai legalitas aborsi terhadap korban perkosaan telah di buat dan di sahkan oleh pemerintah, namun dalam implementasinya peraturan itu belum dapat diakses oleh korban perkosaan. Kekakuan penegak hukum dalam menerapkan aturan KUHP dan Undang-undang Kesehatan terkait aborsi terhadap korban perkosaan, membuat korban perkosaan kehilangan hak nya. Dari hasil penelitian diketahui bahwa Undang-undang Kesehatan yang mengatur aborsi terhadap korban perkosaan belum mendapatkan dukungan sepenuhnya baik dari penegak hukum selaku perpanjangan tangan pemerintah dalam menegakan hukum maupun sarana prasarana yang menunjang pelayanan aborsi aman terhadap korban perkosaan. Hal ini membuat hak-hak korban perkosaan belum terpenuhi

    PENGARUH FERMENTASI TONGKOL JAGUNG DENGAN WINPROB TERHADAP KANDUNGAN BAHAN ORGANIK, ABU, DAN TOTAL DIGESTABLE NUTRISI

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh fermentasi tongkol jagung dengan winprob pada waktu yang berbeda-beda terhadap kandungan bahan organik, abu, dan total disgetable nutrisi. Hipotesis penelitian ini adalah lama fermentasi tongkol jagung dengan winprob dapat berpengaruh positif terhadap kandungan, bahan organik, abu, dan total digestable nutrisi. Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah sebagai berikut: P0 = Tongkol jagung tanpa fermentasi (kontrol), P1 = Tongkol jagung fermentasi 7 hari, P2 = Tongkol jagung fermentasi 14 hari, P3 = Tongkol jagung fermentasi 21 hari dan P4 = Tongkol jagung fermentasi 28 hari. Parameter yang diamati adalah analisis kandungan bahan organik, abu, dan total digestable nutrisi pada tongkol jagung yang terfermentasi dengan winprob. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan bahan organik berbeda sangat nyata dengan nilai kandungan bahan organik (BO) tertinggi 92,90% (P1) dan nilai BO terendah 91,12% (P0). Kandunagn abu kelima perlakuan berbeda sangat nyata dengan nilai abu tertinggi 8,89% (P0) dan terendah 7,91% (P1). Sedangkan total digestable nutrisi pada tongkol jagung yang terfermentasi dengan winprob berbeda sangat nyata dengan nilai tertinggi 49,25% (P4) dan nilai terendah 40,68% (P0)

    PENGARAUH AKUNTANSI MANAJEMEN DAN SOSIAL DALAM PENGAUDITAN TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN AUDITOR DI KALIMANTAN TIMUR, INDONESIA

    No full text
    Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian dengan judul pengaruh faktor sosial dalam peng¬auditan terhadap pengambilan keputusan auditor di Kalimantan Timur, Indonesia adalah: 1) Untuk mengeta¬hui etika profesional berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengambilan keputusan auditor. 2) Untuk mengeta¬haui faktor sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengambilan keputusan auditor. 3) Untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi berpengaruhi positif signifikan dan signifikan terhadap pengam¬bilan keputusan auditor.4) Untuk norma sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengambilan keputusan auditor, dan 5) Untuk mengetahui regulasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengambilan kepu¬tusan auditor. Metode penelitian menggunakan kuantitatif, dengan model Regresi Lonier Berganda. Hasil pene¬litian menunjukkan bahwa semua, seperti :Variabel etika profesi (EP/X1), Variabel faktor sosial (FS/X2), Variabel budaya organisasi (BO/X3), Variabel norma sosial (NS/X4, Variabel regulasi dan kebija¬kan daerah (RKD/X5) berpengaruh positif dan signifikan terhadap jumlah pembayaran pajak (JPM/Y)

    3,085

    full texts

    4,234

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    OJS Bajang Institute
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇