Repository Universitas Ngudi Waluyo
Not a member yet
4951 research outputs found
Sort by
Studi Tentang Pewarna Alam Batik Mangrove Di Kampung Batik Malon Gunungpati Semarang
Kampung Malon Gunungpati kota Semarang mempunyai kekayaan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang dimanfaatkan untuk menunjang suatu usaha batik di Kampung Malon. Batik dengan menggunakan pewarna alam serta motif yang unik menjadi ciri khas Batik Alam Malon. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan faktor yang menjadikan motif batik Malon tidak monoton dan hambatan dalam pembuatan batik mangrove. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data penelitian ini dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan teknik triangulasi sumber untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pembuatan motif batik di Salma Batik Kampung Malon dengan memanfaatkan alam dan gambaran umum kampung Malon dengan tujuan untuk mengangkat kampung Malon sebagai kearifan lokal yang di tuangkan dalam bentuk motif batik. Hambatan dalam pembuatan batik mangrove yaitu penggunaan tanaman mangrove yang terjangkau sehingga mengharuskan untuk membeli dari luar wilayah kampung Malon serta faktor cuaca dalam proses penjemuran dan proses pencelupan warna dengan menggunakan pewarna alam yang dilakukan secara berulang-ulang menjadikan harga batik dengan menggunakan pewarna alam jauh lebih mahal dibandingkan dengan batik dengan pewarna sintetis. Kata Kunci: Batik, Mangrove, Pewarna Ala
Perancangan Aplikasi E-Modul Menggunakan Kodular Pada Mata Pelajaran Dasar Desain Busana Di Smk Tarunatama Getasan
Pendidikan di Indonesia saat ini menuju pendidikan yang berkualitas, didukung dengan adanya kurikulum merdeka yang diterapkan dalam sistem pendidikan Indonesia saat ini. Maka perlu diimbangi dengan penguasaan teknik mengajar dan juga kemampuan teknologi penunjang pembelajaran, yang harus dimiliki pendidik saat ini, dari hasil observasi di SMK Tarunatama Getasan peneliti menyimpulkan bahwa kurangnya motivasi peserta didik dan belum adanya media pembelajaran yang tepat untuk mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk merancang aplikasi media pembelajaran dasar desain busana berbasis android menggunakan kodular,dan mengetahui tingkat kelayakan aplikasi e-modul dasar desain busana terhadap pemahaman materi pelajaran siswa. Penelitian ini menggunakan penelitian pengembangan atau penelitian R&D. Pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini merupakan model pengembangan Multimedia Development Life cycle (MDLC) versi Luther-Sutopo. Jumlah sampel yang digunakan yaitu 20 sampel dengan teknik pengambilan sampel jenuh, dan analisis data menggunakan metode System usability scale. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil nilai rata-rata skor nilai dari ahli media adalah 80,8 dan skor rata-rata dari ahli materi adalah 90,8, sehingga tergolong Baik dan layak digunakan. Berdasarkan pengujian aplikasi menggunakan System usability scale didapatkan rata-rata skor akhir 81. Secara percentile rank menunjukkan grade “B“ dan secara adjective rank mendapat rating “Baik“. Jadi dapat disimpulkan bahwa aplikasi ini telah memenuhi harapan dan kebutuhan pengguna dengan interface yang cukup mudah digunakan. Kata kunci : e-modul, kodular, dasar desain busana
Pengaruh Model Pembelajaran Think Pair Share Berbantuan Media Pembelajaran Display (Educrit Tree) Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sd
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Think Pair Share berbantuan media pembelajaran display (Educrit Tree) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis metode Quasi experimental design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SDN Langensari 02. Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas IIIA dan IIIB SDN Langensari 02. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, kuesioner/angket, tes, wawancara tidak terstruktur, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu Uji independent T-test dan Uji Regresi Linear Sederhana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) Terdapat per perbedaan penggunaan model pembelajaran menggunakan Think Pair Share (TPS) berbantuan media display (Educrit Tree) antara kelas eskperimen dan kelas kontrol, dapat dilihat dengan hasil Uji independent T-test memiliki nilai sig. 0,001 dan 0,001 < 0,05 maka H1 diterima dan H0 ditolak. (2) Terdapat pengaruh model pembelajaran Think Pair Share berbantuan media pembelajaran display (Educrit Tree) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa, dapat dilihat dari hasil Uji Regresi Linear Sederhana diperoleh nilai signifikansi menunjukkan 0,013 < 0,05 dengan R square 0,240 maka model regresi ini dapat dilihat mempengaruhi variabel partisipasi. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Think Pair Share berbantuan media pembelajaran display (Educrit Tree) berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas III SDN Langensari 02. Kata Kunci : Think Pair Share, Media display (Educrit Tree), Kemampuan Berpikir Kritis
The Comparison Of Main Character And Plot In The Snow White And The Seven Dwarfs (1937) And Snow White And The Huntsman (2012) Movie (Comparative Literature Approach)
Snow White is a story or film that we are already familiar with. The story of Snow White itself is attached to children and adults. The Snow White film that was released with a different concept, namely Snow White And The Seven Dwarfs (1937) and Snow White And The Huntsman (2012). Because it has a different concept, this is what motivated researchers to research the two movies. This study aims to describe the similarities and differences in the storyline and also how the main characters in the two films are realized. To research the Snow White And The Seven Dwarfs (1937) and Snow White And The Huntsman (2012) movies, researchers used the Descriptive Qualitative method with a comparative literature theory approach. This method is used by analyzing the two movies to find similarities and differences which are then compared and the results of the study are concluded. The results of this study show that how the main character Snow White, is very influential in the course of the story. In the animation, Snow White always needs help in every storyline. This is different from the main character of Snow White in the live action movie, where she becomes a strong woman and is able to change her own storyline without having to wait to be saved. Keywords : Movie, Snow White, Researc
Translation Techniques Of Audio Transcript Used By The Non-Certified Translator At Akhil Education Centre (Aec) Semarang For Fb Loneliness Project
Translating research data into other languages requires understanding various techniques to preserve the data‟s meaning. This study analyzed audio transcripts translation techniques used by the non-certified translator at AEC Semarang. The translation techniques theory used was proposed by Molina & Albir (2002). The objective of this study are to explain the translation techniques used by the noncertified translators in translating audio transcripts for qualitative research data collected by the InsightAsia market research group to improve platform Facebook service and to determine the most dominant type of translation technique. This study was classified as a descriptive study combined with the quantitative approach. The total number of words spoken in the transcripts was 608 in total and the percentage of each technique are, Adaptation was used 33 times (5.42%), Amplification was used only once (0.16%), Borrowing was used 110 times (18.9%), Calque was used 12 times (1.97%), Description was used twice (0.32%), Discursive Creation was used 5 times (0.82%), Established Equivalent was used 233 times (38.3%), Generalization was used once (0.16%), Linguistic amplification was used 8 times (1.31%), Linguistic compression was used 4 times (0.66%), Literal translation was used 151 times (24.8%), Particularization was found once (0.16%), Reduction was used once (0.16%), Transposition was used 32 (5.26%), Variation was found 14 times (2.3%). The most dominant translation techniques found is Established Equivalent. Keywords: Audio Transcript, Non-certified Translator, Translation Technique
Analisis Karakter Kepribadian Siswa menggunakan metode Algoritma Naiive Bayyes Classifieer (Studi kasus di SMP negeri 02 UNGARAN)
Latar Belakang : Analisis kepribadian seseorang pada beberapa perusahaan maupun instansi merupakan hal yang sangat penting. Analisis tersebut dapat dijadikan pertimbangan dalam perekrutan karyawan maupun untuk kenaikan jabatan. Analisis kepribadian secara konvensional membutuhkan beberapa sumber daya seperti ruangan dan waktu yang cukup lama. Proses klasifikasi menggunakan algoritma Naïve Bayess Classifier. Peneliti memerlukan Guru BK sebagai data latih dan Siswa sebagai data uji. Hasil yang diperoleh tersebut kemudian dibandingkan dengan data dari pakar, sehingga didapat keakurasian data mencapai 100%. Salah satu cara untuk mengetahui kepribadian seseorang yaitu dengan melakukan tes psikologi. Tes Psikologi Kepribadian ada beberapa jenis yaitu : Tes Kepribadian MBTI, EPPS, SSCT, Rorschach, RMIB, Tes Enneagram, Tes Kepribadian Gambar, Riaseic, WAIS, Big Five Personality, DLL. Jenis Tes Kepribadian Pada Penelitian Skripsi ini yaitu Big Five Personality Tujuan : Melakukan Analisis siswa untuk Mengetahui Kepribadian Siswa menggunakan Algoritma Naiive Bayees Clasifier, dan mengetahui kevalidan data mining, dan text mining
Metode : Penelitian ini menggunakan beberapa metode text mining dan data mining yang telah di rangkum dalam sebuah metodologi, dan Algoritma Naiive bayees classifier Hasil : Hasil penelitian membuktikan bahwa Pengukuran Kepribadian Big Five Personalitiy dapat digunakan sebagai salah satu tes kepribadian untuk mengetahui kepribadian siswa Selain itu, proses pengklasifikasian Siswa menggunakan metode Naïve Bayess Classification juga mampu memberikan tingkat akurasi yang baik dengan membandingkan hasil klasifikasi dari sistem dengan hasil dari pakar. Untuk pengembangan dari penelitian ini, perlu untuk melakukan percobaan dengan menggunakan jumlah data latih dan data uji yang besar untuk menghitung keakurasian metode yang digunakan dalam penelitian ini Simpulan : Dalam penelitian ini dilakukan analisis terhadap Siswa untuk mengetahui karakter kepribadian Siswa. Kata Kunci : Naïve Bayess Classifier (NBC), Siswa SMP, analisis kepribadian, Tes Kepribadian, Pengukuran Psikologi, Lima Besar Kepribadia
KAJIAN YURIDIS FENOMENA PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA DIKALANGAN ANAK REMAJA ( Studi Kasus BNN Surakarta)
Anak yang sebagai bagian dari generasi muda sepatutnya merupakan penerus citacita bangsa dan sdm bagi
pembangunan nasional dalam rangka mewujudkan sdm Indonesia yang berkualitas dan mampu memimpin serta
memelihara kesatuan dan persatuan bangsa. Penyalahgunaan narkotika menunjukkan kecenderungan yang semakin
meningkat dan meluas, terutama di kalangan anak - anak, remaja, dan generasi muda pada umumnya.
Narkotika adalah bahan kimia atau obat-obatan yang mempunyai kemampuan untuk mengubah kesadaran,
menyebabkan hilangnya sensasi rasa sakit hingga mengatasinya, dan menimbulkan ketergantungan. Salah satu
metode yang digunakan dalam teori kriminologi adalah penelitian kejahatan sosiologis, yang mencari berbagai
penjelasan mengenai tingkat kejahatan di masyarakat. Berkaitan dengan permasalahan diatas dapat dikaitkan dengan
teori Control Social berkaitan dengan variable-variable bersifat sosiologis, antara lainstruktur keluarga, pendidikan
serta kelompok sosial yang ada.
Secara sosiologis teori kriminologi mengkaji, menyelidiki, dan membahas hubungan-hubungan yang
terjalin antara kelompok dengan masyarakat, maupun yang terjalin antara kelompok suku dengan anggotanya, dan
antar kelompok itu sendiri, sepanjang hubungan tersebut berpotensi menimbulkan tindak pidana.
Metode penelitian menggunakan penelitian hukum normatif dengan jenis pendekatan perUUan dan
pendekatan kasus. Hasil penelitian yaitu Bentuk tindakan pidana penyalahgunaan narkotika golongan I jenis sabu
sabu oleh anak ancaman pidana penjara yang melakukan tindak pidana adalah 1⁄2 dari maksimum ancaman pidana
penjara bagi orang yang sudah dewasa sebagaimana yang telah diatur dalam Pasal 81 ayat (2) UU No.11 Tahun
2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. Disamping itu, sejak diundangkannya UU SPPA.
Kata kunci : anak, sanksi pidana anak remaja
GAMBARAN PERILAKU PERSONAL HYGIENE SAAT MENSTRUASI PADA REMAJA PUTRI SD NEGERI KUPANG 01 AMBARAWA
Latar Belakang : Kesehatan reproduksi merupakan masalah penting terutama di
kalangan remaja. Personal hygiene yang buruk pada area genetalia dapat menimbulkan
terjadinya penyakit kulit, keputihan, dan kanker servik. Setiap tahunnya sebanyak
8.000 wanita di Indonesia meninggal dunia karena menderita kanker serviks. Artinya
hampir tiap jam, seorang wanita Indonesia meninggal dunia karena digerogoti
kanker serviks. Untuk meminimalisir risiko timbulnya penyakit wajib memperhatikan
personal hygiene saat menstruasi. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk
mengetahui gambaran perilaku personal hygiene saat menstruasi pada remaja SD
Negeri Kupang 01 Ambarawa.
Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross
sectional. Sampel penelitian ini berjumlah 54 responden dengan metode total sampling.
Analisis data menggunakan tabel distribusi frekuensi dan narasi.
Hasil : Sebagian besar responden mengganti pembalut >3 kali sehari yaitu 88,9% (48
orang), Hampir seluruh responden mengganti celana dalam saat mengganti pembalut
yaitu 98,1% (53 orang) dan mengganti celana dalam saat terkena darah sebesar 96,3%
(52 orang), seluruh responden mandi saat menstruasi >2 kali sehari berjumlah 100,0%
(54 orang), separuh responden yang memiliki perilaku kurang dalam membasuh vagina
dari arah depan kebelakang yaitu 40,7% (22 orang).
Kesimpulan : Responden yang memiliki perilaku baik berjumlah 48,1% (26 orang),
responden yang memiliki perilaku cukup baik berjumlah 51,9% (28 orang).
Kata kunci : Personal Hygiene, Menstruasi, Remaj
FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN SEDIAAN LIP BALM MINYAK ALPUKAT (Persea americane Mill.) DAN VIRGIN COCONUT OIL (Cocos nucifera L.)
Bibir sangat terpengaruh oleh cuaca ekstrem, baik panas maupun
dingin, yang menyebabkan bibir mudah kering dan pecah-pecah. Lip balm
diperlukan untuk menjaga bibir tetap terhidrasi dan lembap. Minyak nabati seperti
minyak alpukat (Persea americana Mill.) dan virgin coconut oil (Cocos nucifera)
efektif melembabkan bibir karena mengandung senyawa fenolik dengan aktivitas
antioksidan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan kedua minyak
tersebut dalam sediaan lip balm dan menganalisis karakteristik fisik serta aktivitas
antioksidannya menggunakan parameter IC50.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan
memformulasikan sediaan lip balm dari kombinasi minyak alpukat (Persea
americane Mill.) dan VCO (Cocos nucifera L.) dengan variasi konsentrasi FI
(10%:15%), FII (12,5%:12,5%) dan FII (15%:10%) serta dilanjutkan pengujian
karakteristik fisik dari sediaan yang meliputi organoleptis, homogenitas, titik leleh,
stabilitas (cycling test), serta pengujian keefektifan antioksidan dari nilai inhibisi
IC50.
Hasil: Pengujian karakteristik sediaan lip balm meliputi organoleptis (bentuk,
warna, tekstur, dan bau) dan homogenitas memiliki nilai dengan standar baik. Nilai
pH memiliki rentang 5,34 – 6,05 dan nilai titik leleh 51,1 – 52,5oC. Pada FI dan FII
setelah cycling test menghasilkan nilai yang memenuhi syarat lip balm, sedangkan
FIII mengalami penurunan nilai titik leleh yang dibawah standar, yaitu 49,5oC.
Nilai aktivitas antioksidan FI, FII, dan FIII berturut – turut sebesar 126,410 ppm,
131,044 ppm, 147,109 ppm dengan kategori sedang.
Kesimpulan: Sediaan lip balm kombinasi minyak alpukat (Persea americane
Mill.) dan VCO (Cocos nucifera L.) dengan perbandingan (10%:15%),
(12,5%:12,5%) dan (15%:10%) memiliki karakteristik fisik yang baik berdasarkan
parameter uji dan memiliki nilai aktivitas antioksidan dengan kategori sedang
STUDI ETNOBOTANI PEMANFAATAN TANAMAN OBAT OLEH MASYARAKAT DESA GESENGAN KECAMATAN CLUWAK KABUPATEN PATI
Pemanfaatan obat oleh masyarakat Desa Gesengan Kecamatan Cluwak
sebagai bahan dalam pembuatan ramuan obat tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk
mengidentifikasi jenis tanaman yang digunakan sebagai obat, mengidentifikasi bagian
tumbuhan yang digunakan, dan mengidentifikasi cara pemanfaatan yang digunakan oleh
masyarakat Desa Gesengan.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif eksploratif dengan metode survei
teknik wawancara tidak terstruktur dan semi-terstruktur, dengan pendekatan PEA atau
Participatory Ethnobotanical Appraisal. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi,
wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif
kualitatif dan analisis deskriptif kuntitatif.
Hasil: Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2023 – Februari tahun 2024 di
Desa Gesengan, Kecamatan Cluwak. Desa Gesengan memiliki enam dukuh yang terdiri
dari; Dukuh Krajan, Dukuh Omah Tebu, Dukuh Plige, Dukuh Durenan, Dukuh Pungkruk
dan Dukuh Wetanan. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui terdapat 51 spesies tumbuhan
dari 29 famili. Spesies yang sering digunakan untuk pengobatan tradisional dari famili
Zingiberaceae. Bagian tumbuhan yang banyak dimanfaatkan adalah umbi akar 33,69%,
daun 31,93%, buah 28,42%, akar 2,11%, biji 1,75%, bunga 1,40%, dan kulit batang 0,70%.
Pemanfaatan tumbuhan yang dilakukan adalah direbus 60,70%, ditumbuk 17,90%,
dikonsumsi secara langsung 11,93%, diperas 6,32%, dibakar 1,05%, dioles 0,70%, digosok
0,70%, dikukus 0,70%, dan diremas 0,70%.
Simpulan: Terdapat 51 spesies tumbuhan dalam 29 famili. Persentase tertinggi tumbuhan
obat yang digunakan adalah temulawak 8,77%, kunyit 6,67%, jahe 6,67%. Organ
tumbuhan yang digunakan dalam pengobatan meliputi: Umbi akar 33,69%, daun 31,93%,
buah 28,42%. Pemanfaatan tumbuhan obat dengan cara: direbus 60,70%, ditumbuk
17,90%, dikonsumsi secara langsung 11,93