Repository Universitas Ngudi Waluyo
Not a member yet
    4951 research outputs found

    FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LOW BACK PAIN (LBP) PADA PRAMUDI BUS RAPID TRANSIT (BRT) DI KANTOR TOURIST INFORMATION CENTER (TIC) KOTA SEMARANG

    Full text link
    Low back pain merupakan salah satu penyebab utama kecacatan global. Menurut Cristina Pasha (2022), pekerja yang cenderung rentan mengalami low back pain adalah pengemudi bus karena meningkatnya minat masyarakat terhadap transportasi umum, pramudi bus sering kali mengalami gangguan musculoskeletal yaitu low back pain yang disebabkan oleh berbagai faktor dari aktivitas kerja. Salah satu faktor yang mempengaruhi low back pain yaitu usia, masa kerja dan whole body vibration. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi low back pain pada pramudi Bus Rapid Transit (BRT) di Kantor Tourist Information Center (TIC) Kota Semarang. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan desain penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional dan teknik sampling yaitu total sampling. Populasi dalam penilitian ini adalah pramudi BRT di Kantor TIC Kota Semarang. Sampel yang digunakan 44 pramudi. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Oswestry Disability Index (ODI), vibration meter. Analisis bivariat menggunakan uji chi square. Hasil: Hasil perhitungan uji chi square menunjukkan ada hubungan antara usia (p = 0,018), masa kerja (p = 0,047) dan whole body vibration (p = 0,018) dengan low back pain. Bila dibandingkan dengan nilai α maka dapat disimpulkan bahwa nilai p-value < 0,05. Simpulan: Terdapat hubungan antara usia, masa kerja dan whole body vibration dengan low back pain

    HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN KARAKTERISTIK IBU DENGAN PENGGUNAAN BUKU KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) PADA IBU BALITA DALAM PEMANTAUAN TUMBUH KEMBANG ANAK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS UNGARAN

    Full text link
    Pelayanan kesehatan ibu dan anak (KIA) merupakan bagian penting dalam sistem kesehatan yang bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak serta menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) berperan sebagai instrumen pemantauan tumbuh kembang anak, tetapi masih banyak ibu balita yang belum memanfaatkannya secara optimal. Faktor-faktor seperti tingkat pengetahuan, usia, dan pendidikan ibu berpengaruh terhadap penggunaan buku KIA. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan dan karakteristik ibu dengan penggunaan buku KIA dalam pemantauan tumbuh kembang anak di wilayah kerja Puskesmas Ungaran. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 1.819 ibu yang memiliki balita di wilayah kerja Puskesmas Ungaran. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling dan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Data di kumpul melalui kuesioner. Analisis data menggunakan analisis data univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai p value hubungan pengetahuan dengan penggunaan buku KIA adalah 0,005&lt;0,05, nilai p value hubungan karakteristik usia ibu dengan penggunaan buku KIA adalah 0,431&gt;0,05, dan nilai p value hubungan karakteristik tingkat pendidikan ibu dengan penggunaan buku KIA adalah 0,422&gt;0,05. Simpulan: Ada hubungan antara pengetahuan dengan penggunaan buku KIA dan tidak ada hubungan antara karakteristik usia dan pendidikan ibu dengan penggunaan buku KIA pada ibu balita dalam pemantauan tumbuh kembang anak di wilayah kerja Puskesmas Ungaran

    STUDI PENGELOLAAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN (B3) DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH LAMANDAU KABUPATEN LAMANDAU

    Full text link
    Pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di rumah sakit merupakan aspek krusial dalam upaya pencegahan pencemaran lingkungan dan perlindungan kesehatan masyarakat. Limbah medis rumah sakit dikategorikan sebagai limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) seperti disebutkan dalam Lampiran I PP No. 101 Tahun 2014. Pengelolaan limbah B3 di rumah sakit diperlukan karena apabila limbah B3 tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan dampak antara lain: mengakibatkan cidera, pencemaran lingkungan, penyakit nosokomial. Pengelolaan limbah B3 rumah sakit yang baik diharapkan meminimalisir dampak yang ditimbulkan tersebut. Adpun tujuan dari tugas akhir ini adalah untuk mengidentifikasi alur pengelolaan limbah B3 rumah sakit di RSUD Lamandau sesuai peraturan yang berlaku. Karya kinerja ini bersifat observasional deskriptif menggunakan metode pengumpulan data primer dan data sekunder melalui observasi, wawancara kepada petugas pengelolaan limbah medis dan studi dokumentasi. Data yang didapat kemudian dibandingkan dengan standar Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.56/Menlhk-Setjen/2015 tentang Tata Cara dan Persyaratan Teknis Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun dari Fasilitas Pelayanan Kesehatan. Pengelolaan limbah B3 rumah sakit di RSUD Lamandau masih ada yang belum sesuai dengan persyaratan yang tercantum dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.56/Menlhk-Setjen/2015 mulai dari pengurangan dan pemilahan limbah B3, penyimpanan limbah B3, pengangkutan limbah B3 dan pengolahan limbah B3

    GAMBARAN PERILAKU PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) PADA PENGRAJIN GENTENG DI DESA TEGOWANUH, KEC. KALORAN KABUPATEN TEMANGGUNG JAWA TENGAH

    Full text link
    kejadian kecelakaan kerja yang terjadi di sektor informal merupakan pekerja yang tidak diberikan jaminan kesehatan seperti BPJS sangat berbeda dengan pekerja disektor formal, mereka diberikan fasilitas jaminan kesehatan BPJS dari tempat kerja. resiko kecelakaan pada pekerja informal dipengaruhi oleh perilaku penggunaan APD yang tidak lengkap berkaitan dengan sikap dan pengetahuan dari pekerja tersebut. Pada tahun 2023 jumlah kasus kecelakaan kerja diIndonesia tercatat sebesar 370.747 kasus, kecelakaan kerja telah terjadi 80-85% menunjukan tingginya resiko kecelakaan kerja pada pekerja. Metode: penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif tentang gambaran perilaku penggunaan APD pada pengrajin genteng di Desa Tegowanuh, Kecamatan Kaloran Kabupaten Temanggung Jawa Tengah, sampel pada penelitian ini berjumlah 4 informan (1 pemilik tempat usaha dan 3 pekerja) yang ada di Desa Tegowanuh, kecamatan Kaloran, Kab Temanggung, dengan variabel penelitian yaitu perilaku penggunaan APD pada pengrajin genteng. Hasil: dalam penelitian ini menggambarkan perilaku penggunaan APD pada pekerja yang sudah baik namun pada sikapnya yang masih kurang sehingga rata- rata pekerja tidak menggunakan APD dengan lengkap saat bekerja hanya pada saat proses-proses tertentu yang lebih rawan terjadi kecelakaan kerja. Kesimpulan: Berdasarkan penelitian ini menunjukan perilaku penggunaan alat pelindung diri (APD) sudah cukup baik namun dalam sikap penggunaanya masih kurang karena pada penelitian ini menunjukan bahwa ketidaknyamanan dalam memakai alat pelindung diri merupakan alasan utama mengapa mereka tidak menggunaan alat pelindung diri dengan lengkap, selain itu mengurangi produktifitas mereka dalam bekerja juga faktor pendukung alasan mereka tidak menggunakan alat pelindung diri dengan lengkap

    EVALUASI KETERSEDIAAN OBAT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) KUTARINGIN TERHADAP PENGOBATAN PASIEN

    Full text link
    Undang-undang Nomor 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit, menyatakan bahwa Rumah Sakit diselenggarakan berasaskan Pancasila dan didasarkan kepada nilai kemanusiaan, etika dan profesionalitas, manfaat, keadilan, persamaan hak dan anti diskriminasi, pemerataan, perlindungan dan keselamatan pasien, serta mempunyai fungsi sosial. Sehubungan dengan pengalaman sebelumnya yang sering terjadinya permasalahan dalam peresefan obat- obatan dan BHP serta informasi stok obat yang tersedia di rumah sakit sehingga menjadi beban bagi RSUD Kutaringin atas keluhan masyarakat, oleh sebab itu untuk memudahkan pelayanan dan koordinasi maka tim farmasi RSUD Kutaringin mencoba membuat sistem pengembangan informasi dengan menggunakan SIMRS Khanza. SIMRS Khanza adalah Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit berbasis online dan terintegrasi yang saling terhubung antar unit pelayanan. Penggunaan SIMRS Khanza memiliki banyak manfaat bagi rumah sakit, antara lain: Peningkatan efisiensi ABSTRACT Yopi. 2025. Evaluation of the Availability of Medicines at the Kutaringin Regional General Hospital (RSUD) on Patient Treatment. Law Number 44 of 2009 concerning Hospitals states that hospitals are run on the basis of Pancasila and are based on human values, ethics and professionalism, benefits, justice, equal rights and anti-discrimination, equality, patient protection and safety, and have a social function. In connection with previous experience where there are often problems in prescribing medicines and BHP as well as information on drug stock available at the hospital so that it becomes a burden for the Kutaringin Regional Hospital due to public complaints, therefore, to facilitate service and coordination, the Kutaringin Regional Hospital pharmacy team is trying to create a system information development using SIMRS Khanza. SIMRS Khanza is an online-based and integrated Hospital Management Information System that is interconnected between service units. Using SIMRS Khanza has many benefits for hospitals, including: Increased work process efficiency, Improved service quality, Increased data accuracy, Improved management, 10 proses kerja, Peningkatan kualitas pelayanan, Peningkatan keakuratan data, Peningkatan manajemen, Peningkatan kinerja, Peningkatan efisiensi biaya, Peningkatan keamanan data dan Saling Terintegrasi. Dalam pengelolaan dan pelayanan farmasi terkait ketersediaan obat dan bahan habis pakai maka hal yang dilakukan oleh tim unit farmasi adalah perencanaan, pengadaan, penerimaan, penyimpanan, pendistribusian, pemusnahan, pencatatan dan pelaporan

    GAMBARAN KESEHATAN MENTAL ATLET E-SPORT DI WILAYAH KABUPATEN SEMARANG

    Full text link
    E-Sport sering dikenal dengan kompetisi permainan video yang dilakukan lebih dari satu pemain dan pada umumnya dilakukan oleh para pemain profesional atau atlet, di Indonesia sendiri sudah banyak atlet e-sport yang bermunculan termasuk di wilayah Kabupaten Semarang. Dalam pola latihan e-sport bukanlah hal yang baru lagi bagi para atlet untuk berlatih selama berjam-jam dalam sehari, sehingga tidak sedikit para atlet mengalami kelelahan dan stres menjelang pertandingan. Hal ini dapat mempengaruhi kesehatan mental dan performa atlet saat bertanding. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan tujuan menjabarkan suatu fenomena secara mendalam dengan mengumpulkan data sedalam-dalamnya melalui hasil wawancara dan observasi langsung di lapangan. Pada hasil penelitian dengan menggunakan kuisoner DASS 42, para atlet e-sport di Kabupaten Semarang mengalami masalah kesehatan mental dengan sebanyak 56,25% atlet memiliki tingkat stres yang melebihi batas normal. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti tekanan untuk menang, kurangnya dukungan sosial dan penyalahgunaan teknologi

    Representasi Sumber Daya Alam Negara Jepang Dalam Esai Nihon No Shorai Karya Nakaya Ukichiro 中谷宇吉郎の『日本の将来』エッセイにおける日本の自然資源の表象

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan Jepang untuk mandiri dalam memanfaatkan sumber daya domestiknya, khususnya dalam konteks pertanian dan penggunaan lahan dalam esai Nihon no Shorai karya Nakaya Ukichiro. Serta Mendeskripsikan gambaran sumberdaya domestik Jepang dalam esai Nihon no shorai karya Nakaya Ukichiro. Objek material dalam penelitian ini adalah esai Nihon No Shorai karya Nakaya Ukichiro dan sumber daya alam domestik Jepang menjadi objek formalnya. Penlitian ini termasuk dalam jenis penelitian studi pustaka. Penelitian ini menggunakan metode ekokritik esai. Terdapat dua teori yang digunakan dalam penelitian ini, yakni teori Takeuchi, C., Hayakawa, T., & Uchida, S. yang menggambarkan sumber daya alam Jepang yang terbatas dan teori ekokritik Lawrence buell di mana ekokritik menekankan pentingnya melihat teks sastra sebagai representasi hubungan manusia dengan alam, dengan tujuan untuk memahami dan mengkritisi bagaimana sastra mencerminkan, memengaruhi, atau bahkan mengubah pandangan kita tentang lingkungan. Penelitian ini mendeskripsikan keterbatasan sumber daya alam Jepang, pemanfaatannya, serta inovasi dalam menghadapi keterbatasan sumber daya alamnya dan ekokritik mendeskripsikan hubungan antara manusia dan alam yang berupa manusia memanfaatkan sumber daya alam untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya yang banyak dibahas dalam esai Nihon No Shorai karya Nakaya Ukichiro. Berdasarkan hasil penelitian, Jepang memiliki sumber daya alam domestik yang terbatas, namun terhadap keterbatasan tersebut perlu adanya peningkatkan pemahaman dan pemanfaatan sumber daya air serta teknologi dan ilmu pengetahuan untuk mengatasi tantangan yang dihadapi. Kata kunci: Esai Jepang, Sumber daya Alam Jepang, Ekokriti

    Perbedaan Tekanan Darah Penderita Hipertensi Sebelum Dan Sesudah Pemberian Teknik Relaksasi Nafas Dalam Lambat

    Full text link
    Introduction : Salah satu tindakan nonfarmakologi dalam pengobatan hipertensi ialah pemberian relaksasi diantaranya relaksasi nafas dalam lambat, Namun faktanya banyak pasien hipertensi yang tidak mengetahui tentang penggunaan relaksasi tersebut dalam menurunkan tekanan darah. Tujuan penelitian ini untuk Menganalisis Perbedaan tekanan darah penderita hipertensi sebelum dan sesudah pemberian teknik relaksasi nafas dalam lambat. Methode :Desain penelitian ini yaitu praeksperimen type one group pre post test design. Populasi penelitian in yaitu seluruh penderita hipertensi di Poliklinik Jantung dr. H. Jusuf. SK pada bulan Agustus-Oktober 2024 sebanyak 193 pasien. Sampel diambil dengan Teknik concecutive sampling sebanyak 48 responden. Data dikumpulkan dengan instrument observasi tekanan darah dan diuji dengan uji paired t test. Hasil :Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata tekanan darah sistole pretest dan postes = 2,6 dengan standart deviasi = 4,61145, dan nilai ρ = 0,000. Sedangkan pada tekanan darah diastole menunjukkan perbedaan nilai rata-rata tekanan darah diastole pretest dan postes = 6,8 dengan standart deviasi = 4.68417, dan nilai ρ = 0,000 Analisis : Hasil Uji paired t test menujukkan sehingga nilai ρ = 0,000 untuk nilai systole ataupn nilai diastole, sehingga ρ < α = 0,05 maka H0 ditolak berarti terdapat Perbedaan penurunan tekanan darah penderita hipertensi sebelum dan sesudah pemberian Teknik relaksasi nafas dalam lambat di Poliklinik Jantung RSUD dr. H. Jusuf.SK. Pembahasan : Relaksasi nafas dalam dan lambat dapat membantu penderita hipertensi menurunkan tekanan darah sehingga diharapkan penderita hipertensi dapat menggunakan teknik relaksasi nafas dalam lambat dalam menurunkan tekanan darah yang dideritanya secara mandiri. Kata Kunci : Hipertensi, Tekanan darah, Relaksasi Nafas Dalam Lamba

    GAMBARAN CAPAIAN PERUBAHAN PERILAKU STOP BUANG AIR BESAR SEMBARANGAN PADA MASYARAKAT DI DESA PEMBUANG HULU 1 KECAMATAN HANAU, KABUPATEN SERUYAN TAHUN 2023

    Full text link
    Perilaku BABS dapat mencemari lingkungan dan meningkatkan risiko penyakit, terutama diare, melalui penurunan kualitas air bersih akibat kontaminasi feses. Penelitian Paramastri et al. Perilaku BABS dipengaruhi oleh beberapa factor, antara lain tingkat pengetahuan, sikap serta penyediaan sarana dan prasarana. Pengetahuan yang rendah berhubungan dengan kepemilikan jamban yaitu manfaat, kegunaan dari jamban keluarga sehingga akan menimbulkan keinginan pada masyarakat akan mempunyai jamban keluarga sendiri. (Kuncoro et al., 2021). Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) hadir sebagai solusi untuk memecahkan masalah sanitasi berdasarkan Permenkes No. 3 Tahun 2014 dengan metode pemicuan sebagai strategi utamanya. Lima pilar STBM tersebut antara lain Stop Buang Air Besar Sembarangan (STOP BABS), Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), Pengelolaan Air Minum dan Makanan Rumah Tangga (PAMM-RT), Pengamanan Sampah Rumah Tangga (PSRT) dan Pengamanan Limbah Cair Rumah Tangga (PLC-RT). Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui Implementasi Pilar 1 STBM di Desa Pembuang Hulu 1 kecamatan Hanau, Kabupaten Seruya. Pengembangan inovasi yang dilakukan sebagai tenaga sanitarian dalam program STBM pilar 1 (BABS) antara lain implementasi kebijakan pemerintah kabupaten seruyan, pendekatan pada tokoh agama dan masyarakat, metode pemicuan, program kemitraan dengan pemangku kepentingan dan pemberdayaan kader sanitasi berbasis masyarakat. Kesimpulan Program STBM (stop BABS) di Desa Pembuang Hulu I, Kecamatan Hanau, Kabupaten Seruyan sudah berjalan dengan baik, dan sesuai dengan harapan dan peran kader STBM juga sudah berjalan dengan baik hal ini dibuktikan dengan meningkatnya kepemilikan jamban sehat tahun 2023 sebanyak 94%. Disarankan kepada pihak sanitarian puskesmas agar selalu memonitoring jamban sehat yang telah dibangun masyarakat, agar masyarakat selalu ingat akan pentingnya buang air besar dijamban sehat . Kata kunci: STBM, Perilaku,BAB

    Optimalisasi Peran Ambulans Basic Emergency Responses (BER) UNW Dalam Penanganan Kegawatan Di Kab. Semarang Melalui Buku Pedoman Ambulans

    Full text link
    Latar Belakang:Ambulance adalah mobil yang dimaksudkan untuk mengangkut orang sakit atau terluka ke fasilitas medis. Meskipun helikopter, pesawat terbang, dan perahu juga digunakan sebagai fasilitas layanan kesehatan, kebanyakan ambulans adalah kendaraan bermotor. Fasilitas pelayanan kesehatan adalah alat dan/atau tempat yang digunakan untuk menyelenggarakan upaya promotif, prefentif, kuratif, dan rehabilitatif dalam bidang kesehatan yang dilakukan oleh pemerintah, pemerintah daerah, dan/atau masyarakat. Tujuan:Tujuan penggunaan Ambulans Basic Emergency Responses (BER) Universitas Ngudi Waluyo sebagai bentuk pelayanan gratis kepada masyarakat sebagai bentuk komitmen Universitas Ngudi Waluyo dalam melaksanakan pengabdian masyarakat Hasil: Setelah dilakukan edukasi terdapat peningkatkan Pengetahuan tentang ambulans dan bantuan hidup dasar pada Mei 2023 lalu yang diikuti 125 ambulans yang terbagi dalam 19 kecamatan di wilayah Kabupaten Semarang. Ambulans yang memiliki fasilitas lengkap sekitar 31 unit ambulans milik instansi pemerintah, RS, puskesmas maupun klinik di wilayah Kabupaten Semarang dan sekitar 93 ambulans milik desa maupun partai hanya memiliki sirine dan lampu saja tanpa adanya fasilitas yang dapat memberikan pertolongan bantuan hidup dasar Kata Kunci: Ambulans, Gawat, Darurat, Pelayana

    4,702

    full texts

    4,951

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository Universitas Ngudi Waluyo
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇