Repository Universitas Ngudi Waluyo
Not a member yet
4951 research outputs found
Sort by
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA FUN FUBRIC DALAM MENINGKATKAN BERPIKIR SIMBOLIK PADA ANAK USIA DINI
Kemampuan berpikir simbolik merupakan kemampuan pemahaman terhadap
simbol huruf ataupun angka dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis pengaruh penggunaan media Fun Fubric dalam meningkatkan
kemampuan berpikir simbolik pada anak usia 4-5 tahun. Jenis penelitian yang
digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan Quasi Experimental
Design menggunakan desain Nonequivalent Control Group Design. Teknik
pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik observasi,
wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis dalam penelitian ini menggunakan
uji paired sampel t-test, uji independent sampel t-test dan uji regresi sederhana.
Hasil penelitian menunjukkan : (1) Terdapat peningkatan kemampuan berpikir
simbolik pada anak di kelas eksperimen, dibuktikan dengan nilai signifikansi
kelas eksperimen 0,000 = 0% < 5% menggunakan uji paired sampel t-test. (2)
Terdapat perbedaan kemampuan berpikir simbolik pada anak di kelas eksperimen
dan kelas kontrol, dibuktikan dengan nilai signifikansi 0,000 = 0 < 5%
menggunakan uji independen sampel t-test dan diperkuat dengan bukti nilai mean
kelas eksperimen 11,00 dan kelas control 90,00. (3) Terdapat pengaruh
penggunaan media Fun Fubric terhadap kemampuan berpikir simbolik pada anak
usia dini, hal ini dibuktikan dengan nilai R square 37,7% menggunakan uji regresi
sederhana.
Kata kunci : Media Pembelajaran, Berpikir Simbolik, Anak Usia Din
Penerapan Foot Massage Terhadap Perubahan Status Hemodinamik Pasien Yang Dirawat Di Icu Rsud Dr. H. Jusuf Sk Provinsi Kalimantan Utara
Latar Belakang: Intensive Care Unit (ICU) adalah bagian rumah sakit yang memberikan perawatan kritis bagi pasien dengan gangguan fungsi organ yang membutuhkan pemantauan dan terapi intensif. Prevalensi pasien kritis di dunia, termasuk Indonesia, meningkat, terutama selama pandemi COVID-19. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan pasien ICU adalah foot massage, yang terbukti efektif dalam menurunkan tekanan darah, menstabilkan hemodinamik, dan meningkatkan sirkulasi darah. Penelitian ini bertujuan untuk. Memperbaiki status hemodinamik dengan melakukan penerapan foot massage pada pasien yang dirawat ICU RSUD dr. H. Jusuf SK Provinsi Kalimantan Utara.
Kinerja Pengabdian dan Pengembangan: Kegiatan penerapan foot massage di ICU RSUD dr. H. Jusuf SK Provinsi Kalimantan Utara dilaksanakan pada 25-27 Februari 2025. Inovator mengembangkan video pembelajaran 12 langkah foot massage yang dapat diakses melalui QR code. Video ini berisi pengertian, tujuan, manfaat, serta langkah-langkah foot massage yang dapat dipelajari oleh pasien ICU dan keluarga. Dengan memanfaatkan teknologi seperti Google Lens, video ini dapat diakses dengan mudah untuk mempermudah penerapan terapi.
Hasil: Penerapan foot massage mempengaruhi perubahan status hemodinamik pasien, seperti penurunan tekanan darah, MAP, laju pernafasan, denyut jantung, dan peningkatan saturasi oksigen. Foot massage yang dilakukan oleh keluarga pasien dinilai baik, dengan bantuan teknologi informasi seperti Google Lens dan QR code untuk mengakses video pembelajaran 12 langkah foot massage. Ini memudahkan keluarga pasien untuk mengingat dan menerapkan terapi secara mandiri, baik di ruang perawatan maupun di rumah setelah perawatan.
Kesimpulan: Penerapan foot massage terbukti berpengaruh terhadap status hemodinamik pasien ICU.
Kata Kunci: Foot Massage, Hemodinamik, Pasien IC
Hubungan Pelatihan Dengan Response Time Tenaga Kesehatan Di Ruang IGD RSUD.Dr.H. Jusuf Sk Tarakan
Latar belakang: Penanganan pasien gawat darurat di ruang IGD harus didasarkan pada filosofi time saving is life saving atau yang biasa disebut dengan yakni waktu adalah nyawa. Oleh karena itu, kebutuhan akan response time (waktu tanggap) petugas kesehatan yang dilakukan secara tepat dan efisien sangat berperan penting dalam setiap pengambilan keputusan mulai sejak awal pasien datang hingga pasien dipindahkan dari Instalasi Gawat Darurat. Terdapat beberapa faktor yang diduga mempengaruhi response time petugas kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan utamanya diruang IGD salah satunya adalah pelatihan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pelatihan dengan Response time tenaga kesehatan di Ruang IGD RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan. Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh tenaga kesehatan yang bertugas di Ruang IGD RSUD dr. H. Jusuf SK Kota Tarakan sejumlah 76 orang yang terdiri dari perawat IGD sebanyak 34 orang, dokter IGD sebanyak 18 orang, bidan IGD sebanyak 24 orang. Sampel penelitian sebanyak 76 orang yang dipilih dengan teknik total sampling. Analisis data untuk variabel dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan uji analisis chi square.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubugan yang signifikan antara pelatihan dengan response time petugas kesehatan di Ruang IGD RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan (p=0.001).
Saran: Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan acuan bagi rumah sakit untuk secara konsisten menyelenggarakan program pengembangan kompetensi bagi seluruh tenaga kesehatan melalui keikutsertaan dalam pelatihan.
Kata Kunci: Pelatihan, Waktu Tangga
PERENCANAAN DAN IMPLEMENTASI ALAT PERMAINAN EDUKATIF KOTAK PINTAR
APE Kotak pintar membaca dan berhitung termasuk ke dalam alat
permainan edukatif yang bersifat konstruktif dimana alat permainan edukatif
kotak pintar membaca dan berhitung di buat dari bahan yang berbentuk balok
yang berupa kardus . Tantangan dalam implementasi APE meliputi keterbatasan
akses terhadap alat permainan yang berkualitas dan kurangnya pelatihan bagi
pendidik. Oleh karena itu, diperlukan upaya kolaboratif antara pemerintah,
lembaga pendidikan, dan orang tua untuk menyediakan APE yang memadai serta
meningkatkan kompetensi pendidik dalam merancang dan menggunakan APE
secara optimal. Berdasarkan hasil dari uji coba, alat permainan edukatif ini
terbukti dapat meningkatkan minat belajar anak serta membantu mereka memahami
konsep membaca dan berhitung dengan lebih mudah, selain itu peserta didik juga
menjadi bersemangat. Pengembangan Lebih Lanjut β Alat ini dapat dikembangkan
dengan variasi soal yang lebih luas serta fitur tambahan agar lebih menarik dan
sesuai dengan kebutuhan belajar anak. Dengan adanya alat permainan edukatif
Kotak Ajaib Membaca dan Berhitung, diharapkan proses belajar anak menjadi
lebih menyenangkan, efektif, dan mampu meningkatkan kemampuan akademik
mereka sejak dini.
kata kunci: ALAT, PERMAINAN, EDUKATIF, KOTAK PINTA
PEMANFAATAN KARDUS FLANEL GEOMETRI ( KAFLAGE ) UNTUK PENGENALAN BENTUK GEOMETRI DAN WARNA DI PAUD WARASARI KABUPATEN SEMARANG
Penelitian berjudul pemanfaatan kardus flanel geometri (kaflage) untuk pengenalan bentuk
dan warna di PAUD Warasari Kabupaten Semarang ini bertujuan untuk memberi gambaran
pemanfaatan kain flanel sebagai media pembelajaran untuk menstimulus kemapuan berfikir
logis anak berupa bentuk dan warna. Sehingga metode yang digunakan dalam penelitian ini
adalah penelitian kualitatif deskripsi dengan teknik pengumpulan data berupa observasi,
wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan kardus
flannel geometri (kaflage) untuk pengenalan bentuk dan warna geometri dilakukan oleh guru
kepada peserta didik PAUD Warasari Kabupaten Semarang ialah melalui tiga tahap yaitu
membuat perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Melalui media kaflange siswa lebih tertarik
dan antusias sehingga hasil evaluasinya menunjukkan bahwa kemampuan anak mengenal
bentuk-bentuk geometri dan warna dengan pemanfaatan kardus flannel berkembang sesuai
tujuan pembelajaran yang telah direncanakan. Saran yang diberikan pada penelitian ini adalah
jumlah dan jenis kosakata dapat ditingkatkan dan disesuaikan dengan tema-tema yang akan
diberikan pada anak-anak.
Kata kunci: anak usia dini; kognitif; kaflage; geometri; warn
KEEFEKTIFAN MODEL PROBLEM SOLVING BERBASIS PENDEKATAN KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PADA KELAS III SD N BEJI 01
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran problem
solving berbasis pendekatan kontekstual untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah
siswa kelas III SDN Beji 01 dan SDN Beji 02. Metode penelitian yang digunakan adalah metode
kuasi eksperimen. Teknik analisis data adalah uji normalitas, uji homogenitas, serta uji hipotesis
yang berupa uji regresi linier sederhana, uji independent sample t-Test, dan uji paired sample tβ
Test. Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas III SD N Beji 01 yang dipilih dengan teknik
purpossive sampling.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik tes dan
teknik non tes (observasi, angket, dan dokumentasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1)
Terdapat perbedaan penggunaan model problem solving berbasis pendekatan kontekstual
terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa, dibuktukan dengan nilai sig pada kelas
eksperimen maupun kelas kontrol sebesar 0,000<0,005. (2) Terdapat pengaruh penggunakan
model problem solving berbasis pendekatan kontekstual terhadap kemampuan pemecahan
masalah siswa, dibuktikan dengan nilai sig kelas eksperimen dan kelas kontrol sebesar
0,001<0,05. (3) Terdapat peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa dengan
menggunakan model problem solving berbasis pendekatan kontekstual, dibuktikan dengan nilai
sig 0,00<0,05 bahwa terdapat perbedaan nyata antara hasil pre test dan post test.
Kata Kunci : Problem Solving, Pendekatan Kontekstual, Kemampuan
Pemecahan Masala
Analisis Marketing Model: Peran Competitive Price, Kelengkapan Produk Dan Service Quality Terhadap Purchase Intention Pada Retail Material Industry
Bisnis retail merupakan bisnis yang menjanjikan seiring meningkatnya
kebutuhan konsumen, maka dari itu banyak pelaku bisnis yang berlomba membuka
bisnis retail di berbagai tempat. Bisnis retail harus memiliki keunggulan dan
keunikan yang berbeda bagi pesaing retail yang lainnya. Harga kompetitif menjadi
faktor penentu keputusan pembeli, konsumen relatif memilih harga yang murah.
Kelengkapan dan keragaman produk yang disediakan toko retail akan membuat
konsumen tidak akan pindah ke toko lain. Kualitas pelayanan sebagai usaha yang
dapat digunakan untuk mewujudkan kenyamanan konsumen agar konsumen
merasa mendapatkan lebih dari apa yang dibutuhkan. Tujuan dari penelitian ini
adalah untuk mengetahui pengaruh harga kompetitif, kelengkapan produk dan
kualitas pelayanan terhadap keputusan pembeli di toko bangunan barokah.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field Research), dengan
menggunakan metode analisis kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Toko
Bangunan Barokah yang beralamatkan di Dsn Jurangsari Rt 02 Rw 01 Desa
Doplang, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Penelitian ini
menggunakan sampel sebanyak 94 responden dengan kriteria inklusi adalah
konsumen Toko Bangunan Barokah yang sudah melakukan pembelian di toko
minimal 2 kali. Sedangkan kriteria eksklusi dalam penelitian ini konsumen baru
Toko Bangunan Barokah. Data penelitian diolah menggunakan SPSS versi 26
dengan uji instrumen terdiri dari uji validitas dan uji relibilitas; uji asumsi klasik
terdiri dari uji normalitas, uji kolmogrov smirnov, uji multikolinearitas dan uji
heteroskedastisitas; analisis regresi linear berganda terdiri dari koefisien determinasi, uji parsial dan uji simultan.
Hasil penelitian menunjukan bahwa harga kompetitif berpengaruh positif
terhadap keputusan pembelian, kelengkapan produk berpengaruh positif terhadap
keputusan pembelian, kualitas pelayanan berpengaruh positif terhadap keputusan
pembelian.
Kata kunci: Harga kompetitif, kelengkapan produk, kualitas pelayanan, keputusan pembelian
Efektivitas Prenatal Massage Terhadap Penurunan Tingkat Nyeri Punggung Ibu Hamil Trimester III Di Puskesmas Gunung Bahagia Balikpapan
Latar Belakang : Kehamilan sering menyebabkan nyeri punggung, terutama di trimester ketiga. Pijat kehamilan terbukti efektif dalam mengurangi nyeri ini. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas pijat kehamilan di Puskesmas Gunung Bahagia, Balikpapan.
Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan Penelitian ini mengevaluasi efektivitas pijat kehamilan dalam mengurangi nyeri punggung pada ibu hamil trimester ketiga di Puskesmas Gunung Bahagia, Balikpapan, dengan membandingkan tingkat nyeri sebelum dan setelah pijat.
Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan prinsip Sugiyono, termasuk pemilihan sampel acak dan pengujian hipotesis. Desain yang digunakan adalah pre-test post-test satu kelompok, mengukur nyeri punggung pada ibu hamil sebelum dan setelah pijat kehamilan selama 90 menit. Penelitian dilakukan di Puskesmas Gunung Bahagia Balikpapan dari 08 Maret hingga 10 Maret 2025, melibatkan 15 ibu hamil trimester III. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan sumber sekunder. Analisis meliputi uji univariat dan bivariat, dengan uji Wilcoxon karena ukuran sampel kecil. Aspek etika diperhatikan dengan memastikan persetujuan dan kerahasiaan peserta
Hasil : Penelitian ini menilai efek pregnancy massage pada nyeri punggung ibu hamil. Sebelum intervensi, 46,7% ibu mengalami nyeri sedang, setelah pijat, 80% merasakan nyeri ringan dan 20% bebas nyeri. Uji Wilcoxon menunjukkan pregnancy massage efektif meredakan nyeri punggung. Pemijatan harus dilakukan oleh tenaga profesional untuk menghindari risiko.
Simpulan : Penelitian ini menemukan bahwa puskesmas Gunung Bahagia Balikpapan secara signifikan menurunkan tingkat nyeri punggung pada ibu hamil trimester III, dengan penurunan mean dari 4,1367 menjadi 1,1333, dibuktikan oleh hasil uji Wilcoxon yang menunjukkan pengaruh signifikan (Ο value 0,001 < Ξ± 0,05).
Kata Kunci : Pijat Kehamilan, Nyeri Punggung, Trimester II
Marketing 5.0 : Peran Key Opinion Leader Dan Trustworthiness Terhadap Customer Engagement Scarlett Whitening
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Key Opinion Leader
(KOL) dan Trustworthiness terhadap Customer Engagement pada produk Scarlett
Whitening, dengan Purchase Intention sebagai variabel mediasi. Penelitian ini
menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan explanatory research untuk
menjelaskan hubungan kausal antara variabel-variabel yang diteliti. Pengumpulan
data dilakukan melalui survei terhadap 96 responden yang merupakan pengguna
produk Scarlett Whitening di Ungaran, Kabupaten Semarang, dengan teknik
purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan Partial Least Square
(PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Key Opinion Leader tidak memiliki
pengaruh signifikan terhadap Customer Engagement maupun Purchase Intention
secara langsung. Namun, pengaruh signifikan ditemukan melalui mediasi
Purchase Intention. Sebaliknya, Trustworthiness memiliki pengaruh langsung
signifikan baik terhadap Customer Engagement maupun Purchase Intention.
Selain itu, Trustworthiness juga memiliki pengaruh tidak langsung terhadap
Customer Engagement melalui Purchase Intention. Penelitian ini menyoroti
pentingnya kepercayaan konsumen sebagai faktor kunci dalam meningkatkan
keterlibatan pelanggan dan mendorong niat beli. Scarlett Whitening disarankan
untuk memperkuat elemen Trustworthiness serta mengevaluasi strategi pemilihan
dan penggunaan KOL agar lebih relevan dengan target pasar.
Kata Kunci: Key Opinion Leader, Trustworthiness, Customer Engagement, Purchase Intention, Scarlett Whitening
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA RUINMAHI TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR
Salah satu factor penyebab kurangnya pemahaman konsep siswa adalah kurangnya strategi dan inovasi pembelajaran
yang dilakukan dalam kegiatan belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model
pembelajaran project based learning berbantuan media ruinmahi terhadap pemahamn konsep siswa kelas 3 sekolah
dasar. Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasi experimental dengan desain sample purposive. Teknik
pengumpulan data dilakukan dengan tes yaitu pretes dan postest, Teknik pengumpulan data non tes dilakukan dengan
observasi, angket, wawancara tidak terstruktur, dan dokumentasi. Teknik pengambilan data meliputi uji validitas, uji
reliabilitas, uji kesukaran, daya pembeda, uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis yang berisi uji independent
sample t-test, dan uji regresi linier sederhana. Hasil penelitian ini menunjukan terdapat perbedaan signifikan dalam
pemahaman konsep siswa antara kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran project based learning
berbantuan media ruinmah dengan kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran project based learning
saja.nilai rata-rata pemahaman konsep kelas eksperimen 82,36 lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol 72,36.
Selain itu terdapat pengaruh model pembelajaran project based learning berbantuan ruinmahi terhadap pemahaman
konsep siswa dengan nilai R square 0,619 atau 61,9%. Hal ini menunjukan bahwa model pembelajaran project based
learning berbantuan media ruinmahi dapat meningkatkan pemahamn konsep siswa sebesar 61,9%. Dapat
disimpulkan dari penelitian ini adalah model pembelajaran project based learning berbantuan media ruinmahi
mampu meningkatkan kemampuan pemahaman konsep siswa kelas 3 sekolah dasar.
Kata kunci: project based learning, pemahaman konsep, media pembelajaran ruinmah