Jurnal LPPM Universitas Samawa
Not a member yet
    1412 research outputs found

    IDENTIFIKASI JARAK TANAM DAN PEMANGKASAN TERHADAP HASIL KOPI ROBUSTA DI DESA BATU ROTOK

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor produksi kopi robusta yaitu jarak tanam dan pemangkasan di Desa Batu Rotok. Batasan masalah penelitian yaitu, bahwa penelitian hanya dilakukan terhadap jenis kopi robustadi Desa Batu Rotok Kecamatan Batulanteh dan hanya mengidentifikasi faktor jarak tanam dan pemangkasan. Lokasi penelitian dipilih dengan menggunakan prosedur purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 32 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 100% responden menggunakan jarak tanam yang tidak sesuai dengan anjuran pemerintah. Produktivitas kopi robusta tertinggi dicapai oleh penggunaan jarak tanam 3 x 3 m, dengan petani pelaksana terbanyak yaitu 13 orang (41% responden). Pemangkasan terbaik yaitu 2 kali setahun, dilakukan oleh 27 orang responden (84% responden) yang memberikan produktivitas tertinggi 0.91 ton/ha pada rata-rata luas lahan 1.43 ha

    PENINGKATAN PERTUMBUHAN DAN HASIL KEDELAI EDAMAME (Glycine max L. Merr)DENGAN PEMBERIAN LIMBAH ABU SEKAM PADI dan HAYATI KOMPOS DILAHAN KERING pada MUSIM HUJAN

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian limbah abu sekam padi dan hayati kompos terhadap pertumbuhan dan hasil kedelai edamame (Glycine max L. Merr) di lahan kering pada musim hujan. penelitian dilaksanakan dilahan tegalan Desa Karang Dima Kecamatan Labuhan Badas Kabupaten Sumbawa Provinsi Nusa Tenggara Barat. Secara geografis terletak pada titik koordinat 8°28'06.2"S 117°22'32.2"E pada bulan Januari sampai Mei 2022. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial terdiri dari dua faktor yaitu, faktor pertama adalah limbah abu sekam padi (A) dan faktor kedua hayati kompos (K). Masing-masing perlakuan diulang 3 kali. Faktor limbah abu sekam padi terdiri dari 2 taraf, yaitu: A0= 0 kg abu sekam padi, A1= 4,5 kg per petak abu sekam padi . faktor hayati kompos terdiri dari 3 taraf, yaitu: K0= 0 kg per petak hayati kompos, K1= 4,5 kg per petak hayati kompos, K2= 9 kg per petak hayati kompos. Data dianalisis menggunakan Analisis Varians (Anova) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh pemberian limbah abu sekam padi dengan hayati kompos tidak memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan tinggi dan jumlah daun tanaman baik umur 10, 20, 30, 40 hari setelah tanam (HST) tetapi, hasil terbaik tinggi dan jumlah daun yaitu pada perlakuan A0K2 (tanpa abu sekam padi dengan 4,5 per petak hayati kompos). Perlakuan A1K0 (4,5 kg per petak abu sekam padi dengan tanpa hayati kompos) berpengaruh nyata terhadap parameter jumlah polong berisi per petak, berat polong berisi per tanaman, berat per petak, berat per hektar

    DAMPAK PENGGUNAAN COMBINE HARVESTER TERHADAP CURAHAN TENAGA KERJA DAN PRODUKSI PADI SAWAH DI DESA BERORA KECAMATAN LOPOK

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian yaitu untuk menganalisis hubungan penggunaan combine harvester  dengan curahan tenaga kerja dan produksi padi sawah di Desa Berora Kecamatan Lopok. Pemilihan lokasi dilakukan secara kebetulan (Accidental Sampling), dengan jumlah sampel sebanyak 34 petani padi sawah. Analisis data menggunakan analisis hari orang kerja (HOK), dan Uji T dimana : Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa terdapat dampak  yang signifikansi antara yang tidak menggunakan combine harvester dan yang menggunakan combine harvester. Dilihat dari hasil produksi dengan selisih 4.5 ton/ha dan HOK dengan selisih 11 hari kerja. &nbsp

    ANALISIS SEKTOR POTENSIAL KABUPATEN MUARO JAMBI DENGAN METODE LOCATION QUOTIENT

    Get PDF
    Regional Development Is increasingly complex in the current era of regional autonomy, resulting in increasingly fierce competition between regions.in order for people’s welfare to remain stable and even increase, local governments must increase the competitiveness of their regions. In order for regional development to be more focused, one of the efforts that can be made is to detect te potencial sectors of the area. Therefore, this study aims to determine the potential sectors in muaro jambi regency so that local goverments can focus on developing their regions. The location quetiont (LQ) Approach is used in analzying the potential sectors of Muaro Jambi Regency. So that it can be concluded, the potential sectors of Muaro Jambi Regency Are the Construction sector, the agriculture, forestry and fishery sectors, transportation and werehousing, the corporate service sector

    DAMPAK BANTUAN PEMBIAYAAN MODAL TERHADAP PENDAPATAN PELAKU USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH DI KABUPATEN SUMBAWA

    Get PDF
    This study aims to determine the income of MSME actors before and after obtaining capital financing assistance from BMT Insan Samawa. The type of this research is comparative research. The data used is primary data obtained directly through interviews. The informants of this study were 80 MSME actors who were registered as BMT Insan Samawa customers. The data analysis technique is using the Two Means Difference Test, which includes paired samples statistics test, paired samples correlations test, and paired samples t-test. The results showed that there were differences in the income levels of MSME actors in Sumbawa Regency before and after receiving capital assistance from BMT Insan Samawa. The provision of capital assistance by BMT Insan Samawa has had a positive impact on the income of MSMEs in Sumbawa Regency. The average income earned by MSME actors after receiving capital assistance from BMT Insan Samawa has increased compared to the income earned before receiving capital assistance from BMT Insan Samawa

    SOSIALISASI PASCA PANEN BAWANG MERAH PADA PETANI DATARAN TINGGI KABUPATEN SUMBAWA

    Get PDF
    Bawang merah adalah salah satu tanaman holtikultura yang rentan mengalami kerusakan,apabila penanganan pasca panen tidak dilakukan dengan baik. Penanganan pasca panendapat mengurangi terjadinya kerusakaan pada komoditas bawang dan dapatmempertahankan harga bawang. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat adalah untukmemberikan sosialisasi pasca panen bawang merah ( allium ascalonicum l.) pada petanidataran tinggi di Kabupaten Sumbawa. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di KelurahanBrang Bara, Kecamatan Sumbawa Kabupaten Sumbawa, Propinsi NTB pada bulanNovember 2022. Metode yang digunakan dalam kegiatan yaitu ceramah dan diskusidengan mitra petani bawang merah sebanyak 30 orang, dalam program The Developmentof Integreted Farming System in Upland Areas Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa.Hasil kegiatan yaitu peserta memiliki pemahaman tentang tahap-tahap pasca panenbawang merah terkait waktu panen dan penanganan panen, perlakuan segera setelahpanen, pengeringan, pembersihan, sortasi dan grading, pengeringan lanjutan danpenyimpanan, pegemasan, serta distribusi. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan bahwapeserta sangat antusias dan memiliki sikap kesadaran untuk mempelajari terkait pascapanen agar daat mengantisipasi kerusakkan bawang merah. &nbsp

    PENTINGNYA WAWASAN TERKAIT TINDAK PIDANA KEKERASAN SEKSUAL BAGI MASYARAKAT DESA SAPEN MOJOLABAN SUKOHARJO JAWA TENGAH

    Get PDF
    Jika ditarik kronologis dalam jangka waktu yang lebih jauh, isu kekerasan seksual juga menjadi problematika yang menyeruak di berbagai kalangan. Terutama terkait pro kontra dari Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) dimana masih terdapat perdebatan antara berbagai pihak yang menyebabkan belum rampungnya pengesahan aturan hukum ini.Penjelasan pada pendahuluan terkait dengan pentingnya wawasan terkait tindak pidana kekerasan seksual bagi masyarakat Desa Sapen Mojolaban Sukoharjo Jawa Tengah, maka kegiatan pengabdian pada masyarakat berupa Penyuluhan Hukum dilakukan guna memberikan informasi dan pengetahuan hukum terkait pentingnya informasi mengenai pencegahan kekerasan seksual kepada masyarakat di Desa Sapen Kecamatan Mojolaban Kabupaten Sukoharjo sebagai bentuk pembelajaran atau edukasi. Dosen Fakultas Hukum juga memberikan bantuan secara sukarela kepada masyarakat Desa Sapen untuk membantu mereka ketika mereka ingin melakukan konsultasi hukum sekaligus sebagai melayani upaya pendampingan hukum. Penyuluhan hukum ini sangat membantu masyarakat Desa Sapen dalam memahami dan mengetahui apa saja yang terkait kebutuhan mereka dan diharapkan setelah penyuluhan ini, masyarakat Desa Sapen dapat memahami tindak pidana kekerasan seksual dalam kehidupan sehari hari. Kegiatan penyuluhan ini berakhir dengan sesi foto bersama Dosen-Dosen Fakultas Hukum universitas Islam batik Surakarta, Kepala Desa beserta seluruh staff pemerintah Desa serta masyarakat setempat. Secara umum hasil dari penyuluhan hukum dalam rangka kegiatan pengabdian masyarakat ini mendapatkan respon positif dari peserta yang notabene adalah warga masyarakat Desa Sapen, dalam rangkaian acara penyuluhan hukum ini peserta dapat memahami mengenai bentuk-bentuk kekerasan seksual, dampak kekerasan seksual, cara pencegahan kekerasan seksual, pengaturan hukum kekerasan seksual terhadap korban

    PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L) PADA BERBAGAI JENIS VARIETAS DAN DOSIS PUPUK ORGANIK CAIR

    Get PDF
    Produksi bawang merah di Kabupaten Sumbawa tahun 2019 mencapai 2.225.262,37 ton pada lahan seluas 20.305,46 hektar dengan produktivitas 109,59 kw/ha. Penurunan produksi bawang merah disebabkan karena banyak petani yang menggunakan pupuk anorganik secara berlebihan, sehingga menyebabkan penurunan kesuburan tanah. Salah satu cara untuk mengatasi efek samping penggunaan pupuk anorganik adalah dengan pemberian pupuk organic, salah satunya menggunakan pupuk organic cair. Tujuan penelitian adalah menganalisis pertumbuhan dan hasil bawang merah akibat penggunaan pupuk organik cair dan varietas. Penelitian dilakukan di Dusun Malalo, Desa Bantulanteh, Kecamatan Tarano, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada bulan Mei hingga Juli 2021. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan dua faktor yaitu. Pupuk Orrin cair H. (P) dan grade (V), masing-masing perlakuan diulang sebanyak empat kali. Koefisien takaran pupuk organik cair Orrin terdiri dari dua taraf yaitu P1 = 10 liter/ha, P2 = 13 liter/ha. Faktor varietas terdiri dari 2 taraf yaitu V1 = varietas Super Philips, V2 = varietas Vietnam. Perlakuan kombinasi pupuk organik cair dan varietas berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tanaman (tinggi tanaman dan jumlah daun) dan hasil (bobot per petak, bobot per petak dan bobot per hektar). Perlakuan kombinasi P1V1 (pupuk organik cair Orris dan varietas Super Philip) meningkatkan pertumbuhan dan hasil bawang merah

    PERSEPSI PETANI TERHADAP PENERAPAN KARTU TANI DI DESA LABUHAN BADAS

    Get PDF
    Penyebab utama permasalahan distribusi pupuk disebabkan oleh sistem yang diterapkan saat ini belum berjalan optimal. Permasalahan yang umum terjadi berupa kelangkaan pupuk bersubsidi, keterlambatan distribusi pupuk, ketidaktepatan sasaran, dan harga yang di atas ketentuan. Untuk mengatasi hal ini, pemerintah telah mencanangkan Program Kartu Tani.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahu persepsi petani tarhadap penerapan kartu tani di Desa Labuhan Badas. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Februari sampai bulan Maret 2021 di Desa Labuhan Badas Kecamatan Labuhan Badas. Penelitian kuantitatif dan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif jumlah sampel sebanyak 41 responden yang memiliki kartu tani yang diambil dengan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 15%. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara atau kuesioner, dan dokumentasi. Adapun analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa persepsi petani secara umum terhadap pemanfaatan kartu tani tergolong dalam kategori tidak baik dengan jumlah skor 95.34. Hal ini berbanding terbalik dengan setiap indikator yang dinilai dengan kategori cukup baik. Pemanfaatan kartu tani dalam kemudahan mendapatkan pupuk bersubsidi memiliki nilai rata-rata skor sebesar 32.67 dan tergolong dalam kategori cukup baik. Kemudahan penjualan hasil panen oleh off taker secara umum memiliki rata-rata skor sebesar 31.30 dan tergolong dalam kategori cukup baik. Demikian pula, Kemudahan akses pembiayaan KUR memiliki rata-rata skor sebesar 31.37 dan tergolong dalam kategori cukup baik. &nbsp

    IMPLEMENTASI KOLABORASI GURU DAN ORANG TUA DALAM PEMBELAJARAN 5.0 STRATEGI DAN TANTANGAN DALAM KONTEKS SEKOLAH DASAR

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kolaborasi antara guru dan orang tua dalam konteks pembelajaran 5.0 di sekolah dasar. Dalam penelitian ini, strategi yang efektif untuk meningkatkan kolaborasi tersebut diidentifikasi, dan tantangan yang dihadapi dalam implementasi kolaborasi juga dianalisis. Metode penelitian yang digunakan meliputi tinjauan literatur dan analisis data kualitatif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi antara guru dan orang tua dalam pembelajaran 5.0 memiliki konsep dan manfaat yang signifikan. Konsep kolaborasi mencakup saling mendukung, saling berbagi informasi, dan saling melengkapi peran dalam mendukung pembelajaran holistik siswa. strategi yang dapat digunakan untuk mendorong kolaborasi antara guru dan orang tua dalam pembelajaran 5.0 di konteks sekolah dasar meliputi Komunikasi yang terbuka dan teratur, Kolaborasi dalam perencanaan pembelajaran, Pelibatan orang tua dalam kegiatan sekolah, Pemanfaatan teknologi komunikasi, serta Pengaturan pertemuan dan kegiatan kolaboratif. Hambatan yang ditemukan dalam kolabrasi guru dan orang tua meliputi, Keterbatasan waktu, Perbedaan harapan, Komunikasi yang tidak efektif, Kendala teknologi, Kurangnya pemahaman tentang peran masing-masing pihak

    1,357

    full texts

    1,412

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal LPPM Universitas Samawa
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇