Jurnal LPPM Universitas Samawa
Not a member yet
    1412 research outputs found

    PREVENTION AND CONTROL OF INJURY LIGAMEN CRUCIATUM ANTERIOR (ACL) IN SAMAWA RUNNERS

    Get PDF
    Running is a type of exercise that is easy to do and widely popular among people. Running has many physiological and psychological benefits for the body. In addition, running is not free from the risk of injury. Data from several events show that there are 2.5 injuries per 1000 events. However, novice runners have a higher risk, which is 33 injuries every 1000 accident. An injury that often occurs in runners or athletes is an Anterior Cruciate Ligament (ACL) injury. ACL injury is a common knee injury that occurs in many sports. The purpose of this community engagement is to provide knowledge and understanding in efforts and control of ACL injuries in Samawa Runners. The method used in this research is to use the method of camp, discussion and conduct movement training. This community service activity concluded that socialization and training activities can increase runners' knowledge about ACL injury prevention strategies for Samawa Runners. The success is shown by changes in enthusiastic behavior in each stage of the activity, especially during the discussion and training stages. It is necessary to conduct continuous socialization and training for Samawa Runners and runners in Sumbawa Regency.Running is a type of exercise that is easy to do and widely popular among people. Running has many physiological and psychological benefits for the body. In addition, running is not free from the risk of injury. Data from several events show that there are 2.5 injuries per 1000 events. However, novice runners have a higher risk, which is 33 injuries every 1000 accident. An injury that often occurs in runners or athletes is an Anterior Cruciate Ligament (ACL) injury. ACL injury is a common knee injury that occurs in many sports. The purpose of this community engagement is to provide knowledge and understanding in efforts and control of ACL injuries in Samawa Runners. The method used in this research is to use the method of camp, discussion and conduct movement training. This community service activity concluded that socialization and training activities can increase runners' knowledge about ACL injury prevention strategies for Samawa Runners. The success is shown by changes in enthusiastic behavior in each stage of the activity, especially during the discussion and training stages. It is necessary to conduct continuous socialization and training for Samawa Runners and runners in Sumbawa Regency

    PERAN BAWASLU SUMBAWA DALAM MENANGANI PELANGGARAN ADMINISTRATIF PADA PEMILIHAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI DI KABUPATEN SUMBAWA TAHUN 2020

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terkait Peran Bawaslu Sumbawa dalam Menangani pelanggaran Administratif Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati di Kabupaten Sumbawa Tahun 2020 dimana penanganannya berdasarkan Peraturan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Perbawaslu) Nomor 8 Tahun 2020 Tentang Penanganan Pelanggaran Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Wali Kota dan Undang-Undang No 07 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Sehingga yang menjadi Rumusan Masalah yang saya angkat yaitu tentang Bagaimana Peran Bawaslu Sumbawa dalam Menangani pelanggaran Administratif Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati di Kabupaten Sumbawa Tahun 2020.  Metode Penelitian dalam penelitian ini menggunakan  metode penelitian  Normatif  Empiris, yakni gabungan hukum dikonsepkan sebagai apa yang tertulis dalam peraturan perundangan-undangan (law in book) dan hukum dikonsepkan sebagai kaidah atau Norma yang merupakan patokan berperilaku manusia yang dianggap pantas.Informan penelitian diantaranya Pihak Bawaslu Kabupaten Sumbawa khususnya divisi penanganan pelanggaran Sumber data berasal dari data primer dan data sekunder.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanganan pelanggaran pada saat Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati 2020 di Kabupaten Sumbawa, yaitu Penanganan Pelanggaran Administratif Penyelenggara Pemilihan berdasarkan data pelanggaran kemudian terkait Verifikasi bakal dukungan calon

    ANALISIS PERSEPSI DAN SIKAP KONSUMEN DALAM MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PEMBELIAN KARTU PERDANA XL DI SUMBAWA BESAR

    Get PDF
    This study aims to know the effect of perceptions and attitudes of consumers on purchasing decisions of XL prime card in communities of Sumbawa Besar City. The type of this study was associative. The type of data used is quantitative data in the form of respondents' responses in answering the questions given. This quantitative data was obtained directly from primary sources, namely the users of XL prime card in Sumbawa Besar City. The population of XL prime card users in the city of Sumbawa Besar is 156.752 people, while the sample selected as respondents is 100 people who are determined using the Slovin formula. The data used in this research was collected using a questionnaire. The data that has been collected is processed using the SPSS application and then analyzed using multiple linear regression analysis techniques, partial parameter hypothesis testing (t test), simultaneous parameter hypothesis testing (F test), and coefficient of determination test (R2). The results of this study showed that the perceptions and attitudes of consumers had a positive and significant effect on purchasing decisions of XL prime card in communities of Sumbawa Besar City, both partially and simultaneously. Consumer perceptions and attitudes have quite a large ability to influence changes in purchasing decisions of XL prime card in communities of Sumbawa Besar City was 60.1%, while the remaining 38.9% was affected by other variables outside this research model

    FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA GURU SMAN 1 MOYO UTARA: SUPERVISI PENGAWAS DAN IKLIM ORGANISASI

    Get PDF
    This study was conducted to examine the influence of supervisory supervision and organizational climate on teacher performance at SMAN 1 Moyo Utara. The type of this study was associative. The type of data used is quantitative data in the form of respondents' responses in answering the questions given. The quantitative data used in this study was obtained directly from primary sources, namely the teachers of SMAN 1 Moyo Utara through questionnaires. The population in this study were the teachers of SMAN 1 Moyo Utara, totaling 27 people. Seeing that the population in this study is relatively small, it provides the opportunity for researchers to study all members of the population so that the sample that will be used as respondents in this study is the entire population of 27 people. The data that has been collected is processed using the SPSS application and then analyzed using multiple linear regression analysis techniques, partial hypothesis testing (t test), simultaneous hypothesis testing (F test), and coefficient of determination test (R2). The results of this study showed that the supervisory supervision and organizational climate had a positive and significant effect on teacher performance at SMAN 1 Moyo Utara, both partially and simultaneously. Supervisory supervision and organizational climate had a large ability to influence changes in teacher performance at SMAN 1 Moyo Utara, namely 73.2%, while the remaining 26.8% is influenced by other variables not examined in this research model, such as the leadership style, work competence, work motivation, and work discipline

    APLIKASI PUPUK KANDANG SAPI DAN MULSA JERAMI DALAM MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN EDAMAME (Glycine max L Merr)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk kandang kororan sapi dan mulsa Jerami terhadap pertumbuhan dan hasil kedelai edamame (Glycine max L. Merr). Penelitian ini dilaksanakan di lahan tegalan Desa Moyo kecamatan Moyo Hilir Kabupaten Sumbawa Provinsi Nusa Tenggara Barat pada bulan April sampai Juni 2023. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial terdiri dari dua faktor yaitu, faktor pertama adalam pupuk kandang sapi (S) dan faktor kedua mulsa jerami (M). Masing-masing perlakuan diulang 3 kali. Faktor pupuk kandang kotoran sapi terdiri dari 3 taraf, yaitu S0=0 kg pupuk kandang kotoran sapi, S1=18 kg/petak pupuk kandang kotoran sapi dan S2= 27 kg/petak pupuk kandang Kotoran sapi. Faktor mulsa jerami terdiri dari 3 taraf, yaitu: M0=0 kg/petak mulsa jerami, M1=5,4 kg/petak mulsa jerami dan M2=7,2 kg/petak mulsa jerami. Data analisis menggunakan Analisis Varians (Anova) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukan pengaruh pemberian pupuk kandang kotoran sapi dengan mulsa jerami memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan tinggi tanaman pada umur 20,30 dan 40 hari setelah tanam (HST). Hasil terbaik jumlah daun yaitu pada perlakuan S1M2 (18 kg/petak pupuk kandang kotoran sapi dengan 7,2 kg/petak mulsa jerami). Perlakuan S2M2 (27 kg/petak pupuk kandang kotoran sapi dengan 7,2 kg/ petak mulsa jerami) berpengaruh nyata terhadap parameter jumlah polong per tanaman dan berat satu polong berisi per tanaman. Perlakuan S2M1 (27 kg/petak pupuk kandang kotoran sapi denagn 5,4 kg/petak mulsa jerami) memberikan hasil per hektar (5.56 ton/ha)

    ANALISIS KEPUASAN PELAYANAN NASABAH KREASI DI PT. PEGADAIAN UPC BRANG REA KABUPATEN SUMBAWA BARAT

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Kepuasan Pelayanan Nasabah Kreasi di PT. Pegadaian UPC Brang Rea Kabupaten mbawa Barat. Penelitian dilakukan pada bulan Agustus 2023. Jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif. Metode pengambilan sampel dilakukan secara sensus dengan jumlah responden sebanyak 20 orang.Berdasarkan pada hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Peryataan dapat di simpulkan hasil penelitian menurut tanggapan responden atau nasabah mengenai aspek persyaratan dan penyelsean mencapai total skor 22,40 dengan katagori sangat puas, (2) Biaya tarif dapat dilihat dari hasil penelitian menurut tanggapan responden atau nasabah mengenai aspek biaya atau tarip mencapai total skor 21,05 dengan katagori sangat puas, (3) Prilaku plaksana dapat dilihat dari hasilpenelitian ini menurut tanggapan responden mengenai aspek prilaku plaksana mencapai total skor 23,15 dengan katagori sangat puas, Metode pengambilan sampel dilakukan secara sensus dengan jumlah responden sebanyak 20 orang.Berdasarkan pada hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Peryataan dapat di simpulkan hasil penelitian menurut tanggapan responden atau nasabah mengenai aspek persyaratan dan penyelsean mencapai total skor 22,40 dengan katagori sangat puas, (2) Biaya tarif dapat dilihat dari hasil penelitian menurut tanggapan responden atau nasabah mengenai aspek biaya atau tarip mencapai total skor 21,05 dengan katagori sangat puas, (3) Prilaku plaksana dapat dilihat dari hasilpenelitian ini menurut tanggapan responden mengenai aspek prilaku plaksana mencapai total skor 23,15 dengan katagori sangat puas.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Kepuasan Pelayanan Nasabah Kreasi di PT. Pegadaian UPC Brang Rea Kabupaten mbawa Barat. Penelitian dilakukan pada bulan Agustus 2023. Jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif. Metode pengambilan sampel dilakukan secara sensus dengan jumlah responden sebanyak 20 orang.Berdasarkan pada hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Peryataan dapat di simpulkan hasil penelitian menurut tanggapan responden atau nasabah mengenai aspek persyaratan dan penyelsean mencapai total skor 22,40 dengan katagori sangat puas, (2) Biaya tarif dapat dilihat dari hasil penelitian menurut tanggapan responden atau nasabah mengenai aspek biaya atau tarip mencapai total skor 21,05 dengan katagori sangat puas, (3) Prilaku plaksana dapat dilihat dari hasilpenelitian ini menurut tanggapan responden mengenai aspek prilaku plaksana mencapai total skor 23,15 dengan katagori sangat puas, Metode pengambilan sampel dilakukan secara sensus dengan jumlah responden sebanyak 20 orang.Berdasarkan pada hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Peryataan dapat di simpulkan hasil penelitian menurut tanggapan responden atau nasabah mengenai aspek persyaratan dan penyelsean mencapai total skor 22,40 dengan katagori sangat puas, (2) Biaya tarif dapat dilihat dari hasil penelitian menurut tanggapan responden atau nasabah mengenai aspek biaya atau tarip mencapai total skor 21,05 dengan katagori sangat puas, (3) Prilaku plaksana dapat dilihat dari hasilpenelitian ini menurut tanggapan responden mengenai aspek prilaku plaksana mencapai total skor 23,15 dengan katagori sangat puas. &nbsp

    ANALISIS KINERJA PEMERINTAH DESA TERHADAP PENGELOLAAN DANA DESA DI DESA DETE KECAMATAN LAPE KABUPATEN SUMBAWA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja pemerintah desa terhadap pengelolaan Dana Desa di Desa Dete. Penelitian ini berjenis deskriptif dengan pendekatan kualitatif, yang digunakan untuk meneliti pada kondisi objek yang terjadi dilapangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja pemerintahan dalam mengelola sudah cukup baik, hal ini dapat dilihat dari beberapa indikator yaitu produktivitas, kualitas pelayanan, responsivitas, responsibilitas dan akuntabilitas, meski dalam pelaksanaannya anggaran yang dihabiskan belum sesuai dengan apa yang diharapkan oleh masyarakat serta tidak sesuai dengan tujuan Dana Desa. Seperti yang telah dijelaskan pada pasal 14 peraturan daerah Kabupaten Sumbawa Nomor 12 Tahun 2015 ditetapkan bahwa paling sedikit 70% dari Alokasi Dana Desa digunakan untuk pembiayaan pelayanan publik berupa bangunan fisik dan nonfisik desa, terutama pendidikan dan kemiskinan serta pengembangan ekonomi desa dan Alokasi Dana Desa sebesar 30% digunakan untuk pembiayaan kelembagaan desa. Pengeloaan dana desa Dete penggunaannya lebih banyak digunakan untuk penghasilan tetap kepala desa dan perangkat desa serta dana untuk operasional desa sebesar 36% atau sebanyak Rp500,322,725.00 dari jumlah ADD yang telah ditentukan menurut perda Kabupaten Sumbawa. Sedangkan untuk pembangunan sarana dan prasarana fisik desa sebesar Rp327,238,700.00 atau 24% seperti pembangunan Infrastruktur desa. Selanjutnya untuk pembinaan kemasyarakatan sebesar 7% atau Rp93,160,000.00. Adapun pemberdayaan masyarakat yaitu sebesar 20% atau Rp285,271,500.00 dan 13% sisanya untuk penaggulangan bencana darurat dan mendesak desa sebesar Rp181,092,000.00

    PEMANFAATAN LIMBAH PERTANIAN SEBAGAI AMELIORAN PADA TANAH BEKAS GALIAN TAMBANG RAKYAT BUKIT LABAONG TERHADAP TANAMAN SAWI PAKCOY (Brassica rapa L.

    Get PDF
    Tanah bekas galian tambang emas rakyat akan mengalami penurunan kualitas, baik fisik maupun kimia tanah.Tanah bekas galian tambang yang dilakukan masyarakt meninggalkan lubang-lubang dan pencampuran antara top soil dan sub soil. Kegiatan reklamasi penting dilakukan untuk memperbaiki lahan bekas galian tambang. Pada umumnya tanah di lahan bekas tambang mengandung kadar unsur hara yang rendah. Perbaikan dalam meningkatkan kualitas lahan bekas tambang diperlukan tambahan unsur hara atau bahan pembenah tanah (amelioran). Limbah pertanian berupa jerami padi merupakan salah satu bahan amelioran yang dapat digunakkan untuk memperbaiki tanah bekas galian tambang emas. Jerami padi berupa kompos kaya C-organik (sekitar 30-40%), juga mengandung hara yang lengkap baik makro (1% N, 0,3–0,5 % P2O5, 2–4% K2O, 3–5 % SiO2) maupun mikro (Cu, Zn, Mn, Fe, Cl, Mo) serta mengandung organisme menguntungkan. Pengembalian jerami padi mampu mengurangi pupuk anorganik sekitar 25–50% serta meningkatkan produksi dan dapat memulihkan kesehatan tanah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh pemberian limbah pertanian (jerami padi) sebagai bahan amelioran pada tanah bekas galian tambang emas terhadap sifat kimia tanah, pertumbuhan dan hasil tanaman. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan percobaan di Rumah Kaca BPSBTPH (Balai Pengawasan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura). Penelitian ini dirancang menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan beberapa dosis pemberian limbah pertanian jerami padi sebagai bahan amelioran dengan lima (5) aras perlakuan, yaitu perlakuan kontrol/tanpa jerami padi (J0), jerami padi 20 ton/ha (J1), jerami padi 30 ton/ha (J2), jerami padi 40 ton/ha (J3), dan jerami padi 50 ton/ha (J4). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian limbah jerami padi dapat meningkatkan tinggi dan jumlah daun tanaman sawi pakcoy. Selain itu juga pemberian jerami padi dapat meningkatkan hasil berat basah dan kering tanaman

    DAMPAK KEBERADAAN TAMAN GENANG GENIS TERHADAP PEREKONOMIAN MASYARAKAT DI KOTA SUMBAWA BESAR

    Get PDF
    This study aims to determine the difference in people's income in Sumbawa Besar City before and after the existence of Genang Genis Park Sumbawa Besar. The type of this study was comparative study. The type of data used was quantitative data obtained directly from research sources, namely traders at the Genang Genis Park Sumbawa Besar. The number of traders at Genang Genis Park Sumbawa Besar who were sources for this study was 20 people. Data collection in this study used structured interview techniques with interview guidelines. Data analysis in this study used the two-average difference test technique. The results of study showed that there is a positive and significant difference in the level of income of traders before and after the existence of Genang Genis Park Sumbawa Besar. Traders' income experienced a significant increase after the existence of Genang Genis Park Sumbawa Besar compared to previous income. Thus, it can be stated that the existence of Genang Genis Park Sumbawa Besar had a big impact on increasing the income earned by traders in Sumbawa Besar City

    PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP TRADISI RUWATAN MASSAL DI DESA MLANDANGAN KECAMATAN PACE KABUPATEN NGANJUK : PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP TRADISI RUWATAN MASSAL DI DESA MLANDANGAN KECAMATAN PACE KABUPATEN NGANJUK

    No full text
    Penelitian Ini bertujuan untuk mengetahui Persepsi Masyarakat terhadap Tradisi Ruwatan Massal di desa Mlandangan Kecamatan Pace Kabupaten Nganjuk. Ruwatan adalah salah satu tradisi budaya yang telah lama ada, tradisi peninggalan nenek moyang sejak zaman dahulu. Tradisi Ruwatan ini scara turun temurun dilestarikan oleh para masyarakat dengan berbagai tujuan dan pandangan masyarakat Jawa pada umumnya. Budaya dan tradisi sudah mendarah daging di dalam masyarakat di manapun berada, khususnya di dalam masyarakat Jawa. Sehingga ketika budaya dan tradisi sudah terakomodasi didalam agama, ajaran agama tersebut juga akhirnya muncul  sebagai hal yang mendarah daging di dalam mayoritas masyarakat, secara turun temurun dilestarikan oleh para masyarakat dengan berbagai tujuan dan pandangan masyarakat Jawa pada umumnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis kualitatif dengan mekanisme reduksi data, penyajian data dan Verifikasi. Subjek penelitian adalah tokoh Agama, tokoh Adat, dan Masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan Tradisi ruwatan merupakan sebuah tradisi pada zaman dahulu sebelum adanya agama yang bertujuan untuk membuang sengkala dalam hidupnya dilakukan secara turun-temurun oleh orang yang mempercayai dan mendukungnya. Tradisi ruwatan ini hukumnya wajib dilakukan untuk orang orang yang benar-benar mempercayai bahwa setelah diruwat kesialan dalam hidupnya akan hilang dan keberuntungan akan datang. Nilai yang terkandung dalam tradisi ruwatan massal ini adalah Nilai Budaya dan Nilai Ekonomi. Persepsi masyarakat terhadap tradisi ruwatan massal menunjukkan didalam masyarakat terdapat pro dan kontra mengenai tradisi, termasuk tradisi ruwatan. Banyak yang masih mempercayai tradisi ruwatan ini dan banyak juga yang tidak mempercayai tradisi ini. Karena sebagian masyarakat ada yang menganggap bahwa tradisi ruwatan itu adalah musyrik dan tidak boleh dilakukan karena sama saja meminta pertolongan kepada selain Tuhan.           Kata Kunci: Ruwatan, nilai, persepsi       Abstract This study aims to find out the Public Perception of the Mass Ruwatan Tradition in Mlandangan village, Pace District, Nganjuk Regency. Ruwatan is one of the long-standing cultural traditions, a tradition left over from ancient times. This Ruwatan tradition has been preserved by the community for generations with various goals and views of Javanese society in general. Culture and tradition are ingrained in society everywhere, especially in Javanese society. So that when culture and tradition have been accommodated in religion, the teachings of the religion also finally appear as ingrained in the majority of society, for generations preserved by the people with various goals and views of Javanese society in general. This research uses a qualitative approach. Data collection techniques use interviews, observations, and documentation. Data analysis uses qualitative analysis with data reduction mechanisms, data presentation and verification. The subjects of the research are religious leaders, traditional leaders, and communities. The results of the study show that the ruwatan tradition is a tradition in ancient times before the existence of religion that aims to get rid of sengkala in their lives carried out from generation to generation by people who believe in and support it. This tradition of ruwatan is mandatory for people who truly believe that after being ruwat, bad luck in their lives will disappear and good luck will come. The values contained in this mass ruwatan tradition are Cultural Values and Economic Values. The public's perception of the mass ruwatan tradition shows that in the community there are pros and cons regarding traditions, including the ruwatan tradition. Many still believe in this tradition of ruwatan and many do not believe in this tradition. Because some people think that the tradition of ruwatan is polytheistic and should not be done because it is the same as asking for help from someone other than God.  

    1,357

    full texts

    1,412

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal LPPM Universitas Samawa
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇