Jurnal LPPM Universitas Samawa
Not a member yet
1412 research outputs found
Sort by
PENTINGNYA PEMAHAMAN TERKAIT KENAKALAN MELANGGAR HUKUM SEBAGAI UPAYA PREVENTIF TERHADAP KENAKALAN REMAJA DI DESA LABUHAN BADAS
Kenakalan remaja menunjukkan peningkatan yang signifikan setiap tahunnya,baik dalam jumlah maupun jenis pelanggaran yang dilakukan. Remaja, yangsedang mencari identitas dan berada dalam fase transisi dari masa kanak-kanakmenuju dewasa, seharusnya diarahkan pada aktivitas yang positif untukmempersiapkan masa depan yang sukses. Untuk mengatasi masalah ini, telahdilakukan kegiatan sosialisasi di Desa Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa.Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada 30 anak dan remajasetiap bulannya selama tiga bulan berturut-turut, dimulai dari bulan Maret hinggaMei 2024. Metode yang digunakan mencakup observasi, ceramah, dansosialisasi. Melalui tahapan ini, peserta diberikan pemahaman tentang berbagaibentuk kenakalan remaja, konsekuensi hukum yang dapat diterapkan, sertabahaya yang ditimbulkannya tidak hanya bagi diri sendiri tetapi juga bagi oranglain. Diharapkan dengan pendekatan ini, mereka dapat menghindari perilakuyang melanggar hukum dan memilih jalan yang lebih baik untuk masa depanmereka. Hasil menunjukkan antusiasme dan semangat remaja dalam mengikutikegiatan pengabdian ini, keaktifan mereka bertanya tentang bentuk kenakalankenakalan yang melanggar hukum dan juga menunjukkan bahwa mereka inginmengetahui lebih dalam terkait faktor-faktor penyebab serta cara menghindarisegala bentuk kenakalan melanggar hukum. Desa Labuhan Badas termasuk salahsatu desa dengan beberapa kasus kenakalan remaja yang tidak bisa dianggapsepele seperti balap liar antar geng motor, pencurian motor, konvoi membawaanak panah dan lain sebagainya. Kegiatan sosilisasi ini membekali remajakhususnya di Labuhan Badas agar terhindar dari perbuatan atau kenakalanmelanggar hukum
 
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS DESKRIPSI MELALUI PENDEKATAN KONTEKSTUAL PADA SISWA KELAS VII-6 SMPN 2 SUMBAWA TAHUN AJARAN 2022/2023
Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan menulis teks deskripsi siswa kelas VII-6 SMPN 2 Sumbawa tahun ajaran 2022/2023 melalui pendekatan kontekstual. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Adapun metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan metode observasi, tes dan dokumentasi, sedangkan analisis data dalam penelian ini menggunakan analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah pembelajaran melalui pendekatan kontekstual dapat meningkatkan keterampilan menulis teks deskripsi siswa, hal itu dibuktikan dengan perolehan nilai pada siklus I sebanyak 12 orang sisiwa tidak tuntas belajar denagn ketuntasan belajar klasikan sebanyak 63,63, sedangkan pada pelaksanaan siklus II dari keseluruhan siswa sebanayak 33 orang dinyatakan tuntas, dengan ketuntasan belajar klasikal mencapai 100%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa melalui pendekatan kontekstual dapat meningkatkan keterampilan menulis teks deskripsi siswa kelas VII-6 SMPN 2 Sumbawa
STUDY OPTIMASI PEMANFAATAN AIR BENDUNG INDUK TIU BULU UNTUK KEBUTUHAN IRIGASI DI DESA MAPIN REA KECAMATAN ALAS BARAT
Salah secara alami kebutuhan air untuk tanaman dapat di penuhi melalui air hujan. Bendung Tiu Bulu yang terletak di desa Mapin Rea Kecamatan Alas Barat Kabupaten Sumbawa merupakah salah satu bendung yang mempunyai lahan area pertanian yang cukup luas,namun sebagian besar sudah mengalami penurunan kinerja (penurunan efisiensi) diakibatkann karna kurangnya pasokan air yang tidak dapat diolah oleh petani, serta hasil panen yang diperoleh setiap musim tanam kurang optimal.Penelitian ini menggunakan metode F.J Mock untuk mengetahi debit andalan dan menganalisis kebutuhan air irigasi dan metode yang digunakan untuk menghitung besarnya kebutuhan air selama jangka waktu penyiapan lahan yaitu dengan rumus yang telah dikembangkan oleh Van de Goor dan Zijlstra, sehingga dapat diketahui luas tanam dengan hasil panen maksimum dan kebutuhan air yang akan digunakan.Berdasarkan perhitungan hasil panen maksimum pada alternatif pola tanam 2 yaitu dengan luas lahan yang di gunakan 2006 Ha, dengan priode tanam selama 1 tahun dan Hasil panen maksimum yang di dapat adalah untuk padi 1.027 Ha dengan hasil panen 7.702,5 Ton (5.829.000/ton) dan unuk palawija(kacang hijau) 979 Ha dengan hasil panen 1.556,4 Ton (15.000.000/ton) Dan total hasil panen maksimum alternatif 2 jika di jual dengan harga yang sudah di tentukan setiap tahun Rp 64.084.522.500
PERAN PENYULUH PERTANIAN DALAM PENGEMBANGAN KELOMPOK TANI DI DESA LESENG KECAMATAN MOYO HULU KABUPATEN SUMBAWA
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui peran penyuluh pertanian dalam pengembangan kelompok tani di Desa Leseng Kecamatan Moyo Hulu Kabupaten Sumbawa. Pemilihan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive sampling). Responden dalam penelitian ini berasal dari ketua, sekretaris, dan tiga orang anggota dari kelompok tani. Kelompok tani yang menjadi sampel penelitian yaitu 10 kelompok tani dengan 5 kelompok tani merupakan kelas lanjut dan 5 kelompok tani kelas pemula. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji validitas, skala likert, dan uji korelasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat peran Penyuluh Pertanian Lapangan dalam upaya pengembangan Kelompok Tani di Desa Leseng Kecamatan Moyo Hulu Kabupaten Sumbawa tergolong tinggi dengan nilai 75,136%. Persentase peran penyuluh sebagai Fasilitator 74,88%, Inovator 74,40%, Motivator 74,24%, Dinamisator 75,36%, dan Edukator 74,08%. Hal ini menunjukkan bahwa Penyuluh Pertanian di Desa Leseng Kecamatan Moyo Hulu berperan dengan baik dan menghasilkan persentase dengan kategori Tinggi. Hasil uji korelasi Peran Penyuluh (X) dalam Pengembangan Kelompok Tani (Y) menghasilkan hubungan yang cukup, kuat, dan signifikan.Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui peran penyuluh pertanian dalam pengembangan kelompok tani di Desa Leseng Kecamatan Moyo Hulu Kabupaten Sumbawa. Pemilihan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive sampling). Responden dalam penelitian ini berasal dari ketua, sekretaris, dan tiga orang anggota dari kelompok tani. Kelompok tani yang menjadi sampel penelitian yaitu 10 kelompok tani dengan 5 kelompok tani merupakan kelas lanjut dan 5 kelompok tani kelas pemula. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji validitas, skala likert, dan uji korelasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat peran Penyuluh Pertanian Lapangan dalam upaya pengembangan Kelompok Tani di Desa Leseng Kecamatan Moyo Hulu Kabupaten Sumbawa tergolong tinggi dengan nilai 75,136%. Persentase peran penyuluh sebagai Fasilitator 74,88%, Inovator 74,40%, Motivator 74,24%, Dinamisator 75,36%, dan Edukator 74,08%. Hal ini menunjukkan bahwa Penyuluh Pertanian di Desa Leseng Kecamatan Moyo Hulu berperan dengan baik dan menghasilkan persentase dengan kategori Tinggi. Hasil uji korelasi Peran Penyuluh (X) dalam Pengembangan Kelompok Tani (Y) menghasilkan hubungan yang cukup, kuat, dan signifikan
ANALISIS STRATEGI PENGELOLAAN PASAR TRADISIONAL SEKETENG SUMBAWA BESAR DALAM MENINGKATKAN KEPUASAN PELANGGAN
This study aims to analyze the strategy of Seketeng traditional market management in Sumbawa Besar to increasing customer satisfaction. The type of this study was descriptive study with qualitative approach. The type of data used was qualitative data obtained from primary sources using research instruments in the form of interview guidelines. The informants in this study consisted of bureaucrats from government agencies/ institutions/ agencies in Sumbawa District, academics, traders, and customers at the Seketeng traditional market, Sumbawa Besar. The data analysis technique used was analysis hierarchy process (AHP), which measures the consistency level of the strategy of Seketeng traditional market management in Sumbawa Besar to increasing customer satisfaction. The results of this study showed that the revitalization of market facilities and infrastructure had the highest level of importance compared to other alternative criteria, so that it becomes a priority strategy for managing the Seketeng traditional market ini Sumbawa Besar to increasing consumer satisfaction. Therefore, the market revitalization program must be carried out optimally to improve the physical conditions and spatial layout of the Seketeng traditional market in Sumbawa Besar so as to increase consumer satisfaction. That was followed by other alternative criteria in sequence according to their level of importance, namely strengthening market management, establishing regional rules or regulations, market expansion, and strengthening trader capital
PEMANFAATAN BIOCHAR SEBAGAI BAHAN PEMBENAH TANAH UNTUK MEMPERBAIKI KESUBURAN TANAH ULTISOL DAN PENGARUHNYA TERHADAP HASIL KEDELAI
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi pengaruh pemberian biochar tempurung kelapa terhadap sifat kimia Ultisol dan pengaruhnya terhadap tanaman kedelai. Penelitian dilakukan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Jambi Desa Mendalo Darat dengan Ordo tanah Ultisol. Analisis tanah dilakukan di Laboratorium Ilmu Tanah Balai Penelitian Kacang dan Aneka umbi Malang. Penelitian dilakukan selama enam bulan. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pada petak percobaan. Perlakuan yang dicobakan terdiri dari b0 (kontrol ), b1(biochar tempurung kelapa 5 t) /ha), b2(biochar tempurung kelapa 10t/ha ), b3(biochar tempurung kelapa 15 t/ha), b4 (biochar tempurung kelapa 20 t/ha). Hasil penelitian menunjukkan bahwapemberian biochar mampu meningkatkan hara yaitu N, P, K dan meningkatkan Kapsitas Tukar Kation (KTK) serta bahan organik tanah. Biochar tempurung kelapa mampu meningkatkan porositas tanah dan menurunkan BV tanah, pemberian biochar meningkatkan hasil kedelai sekitar 32% dibandingkan dengan tanpa pemberian biochar dan pemberian dosis biochar sebesar 20 t/ha masih meningkatkan semua parameter pengamatan termasuk hasil kedelai
FAKTOR KOMUNIKASI, MOTIVASI DAN LINGKUNGAN KERJA DALAM MENINGKATKAN KINERJA PEGAWAI DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA KABUPATEN SUMBAWA
This study aims to know the effect of communication, motivation, and work environment in improving the performance of employees at Community and Village Empowerment Office of Sumbawa District. This type of research is associative research which is used to determine the direction and extent of influence of communication factors (X1), motivation (X2), and work environment (X3) on the performance of employees at Community and Village Empowerment Office of Sumbawa District (Y). The type of data used was quantitative data collected directly by researchers from research respondents using a research instrument in the form of a questionnaire. The population in this study were all employees at Community and Village Empowerment Office of Sumbawa District, totaling 33 people. All members of the population totaling 33 people will be used as research samples so that this study is categorized as population research. Data analysis tools were performed using multiple linear regression analysis techniques, t test, F test, and the coefficient of determination (R2) test. The results of this study showed that communication, motivation and work environment had a positive and significant effect on the employees’ performance at Community and Village Empowerment Office of Sumbawa District, both partially and simultaneously. The contribution of communication, motivation and work environment variables in influencing changes on employees’ performance at Community and Village Empowerment Office of Sumbawa District was 80.4%, while the remaining of 19.6% was effected by other variables outside this research model, such as wages, job security, working conditions, achievements, training and work experience
PENGARUH PENERAPAN PRUDENTIAL BANKING PRINCIPLE DALAM MEMINIMALISIR RISIKO KREDIT BERMASALAH PADA PD. BPR NTB SUMBAWA
This study aims to examine the effect of the implementation of the prudential banking principle in minimizing the risk of non-performing loans at PD. BPR NTB Sumbawa. The type of this study was causal associative research. The type of data used was quantitative data obtained directly from research respondents. The population in this study was all employees at PD. BPR NTB Sumbawa, totaling 98 people. This study used a census sampling or saturated sampling technique, so that the respondents in this study numbered 98 people. The data used in this study were collected using a questionnaire to be analyzed using techniques including simple linear regression analysis techniques, partial hypothesis testing (t-test), and coefficient of determination testing (R2). The results of data analysis in this study, it is known that the t-value calculated of the hypothesis testing results was 8.151, which was greater than the t table value of 1.661 (8.151>1.661), while the significance value was 0.000, which was smaller than the real level value of 0.05 (0.000<0.05). Based on these results, it can be stated that the implementation of the prudential banking principle had a positive and significant effect on the risk of non-performing loans at PD. BPR NTB Sumbawa. The implementation of the prudential banking principle had a fairly large ability to minimize the risk of non-performing loans at PD. BPR NTB Sumbawa, which was 40.9%, while the remaining of 59.1% was effected by other variables outside this research model
PENGARUH KELAS IBU BAYI DAN BALITA DENGAN PENINGKATAN CAPAIAN IMUNISASI DASAR LENGKAP PADA BAYI UMUR 9-24 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TALIWANG
menjadi prioritas agar dapat mencegah kesakitan dan kematian anak. Namun, cakupan imunisasi yang belum mencapai target nasional membuktikan bahwa program pelaksanaan imunisasi belum berjalan dengan baik, dan penerimaan imunisasi pada anak berkaitan dengan pengetahuan ibu sebagai pemberi asuhan pada anak melalui kelas edukasi kepada ibu maupun keluarga. Namun masih banyaknya bayi yang belum mendapatkan imunisasi dasar lengkap. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kelas ibu bayi dan balita dengan peningkatan capaian imunisasi dasar lengkap pada bayi umur 9-24 Bulan Metode penelitian ini dilakukan dengan pendekatan cross sectional pada 45 responden sebagai sampel penelitian. Instrumen yang digunakan lembar observasi dan kuisioner pengetahuan ibu. Analsis statistik menggunakan chisquare dengan tingkat signifikan 5% (0,05) jika nilai (p< ?) dengan demikian maka Ha di terima dan (p>?) maka Ho ditolak Hasil penelitian menunjukan Capaian imunisasi dasar terdiri dari bayi dan balita yang imunisasi tidak lengkap sebanyak 29 (64.4%) dengan capaian Pengetahuan ibu yang mengikuti kelas ibu bayi dan balita memiliki pengetahuan Baik 33 (68.9%). Hasil uji Chi Square menunjukkan nilai p-value 0.000 atau < 0.05 sehingga dapat di simpulkan bahwa keikutsertaan ibu pada kelas ibu bayi dan balita memiliki pengaruh yang signifikan terhadap capaian imunisasi dasar lengkap. Hasil nilai OR di dapatkan sebesar 11.500 yang artinya keikutsertaan ibu pada kelas ibu bayi dan balita memiliki peluang 11 kali meningkatkan capaian imunisasi dasar lengkap
PERAN ISTRI NELAYAN DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN KELUARGA
This study aims to determine the role of fishermen's wives in increasing family income. The type of this study was associative which aims to examine the effect of fishermen's wife's income (X) on family income (Y). The type of data used in this study was quantitative data collected by researchers directly through interviews with informants related to the research object. The number of samples that will be used as respondents in this study was 100 fishermen's wives in Sumbawa District who were determined using non-probability sampling techniques with the accidental sampling method. All data that has been collected was processed using the SPSS program to be analyzed and interpreted using simple linear regression analysis techniques, partial hypothesis testing (t test), and coefficient of determination testing (R2). The results of this study showed that the income of fishermen's wives had a positive and significant effect on family income in Sumbawa District. This means that the greater the income earned by the fisherman's wife, the greater the family income will increase. Conversely, the lower the income earned by the fisherman's wife, the greater the family income will decrease. The degree of effect of the fisherman's wife's income variable on family income was 42.9%, while the remaining of 57.1% was effected by other variables outside this research model, such as education level, number of family dependents, working hours, and cost of living