Jurnal LPPM Universitas Samawa
Not a member yet
1412 research outputs found
Sort by
STRATEGI PEMASARAN SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PENDAPATAN PELAKU USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH DI KABUPATEN SUMBAWA
This study aims to determine the application of marketing strategies as an effort to increase the income of micro, small and medium enterprises (MSMEs) in Sumbawa District. The type of this study is descriptive research with a qualitative approach. The type of data used is qualitative in the form of informants' answers related to the object of research. The qualitative data used in this study were obtained directly from primary sources, namely MSMEs in Sumbawa District using a structured interview technique. The data that has been collected was analyzed using the SWOT analysis technique. The results of this study indicate that MSMEs in Sumbawa Regency have enormous potential to be developed. Through SWOT analysis, information is obtained regarding the strengths, weaknesses, opportunities and threats of MSMEs in Sumbawa District so that appropriate alternative marketing strategies can be formulated that can be carried out as an effort to increase the income of MSME in Sumbawa District. Some of the alternative marketing strategies include the SO strategy which is carried out by exploiting existing strengths and opportunities, the ST strategy which is carried out by utilizing strengths to overcome the threats faced, the WO strategy which is carried out by minimizing weaknesses to be able to take advantage of existing opportunities, and the WT strategy which is done by minimizing weaknesses and threats
KETERKAITAN DIKLAT DAN KOMPETENSI SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP KINERJA PEGAWAI (Studi Pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa)
This study aims to examine the effect of training and competency on employee performance at the Education and Culture Agency of Sumbawa District, either partially or simultaneously. The type of this study was associative. The type of data used in this study is quantitative data in the form of scores from respondents' answers to questions given through a questionnaire. The population in this study was all employees at the Sumbawa Regency Education and Culture Service, totaling 50 people. Seeing that the population in this study is relatively small, less than 100 people, this study used a census sampling technique (saturated sample), which is a sampling technique when all members of the population are used as samples. Statistical tests in this research were carried out using the Stata application (Statistics and Data) to assist with data processing. The Stata output will then be studied using multiple linear regression analysis techniques, partial hypothesis testing (t test), simultaneous hypothesis testing (F test), and determinant coefficient test (R2). The results of this study showed that the training and competency had a positive and significant effect on employee performance at the the Education and Culture Agency of Sumbawa District, either partially and simultaneously. The training and competency had quite a large ability to effect on employee performance variables at the Education and Culture Agency of Sumbawa District, namely 40%, while the remaining 60% was effected by other variables outside this study model, such as the work motivation, incentives, and organizational culture
TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PERAN ADVOKAT DALAM PENYELESAIAN PERKARA PERDATA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pengacara dalam menyelesaikan perkara perdata. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris dan pedekatan sosiologis yang dimana pendekatan atau suatu metode yang pembahasannya atas suatu objek tertentu. Peranan advokat dalam menangani suatu perkara perdata merupakan usaha dalam penegakan hukum dalam masyarakat lewat peradilan maupun diluar pengadilan sebagai penasihat dalam bidang hukum. Kegiatan profesi advokat tidak diperkenankan lebih mengutamakan kepentingan materi belaka bagi dirinya, akan tetapi loyalitas pengabdian kepada penegak hukum. Hukum acara perdata adalah peraturan hukum yang mengatur bagaimana caranya menjamin ditaatinya hukum perdata materiil dengan perantaraan hakim. Maka dilihat dari kalimat diatas terlihat bahwasanya hukum acara perdata bukan suatu pelengkap saja tetapi mempunyai kedudukan yang penting untuk menegakkan hukum perdata materiil. Sejalan dengan diterbitnya Undang-Undang No. 18 tahun 2003 tentang advokat, profesi advokat kini semakin dinamis dalam konteks penegakan hukum ditanah air
PENGARUH LINGKUNGAN SEKOLAH TERHADAP PEMBENTUKAN MINAT BERWIRAUSAHA PADA ANAK SEKOLAH DASAR: KAJIAN LITERATUR
Pendidikan kewirausahaan di sekolah dasar merupakan komponen penting dalammembina keterampilan kewirausahaan awal di kalangan peserta didik muda.Tinjauan literatur ini bertujuan mengeksplorasi bentuk-bentuk pendidikankewirausahaan di sekolah dasar yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah.Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur yang relevan yangdidapatkan melalui analisis PICO(s) sehingga didapatkan 10 jurnal acuan.Adapun hasil yang didapatkan yaitu terdapat beberapa bentuk pembelajaran ilmukewirausaahaan yang diterapkan pada peserta didik yaitu melalui desainkurikulum, keterlibatan guru, dan integrasi dengan pengalaman dunia nyata.Penelitian ini menyoroti pentingnya paparan awal terhadap konsep dan praktikkewirausahaan dalam membentuk sikap siswa terhadap inovasi dan enterpris.Rekomendasi diberikan kepada pendidik dan pembuat kebijakan untukmeningkatkan implementasi pendidikan kewirausahaan di lingkungan sekolahdasar, dengan tujuan membudayakan generasi wirausaha muda yang proaktif daninovatif
KARAKTERISTIK RUMAH TANGGA PETANI LAHAN KERING DI KECAMATAN LABANGKA, KABUPATEN SUMBAWA
Pembangunan pertanian di Kabupaten Sumbawa menghadapi berbagai tantanganakibat perubahan lingkungan seperti perubahan iklim, kekeringan, dan keterbatasansumber daya lahan. Studi ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik rumahtangga petani lahan kering di Kecamatan Labangka, Kabupaten Sumbawa, denganfokus pada variabel jenis kelamin, umur, pendidikan, luas lahan, jumlah anggotakeluarga, dan pengalaman usaha tani. Penelitian ini menggunakan metode kualitatifdeskriptif dengan teknik wawancara, melibatkan 50 rumah tangga petani dari DesaSekokat dan Desa Suka Mulya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruhresponden adalah laki-laki, mencerminkan dominasi pria dalam aktivitas pertaniandi daerah ini. Distribusi umur petani bervariasi, dengan kelompok umur 55-60tahun memiliki persentase tertinggi (22%). Mayoritas petani memiliki pendidikanSMA (80%), menunjukkan bahwa pendidikan formal memainkan peran pentingdalam meningkatkan kapasitas pertanian. Seluruh petani memiliki luas lahan lebihdari 1 hektar, yang memungkinkan pengelolaan produksi yang lebih efisien.Jumlah anggota keluarga bervariasi, dengan 40% responden memiliki 2 anggotakeluarga. Pengalaman usaha tani juga bervariasi, dengan mayoritas petani memilikipengalaman lebih dari 14 tahun. Studi ini menyimpulkan bahwa tantanganpertanian lahan kering di Kabupaten Sumbawa dapat diatasi melalui pendekatanholistik yang melibatkan penggunaan teknologi modern, teknik konservasi tanahdan air, serta diversifikasi tanaman. Pendidikan, pengalaman, dan pengelolaanlahan yang efisien merupakan faktor kunci dalam meningkatkan produktivitas dankesejahteraan petani. Strategi pengelolaan lahan kering yang berkelanjutan harusmempertimbangkan faktor-faktor ini untuk mencapai pembangunan pertanian yanginklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Sumbawa
DIGITALISASI DAN PENDAMPINGAN UMKM MENJADI BERDAYA DI WILAYAH KAWASAN EKONOMI KHUSUS MANDALIKA LOMBOK
Tujuan pendampingan ini untuk mendukung program pemerintah dalam rangkapengembangan dan pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah diharapkanmampu menghasilkan output yang baik. Kegiatan yang dilakukan dalampendampingan ini berupa pemanfaatan digitalisasi sebagai alat untukmamasarkan produk, memberikan pemahaman dan pengetahuan akan pentingnyadigitalisasi di era teknologi saat ini yang dapat digunakan sebagai saranameningkatkan produktivitas dan pengembangan serta keberlanjutan usaha bagipelaku UMKM di wilayah KEK Mandalika Lombok. Dalam upaya memperluaspemasaran, dibutuhkan inovasi dalam produksi. Kegiatan pendampinganmasyarakat dilaksanakan pada bulan Maret Tahun 2024 di Wilayah KEKMandalika Lombok Tengah. Metode dalam kegiatan pengabdian padamasyarakat, tahap pertama adalah pendampingan kepada pelaku UMKM, denganmemberikan pemahaman dan pengetahuan akan pentingnya pemanfaatandigitalisasi sebagai alat untuk memasarkan barang atau produk. Tahap kedua,Selama kegiatan pengabdian berlangsung, dilakukan pendampingan untukmembantu pelaku UMKM dengan memperkenalkan platform digital seperti ecommerce. Kegiatan ini mndapat respon yang baik dari masyarakat khususnyapelaku UMKM di wilayah KEK Mandalika Lombok. Pemanfaatan media sosialmerupakan salah satu contoh online marketing. Online marketing telah merubahbeberapa UMKM yang telah memanfaatkan media sosial, karena dirasa telahmampu mengurangi beban biaya promosi yang besar untuk mengenalkan danmemasarkan produk layanan yang ditawarkan.
 
WORKSHOP PENULISAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS BAGI GURU DI KABUPATEN SUMBAWA
Guru sebagai salah satu komponen vital dalam penyelenggaraan pendidikan dasar dan menengah di Indonesia dituntut dituntut untuk menemukan berbagai inovasi dalam pengajaran supaya dapat menciptakan suansana pembelajaran yang interaktif, partisipatif, dan menyenangkan. Inovasi-inovasi tersebut dapat ditemukan melalui penelitian. Salah satu penelitian yang dapat dilakukan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkanpengetahuan dan pemahaman para guru yang bernaung di bawah Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Sumbawa berkaitan dengan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Kegiatan workshop ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 22 November 2022 di Auditorium Universitas Samawa, Sumbawa Besar. Kegiatan ini diikuti 150 orang peserta, terdiri dari guru PAUD, SD, SMP, SMK, dan SMA se-Kabupaten Sumbawa. Metode dalam kegiatan pengabdian ini dibagi dalam 2 tahapan. Tahap pertama, pemaparan materi/ceramah yang disampaikan oleh naraasumber. Tahap kedua, pendampingan penyusunan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) kepada para peserta
IMPLIKASI PENGGUNAAN PLATFORM MEDIA SOSIAL DALAM PENDIDIKAN AGAMA
Saat ini zaman semakin berkembang dan terjadi perkembangan tidak hanya dari segi sosial ekonomi saja tetapi juga dalam bidang pendidikan, pendidikan Islam juga berkembang pesat. Pemanfaatan teknologi sebagai media pembelajaran pendidikan agama Islam dapat menjadikan pembelajaran lebih menarik bagi Gen Z di era yang semakin digital dan menjadikan perolehan ilmu pengetahuan tidak monoton. Penelitian ini memanfaatkan media sosial sebagai media edukasi di era digital. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan kuantitatif. Media sosial adalah tema utama dan dampak penggunaan platform media sosial terhadap pendidikan agama dibahas.Informasi ini dikumpulkan dengan menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif. Studi menyatakan bahwa penggunaan media sosial dengan beragam kemampuannya dapat berfungsi sebagai alat pendidikan di era digital. Namun penggunaan media sosial tidak hanya memberikan dampak positif tetapi juga dampak negatif. Oleh karena itu, generasi Z diharapkan dapat mengikuti pelatihan yang diberikan agar dapat berjalan secara efektif
PENERAPAN NILAI KARAKTER CINTA TANAH AIR PADA SISWA KELAS X DI SMA ANTARTIKA SIDOARJO
Pendidikan karakter melalui sekolah tidak hanya pada teori pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai moral, estetika, etika, etika luhur, dan praktik langsung setelah informasi nilai diberikan dan dilakukan oleh setiap elemen di sekolah. Tujuan penelitian meliputi: 1) Mendeskripsikan bentuk-bentuk penerapan nilai karakter cinta tanah air di SMA Antartika Sidoarjo: 2) Mengidentifikasi faktor guru yang mendukung dan menghambat dalam penerapan nilai karakter cinta tanah air pada siswa kelas X di SMA Antartika Sidoarjo: 3) Untuk mengetahui penerapan dalam nilai karakter cinta tanah air pada siswa di SMA Antartika. Penelitian dengan pendekatan secara kualitatif deskriptif serta untuk teknik pengumpulan data nya menggunakan metode observasi, wawancara, dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan nilai karakter cinta tanah air pada siswa kelas X di SMA Antartika Sidoarjo, sudah terlaksana dengan baik. Dapat dilihat melalui bentuk-bentuk penanamannya sesuai indikator, yaitu, penghormatan terhadap bangsa, menghargai karya anak bangsa, sadar berbangsa dan bernegara, pancasila ideologi. Peran guru memberikan bimbingan, pembiasaan, keteladanan, serta edukasi. Faktor pendukungnya yaitu partisipasi warga sekolah, pembiasaan serta kegiatan yang menumbuhkan karakter cinta tanah air pada lingkungan sekolah. Faktor penghambatnya yaitu beberapa siswa yang kurang sadar untuk menjaga dan merawat cinta tanah air, sehingga dapat mengurangi efektivitas program cinta tanah air dari lingkungan siswa
PERILAKU KONSUMEN DALAM PEMBELIAN AYAM GEPREK JUNIOR DI CABANG KEBAYAN KECAMATAN SUMBAWA
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tahap pengambilan keputusan terhadap pembelian Ayam Geprek Junior di Cabang Kebayan. Pemilihan lokasi dilakukan secara sengaja (Purposive sampling) yaitu dengan pertimbangan bahwa ayam geprek junior cabang kebayan adalah salah satu ayam geprek yang berlokasi sangat strategis sehingga banyak konsumen yang berminat dan cabang yang pertama kali berdiri di Kecamatan Sumbawa. Responden dalam penelitian ini adalah konsumen yang membeli ayam geprek junior di cabang kebayan, jumlah responden pada penelitian ini sebanyak 30 responden. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian Perilaku Konsumen Dalam Pembelian Ayam Geprek Junior di Cabang Kebayan Kecamatan Sumbawa diperoleh kesimpulan bahwa masing-masing tahap terdiri dari 3 indikator dimulai dari 1). Pengenalan Masalah dengan persentase tertinggi pada indikator pertama tempat yang nyaman dan bersih, indikator kedua tergantung keinginan dan indikator ketiga tergantung kemauan. 2).Pencarian Informasi dengan persentase tertinggi pada indikator pertama media sosial, indikator kedua lewat media sosial dan indikator ketiga Instagram. 3). Evaluasi Alternatif dengan persentase tertinggi pada indikator pertama jarak toko dan tempat tinggal, indikator kedua ayam geprek lain dan indikator ketiga cari tempat lain. 4). Keputusan Pembelian dengan persentase tertinggi pada indikator pertama diri sendiri, indikator kedua jarak dan indikator ketiga karena dekat. 5). Perilku Pasca Pembelian dengan persentase indikator pertama tidak menentu, indikator kedua rasa sambal yang enak dan indikator ketiga biasa saja. Hal ini dapat mempengaruhi perilaku konsumen dalam pembelian Ayam Geprek Junior Cabang Kebayan.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tahap pengambilan keputusan terhadap pembelian Ayam Geprek Junior di Cabang Kebayan. Pemilihan lokasi dilakukan secara sengaja (Purposive sampling) yaitu dengan pertimbangan bahwa ayam geprek junior cabang kebayan adalah salah satu ayam geprek yang berlokasi sangat strategis sehingga banyak konsumen yang berminat dan cabang yang pertama kali berdiri di Kecamatan Sumbawa. Responden dalam penelitian ini adalah konsumen yang membeli ayam geprek junior di cabang kebayan, jumlah responden pada penelitian ini sebanyak 30 responden. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian Perilaku Konsumen Dalam Pembelian Ayam Geprek Junior di Cabang Kebayan Kecamatan Sumbawa diperoleh kesimpulan bahwa masing-masing tahap terdiri dari 3 indikator dimulai dari 1). Pengenalan Masalah dengan persentase tertinggi pada indikator pertama tempat yang nyaman dan bersih, indikator kedua tergantung keinginan dan indikator ketiga tergantung kemauan. 2).Pencarian Informasi dengan persentase tertinggi pada indikator pertama media sosial, indikator kedua lewat media sosial dan indikator ketiga Instagram. 3). Evaluasi Alternatif dengan persentase tertinggi pada indikator pertama jarak toko dan tempat tinggal, indikator kedua ayam geprek lain dan indikator ketiga cari tempat lain. 4). Keputusan Pembelian dengan persentase tertinggi pada indikator pertama diri sendiri, indikator kedua jarak dan indikator ketiga karena dekat. 5). Perilku Pasca Pembelian dengan persentase indikator pertama tidak menentu, indikator kedua rasa sambal yang enak dan indikator ketiga biasa saja. Hal ini dapat mempengaruhi perilaku konsumen dalam pembelian Ayam Geprek Junior Cabang Kebayan