Jurnal LPPM Universitas Samawa
Not a member yet
1412 research outputs found
Sort by
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGGUNAAN VARIETAS JAGUNG HIBRIDA DI DESA POTO KECAMATAN MOYO HILIR
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja faktor yang mempengaruhi penggunaan varietas benih jagung hibrida di Desa Poto Kecamatan Moyo Hilir. Pemelihan Lokasi dilakukan secara sengaja (Purposive sampling) yaitu dengan pertimbangan bahwa Desa Poto merupakan salah satu Desa yang mayoritas penduduknya bermatapencaharian sebagai petani dan memiliki luas lahan pertanian yang cukup besar yaitu seluas 770 Ha. Responden dalam penelitian ini adalah Masyarakat Desa Poto yang merupakan petani jagung hibrida, jumlah responden dalam penelitian ini yaitu sebanyak 40 orang responden. Metode analisis Regresi linier berganda. Hasil perhitungan regresi yaitu Y = -1,586 + 0,018X1 + -0,762X2 + 0,000X3 + 0,031X4. Berdasarkan uji simultan diperoleh nilai F hitung sebesar 39,286. Dengan demikian dapat dijelaskan bahwa nilai F hitung > F tabel sebesar 39,286 > 2,641, sehingga dapat dinyatakan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti variabel harga benih, luas lahan, pengalaman dan pendapatan” secara bersama-sama berpengaruh terhadap penggunaan varietas benih. Hasil analisis koefisien determinasi (R2) menggunakan SPSS 16, diperoleh nilai R (koefisien determinasi) sebesar 0,797 yang artinya 79,7% penggunaan varietas benih (Y) dipengaruhi oleh harga benih, luas lahan, pengalaman dan pendapatan, sedangkan sisanya 20,3% dijelaskan oleh variabel-variabel lain yang tidak terdapat dalam penelitian. Hasil perhitungan secara parsial variabel harga benih (X1) berpengaruh secara signifikan terhadap penggunaan varietas benih hibrida (Y), sedangkan variabel luas lahan, pengalaman usahatani dan pendapatan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap varietas benih (Y)Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja faktor yang mempengaruhi penggunaan varietas benih jagung hibrida di Desa Poto Kecamatan Moyo Hilir. Pemelihan Lokasi dilakukan secara sengaja (Purposive sampling) yaitu dengan pertimbangan bahwa Desa Poto merupakan salah satu Desa yang mayoritas penduduknya bermatapencaharian sebagai petani dan memiliki luas lahan pertanian yang cukup besar yaitu seluas 770 Ha. Responden dalam penelitian ini adalah Masyarakat Desa Poto yang merupakan petani jagung hibrida, jumlah responden dalam penelitian ini yaitu sebanyak 40 orang responden. Metode analisis Regresi linier berganda. Hasil perhitungan regresi yaitu Y = -1,586 + 0,018X1 + -0,762X2 + 0,000X3 + 0,031X4. Berdasarkan uji simultan diperoleh nilai F hitung sebesar 39,286. Dengan demikian dapat dijelaskan bahwa nilai F hitung > F tabel sebesar 39,286 > 2,641, sehingga dapat dinyatakan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti variabel harga benih, luas lahan, pengalaman dan pendapatan” secara bersama-sama berpengaruh terhadap penggunaan varietas benih. Hasil analisis koefisien determinasi (R2) menggunakan SPSS 16, diperoleh nilai R (koefisien determinasi) sebesar 0,797 yang artinya 79,7% penggunaan varietas benih (Y) dipengaruhi oleh harga benih, luas lahan, pengalaman dan pendapatan, sedangkan sisanya 20,3% dijelaskan oleh variabel-variabel lain yang tidak terdapat dalam penelitian. Hasil perhitungan secara parsial variabel harga benih (X1) berpengaruh secara signifikan terhadap penggunaan varietas benih hibrida (Y), sedangkan variabel luas lahan, pengalaman usahatani dan pendapatan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap varietas benih (Y
IMPLEMENTASI PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA MELALUI EDUKASI GIZI SEIMBANG UNTUK REMAJA DI SMPN 11 JEMBER
Remaja merupakan kelompok usia kritis yang membutuhkan pemenuhan gizi seimbang untuk mendukung pertumbuhan dan pembentukan kebiasaan hidup sehat. Namun, rendahnya literasi gizi pada remaja masih menjadi tantangan yang perlu diatasi secara edukatif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi gizi seimbang melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema “Gaya Hidup Berkelanjutan” bagi siswa kelas VII dan VIII di SMP Negeri 11 Jember. Metode pelaksanaan terdiri dari dua tahap, yaitu tahap persiapan dan pelaksanaan, yang mencakup penyusunan materi, penyuluhan gizi, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa mengenai gizi seimbang, ditandai dengan peningkatan persentase siswa berkategori pengetahuan baik dari 38,2% menjadi 77,2%. Kesimpulannya penyuluhan gizi seimbang berbasis projek terbukti efektif dalam meningkatkan literasi gizi sekaligus membentuk karakter pelajar yang berperilaku sehat dan bertanggung jawab terhadap kesehatannya
INTEGRASI KONSEP GREEN CONSTRUCTION DENGAN BUDAYA LOKAL MBOJO
Green construction merupakan pendekatan pembangunan yang mengedepankan efisiensi energi, pelestarian lingkungan, dan keberlanjutan. Dalam konteks lokal, budaya Mbojo yang berasal dari wilayah Bima, Nusa Tenggara Barat memiliki nilai-nilai kearifan lokal yang selaras dengan prinsip-prinsip pembangunan hijau. Menggunakan metode etnografi, penelitian ini mengeksplorasi nilai-nilai budaya dalam praktik pembangunan rumah tradisional seperti Uma Lengge, yang telah lama mengadopsi prinsip-prinsip keberlanjutan secara alami, seperti penggunaan material lokal, ventilasi silang alami, struktur tahan gempa, serta harmoni sosial dan spiritual dalam proses pembangunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik tradisional masyarakat Bima secara tidak langsung telah menerapkan prinsip konstruksi hijau yang selaras dengan pendekatan modern. Dengan memahami nilai-nilai lokal melalui perspektif orang dalam (emik), pendekatan green construction dapat dikembangkan secara lebih kontekstual dan berakar pada budaya setempat. Studi ini menegaskan bahwa pelestarian kearifan lokal tidak hanya penting untuk identitas budaya, tetapi juga relevan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal dan nasional
IDENTIFIKASI JENIS KAYU UNTUK MATERIAL RUMAH PANGGUNG DI DESA BANDA KECAMATAN TARANO KEBUPATEN SUMBAWA
Rumah panggung merupakan salah satu wujud arsitektur vernakular. Salah satu keistimewaan rumah dengan sistem konstruksi panggung adalah dapat dibangun pada area yang memiliki landasan tidak stabil dan pada area dengan topografi berlereng. Penelitian ini bertujuan mengetahui jenis kayu untuk material rumah panggung dan alasan masyarakat desa Banda memilih rumah panggung sebagai rumah hunian. Metode penelitian yang digunakan adalah opservasi, wawancara, dan dokumentasi, seperti menanyakan apa jenis kayu yang digunakan pada pembuatan rumah panggung kayu, mengapa rumah panggung kayu banyak di gunakan oleh masarakat desa banda. Berdasarkan hasil penelitihan Jenis kayu yang digunakan sebagai bahan material rumah panggung di Desa Banda, Kecamatan Tarano, Kabupaten Sumbawa, adalah kayu sungkai, kayu jati, kayu ulin, dan kayu mahoni. Dari hasil wawanvara dan observasi di peroleh data kayu yang digunakan pada tiap-tiap bagian rumah panggung adalah kayu sungkai. Hal ini dapat diliat dari karakteristik dan kemudahan dalam pengolahan di bandingkan kayu lainnya. Masyarakat Desa Banda memilih rumah panggung sebagai hunian karena keunggulan rumah panggung dalam beradaptasi dengan lingkungan setempat, populasi hutan yang stabil sehinga mempermudah masarakat dalam mencari material yang di butukan untuk pembuatan rumah panggung kayu
ANALISIS KELAYAKAN SISTEM PENYEDIAAN AIR MINUM (SPAM) SEMONGKAT TERHADAP DAERAH PELAYANAN (DAPEL) PERUMAHAN BAITI JANNATI SUMBAWA DALAM TINJAUAN TEKNIS
Penelitian ini menganalisis kelayakan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Semongkat terhadap daerah pelayanan Perumahan Baiti Jannati Sumbawa. Aspek teknis merupakan salah satu hal yang mempengaruhi kualitas dan kuantitas dari SPAM. Oleh sebab itu perlu adanya kelayakan teknis terkait kebutuhan air dan ketersediaan air yang disupplay dari SPAM Semongkat ke perumahan Baiti Jannati Sumbawa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Jumlah Pemakaian Air, Estimasi Pemakaian Air Perhari, dan Analisa Kapasitas Aliran Fluida. Metode penelitian adalah metode kuantitatif dan survey lapangan. Hasil analisis adalah Kondisi exsisting SPAM di Perum Baiti Jannati Sumbawa terkait ketersedian air dan kebutuhan air nya adalah Kapasitas air bersih pada saat kebutuhan beban puncak sebesar , dimana ketersediaan air pada reservoar sebesar , dengan kebutuhan air adalah . Analisis kelayakan secara teknis Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Perumahan Baiti Jannati Sumbawa adalah menunjukkan bahwa SPAM Baiti Jannati Sumbawa memenuhi kriteria persyaratan kekuatan struktur, namun belum memenuhi kriteria terkait ketersediaan untuk kebutuhan air per harinya, dimana air yang mengalir kerumah warga tidak continue 24 jam mengalir dan kebutuhan air lebih besar dari ketersediaannya. Dimana kebutuhan air perhari lebih besar dari ketersediaan air dari SPAM sebesar
PENYULUHAN TERAPI EXERCISE : TERAPI BUERGER ALLEN EXERCISE UNTUK MENCEGAH DAN MENGATASI NEUROPATI DIABETIK
Diabetes Melitus (DM) tipe 2 adalah suatu penyakit yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah yang bisa disebabkan karen kerusakan pada sel beta pankreas sehingga produksi insulin menurun dan kerja insulin juga mengalami penurunan. Penyakit DM tipe 2 dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu kurangnya aktivitas/olahraga, kebiasaan makan yang tidak sehat dan adanya riwayat keturunan. Tujuan penyuluhan ini dilakukan adalah meningkat tentang manfaat terapi Exercise: Terapi Buerger Allen Exercice untuk mencegah dan mengatasi neuropati diabetik. Metode yang dilakukan adalah dengan menggunakan metode participatory action research (PAR), yang terdiri dari tahapan observasi, refleksi, rencana aksi dan tindakan atau pelaksanaan program. Hasil yang didapatkan adalah penderita mampu menyebutkan pengertian penyakit DM Tipe 2, mampu menyebutkan komplikasi DM 2, mampu menjelaskan manfaat terapi Buerger Allen Exercise. Mampu menjelaskan langkah-langkah melaksanakan terapi Buerger Allen Exercise. Mampu menjelaskan efek dari terapi Buerger Allen Exercise bagi kesehatan kaki DM
PENINGKATAN KESEJAHTERAAN KELOMPOK TANI TERNAK SADAK DENGAN MENGOLAH LIMBAH FESES AYAM MENJADI PUPUK KOMPOS
Kegiatan pengabdian dilaksanakan di Kelompok Tani Ternak (KTT) Sadak, Kelurahan Seketeng, Kecamatan Sumbawa, NTB, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam mengelola limbah feses ayam menjadi pupuk kompos yang ramah lingkungan serta bernilai ekonomi, sekaligus mengurangi dampak bau dan masalah kesehatan akibat lokasi kandang yang berjarak hanya ±10meter dari permukiman warga, pengabdian ini dilaksanakan pada bulan Juli hingga Oktober 2025. Metode kegiatan meliputi survei awal (observasi dan wawancara), sosialisasi (ceramah dan diskusi), penyuluhan, pelatihan teknis, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test dan di uji t-statistik. Pelatihan ini dikuti oleh 14 peserta yang sebagian besar belum memiliki pengetahuan mendalam tentang pengomposan. Hasil evaluasi akhir berdasarkan nilai pre-test dan post-test hasil uji t-statistik 6.602 dan p-value sebesar 1.19e-06 menunjukkan ada peningkatan pengetahuan yang signifikan dalam pengetahuan peserta setelah pelatihan, di mana nilai pre-test peserta (10–14) dari total maksimal nilai 20 meningkat menjadi post-test (16–19). Dari bahan awal 650 kg diperoleh 435 kg kompos matang yang remah dan tidak berbau. Program ini cukup efektif dalam meningkatkan kapasitas teknis peternak, mengurangi dampak lingkungan, dan menciptakan peluang ekonomi baru yang berdampak langsung pada kesejahteraan anggota KTT Sadak melalui produksi pupuk kompos, sehingga dapat dijadikan model bagi kelompok ternak lainnya di Kabupaten Sumbawa
Transformasi Kurikulum Pembelajaran Berbasis Coding di Sekolah Dasar
Transformasi kurikulum pendidikan di era digital menjadi kebutuhan mendesak untuk menghadapi perubahan zaman yang dipengaruhi teknologi. Dimana transformasi kurikulum di era digital menuntut sekolah dasar untuk mengembangkan pembelajaran yang mampu membekali peserta didik dengan keterampilan pemikiran komputasional sejak usia dini. Salah satu strategi yang relevan adalah penerapan pembelajaran berbasis coding sebagai bagian dari integrasi teknologi dalam kurikulum. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep, urgensi, dan bentuk implementasi transformasi kurikulum pembelajaran berbasis coding di sekolah dasar, serta menganalisis dampaknya terhadap perkembangan kompetensi siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur sistematis terhadap dokumentasi ilmiah, kebijakan pendidikan nasional, dan praktik implementasi coding di berbagai sekolah dasar. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis coding mampu memperkuat kemampuan pemecahan masalah, berpikir logis, kreativitas, kolaborasi, dan literasi digital siswa. Transformasi ini juga mendorong perubahan pedagogi menuju pembelajaran yang aktif, konstruktif, dan berorientasi proyek. Namun, penerapan kurikulum berbasis coding di sekolah dasar masih menghadapi tantangan, termasuk rendahnya kompetensi guru dalam pemrograman, keterbatasan infrastruktur teknologi, dan ketimpangan akses antar sekolah. Oleh karena itu, diperlukan dukungan pelatihan profesional berkelanjutan, penyediaan sarana prasarana digital yang memadai, serta kebijakan yang komprehensif agar transformasi kurikulum berbasis coding dapat terlaksana secara berkelanjutan dan merata
KINERJA SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DALAM PELAKSANAAN KETERTIBAN UMUM DAN KETENTRAMAN MASYARAKAT KABUPATEN SUMBAWA
Permasalahan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat di Kabupaten Sumbawa, khususnya di Kota Sumbawa Besar, masih menjadi tantangan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Salah satu permasalahan yang sering terjadi adalah parkir kendaraan yang tidak tertata dengan baik di sejumlah kawasan strategis, seperti di sekitar rumah sakit, sekolah, dan pusat pertokoan, yang berdampak pada kemacetan lalu lintas pada jam-jam tertentu. Kondisi ini menuntut peran aktif Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sebagai perangkat daerah yang memiliki kewenangan dalam penegakan peraturan daerah serta penyelenggaraan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sumbawa dalam melaksanakan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis kinerja Satpol PP didasarkan pada indikator evaluasi kinerja birokrasi menurut Agus Dwiyanto, yang meliputi produktivitas, kualitas layanan, responsivitas, responsibilitas, dan akuntabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja Satpol PP Kabupaten Sumbawa secara umum telah berjalan dan memenuhi sebagian besar indikator kinerja tersebut. Namun demikian, pelaksanaannya belum sepenuhnya optimal, terutama pada aspek akuntabilitas yang masih perlu ditingkatkan, khususnya dalam hal pertanggungjawaban kinerja, keterbukaan, dan kemudahan akses informasi kepada masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan upaya penguatan kinerja Satpol PP secara berkelanjutan guna mewujudkan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat yang lebih efektif di Kabupaten Sumbawa
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DESA: STUDI KUALITATIF MUSRENBANGDES DI DESA RHEE BERU KECAMATAN RHEE
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan partisipasi masyarakat dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) di Desa Rhee Beru, Kecamatan Rhee, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi masyarakat dalam berpartisipasi pada kegiatan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Data yang digunakan terdiri atas data primer yang diperoleh dari informan serta data sekunder berupa dokumen pendukung. Sumber data meliputi informan, peristiwa, dan dokumen terkait perencanaan pembangunan desa. Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif melalui proses reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat Desa Rhee Beru dalam perencanaan pembangunan desa telah dilaksanakan dengan mengacu pada Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah yang menempatkan partisipasi masyarakat sebagai instrumen penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) serta peningkatan kesejahteraan sosial. Selain itu, mekanisme penyusunan dokumen perencanaan pembangunan desa berpedoman pada Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional. Namun demikian, partisipasi masyarakat masih menghadapi sejumlah kendala, antara lain beragamnya kepentingan dalam masyarakat, rendahnya pemahaman masyarakat mengenai Musrenbangdes, serta keterbatasan dalam pelibatan seluruh warga dan organisasi kemasyarakatan akibat ketentuan dan regulasi yang berlaku