Jurnal LPPM Universitas Samawa
Not a member yet
1412 research outputs found
Sort by
PEMERIKSAAN KESEHATAN KEHAMILAN DAN SENAM IBU HAMIL DI KELAS IBU HAMIL DESA SERADING
Pemeriksaan kesehatan ibu hamil atau antenatal care (ANC) adalah pelayanan kesehatan penting yang diberikan kepada ibu selama masa kehamilan oleh tenaga profesional. Tujuan utama pemeriksaan ini adalah untuk memantau kondisi ibu dan janin secara berkala guna memastikan kehamilan berjalan dengan sehat, mendeteksi dini adanya komplikasi atau risiko tinggi, serta memberikan penanganan yang tepat agar ibu dan bayi tetap sehat hingga persalinan. Pemeriksaan kehamilan mencakup anamnesis, pemeriksaan fisik, pengukuran tekanan darah, dan pemeriksaan detak jantung janin. Frekuensi kunjungan ANC biasanya minimal 8 kali selama kehamilan, sesuai standar WHO dan Kementerian Kesehatan RI. Manfaat pemeriksaan ini antara lain dapat menurunkan angka kematian maternal dan neonatal dengan deteksi dan penanganan dini risiko kehamilan
OPTIMALISASI DESAIN PRODUK UMKM VANIE HONEY: PENDAMPINGAN PEMBUATAN LABEL DAN PACKAGING UNTUK MENINGKATKAN DAYA TARIK PASAR
Kegiatan pendampingan ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman mitra UMKM Vanie Honey yang bergerak dalam usaha madu terhadap perbaikan kualitas label logo dan packaging. Saat ini, usaha madu yang mereka hasilkan dari sisi penampilan baik label dan kemasan masih sederhana. Tujuan pengabdian kepada masyarakat untuk mengenalkan strategi branding (pengemasan dan pelabelan) yang baik dan menarik, dan kegiatan pelatihan bertujuan untuk melatih skill pelaku UMKM Vanie Honey mengenai cara pembuatan kemasan dan label yang baik dan menarik. Metode yang digunakan dalam skema sosialisasi dan pendampingan kepada pemilik terkait strategi labeling dan packaging untuk meningkatkan penjualan produk UMKM Vanie Honey di Kabupaten Demak ini dilaksanakan di Desa Katonsari Kecamatan Demak Kabupaten Demak pada hari Senin, 03 Februari 2025. Hasil pengabdian kepada masyarakat menujukan bahwa Universitas Muria Kudus setelah melakukan kegiatan pengabdian dalam rangka meningkatkan kualitas dan volume penjualan atas produk yang dihasilkan oleh UMKM Vanie Honey melalui penyuluhan dan pendampingan labelling dan packaging telah mampu meningkatkan daya tarik pasar juga meningkatkan penjulan produk pemilik usaha Vanie Honey di Desa Katonsari Kecamatan Demak Kabupaten Demak dengan kemasan yang lebih bagus, yaitu dengan menggunakan drigen dan botol kaca yang lebih tebal untuk melindungi produk dan menggunakan perekat bungkus yang lebih rapat sehingga tidak cepat terbuka, dan juga produk terlihat lebih menarik dan informatif karena telah mempunyai identitas atau label serta dapat menjangkau pasar yang lebih luas
PENANAMAN MANGROVE SEBAGAI BENTENG ALAMI UNTUK MENJAGA KELESTARIAN LINGKUNGAN KAWASAN PESISIR PULAU KAUNG DI KECAMATAN BUER KABUPATEN SUMBAWA
Artikel ini memaparkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa penanaman mangrove di kawasan pesisir Pulau Kaung Kecamatan Buer Kabupaten Sumbawa. Penanaman ini bertujuan untuk menjaga kelestarian ekosistem pesisir, mengurangi dampak abrasi, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui potensi ekonomi dari mangrove. Kegiatan dilaksanakan pada bulan mei 2025 kerjasama Universitas Samawa Sumbawa dengan PT. SMM (Solusi Masyarakat Mandiri) dalam menjaga kelestarian lingkungan. Kegiatan pengabdian ini menanam bibit mangrove sebanyak 4.000 bibit diikuti oleh berbagai kalangan masyarakat diantaranya yaitu perguruan tinggi swasta dan sekolah menengah atas yang ada di Kabupaten Sumbawa serta organisasi masyarakat pencinta lingkungan hidup yang ada di Kabupaten Sumbawa
SOSIALISASI TEKNOLOGI BAHAN BANGUNAN DAN ENERGI TERBARUKAN UNTUK BANGUNAN BERKELANJUTAN
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat didasarkan pada fakta relatif masih rendahnya tingkat kesadaran dan pengetahuan masyarakat Indonesia tentang konsep bangunan berkelanjutan. Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran dan pengetahuan mahasiswa dan praktisi konstruksi tentang teknologi bahan bangunan berkelanjutan dan pemanfaatan energi terbarukan dalam konstruksi bangunan. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jum’at, 18 April 2025 di Fakultas Teknik, Universitas Samawa, Sumbawa Besar. Adapun peserta kegiatan ini adalah mahasiswa dan praktisi konstruksi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sosialisasi komprehensif, tim pelaksana memberikan edukasi tentang material ramah lingkungan, teknik konstruksi berkelanjutan, dan implementasi sistem energi terbarukan untuk menciptakan bangunan yang efisien energi dan ramah lingkungan. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode ceramah dan diskusi interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta tentang konsep bangunan berkelanjutan dan komitmen untuk mengimplementasikan teknologi ramah lingkungan dalam proyek konstruksi
PELATIHAN METODOLOGI PENELITIAN BAGI KELOMPOK ILMIAH REMAJA SMAN 1 SUMBAWA BESAR, KABUPATEN SUMBAWA
Pemahaman yang kuat tentang metodologi penelitian adalah landasan keberhasilan dalam penulisan dan publikasi. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat adalah untuk memberikan pelatihan tentang metodologi penelitian dan penyususunan proposal penelitian pada Kelompok Ilmiah Remaja SMAN 1 Sumbawa Besar. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di Laboratorium Kimia Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Sumbawa Besar, yang berlokasi di Jalan Garuda No 1, Bugis, Kecamatan Sumbawa Kabupaten Sumbawa, Propinsi Nusa Tenggara Barat pada bulan Februari 2025. Peserta kegiatan terdiri dari siswa-siswi yang tergabung dalam ekstrakurikuler Kelompok Ilmiah Remaja Garuda sebanyak 40 orang . Alat dan bahan yang digunakan dalam kegiatan,yaitu: a) Alat terdiri dari laptop,proyektor lcd, papan tulis, mikrofon; b) Bahan terdiri dari materi persentasi. Metode kegiatan yaitu metode ceramah interaktif, metode diskusi, dan praktik. Hasil kegiatan pelatihan ini sangat penting untuk meningkatkan kapasitas siswa sebagai peneliti pemula dalam menyusun proposal yang kompetitif, yang dapat berdampak pada peningkatan kualitas penelitian di Sekolah Menengah Atas (SMA)
PENERAPAN PEMANENAN AIR HUJAN SEBAGAI ALTERNATIF SUMBER AIR PADA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SAMAWA
Penelitian ini menganalisis tentang Penerapan Pemanenan Air Hujan (PAH) Sebagai Alterntif Sumber Air Pada Fakultas Teknik Universitas Samawa. Kondisi Fakultas Teknik saat ini memanfaatkan sumber air hanya dari sumur bor yang debitnya cukup terbatas sehingga butuh sumber air alternative dari pemanfaatan air hujan. Metode penelitian adalah metode kuantitatif dan survey lapangan serta menggunakan Teknologi Cistern. Hasil analisis adalah: Berdasarkan jumlah mahasiswa, dosen dan staf di Fakultas Teknik Universitas Samawa sebesar 114 orang, maka total kebutuhan air baku di Fakultas Teknik UNSA sebesar 3600 liter/hari. Berdasarkan analisis curah hujan dengan distribusi log person III didapatkan nilai hujan kala ulang 5 tahun yaitu 14,984 mm/hari atau 0,015 m/hari, dan periode kala ulang 10 tahun yaitu 58,587 mm/hari atau 0,059 m/hari. Dimana luasan atap 1011 m2, sehingga ketersediaan hasil panen air hujan dengan sistem Cistern di Fakultas Teknik Universitas Samawa sebesar Q = 51967.2 liter/hari. Penerapan Pemanen Air Hujan (PAH) sebagai sumber air alternative di Fakultas Teknik Universitas Samawa berdasarkan analisis neraca air adalah total air yang dipanen sebesar 51.967,2 liter/hari > 3.600 liter/hari (total kebutuhan air). Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan air baku warga Fakultas Teknik UNSA masih mencukupi hingga 10 tahun yang akan datang jika memaksimalkan pemanfaatan air hujan melalui teknologi Cistern (Pemanen Air Hujan). Adapun Pembangunan PAH membutuhkan anggaran sebesar Rp. 64.500.000,00.  
PENGABDIAN MASYARAKAT: MENINGKATKAN PENGETAHUAN MASYARAKAT MENGENAI WOUND CLEANSING EFEKTIF PADA PASIEN LUKA ULKUS DIABETIK
Latar Belakang: Ulkus diabetik merupakan komplikasi serius diabetes melitus yang memiliki prevalensi tinggi dan seringkali menyebabkan kecacatan hingga amputasi. Salah satu faktor kunci yang menghambat penyembuhan luka adalah praktik perawatan luka yang kurang tepat, terutama dalam tahap pembersihan luka (wound cleansing). Minimnya pengetahuan masyarakat, khususnya keluarga pasien dan kader kesehatan, mengenai teknik pembersihan luka yang efektif dan pemilihan cairan yang tepat dapat meningkatkan risiko infeksi dan memperlambat proses granulasi.
Tujuan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat (keluarga pasien, kader kesehatan, dan pasien) di wilayah Peneda Gandor mengenai prinsip-prinsip wound cleansing yang efektif dan modern pada pasien ulkus diabetik.
Metode: Metode yang digunakan dalam PkM ini adalah edukasi kesehatan dengan metode ceramah dan diskusi. Materi yang disampaikan meliputi: (1) Prinsip dasar luka ulkus diabetik, (2) Pentingnya wound cleansing yang benar, (3) Perbandingan jenis-jenis cairan pembersih luka dan (4) Teknik pembersihan luka yang steril dan efektif. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test.
Hasil: Terdapat peningkatan signifikan pada skor pengetahuan peserta setelah mengikuti intervensi. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dalam melakukan praktik wound cleansing yang benar.
Kesimpulan dan Rekomendasi: Edukasi mengenai wound cleansing efektif mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam merawat luka ulkus diabetik. Direkomendasikan agar program serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan dan terintegrasi dengan pelayanan kesehatan primer setempat untuk mendukung manajemen luka diabetik yang optimal di tingkat komunitas
EDUKASI TERAPI KOMPRES HANGAT JAHE MERAH TERHADAP PENURUNAN NYERI SENDI PADA PASIEN LANSIA DI DESA KALITANGAH KABUPATEN CIREBON
Latar Belakang : Nyeri sendi pada usia lanjut merupakan akibat endogen dari pengapuran atau kelainan lain yang disebabkan oleh perubahan degenerasi pada sistem musculoskeletal. Prevalensi penyakit sendi pada lansia di Jawa Barat pada tahun 2021 berada di urutan ke -6 di Indonesia yaitu sebesar 8,86% dan jika dilihat dari karakteristik tinggi pada usia >75 tahun (22,48%). Penderita lebih banyak dari Perempuan (10,21%), sedangkan laki-laki sebanyak (7,53%). Prevalensi penyakit sendi di Kabupaten Cirebon pada tahun 2021 tercatat (6,44%) dari jumlah 1.983.019 lansia. Salah satu terapi non-farmakologi yang dapat diberikan pada penderita nyeri sendi yang mengalami nyeri kronis adalah dengan diberikan terapi kompres hangat jahe merah.
Tujuan : Untuk meningkatkan pengetahuan lansia tentang terapi kompres hangat jahe terhadap penurunan nyeri sendi.
Metode : Melakukan home visit dan memberikan edukasi serta mengajarkan lansia tentang terapi kompres hangat jahe merah
Hasil : pengetahuan lansia tentang kompres hangat jahe merah meningkat dan lansia dapat mengaplikasan kompres hangat jahe merah secara mandiri
Kesimpulan : edukasi tentang terapi kompres hangat jahe merah mampu meningkatkan pengetahuan lansia
STRATEGI KEPOLISIAN RESORT DALAM MENANGGULANGI KEJAHATAN GENG MOTOR DI KABUPATEN SUMBAWA
Fenomena kejahatan geng motor merupakan salah satu bentuk gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat yang semakin meresahkan, terutama di wilayah perkotaan dan daerah dengan mobilitas masyarakat yang tinggi. Kejahatan geng motor tidak hanya berdampak pada meningkatnya rasa tidak aman di tengah masyarakat, tetapi juga berpotensi menimbulkan tindak pidana lain seperti penganiayaan, perusakan fasilitas umum, dan pelanggaran hukum lainnya. Di Kabupaten Sumbawa, keberadaan dan aktivitas geng motor menjadi tantangan tersendiri bagi Kepolisian Resort dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Kepolisian Resort Kabupaten Sumbawa dalam menanggulangi kejahatan geng motor serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi strategi tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Informan penelitian meliputi aparat kepolisian, pemerintah daerah terkait, serta masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi Kepolisian Resort Kabupaten Sumbawa dalam menanggulangi kejahatan geng motor dilakukan melalui upaya preemtif, preventif, dan represif. Meskipun strategi tersebut telah berjalan cukup efektif, masih terdapat kendala seperti keterbatasan personel, rendahnya kesadaran hukum masyarakat, serta pengaruh lingkungan sosial terhadap perilaku remaja. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi penguatan kebijakan dan strategi kepolisian dalam penanggulangan kejahatan geng motor di daerah
ANALISIS SISTEM PROTEKSI KEBAKARAN PADA GEDUNG FAKULTAS KESEHATAN UNIVERSITAS SAMAWA
Salah satu bahaya yang sering terjadi di Indonesia pada bangunan gedung adalah bahaya kebakaran. Sesuai dengan persyaratan keandalan bangunan gedung untuk memenuhi persyaratan tersebut, bangunan gedung harus menerapkan sistem proteksi total, yang mencakup sistem proteksi aktif, pasif, tapak, dan membentuk manajemen keselamatan terhadap bahaya kebakaran. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik analisis data deskripstif. Hasil analisis, Sistem proteksi kebakaran aktif seperti APAR, detektor, spingkle dan alarm kebakaran belum tersedia pada tiap ruangan. Untuk sistem proteksi kebakaran pasif sudah diterapkan yaitu penggunaan konstruksi, material dan bahan bangunan yang tahan api. Tersedianya sumber air tetapi tidak didukung dengan adanya sistem proteksi kebakaran pada tapak yaitu hidran halaman sehingga harus dipasang, serta penambahan titik kumpul, fire truck station, jalur efakuasi dan komunikasi umum. Selain sistem proteksi kebakaran, manajemen kebakaran bangunan belum terbentuk