Jurnal FKIP Universitas Mulawarman
Not a member yet
1871 research outputs found
Sort by
Analysis of student errors in solving grade 2 number problems based on Kastolan theory at MIN 1 Banyuwangi
While everyone makes mistakes, only the wise are able to learn from them. The purpose of this study was to examine the errors students make when attempting to complete non-routine tasks. Kastolan's theory, which encompasses conceptual, procedural, and technological errors, served as the basis for the error analysis. Students from a prestigious public school in Banyuwangi, Indonesia, located on the eastern tip of Java, participated in this qualitative study. The selected participants were 26 students from class 2A. Data were collected through a written test given to students. The test consisted of five essay questions that had to be answered in two 30-minute sessions. The results were then evaluated. The findings showed conceptual, procedural, and technical errors. This study revealed that conceptual mastery was the main error found in students' answers. Further studies are expected to reduce numerical errors among students
Analisis timbal pada lichen sebagai bioindikator pencemaran udara pada jalan di kota SamarindaLiken juga dianggap sebagai pemerhati kualitas udara yang terbaik, karena itu memiliki karakteristik fisiologis, morfologi, dan anatomi yang menarik. Selain itu,
Liken juga dianggap sebagai pemerhati kualitas udara yang terbaik, karena itu memiliki karakteristik fisiologis, morfologi, dan anatomi yang menarik. Selain itu, liken-tumbuh dalam berbagai lingkungan ektrim yang pun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh lichen sebagai bioindikator pencemar udara bila dipakai untuk memantau dan sebatu jalan di kota samarin Daripada penelitian ini melihat faktor-ukuran tinggi, lingkunggan, faktor baku suhu dan kelembapan. Hasil penelitian enumerable ini menunjukkan bahwa kandungan óerak timbal di lichen dipengaruhi oleh apa saja lahan yang digunakan untuk aktivitas manusia di bidang pertanian sekitarnya, juga adanya penyunting kendaraaan mengintterikan apa saja faktor keseluruhannya persek kanan concentrasi timbal di sebagai kan lichen. Selain itu, perbedaan Kandungan nya spe ies Eick-untuk gaya timbal tersumbat oleh lichen Tallus tersensitive to the surroundings típus hunian pencemaran (tertentu), Dia yang ber garis fóliose dan kien mostiği Crustose
The Quality Management of Vocational Midwifery Education: Literature Review: Manajemen Mutu Pendidikan Kebidanan Vokasi: Literature Review
Improving the quality of midwifery education is essential to ensure competent graduates capable of contributing to the reduction of maternal and neonatal morbidity and mortality. This study aims to review the challenges and strategies for strengthening the quality of vocational midwifery education through a narrative review of 14 national and international articles. Using a thematic analysis approach, the literature was synthesized to identify key issues affecting educational quality. The findings indicate several major challenges, including variations in lecturer and clinical preceptor competencies, limited laboratory and clinical learning facilities, theory–practice gaps, inconsistent implementation of internal quality assurance, and difficulties in applying competency-based curricula. Strategies for improving quality include strengthening QA and PDSA cycles, implementing ISO 9001:2015, optimizing simulation-based learning, enhancing educator capacity, and integrating interprofessional collaboration competencies. This review highlights the need for systemic and continuous efforts to improve the quality of midwifery education in Poltekkes
Teachers’ Perceptions of Digital Technology Use in English Language Learning During The Covid-19 Pandemic and in The Post-Pandemic Period
COVID-19 brings a deep impact on the field of education, especially by pushing the wide use of digital technology in learning. When face-to-face learning returned, it became important to see whether teachers’ experiences with technology during the pandemic affected their views and decisions about using technology after the pandemic. Many studies have looked at teachers’ views during and after the pandemic, but only a few have explored how English teachers view these experiences and how it influenced their decisions to keep or change their use of technology especially in schools located outside urban centers or in areas with limited resources. This research focused on exploring the views of English teachers on using digital technology during and after the COVID-19 pandemic at a semi-rural public Junior High School in East Kalimantan. This study used a descriptive qualitative method with in-depth interviews for data collection. The results showed that before the pandemic, most teachers only used technology as a supporting tool. After the pandemic ended and learning returned to the classroom, teachers tend to continue the use of technology because they found it helpful and had become accustomed to it, although the use of technology after pandemic less frequent compared to during the pandemic
Integrasi Perencanaan Strategis, Operasional, dan Program Kerja dalam Pengelolaan Sekolah: Sebuah Literature Review
Pengelolaan sekolah merupakan proses multidimensional yang menuntut integrasi antara perencanaan strategis, perencanaan operasional, dan program kerja agar tercapai efektivitas manajemen pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis literatur terkait praktik integrasi ketiga aspek tersebut, dengan fokus pada faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan, tantangan implementasi, serta kontribusinya terhadap peningkatan mutu pendidikan. Metode yang digunakan adalah literature review sistematis, dengan menyeleksi artikel-artikel akademik berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang ketat, mencakup tema perencanaan strategis sekolah, kepemimpinan kepala sekolah, inovasi pedagogis, implementasi kurikulum, monitoring, dan evaluasi. Hasil sintesis menunjukkan bahwa perencanaan strategis berperan sebagai fondasi arah kebijakan sekolah, sementara perencanaan operasional berfungsi menerjemahkan visi ke dalam rencana tahunan yang realistis, dan program kerja memastikan keterlaksanaan strategi sesuai kebutuhan peserta didik. Faktor pendukung utama keberhasilan integrasi meliputi kepemimpinan kepala sekolah yang adaptif dan kolaboratif, keterlibatan aktif stakeholder, pemanfaatan teknologi pendidikan, serta sistem monitoring berbasis data. Tantangan utama yang diidentifikasi meliputi keterbatasan sumber daya, resistensi terhadap perubahan, serta variasi implementasi kurikulum di berbagai konteks sekolah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi manajemen sekolah yang harmonis mampu meningkatkan prestasi akademik, membangun budaya kolaboratif, serta mendukung keberlanjutan pendidikan sesuai tuntutan Kurikulum Merdeka dan program Sekolah Penggerak
Code-Switching sebagai Representasi Identitas Remaja di Media Sosial: Tinjauan Psikolinguistik Sosial: Code-Switching as a Representation of Adolescent Identity on Social Media: A Social Psycholinguistic Perspective
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi praktik code-switching dalam komunikasi digital remaja serta bagaimana fenomena tersebut merefleksikan dan membentuk identitas diri mereka. Dengan menggunakan pendekatan psikolinguistik sosial dan metode kualitatif studi kasus, data diperoleh melalui observasi unggahan media sosial (WhatsApp, Instagram, TikTok) dan wawancara mendalam dengan sepuluh remaja berusia 15–18 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alih kode tidak hanya merupakan fenomena linguistik semata, melainkan juga sarana strategis dalam menegosiasikan persona sosial, menunjukkan afiliasi kelompok, serta mengekspresikan emosi dan nilai budaya. Remaja menggunakan alih kode untuk menunjukkan kedekatan, membangun kepercayaan, hingga menciptakan gaya bahasa yang khas di ruang digital. Temuan ini menegaskan bahwa code-switching berfungsi sebagai praktik identitas yang sadar konteks dan sarat makna simbolik. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman tentang dinamika bahasa dan identitas remaja dalam era digital, serta membuka ruang refleksi tentang pentingnya literasi bahasa dan budaya dalam pendidikan
Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Pembelian Paket Data Telkomsel Pada Guru SMPN 2 Rantau Pulung Kec. Rantau Pulung Kab. Kutai Timur
Pasca memasuki era globalisasi, internet telah berubah menjadipenunjang aktivitas masyarakat modern sekaligus menjadikan paket data sebagaikebutuhan primer yang baru. Banyak provider internet yang saat ini eksisberlomba-lomba menawarkan keunggulan produknya dengan harga terjangkauuntuk menarik minat penggunanya. Namun, berbeda dengan fenomena yangterjadi di kalangan guru SMPN 2 Rantau Pulung, dimana para pengajar lebihmemilih menggunakan jasa layanan internet Telkomsel yang cenderung lebihmahal, padahal masih ada alternatif provider yang jauh lebih murah yang eksisdisana. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui alasan apa yang melatarbelakangi keputusan para guru membeli paket data Telkomsel. Penelitian inibersifat deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif, pengumpulandata dilakukan melalui wawancara dan observasi. Wawancara menargetkan guruSMPN 2 Rantau Pulung meliputi guru tetap maupun honorer. Hasil penelitian- 2 -menunjukkan bahwa keputusan pembelian para guru sangat dipengaruhi olehbeberapa faktor. Faktor pertama mengenai aksesibilitas bertransaksikonsumennya dimana Telkomsel mampu memberikan kemudahan memperolehproduknya baik secara online maupun offline. Faktor berikutnya terkait kualitaspelayanan yang diberikan. Telkomsel menjadi satu-satunya provider denganjangkauan terluas di wilayah Rantau Pulung serta memiliki SuperApps yangmampu memberikan ragam solusi pemecahan masalah dalam satu aplikasi.Faktor terakhir yakni penawaran harga yang menurut para guru tidak termasukmahal apabila dibandingkan dengan kualitas pelayanan yang diberikan, penilaianini juga didukung dengan adanya promo paket data yang diadakan Telkomsel
Pengaruh Promosi Digital Terhadap Keputusan Pembelian Produk Fashion Pada Mahasiswa Pendidikan Ekonomi FKIP Universitas Mulawarman
Mahasiswa cenderung lebih banyak tertarik membeli produk fashion hanya dengan melihat melalui media social, daripada datang, melihat dan mencoba langsung ke toko produk fashion tersebut. Jenis penelitian yang dilakukan adalah asosiatif kausal dengan pendekatan kuantitatif. pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuisioner pada mahasiswa prodi pendidikan ekonomi Berdasarkan hasil temuan diketahui bahwa Promosi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk fashion. Semakin intensif dan menarik promosi digital yang dilakukan, semakin besar pula kecenderungan mahasiswa untuk membeli produk fashion tersebut. Media sosial dan konten promosi merupakan faktor yang paling dominan. Promosi melalui platform seperti Instagram, TikTok, dan marketplace online terbukti lebih efektif menarik perhatian mahasiswa dibandingkan bentuk promosi tradisional. Secara keseluruhan, promosi digital terbukti menjadi strategi pemasaran yang efektif dan relevan dalam meningkatkan keputusan pembelian produk fashion di kalangan mahasiswa, karena sesuai dengan kebiasaan dan gaya hidup digital mereka.
 
Penerapan Media Video Pembelajaran dalam Meningkatkan Minat Belajar PPKn Siswa Kelas III SDN 008 Sungai Kunjang
The lack of learning interest of SDN 008 Sungai Kunjang grade III students, especially in the subject of PPKn, prompted this study to examine the effect of implementing learning video media on increasing students' learning interest. This study used a descriptive qualitative approach with data collection methods through questionnaires, interviews, observations, and documentation. Data analysis techniques used included data reduction, data display, and conclusion. The study results showed that using creative and interactive learning video media can increase students' interest, motivation, and participation in PPKn learning. Learning videos are considered effective in facilitating students' understanding of the material, as well as increasing their enthusiasm and involvement in the learning process. In addition, the findings of this study indicate that learning videos have great potential to be an alternative media that is more interesting and motivating for students, especially in the context of PPKn learning. Based on these findings, it is recommended that teachers use relevant learning videos and the needs of the material to improve the quality of the learning process in the classroom
Analisis Kebutuhan dan Implementasi Dukungan Pembelajaran Sosial Emosional pada Mahasiswa Terapi Wicara
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan dan implementasi dukungan pembelajaran sosial emosional pada mahasiswa terapi wicara. Pembelajaran sosial emosional merupakan pendekatan pendidikan yang bertujuan untuk mengembangkan keterampilan sosial, emosional, dan hubungan interpersonal, yang penting dalam profesi terapi wicara. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Partisipan penelitian adalah mahasiswa diploma tiga Program Studi Terapi Wicara Politeknik Al-Islam Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kebutuhan mendesak untuk meningkatkan keterampilan sosial dan emosional mahasiswa, terutama dalam hal pengelolaan emosi, empati, dan komunikasi interpersonal. Implementasi pembelajaran sosial emosional telah dilakukan melalui pelatihan keterampilan komunikasi, simulasi kasus, dan mentoring, namun belum sepenuhnya terintegrasi dalam kurikulum. Hambatan yang diidentifikasi meliputi keterbatasan waktu, kurangnya pelatihan bagi dosen, dan minimnya materi ajar terkait pembelajaran sosial emosional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dukungan pembelajaran sosial emosional perlu diperkuat melalui pengintegrasian dalam kurikulum, penyediaan pelatihan untuk dosen, serta pengembangan materi ajar yang relevan. Implementasi yang efektif diharapkan dapat meningkatkan kesiapan mahasiswa terapi wicara dalam menjalankan perannya sebagai profesional di dunia kerja