Jurnal FKIP Universitas Mulawarman
Not a member yet
    1871 research outputs found

    Analisis kesalahan siswa SD dalam menyelesaikan soal kombinatorika Gema Lomba Matematika Tahun 2025 berdasarkan teori Newman

    Full text link
    Gema Lomba Matematika (GLM) merupakan kompetisi olimpiade matematika tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Matematika, Universitas Pendidikan Ganesha. Dalam kompetisi ini menyajikan soal tipe Higher Order Thinking Skills (HOTS) yang bertujuan mengasah kemampuan berpikir tingkat tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis dan penyebab kesalahan yang dilakukan oleh siswa semifinalis GLM tingkat SD tahun 2025 dalam menyelesaikan soal HOTS pada materi kombinatorika. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dan subjek dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yang mencakup masing-masing 2 siswa dengan nilai tertinggi, menengah, dan rendah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes dan wawancara dan analisis data mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan utama siswa disebabkan oleh kurangnya pemahaman terhadap konsep yang berkaitan dengan soal. Berdasarkan wawancara, faktor penyebab kesalahan meliputi minimnya pemahaman konsep, ketidakmampuan dalam merancang strategi penyelesaian, serta kepanikan saat mengerjakan soal. Hasil analisis menunjukkan bahwa kesalahan terjadi pada proses memahami masalah (33%), kesalahan transformasi (17%), kesalahan dalam proses penyelesaian (50%). Analisis ini mengindikasikan bahwa proses berpikir sistematis dan pemahaman konsep menjadi tantangan utama siswa dalam menyelesaikan soal kombinatorika tipe HOTS. Melalui analisis ini diharapkan guru atau pembina dapat melakukan pembinaan yang lebih menekankan pada pemahaman konsep dan latihan penyelesaian soal HOTS

    A qualitative approach to Canva as a mathematics learning medium and its implementation in undergraduate students

    Full text link
    The 5.0 society learning era must keep pace with technological developments to avoid monotony. Similarly, mathematics learning, including in universities, needs to adapt. Mathematics, often considered difficult and complex by undergraduate students, is expected to be easier to understand when integrated with technology. Through a qualitative approach, this study aimed to analyze the use of Canva as a medium for learning mathematics in a college environment. Canva is a web-based graphic design platform accessible to all groups. The use of Canva in mathematics education had a positive impact on undergraduate students’ engagement, creativity, and motivation. Canva offers a variety of features, including a whiteboard. This feature enables lecturers and undergraduate students to create an engaging learning atmosphere and easy-to-understand teaching materials. They could monitor the progress of discussions both individually and in groups. However, technology-based learning using Canva was not always run smoothly. An unstable internet connection could hinder the learning process with Canva, causing it to lag or even pause temporarily. Limited user knowledge and learning time also pose challenges during its implementation. These hurdles could be overcome with adequate institutional support and training. Therefore, using Canva in mathematics education could be an innovative approach that fosters digital transformation

    Persepsi Guru Biologi Terhadap Implementasi Kurikulum Merdeka di SMA Negeri Kota Samarinda

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi guru Biologi terhadap implementasi Kurikulum Merdeka Belajar, kendala yang dihadapi, dan solusi yang dilakukan dalam mengatasi kendala tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah sembilan guru Biologi yang mengajar di kelas X dan XI di lima SMA Negeri di Kota Samarinda, dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas guru memiliki persepsi positif terhadap Kurikulum Merdeka, meskipun masih terdapat hambatan seperti kurangnya pelatihan, keterbatasan sarana pembelajaran, dan kesulitan dalam merancang modul ajar. Guru mengatasi hambatan tersebut dengan mengikuti pelatihan daring dan mengakses informasi melalui sumber online. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa meskipun Kurikulum Merdeka dinilai positif, dukungan institusional dalam bentuk pelatihan dan penyediaan fasilitas masih sangat diperlukan

    Pemetaan Titik Rawan Kemacetan Lalu Lintas di Kota Kupang Menggunakan Analisis SIG Berbasis Skoring dan Overlay

    Full text link
    Pertumbuhan penduduk yang tinggi di daerah perkotaan diikuti dengan peningkatan mobilitas yang semakin tinggi menyebabkan adanya peningkatan kebutuhan alat transportasi sehingga menimbulkan masalah kemacetan lalu lintas salah satunya di Kota Kupang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memetakan lokasi rawan kemacetan di Kota Kupang dengan menggunakan teknologi SIG. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Metode yang digunakan meliputi pengumpulan data primer melalui survei lapangan dan data sekunder dari instansi terkait. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis skoring dan overlay menggunakan perangkat lunak ArcGIS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat enam titik utama yang rawan terjadi kemacetan lalu lintas di Kota Kupang antara lain: Jalan Muhammad Hatta, depan RSUD Prof. W. Z. Yohanes; Jalan Jenderal Sudirman, depan Toko Sinar Bangunan; Jalan Jenderal Suharto, pertigaan Oepura; Jalan Jenderal Suharto, depan pasar Inpres; Jalan Ahmad Yani, depan Kampus Unika; Jalan Piet A. Tallo, Jembatan Liliba.. Tingkat kerawanan macet yang paling tinggi terjadi pada ruas Jalan Piet A. Tallo, Jembatan Liliba. Volume lalu lintas tertinggi terjadi pada sore hari jam 18:00- 19:00 dengan nilai volume lalu lintas 3.321 skr/jam. Berdasarkan analisis spasial, faktor penyebab utama terjadi kemacetan adalah volume kendaraan yang tinggi dan manajemen lalu lintas yang kurang optimal. Penggunaan SIG terbukti efektif dalam mengidentifikasi dan menyajikan informasi spasial lokasi rawan kemacetan secara visual dan analitis

    Meningkatkan Minat Belajar Siswa Melalui Penerapan Model Pembelajaran Snowball Throwing

    Full text link
    Pendidikan artinya proses untuk mengembangkan potensi menjadi eksklusif yg bisa berkontribusi bagi masyarakat . Penelitian ini memiliki tujuan primer untuk melihat korelasi antara contoh pembelajaran Snowball Throwing dengan minat belajar siswa di mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di SMPN 6 Bandar Lampung. Metode penelitian ini ialah naratif kuantitatif, sedangkan teknik pengumpulan datanya berupa observasi, wawancara, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui beberapa uji statistik, yaitu uji F, uji t, uji N-gain, serta uji korelasi Pearson Product moment. sesuai hasil yang ditemukan bahwa ada keterkaitan antara penggunaan model pembelajaran Snowball Throwing dengan minat belajar siswa. Hal ini dibuktikan dengan nilai koefisien hubungan sebanyak 0,619 (relatif kuat) serta nilai signifikansinya 0,021 lebih kecil asal 0,05, yg berarti korelasi tersebut signifikan secara statistik. Jadi kesimpulannya ialah ada korelasi yg konkret antara model pembelajaran serta minat belajar peserta didik

    Pemetaan Sebaran Nilai Koefisien Aliran Permukaan Soil Conservation Services Curve Number Pada Daerah Aliran Sungai Karangmumus Kota Samarinda

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan memetakan dan menganalisis nilai Soil Conservation Service Curve Number (SCS-CN) di Daerah Aliran Sungai (DAS) Karangmumus untuk menilai potensi limpasan permukaan dan risiko banjir. Data litologi, tutupan lahan, dan karakteristik tanah diolah menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk menghasilkan peta sebaran nilai CN. Hasil menunjukkan nilai rata-rata CN sebesar 73,88, mengindikasikan potensi limpasan permukaan yang cukup tinggi, terutama di area dengan tanah bertekstur halus dan tutupan lahan terdegradasi akibat aktivitas manusia. Variasi spasial nilai CN dipengaruhi oleh heterogenitas litologi dan penggunaan lahan, yang berdampak pada infiltrasi dan erosi. Rekomendasi konservasi meliputi penerapan teknologi bioengineering, pembangunan sumur resapan, dan pengembangan agroforestri untuk mengurangi limpasan dan risiko banjir. Monitoring dan evaluasi berkala dengan teknologi penginderaan jauh disarankan untuk mendukung pengelolaan DAS yang berkelanjutan. Penelitian ini memberikan dasar ilmiah penting bagi pengelolaan sumber daya air dan mitigasi bencana di DAS Karangmumus

    PERAN LINGKUNGAN SEKOLAH DALAM PEMBENTUKAN SIKAP SOSIAL ANAK USIA DINI

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana peran lingkungan Sekolah dalam pembentukkan Sikap Sosial Anak Usia Dini. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi. Partisipan dalam penelitian ini yaitu kepala sekolah dan guru sentra masing-masing. Dari hasil penelitian ini yaitu peran lingkungan sekolah dalam membentuk sikap anak melalui peran kepala sekolah dan guru yang ada di TK Anak Bangsa, bagaimana kepala sekolah dan guru mencerminkan pembiasaan, kepedulian, kemandirian, kedisiplinan, dan berahlak mulia sebagaimana dengan visi yang ada. Serta perencanaan progam kegiatan yang membentuk sikap sosial anak seperti, program perencanaan pembelajaran, strategi pembelajaran guru, dan sikap manajerial kepala sekolah. Sehingga dampak penelitian ini sangat pengaruh bagi peneliti untuk kedepannya dalam dunia pendidik bagaimana membangun sikap sosial yang baik terutama kepada peserta didik

    THREE ATTITUDE MODELS ON THE USE OF QR CODE IN EFL INDEPENDENT LEARNING AT CORDOVA ELEMENTARY SCHOOL

    Full text link
    This research was about three attitude models on the use of QR Code in EFL independent learning at Cordova elementary school. The design of this study was qualitative phenomenology. This study use semi-structured interview from four selected students to collect the data. Participants were selected using purposive sampling with the criteria that had been prepared by the researcher. This research aimed to find out three attitude models based on Spooncer (1992) theory, the occurred of students feeling, beliefs, and behaviours. First, the students feelings there were two main points advantages and attractiveness. Advantages regards to ease and learning media. Attractiveness regards to interesting and fun. Secondly, the students beliefs there were two main points improve ability and preferences. Improve ability regards to soft skill and hard skill. Preferences regards to agreements of students. Last, the students behave there were one main point about experiences of students. The Experiences regards to problems of media, problems of tools, and personality problems. Therefore, it is suggested that teachers will try to implement digital-based learning in schools and facilitate students with the internet and media. &nbsp

    The Impact of Animated Storybooks on Kindergarten Vocabulary

    Full text link
    This study investigates the effect of animated storybooks on vocabulary achievement among B Class students of TK Islam Al Azhar 4 Samarinda in the 2024/2025 academic year. Employing a quasi-experimental design, 86 students were divided into an experimental group (n=43) and a control group (n=43). The experimental group received vocabulary instruction through animated storybooks, while the control group was taught using traditional methods. Data were collected through a vocabulary matching test and analyzed using the Mann-Whitney U Test due to the non-normal distribution of data. The results showed a significant difference in vocabulary achievement between the two groups (p = 0.004), with the experimental group scoring higher. This suggests that animated storybooks are an effective medium to enhance vocabulary learning among young learners

    Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Motivasi Kerja Guru TK

    Full text link
    Motivasi guru menjadi pendukung kinerja guru agar lebih kreatif, dan inovatif dalam melaksanakan tugasnya. Kepemimpinan yang efektif dari kepala sekolah menjadi faktor kunci dalam menciptakan lingkungan kerja yang positif dan produktif bagi para guru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap peran kepemimpinan kepala sekolah khususnya di lingkungan taman kanak-kanak dalam upaya meningkatkan motivasi kerja guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara mendalam, melibatkan kepala sekolah, guru, dan operator sekolah. Wawancara  secara semi-terstruktur dilakukan agar memungkinkan eksplorasi lebih lanjut terhadap jawaban responden. Observasi partisipatif dilakukan di lingkungan sekolah untuk mengamati secara langsung pola interaksi yang terjadi. Validitas data menggunakan member checking dengan mengonfirmasi kembali temuan utama kepada responden guna memastikan interpretasi data sesuai dengan pengalaman mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah dengan kepemimpinan yang efektif mampu meningkatkan motivasi kerja guru melalui visi dan misi yang jelas, pemberian dukungan dan penghargaan, serta penciptaan budaya kerja yang kolaboratif dan inklusif. Kepala sekolah juga mendorong pengembangan profesional guru serta memberikan umpan balik yang konstruktif untuk menjaga semangat kerja mereka. Temuan ini menegaskan bahwa kepemimpinan kepala sekolah yang inspiratif berperan signifikan dalam meningkatkan motivasi kerja guru dan berdampak positif pada proses pembelajara

    1,676

    full texts

    1,871

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal FKIP Universitas Mulawarman
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇