Jurnal FKIP Universitas Mulawarman
Not a member yet
1871 research outputs found
Sort by
Pemanfaatan Open Education Resource di UNISSA Brunei Darussalam
Penelitian ini mengevaluasi dampak positif program magang mahasiswa S2 Manajemen Pendidikan Universitas Mulawarman di Universitas Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA) Brunei Darussalam. Mencermati pemanfaatan sumber pendidikan terbuka yang telah dilakukan di UNISSA Brunai Darussalam. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan program Pendidikan ngumpulan data dilakukan secara sistematis dengan mengakses informasi dari berbagai sumber, seperti buku, jurnal, dan media elektronik yang relevan dengan topik penelitian. Selain itu, penelitian ini melibatkan kunjungan observasi langsung ke UNISSA Brunei untuk memahami secara lebih mendalam topik yang dibahas dalam artikel ini. Analisis data menggunakan library research untuk menyusun pemahaman yang komprehensif tentang masalah yang diteliti. Hasil studi ini mencakup empat hal penting. Pertama, program magang memberikan pemahaman lebih dalam tentang strategi pengajaran dan praktik terbaik di UNISSA. Kedua, melalui program ini, mahasiswa membangun jaringan akademik yang luas. Ketiga, mereka mengasah keterampilan interpersonal dan adaptasi budaya. Keempat, hasil magang melibatkan penerapan inovasi dalam pendidikan. Program magang ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa dan mempersiapkan mereka untuk berkontribusi dalam pengembangan pendidikan
Manajemen Pendidikan Anak Usia Dini melalui Pendidikan Karakter di TK Gloria Sunodia Samarinda
Bunyi Pasal 31 ayat 1 Undang-Undang Dasar 1945 sangat jelas menyatakan bahwa pendidikan itu milik semua warga negara Indonesia. Tidak terkecuali dalam hal ini anak usia dini. Sebegitu pentingnya pendidikan bagi kemajuan suatu bangsa, maka harus disadari bahwa pendidikan itu harus dimulai sejak usia dini. Dengan pendidikan yang baik sejak usia dini, maka karakter anak pun akan menjadi baik. Jika hal ini dilakukan terus menerus, maka bangsa ini akan memiliki generasi yang unggul dan bermartabat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara kritis tentang manajemen pendidikan anak usia dini melalui pendidikan karakter pada anak usia dini dan dalam rangka mencari jawaban permasalahan tentang bagaimana pendidikan karakter, nilai-nilai karakter apa saja yang diterapkan, faktor apa saja yang mempengaruhi manajemen pendidikan karakter dan bagaimana dampak manajemen pendidikan karakter pada anak usia dini di TK Gloria Sunodia Samarinda. Penelitian ini menggunakan teknik kualitatif dan bersifat deskriptif. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, guru, siswa dan orang tua. Rangkaian statistik dilakukan melalui umpan balik, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan pendidikan karakter di TK Gloria Sunodia dibangun sesuai dengan visi dan misi. Kepala Sekolah sebagai manajer pun melaksanakan kompetensi yang ditekankan pada kerja sama yang dilandasi dengan ketulusan, semangat dan loyalitas yang tinggi
Perspektif Dosen di Magister Pascasarjana UINSI Samarinda terkait Sumber Daya Manusia berbasis Hutan Tropis Lembab dan Lingkungannya
Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya Kalimantan sebagai wilayah Hutan Tropis Lembab memiliki pengaruh pada pembangunan Ibu Kota Nusantara sebagai barometer khususnya dalam bidang pendidikan. Oleh karena itu, penting untuk mempersiapkan Sumber Daya Manusia yang mampu berdaya saing khususnya tahun 2045. Maka dari itu, tujuan penelitian ini meneliti bagaimana Perspektif Dosen di Magister Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda terkait Sumber Daya Manusia berbasis Hutan Tropis Lembab dan Lingkungannya. Metode penelitian ini menggunakan penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif deksriptif. Sumber data dari hasil observasi, dokumentasi, dan wawancara. Kemudian dilakukan triangulasi dan dianalisis dengan teknik kondensasi, penyajian data, dan kesimpulan. Berdasarkan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan, hasil penelitian menunjukkan bahwa belum ada realisasi pelaksanaan secara tersistem dan terstruktur melalui Mata Kuliah Hutan Topis Lembab dan Lingkungannya dan minimnya literatur kampus dan juga penelitian mengenai hal tersebut. Namun, dalam tata kelola kampus telah mendukung Ibu Kota Negara melalui implementasi makna slogan "Kampus Hijau". Dosen berharap akan ada keseimbangan dengan cara Universitas Islam mempertimbangkan Ayat-ayat Kauniyah untuk bersanding dengan Hutan Tropis Lembab dan Lingkungan ke depannya
Perkembangan Sekolah Menengah Atas/Atau Sederajat di Kecamatan Sangatta Utara Kabupaten Kutai Timur (2012-2020)
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) Perkembangan SMA/Sederajat di Kecamatan Sangatta Utara (2012-2020). 2) faktor pendukung dan penghambat perkembangan SMA/Sederajat di Kecamatan Sangatta Utara. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian bertempat di Kecamatan Sangatta Utara. Sumber data data menggunakan Observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, perkembangan SMA/Sederajat di Kecamatan Sangatta Utara pada tahun 2012-2020: 1) Pertama, berakreditasi A (unggul), B (baik), dan C (cukup). Kedua, sarana prasarana SMA/Sederajat Negeri lebih berkembang dibandingkan SMA/Sederajat Swasta. Ketiga, kondisi peserta didik, tenaga pendidik, dan semakin meningkat baik dalam jumlah partisipasi siswa, tenaga profesional tenaga pendidik, maupun kebutuhan atas tenaga kependidikan. Keempat, dana utama berasal dari dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah). Kelima, kurikulum yang digunakan yaitu kurikulum KTSP (2006), dan kurikulum 2013. 2) Secara umum faktor pendorong dan penghambat perkembangan SMA/Sederajat di Sangatta Utara dipengaruhi oleh: lokasi sekolah, kondisi sarana prasarana, kondisi tenaga pendidik dan kependidikan, kepemimpinan, serta pendanaan
PERANAN GURU SEJARAH DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER NASIONALISME DI SMA AL – KHAIRIYAH SAMARINDA
Penelitian ini berfokus pada peran peran guru dalam pembentukan karakter nasionalisme pada peserta didik melalui pembelajaran sejarah.Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan peranan dan kendala guru sejarah dalam menerapkan pembelajaran sejarah yang berbasis pembentukan karakter nasionalisme di SMA Al –Khairiyah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi serta angket. Hasil penelitian ini adalah peran guru sejarah sebagai fasilitator dalam mengintegrasikan nilai-nilai persatuan dan kesatuan, Guru sejarah menyampaikan nilai atau makna dari setiap materi pelajaran kepada peserta didik untuk dikaitkan dengan kehidupan saat ini serta menjadikannya sebagai pedoman atau pelakaran hidup saat ini dan masa yang akan datang
Analisis Penggunaan Media Pembelajaran Digital Phet Simulation Untuk Meningkatkan Pemhaman Konsep Peserta Didik
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan media pembelajaran digital PhET Simulation dalam meningkatkan pemahaman konsep peserta didik pada materi persamaan linear satu variabel. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif dengan teknik analisis menggunakan model Miles dan Huberman. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII-1 SMP Negeri 4 Samarinda yang ditentukan berlandaskan metode purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media website PhET Simulation dapat membantu peserta didik dalam memberikan pemahaman konsep materi persamaan linear satu variabel sehingga menciptakan proses pembelajaran menjadi efektif
CONTINUOUS PROFESSIONAL DEVELOPMENT BASED ON INTERNAL COACHING IN SCHOOL INSTITUTIONS
Continuous professional development is a program carried out to improve teacher competencein carrying out their duties. The fact shows that implementing continuous professionaldevelopment has not significantly improved teacher professionalism. This program has notbeen running consistently, due to a lack of internal motivation from teachers who tend not toplay an active role in the culture of independent learning, because they still position themselveswaiting for professional development activities from external parties to improve theircompetence. This study aims to develop a model of continuous professional developmentthrough school institutions based on internal coaching. Internal coaching is the basic capital forteachers to become lifelong learners and self-directed for increasing competency. The researchwas conducted through a development method using the Smith and Ragan model implementedin an integrated Islamic elementary school that has implemented continuous professionaldevelopment programs for almost two years, since 2019. The constructed hypothetical model isa continuous professional development model based on internal coaching through thestimulation of reflective, participatory, innovative, and collaborative abilities integrated into theschool system to form a culture of independent learning for teachers. The implication ofresearch for further development of teacher empowerment at the school level
THE INFLUENCE OF PROBLEM SOLVING LEARNING MODELS ON STUDENTS CRITICAL THINKING SKILLS IN INTEGRATED SOCIAL STUDIES SUBJECTS AT JUNIOR HIGH SCHOOL 11 SAMARINDA
When learning is carried out at Junior High School 11 Samarinda, it tends to only use the lecture learning model. Based on initial observations carried out by researchers through interviews and obtaining data on student learning outcomes from the Integrated Social Sciences teacher at Junior High School 11 Samarinda. It is known that students do not play an active role in the learning process, which results in a lack of student creativity so that learning outcomes do not reach the criteria for completeness This study aims to determine the effect of the Problem Solving Learning Model on Students' Thinking Ability in Integrated Social Studies Subjects at Junior High School 11 Samarinda. This research is a quantitative research with the type of quasi-experimental research with research subjects in class VIII A as many as 28 students as the control class and VIII B as many as 30 students as the experimental class. Data collection was carried out in this study using observation techniques, tests and interviews. The results of this study were obtained from a simple linear regression test with a sig 2 tailed value <0.05 with a calculation of 0.179 <0.05. So it can be concluded that the use of the problem solving learning model makes students have increased intellectual potential within themselves and students have a sense of self-confidence in expressing their opinions and ideas so that it can stimulate the development of students' thinking abilities creatively and comprehensively, because in the student learning process uses a lot of mental energy to highlight problems from various aspects and approaches in order to find solutions.
Keyword: Problem Solving and Critical Thinking Ability
When learning is carried out at Junior High School 11 Samarinda, it tends to only use the lecture learning model. Based on initial observations carried out by researchers through interviews and obtaining data on student learning outcomes from the Integrated Social Sciences teacher at Junior High School 11 Samarinda. It is known that students do not play an active role in the learning process, which results in a lack of student creativity so that learning outcomes do not reach the criteria for completeness This study aims to determine the effect of the Problem Solving Learning Model on Students' Thinking Ability in Integrated Social Studies Subjects at Junior High School 11 Samarinda. This research is a quantitative research with the type of quasi-experimental research with research subjects in class VIII A as many as 28 students as the control class and VIII B as many as 30 students as the experimental class. Data collection was carried out in this study using observation techniques, tests and interviews. The results of this study were obtained from a simple linear regression test with a sig 2 tailed value <0.05 with a calculation of 0.179 <0.05. So it can be concluded that the use of the problem solving learning model makes students have increased intellectual potential within themselves and students have a sense of self-confidence in expressing their opinions and ideas so that it can stimulate the development of students' thinking abilities creatively and comprehensively, because in the student learning process uses a lot of mental energy to highlight problems from various aspects and approaches in order to find solutions
MODEL CSR PENGEMBANGAN PARIWISATA BERBASIS POTENSI LOKAL PADA PROGRAM KAMPUNG WISATA TENUN KHATULISTIWA PONTIANAK
Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan pariwisata berbasis potensi lokal yang ada di Gang Sambas, Kelurahan Batu Layang, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak. kegiatan ini dilakukan dalam rangka implementasi tanggung jawab sosial lingkungan perusahaaan (TJSL) atau yang banyak dikenal dengan Corporate Social Responsibility (CSR). penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan data sekunder berupa data laporan CSR perusahaan, jurnal serta media massa untuk memperkaya sumber data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Program Kampung Tenun Khatulistiwa diinisiasi dari potensi lokal berupa warisan budaya tenun Sambas dengan kolaborasi berbagai stakeholder, dari pemerintah, swasta maupun lembaga pendidikan 2) dalam setiap proses pemberdayaan, perusahaan melibatkan partisipasi aktif masyarakat dari aspek perencanaan sampai dengan monitoring dan evaluasi 3) perusahaan mendorong inovasi sosial program Kampung Tenun Khatulistiwa sehingga dapat bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat penerima manfaat dan keberlanjutan lingkungan. Program ini mampu menciptakan local hero di kelurahan Sambas sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat melalui warisan budaya tenun sambas yang sempat pasif dikarenakan rendahnya kepercayaan diri dalam pengembangan inovasi kerajinan tenun tersebu
Pengaruh strategi PBL dan TPS terhadap kemampuan pemecahan masalah dan kemampuan komunikasi matematis
Metodologi pembelajaran dan bakat siswa adalah dua hal penting yang terus sebagai fokus pengajar. Pemecahan masalah dan komunikasi matematis merupakan dua keterampilan penting yang harus dimiliki peserta didik dalam pendidikan matematika. Problem Based Learning (PBL) dan Think Pairs Share ialah dua metodologi pembelajaran yang bisa dipergunakan untuk mengajar matematika (TPS). Oleh sebab itu, tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh metodologi pembelajaran problem Based Learning serta Think Pairs Share terhadap kemampuan pemecahan masalah serta komunikasi matematis. Penelitian ini dilaksanakan pada kelas IX MTs Negeri dua Medan, dengan populasi sebanyak 178 siswa dan sampel sebanyak 60 siswa yang dipilih dengan memakai teknik cluster sampling. Alat yang digunakan merupakan tes keterampilan pemecahan masalah dan komunikasi matematis. Data diuji dengan menggunakan analisis varians dua arah dan uji t. Bila dibandingkan menggunakan teknik pembelajaran Think Pair Share, strategi pembelajaran berbasis masalah mempunyai dampak yang menguntungkan 7,264% lebih besar terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa. Sedangkan hasil tes kemampuan komunikasi matematika menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara kedua metode pembelajaran tersebut.