Jurnal FKIP Universitas Mulawarman
Not a member yet
1871 research outputs found
Sort by
Peningkatan hasil belajar matematika Siswa melalui model Problem Based Learning berbantuan media video animasi
Matematika merupakan pelajaran yang telah dipelajari mulai sekolah dasar, namun rata-rata hasil belajar matematika di SMP Negeri 6 Samarinda masih di bawah nilai KKM yaitu 53,67. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan tujuan meningkatkan hasil belajar matematika Siswa dengan menggunakan model Problem Based Learning dengan bantuan media video animasi di kelas VIII SMP Negeri 6 Samarinda. Subjek penelitian adalah 24 Siswa dan objek penelitian adalah penerapan model pembelajaran PBL dan media video animasi. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah dokumen, tugas, lembar observasi, dan tes akhir siklus. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah perhitungan rata-rata dan persentase. Hasil penelitian menujukkan bahwa model PBL berbantuan media video animasi dapat meningkatkan hasil belajar matematika Siswa. Pada siklus I, II, dan III, aktivitas Guru termasuk dalam kategori sangat baik. Pada siklus I, aktivitas Siswa termasuk dalam kategori baik dan pada siklus II dan III termasuk dalam kategori sangat baik. Pada siklus I, nilai rata-rata hasil belajar matematika Siswa meningkat menjadi 73,64 dan 50% Siswa mencapai nilai KKM. Pada siklus II, nilai rata-rata hasil belajar meningkat menjadi 82,40 dan 75% Siswa telah mencapai KKM. Pada siklus III, nilai rata-rata hasil belajar meningkat menjadi 85,22 dan 87,5% Siswa telah mencapai nilai KKM
Kompetensi Manajerial Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Guru di Era Kurikukum Merdeka
Kompetensi manajerial seorang kepala sekolah sangat menentukan bagaimana kinerja guru di sekolah sehingga seorang kepala sekolah harus memiliki kompetensi manajerial yang baik agar seluruh sumber daya yang ada di sekolah dapat bekerja secara efektif dan efisien guna mencapai tujuan pendidikan disekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana seharusnya kepala sekolah dalam mengimplementasikan kompetensi manajerial di sekolah guna meningkatkan kinerja guru. Jenis penelitian ini yang digunakan adalah library research baik dari jurnal, buku serta hal-hal yang mendukung lainya. Penelitian kepustakaan merupakan penelitian yang berlandaskan dari data-data berupa teks atau angka. Pendekatan deskriptif analisis digunakan dalam penelitian ini yang meliputi mencari fakta, hasil, dan ide pemikiran seseorang melalui cara mencari, menganalisis dan menginterpretasi dan melakukan kesimpulan terhadap penelitian yang dilakukan. Hasil dari penelitian ini adalah seorang kepala sekolah harus memiliki kompetensi manajerial yang baik mencakup berbagai aspek, antara lain: planning, organizing, actuating, dan evaluating, sehingga kinerja guru dapat meningkat. Adapun indikator kinerja guru antara lain: kemampuan perencanaan pembelajaran, kemampuan melaksanakan pembelajaran, mengevaluasi pembelajaran, dan kemampuan remidial atau pengayaan. Ketika seorang kepala sekolah memiliki kompetensi manajerial yang baik dan dapat meningkatkan kinerja guru disekolahnya maka pendidikan di sekolah akan tercapai sesuai dengan tujuan dari kurikulum merdeka belajar
PERKEMBANGAN TEKNOLOGI DI HINDIA BELANDA MELALUI MEDIA IKLAN KORAN BINTANG BORNEO BULAN JANUARI-MARET 1929
Technology is any means used to facilitate human life in maintaining survival. Technological development is also considered an indicator of the progress of human civilization during its time and is the basis for future technological change and development. The research method used is the historical method, namely the process of examining and analyzing records and relics of the past chronologically and critically through heuristic, critical, interpretative and historiographic activities. Technological developments in the Dutch East Indies (Indonesia) began during the Dutch colonial period and were promoted or advertised through newspapers, one of which was the Bintang Borneo newspaper and technology had a good impact on the people of the Dutch East Indies (Indonesia) in 1929
ANALISIS IKLAN MINUMAN DI KORAN BINTANG BORNEO PADA TAHUN 1930
The need for food and drink cannot be separated from our daily lives. Therefore, the community uses this to be used as a business by advertising these services in the mass media. Therefore, advertisements offering food and beverage products in the mass media are claimed to be good. In print media itself, in general, they advertise their products in the form of classified ads or often called mini ads that have relatively cheap rates.the number of advertisements in the newspaper every day and even every month is different in some newspapers which of course are quite a lot of advertisements by offering various kinds of food and drinks that exist.
The author uses the case study method by means of a qualitative approach, this aims to find out the regulation or timeline of the advertisement and the practice of beverage products advertised through the Bintang Berneo newspaper in 1930 from March to July. The conclusion of this study is that regulations or timelines in advertising in mass media are not comprehensive. With the advertisement of drinks in the Bintang Borneo newspaper, it can provide useful information for the local community
Berita pertunjukan theater The Moeria Opera of Java di Banjarmasin Januari 1928
Teater merupakan seni peran yang mengekspresikan perasaan, kemudian dituangkan ketika seorang pemeran akting, di sebuah panggung atau latar, dan menceritakan sebuah kisah, lakon, puisi, komedi, atau kehidupan sehari-hari. Teater sudah dikenal sejak zaman Yunani kuno yang mana biasanya Teater dipentaskan ketika ada acara keagamaan, dan umumnya teater ditampilkan di gedung yang bernama Amphitheater. Di Indonesia Pada tahun 1920-an seni teater transisi banyak berkembang di Indonesia salah satunya Pujangga Baru yang ditulis sebagai ungkapan ketertekanan kaum intelektual di masa itu karena penindasan pemerintahan Belanda yang amat keras terhadap kaum pergerakan sekitar tahun 1930-an. Dalam koran Bintang Borneo tahun 1928 bulan januari Di kota Banjarmasin juga terdapat Grup teater seperti The Moeria Opera of Java yang tampil selama hampir sebulan penuh yang kemudian setelah dari kota Banjarmasin mereka bertoleh ke kota kudus
Analisis Minat Belajar Dalam Pembelajaran Matematika Menggunakan Media Berbasis Video
Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan gambaran secara lengkap mengenai suatu kejadian atau dimaksudkan untuk mengekspos dan mengklarifikasi suatu fenomena yang terjadi. Dalam penelitian ini peneliti ingin melihat gambaran secara lengkap respon peserta didik pada penggunaan media pembelajaran berbasis video. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VIII-3 SMP Negeri 4 Samarinda yang berjumlah 4 siswa. Peneliti mengumpulkan data melalui observasi, angket, dan wawancara, setelah itu data dianalisis secara kualitatif deskriptif untuk mengetahui kebenaran yang terdapat pada lokasi penelitian. Berdasarkan hasil keseluruhan, minat belajar peserta didik dalam pembelajaran matematika melalui video pembelajaran menunjukkan respon yang positif sehingga berpengaruh terhadap prestasi belajar dan hasil belajar yang tinggi. Pencapaian peserta didik dalam suatu mata pelajaran dipengaruhi oleh minat mereka. Peserta didik yang tertarik pada media pembelajaran berbasis video cenderung memberikan perhatian yang lebih besar pada proses pembelajaran. Oleh karena itu dapat kita simpulkan bahwa Pembelajaran menggunakan media berbasis video membantu membangkitkan motivasi belajar peserta didik, mampu merangsang partisipasi aktif peserta didik dan membangkitkan minat peserta didik dalam pembelajaran matematika
Kemampuan Numerasi Peserta Didik Dengan Model Pembelajaran Adaptasi Project Based Learning (PjBL), Problem Based Learning (PBL), Dan Kooperatif
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas model pembelajaran tersebut dalam meningkatkan kemampuan numerasi peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka dan studi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran adaptasi Project Based Learning (PjBL), Problem Based Learning (PBL) dan kooperatif dapat efektif dalam meningkatkan kemampuan numerasi peserta didik. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya mempertimbangkan model pembelajaran yang adaptif dan kolaboratif dalam meningkatkan kemampuan numerasi peserta didik. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas XI-8 SMA Negeri 1 Tenggarong yang berjumlah 30 peserta didik. Pengumpulan data menggunakan asesmen formatif proses lembar observasi untuk penilain dalam proses pembelajaran terkait numerasi. Penilaian hasil menggunakan assemen formatif essay yang berisi soal yang terkait dengan kemampuan numerasi. Pada siklus pertama peserta didik sudah mencapai 82 % dari hasil asesmen yang berbasis numerasi, sedangkan pada pembelajaran yang dilakukan pada siklus ke 2 peserta didik mengalami peningkatan dari siklus pertama dimana pencapaian yang diperoleh pada siklus dua yaitu sekitar 97% sesuai dengan harapan yang pendidik harapkan. Pembelajaran yang dilakukan dengan menggunakan model Project Based Learning (PjBL), Problem Based Learning (PBL), dan kooperatif dalam kemampuan numerasi peserta didik sangat berpengaruh dalam proses pembelajaran dimana peserta didik diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan yang ada pada Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang diberikan
Implementasi Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi Dalam Menguatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Dan Literasi Kewarganegaraan Pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatan kemampuan berpikir kreatif dan literasi kewarganegaraan peserta didik. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Sampel penelitian ini adalah peserta didik kelas peserta didik kelas IV SDN 008 yang berjumlah 28 peserta didik. Strategi pembelajaran berdiferensiasi dalam penelitian ini adalah diferensiasi produk. Hasil angket kemampuan berpikir kreatif peserta didik menunjukkan persentase 92,6% dan literasi kewarganegaraan dengan persentase 88,57%. Melalui implementasi strategi pembelajaran berdiferensiasi produk, peserta didik dapat membuat produk pembelajaran dengan baik sesuai dengan minat dan bakatnya. Berdasarkan hasil penelitian, penerapan strategi pembelajaran berdiferensiasi dapat menguatkan kemampuan berpikir kreatif dan literasi kewarganegaraan peserta didik pada pembelajaran Pendidikan Pancasila
Upaya Meningkatkan Keaktifan Belajar Melalui Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) Mata Pelajaran Bahasa Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keaktifan belajar melalui model pembelajaran project based learning mata pelajar Bahasa Indonesia pada peserta didik di SMAN 2 Samarinda. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan teknik wawancara mendalam. Sampel penelitian ini kelas X-F yang berjumlah 32 peserta didik. Hasil wawancara menunjukkan bahwa model project based learning dalam pembelajaran Bahasa Indonesia menyenangkan dan membuat lebih aktif. Oleh karena itu, PjBL dinilai efektif meningkatkan keterampilan psikomotorik dan berpikir kritis pada peserta didik. Selain itu, model ini memberikan pengalaman bermakna dan memacu kreativitas peserta didik
Peningkatan Hasil Belajar PKN Tentang Penerapan Nilai-Nilai Pancasila Melalui Adaptasi Model PjBL dan Cooperative Teams Games Tournament
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar pada siswa kelas 2 SDN 025 Samboja Barat menggunakan Model Teams Games Tournament. Jenis dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian siswa kelas II SDN 025 Samboja Barat tahun ajaran 2023/2024 yang berjumlah 18 peserta didik. Terdiri dari 2 siklus yang terdiri atas beberapa tahap yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Teknik pengumpulan data melalui metode dokumentasi dengan mengambil dokumen atau data-data yang mendukung penelitian Metode tes dipergunakan untuk mengukur hasil belajar siswa yang diajar dengan model teams games tournament. Metode lembar pengamatan untuk mengetahui mengenai kemampuan segi afektif dan psikomotorik siswa dilakukan dengan membuat lembar pengamatan. Teknik Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis diskriptif prosentase. Data penelitian diperoleh dari penilaian siklus 1 dan siklus 2 dilakukan dengan implementasi penggunaan model Teams Games Tournament dalam pembelajaran. Rendahnya daya serap atau prestasi belajar, serta terwujudnya keterampilan proses dan pembelajaran yang menekankan pada peran aktif peserta didik, inti persoalannya adalah bagaimana guru menyampaikan materi secara menarik, sehingga siswa secara perorangan mendapatkan nilai yang maksimal. Keterampilan mengajar guru ini berpengaruh terhadap nilai siswa sehingga sebesar 100% siswa mendapatkan nilai di atas 70