Jurnal FKIP Universitas Mulawarman
Not a member yet
    1871 research outputs found

    Analisis Keterampilan Teknik Servis Panjang Dan Servis Pendek Bulutangkis Pada Atlet Gemilang Badminton Club Samarinda

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan servis panjang dan pendek pada atlet Gemilang Badminton Club Samarinda. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa tes keterampilan servis. Sampel penelitian terdiri dari 15 atlet (11 putra, 4 putri). Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dengan bantuan SPSS 25.0. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor servis panjang sebesar 40,67 dan servis pendek sebesar 56,13. Sebagian besar atlet berada dalam kategori Cukup, dengan 47% memiliki skor servis panjang pada rentang 38–43 dan 53% untuk servis pendek pada rentang 48–63. Hanya 7% atlet yang termasuk kategori Sangat Baik dalam servis panjang dan 13% dalam servis pendek. Sebanyak 26% atlet masuk kategori Kurang dan Sangat Kurang untuk servis panjang, sedangkan 27% pada servis pendek. Disimpulkan bahwa diperlukan latihan yang intensif dan sistematis guna meningkatkan keterampilan servis atlet

    Penguatan Pendidikan Karakter dan Kesadaran Berbudaya melalui Implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Bertema Kearifan Lokal

    No full text
    Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan implementasi kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) bertema kearifan lokal melalui pertunjukan kesenian sebagai upaya penguatan pendidikan karakter dan kesadaran berbudaya peserta didik pada fase E. Kegiatan terdiri dari tahap perencanaan proyek, pelaksanaan proyek, pertunjukan kesenian, serta evaluasi dan refleksi. Dimensi yang digunakan dalam proyek ini adalah berkebinekaan global, kreatif, dan gotong royong. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik analisis data melalui tahapan reduksi data yang digunakan untuk menyajikan data penelitian serta dilanjutkan dengan penarikan kesimpulan.  Data yang dikumpulkan bersumber dari dokumen perencanaan kegiatan, proses observasi, serta dokumentasi digunakan sebagai dasar penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) memberikan pengalaman belajar langsung dalam mempraktikkan budaya dan tradisi lokal sehingga mampu menguatkan karakter dan kesadaran berbudaya peserta didik melalui profil pelajar Pancasila. Diharapkan penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi dampak kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) terhadap perkembangan peserta didik dalam jangka waktu yang lebih lama dan juga lebih fokus pada permasalahan implementasi P5 bagi peserta didik berkebutuhan khusus

    Implementasi Teaching At The Right Level Dalam Pembelajaran Matematika Di Kelas XI 4 SMA Negeri 1 Samarinda

    No full text
    Permasalahan keberagaman kemampuan peserta didik dalam pembelajaran matematika di kelas XI-4 SMA Negeri 1 Samarinda menyebabkan ketimpangan partisipasi siswa selama kegiatan belajar, terutama ketika diterapkan diskusi kelompok heterogen. Siswa berkemampuan tinggi cenderung mendominasi, sementara siswa berkemampuan sedang dan rendah menjadi pasif. Hal ini berdampak pada rendahnya keterlibatan dan pencapaian hasil belajar secara merata. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar matematika melalui implementasi pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) yang dipadukan dengan strategi diferensiasi proses dan konten. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kurt Lewin yang terdiri dari empat tahapan: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 37 peserta didik kelas XI-4, sedangkan objek penelitian adalah proses pembelajaran matematika pada materi statistika regresi. Instrumen yang digunakan berupa asesmen diagnostik kognitif untuk pemetaan awal kemampuan siswa, Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berdiferensiasi, serta asesmen formatif untuk mengukur hasil belajar tiap siklus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk melihat peningkatan capaian belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterlibatan dan hasil belajar siswa setelah penerapan TaRL. Jumlah siswa dalam kategori “kurang” menurun drastis, sementara kategori “baik” dan “sangat baik” meningkat pada siklus II. Refleksi tindakan menunjukkan bahwa pengelompokan homogen berbasis kemampuan awal, disertai LKPD yang disesuaikan, mampu menciptakan pembelajaran yang inklusif, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan belajar siswa. Implikasi dari penelitian ini menguatkan pentingnya pembelajaran berdiferensiasi sebagai pendekatan yang berkeadilan dan mampu mengoptimalkan potensi peserta didik secara merata

    Implementasi Akomodasi Yang Layak Bagi Peserta Didik Tuna Daksa Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Di Kelas Inklusif SMA Negeri 1 Samarinda

    No full text
    Pembelajaran Bahasa Indonesia yang inklusif menuntut adanya akomodasi layak bagi peserta didik berkebutuhan khusus agar dapat berpartisipasi secara optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus terhadap seorang siswa tuna daksa ringan di kelas X-9 SMA Negeri 1 Samarinda. Hasil menunjukkan bahwa penyesuaian aksesibilitas ruang belajar dan pemberian waktu tambahan saat presentasi dapat meningkatkan kenyamanan serta keterlibatan aktif siswa. Selain itu, kepercayaan diri siswa juga berkembang karena merasakan dukungan dari lingkungan yang responsif. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan akomodasi yang sesuai dalam mendukung pembelajaran yang setara

    Pembelajaran PJOK Berbasis Data Fisiologis: Evaluasi Respons Denyut Jantung Siswa Dalam Pembelajaran PjBL Dan TaRL

    No full text
    Permasalahan rendahnya kebugaran jasmani siswa dan minimnya keterlibatan dalam pembelajaran PJOK menjadi tantangan utama dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar. Kurangnya asesmen berbasis data dan pendekatan pembelajaran yang adaptif menghambat peningkatan kapasitas fisik siswa secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi respons fisiologis siswa terhadap pembelajaran PJOK yang menggunakan pendekatan Project-Based Learning (PjBL) dan Teaching at the Right Level (TaRL) dengan indikator utama berupa perubahan denyut jantung (ΔHR) sebelum dan sesudah aktivitas fisik. Penelitian dilakukan terhadap 100 siswa dari empat kelas (X-1, X- 2, X-3, dan X-4) selama sepuluh pertemuan. Data dikumpulkan melalui pengukuran denyut jantung secara langsung menggunakan Teknik pengukuran detak jantung sederhana (hitungan dalam 15 detik x 4), kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan melihat pola ΔHR setiap pertemuan, perbandingan antar kelas, serta perubahan dari pertemuan awal ke pertemuan akhir

    Eksplorasi Etnomatematika Pada Bangunan Masjid Darussalam Blokagung

    No full text
    Matematika adalah bidang ilmu yang bersifat konseptual dan terus berkembang. Dalam proses belajar matematika, sering kali dibahas masalah yang muncul dalam kehidupan sehari-hari. Sementara itu, budaya muncul dari kebiasaan manusia dalam menjalani kehidupan. Berdasarkan hal ini, budaya memiliki hubungan yang kuat dengan matematika, sehingga menciptakan sebuah pembelajaran yang menitikberatkan pada kedua hal tersebut. Hal ini dikenal sebagai etnomatematika. Penelitian ini bertujuan untuk menjelajahi elemen-elemen etnomatematika yang ada dalam arsitektur Masjid Darussalam Blokagung di Banyuwangi, Jawa Timur. Pendekatan etnomatematika dimanfaatkan untuk menghubungkan gagasan-gagasan matematika dengan kebudayaan lokal melalui analisis arsitektur masjid, sebagai usaha untuk memperkaya pembelajaran matematika yang berbasis konteks dan kearifan lokal. Dengan menggunakan metode kualitatif berupa studi etnografi, data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan pengumpulan dokumentasi visual, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masjid Darussalam blokagung terdapat unsur etnomatematika berupa bangun datar dan bangun ruang. Sehingga konsep konsep matematikanya dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan dan memahami dengan melalui budaya lokal

    Pembelajaran Transformasi Geometri Pada Siswa Kelas XI Dengan Pendekatan Etnomatematika

    No full text
    Matematika merupakan ilmu yang bertujuan memudahkan kehidupan manusia, sehingga ada banyak penerapan konsep matematika  dalam kehidupan sehari-hari. Hampir setiap profesi melibatkan penerapan konsep matematika baik secara langsung maupun tidak langsung, salah satunya pembatik. Dalam membuat batik, pola-polanya melibatkan translasi, refleksi, rotasi, dilatasi, dan gabungan beberapa transformasi (komposisi transformasi geometri). Penerapan konsep matematika dalam budaya masyarakat dikenal sebagai etnomatematika. Penelitian ini merupakan lanjutan dari penelitian terdahulu yang dilakukan oleh penulis. Penelitian ini membahas penerapan pembelajaran transformasi geometri dengan pendekatan etnomatematika. Pembelajaran yang dilakukan menggunakan metode pameran, dimana terlebih dahulu siswa dikenalkan dengan etnomatematika khususnya pada batik dengan memaparkan hasil penelitian terdahulu sehingga siswa mendapat gambaran tentang penerapan transformasi geometri dalam pola batik. Selanjutnya siswa akan berkelompok untuk membuat karya terkait etnomatematika dan transformasi geometri. Hasil karya ini kemudian dipamerkan dan dianalisis. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan gambaran kepada siswa tentang penerapan konsep matematika sehingga siswa menyadari penggunaan konsep matematika dalam kehidupan sehari-hari. Hasil kunjungan dari 74 siswa diperoleh data jenis karya yang dikunjungi berupa 8 video, 41 artikel, dan 23 pola batik. Dari karya-karya tersebut menampilkan translasi ada 66, refleksi ada 65, rotasi ada 60, dilatasi ada 58, dan komposisi transformasi geometri ada 2. Kesesuaian pemilihan objek etnik dengan materi matematika khususnya transformasi geometri ada 55, sedangkan yang tidak sesuai ada 6. Penjelasan yang rinci ada 30, dan yang tidak rinci ada 11. Berbagai kesan yang diperoleh siswa yaitu amazing, keren, luar biasa, seru, sangat amat bagus, inspiratif, kreatif, sistematis, menarik, dan informatif

    Pengaruh Pembelajaran Berbantuan Geogebra terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Ditinjau dari Gaya Kognitif

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) apakah terdapat pengaruh pembelajaran Guided Discovery berbantuan GeoGebra terhadap pemahaman konsep matematis siswa, (2) apakah terdapat pengaruh gaya kognitif Field Independent (FI) dan Field Dependent (FD) terhadap pemahaman konsep matematis siswa, dan (3) apakah terdapat interaksi antara model pembelajaran Guided Discovery berbantuan GeoGebra dan gaya kognitif terhadap pemahaman konsep matematis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi-eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Methodist 7 Medan. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan memilih kelas seadanya (tanpa metode acak kelas), dimana kelas X-1 ditetapkan sebagai kelas eksperimen yang menerima pembelajaran Guided Discovery berbantuan GeoGebra, sedangkan kelas X-2 sebagai kelas kontrol yang memperoleh pembelajaran Guided Discovery dengan bantuan Microsoft PowerPoint. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan menggunakan uji ANOVA dua jalur dengan sel tak sama. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada hipotesis pertama, nilai statistik sebesar 49,40 (p > 4,113), sehingga H0A ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan pembelajaran Guided Discovery berbantuan GeoGebra terhadap pemahaman konsep matematis siswa. Untuk hipotesis kedua, diperoleh nilai statistik sebesar 0,001 (p < 4,113), sehingga H0B diterima. Artinya, tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara gaya kognitif FI dan FD terhadap pemahaman konsep matematis siswa. Adapun hipotesis ketiga menunjukkan nilai statistik sebesar 0,965 (p < 4,113), sehingga H0AB diterima yang berarti tidak terdapat interaksi yang signifikan antara pembelajaran Guided Discovery berbantuan GeoGebra dan gaya kognitif terhadap pemahaman konsep matematis siswa

    Kesiapan Sekolah dalam Transisi Kurikulum Merdeka di TK Cut Nya’ Dien Jember

    Full text link
    TK Cut Nya’ Dien, yang sebelumnya menerapkan Kurikulum 2013, saat ini sedang dalam proses transisi menuju Kurikulum Merdeka. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesiapan lembaga dalam menghadapi transisi tersebut. Penelitian dilaksanakan di TK Cut Nya’ Dien yang berlokasi di Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Responden dalam penelitian ini meliputi Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, dan satu orang guru kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan lembaga dalam menghadapi transisi ke Kurikulum Merdeka di TK Cut Nya’ Dien Jember tergolong cukup baik dari segi sumber daya manusia, sarana, prasarana, dokumen, serta proses pembelajaran berbasis Kurikulum Merdeka. Namun, pelaksanaannya masih belum optimal. Hal ini disebabkan oleh kebutuhan waktu yang lebih panjang untuk mempersiapkan sumber daya manusia agar memahami Kurikulum Merdeka secara menyeluruh, pengembangan sarana dan prasarana pendukung kegiatan belajar berbasis pembelajaran mandiri, serta pemahaman dalam penyusunan dokumen dan proses pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan Kurikulum Merdeka

    Aplikasi Teori Psikososial Erik Erikson dalam Pembelajaran di PAUD

    Full text link
    Aplikasi teori Psikososial Erik Erikson dalam pembelajaran di PAUD tidak hanya mendukung perkembangan akademis siswa tetapi juga memperkuat aspek sosial emosional anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aplikasi teori psikososial Erik Erikson dalam pembelajaran di Pendidikan Anak Usia Dini. Metode yang digunakan pada penelitian ini metode kualitatif, teknik pengumpulan data berupa studi literatur atau tinjauan pustaka (Library Research). Pada pembelajaran di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang relevan pada tahap perkembangan ke tiga yaitu tahapan inisiatif vs rasa bersalah diusia 3-5 tahun, usia bermain. Adapun yang harus dilakukan pada tahapan ini di antaranya; pembelajaran dengan pendekatan bermain. Belajar melalui bermain berdasarkan potensi dan perkembangan anak pada usia dini, pendekatan saintifik dan pendekatan tematik terintegratif dapat digunakan untuk membangun cara berpikir anak dan memudahkan pendidik agar bisa memberikan pemahaman terhadap materi yang diberikan. Dengan diterapkannya pendekatan ini diharapkan anak mampu mengembangkan sikap positif, kerjasama, interaksi sosial, memecahkan masalah dan bertanggung jawab. Teori Psikososial Erik Erikson yang mencakup 8 tahap perkembangan manusia, memberikan kerangka belajar yang relevan untuk pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini. Dengan memahami setiap tahap, pendidik dapat menciptakan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan sosial emosional anak serta membangun karakter yang kuat

    1,676

    full texts

    1,871

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal FKIP Universitas Mulawarman
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇