Jurnal FKIP Universitas Mulawarman
Not a member yet
1871 research outputs found
Sort by
Menyesuaikan Asesmen Berdiferensiasi dengan Kebutuhan dan Kemampuan Siswa di TK Ukan Hasupa Kelas B
Keragaman kemampuan pada siswa menjadi tantangan dalam melakukan asesmen kemampuan umum siswa. Situasi seperti ini, asesmen berdiferensiasi tampak menjadi pilihan yang tepat, selain mengukur hasil kemampuan siswa namun juga mengukur proses belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi asesmen berdiferensiasi di TK Ukan Hasupa kelas B sebagai upaya mengakomodasi keragaman kemampuan, minat, dan kebutuhan belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asesmen berdiferensiasi memberikan dampak positif terhadap keterlibatan dan perkembangan siswa, terutama dalam konteks pendidikan anak usia dini. Guru menyesuaikan materi, metode, dan produk asesmen berdasarkan profil belajar masing-masing siswa. Implementasi asesmen ini tidak hanya memperkuat proses pembelajaran yang inklusif, tetapi juga mendorong pengembangan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, dan kolaborasi. Meskipun demikian, pelaksanaannya memerlukan persiapan matang, kompetensi guru yang memadai, serta dukungan sarana dan kerja sama dari seluruh pemangku kepentingan. Penelitian ini menegaskan bahwa asesmen berdiferensiasi selaras dengan prinsip kurikulum merdeka dan relevan diterapkan dalam pendidikan anak usia dini
Analisis Kompetensi Kepribadian Guru PAUD di TK Negeri 03 Tenggarong
Kompetensi kepribadian merupakan aspek penting yang harud imiliki guru PAUD untuk menjadi teladan bagi peserta didik. Penelitian ini bertujuan mengetahui kompetensi kepribadian guru TK Negeri 03 Tenggarong serta upaya pengembangannya di TK Negeri 03 Tenggarong. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan kompetensi guru PAUD TK Negeri 03 Tenggarong telah memenuhi indikator seperti bertindak sesuai dengan norma, agama, hukum, sosial dan budaya Indonesia, dengan menunjukkan perilaku ramah dan santun terhadap anak. Guru juga telah membimbing anak sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing. Upaya pengembangan guru dilakukan melalui pendekatan pembelajaran keterampilan, sinergi kecerdasan IQ, EQ, dan SQ, pelatihan komunikasi, serta keikutsertaan dalam seminar dan program home visit. Maka dapatdisimpulkan bahwa guru di TK Negeri 03 Tenggarong telah memiliki kualitas kepribadian yang baik dalam mendukung proses pendidikan anak usia dini
Meningkatkan pembelajaran bermakna matematika melalui proses abstraksi, formulasi, dan validasi dalam desain didaktis matematis
Pembelajaran matematika dirancang dengan melakukan analisis terhadap keseluruhan karakter dari semua komponen yang terlibat. Ananlisis yang dilakukan salah satunya adalah Analisis Didaktis Pedagogis (ADP). ADP dilakukan agar guru dapat merancang pembelajaran matematika yang dapat membuat siswa terlibat aktif pada proses abstraksi, formulasi, dan validasi. Ketiga proses ini sangat penting dialami oleh siswa agar siswa dapat menemukan sendiri konsep matematika secara utuh dan bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan contoh konkret tentang bagaimana proses abstraksi, formulasi, dan validasi terjadi. Penelitiam ini termasuk penelitian desain yang bersifat kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa analisis yang dilakukan dalam merancang suatu desain didaktis matematis dapat mengcover seluruh respon siswa. Hal ini membuat pembeljaran yang berlangsung dapat berjalan sebagaimana yang diharapkan yaitu meaningful learning mathematics
Efektivitas Penggunaan Media Video Pada Pembelajaran Geografi Terhadap Hasil Belajar Kognitif Peserta Didik Kelas XI SMA Negeri 10 Pontianak
Abstrak
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur efektivitas pembelajaran menggunakan media video terhadap hasil belajar kognitif pada siswa kelas XI di SMA Negeri 10 Pontianak. Desain digunakan dalam penelitian adalah Quasi Eksperimental dengan jenis Non-equivalent Control Group Design. Kelas XI D dipilih sebagai kelas eksperimen, sementara kelas XI E menjadi kelas kontrol. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji t-tidak berpasangan untuk menguji perbedaan rata-rata antara kelompok eksperimen dan kontrol. Sebelumnya, dilakukan pemeriksaan normalitas dan homogenitas data. Berdasarkan hasil penelitian, nilai siswa yang menggunakan video sebagai media pembelajaran adalah 64,77, sedangkan yang menggunakan powerpoint adalah 58,60. Dengan menggunakan uji t, nilai thitung (2,099) melebihi nilai ttabel (1,997), menunjukkan bahwa penggunaan video berpengaruh terhadap hasil belajar kognitif siswa. Ukuran efeknya sebesar 0,5821, menunjukkan pengaruh yang sedang.
Kata kunci: Media Video, Media Powerpoint, Hasil Belaja
Konversi Lahan Pertanian Produktif Akibat Pembangunan Bendungan Napun Gete Didesa Ilinmedo Kecamatan Waiblama Kabupaten Sikka
Pembangunan Bendungan Napun Gete di Desa Ilinmedo, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, mendukung ketahanan pangan nasional. Penelitian ini bertujuan mengetahui peta perubahan lahan produktif tahun 2012 dan 2022 di Desa Ilinmedo, faktor penyebab konversi lahan pertanian menjadi bendungan, alasan petani menjual lahan, serta dampak perubahan lahan setelah pembangunan bendungan. Metode yang digunakan adalah kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan: Penurunan signifikan luas lahan pertanian dari 437 Ha (2012) menjadi 211,549 Ha (2022), dengan konversi Lahan akibat pembangunan bendungan, Kehilangan lahan subur, keterbatasan air minum, dan aksesibilitas yang tidak memadai, Faktor utama penjualan lahan adalah penawaran harga menarik dari pemerintah serta tekanan ekonomi, Manfaat bendungan meliputi ketersediaan air bersih, pengurangan risiko banjir, dan pembangunan infrastruktur jalan yang memudahkan akses masyarakat
EFL Learners’ Self-Efficacy and Learning Strategies in The Learning English
The purposes of this research were (1) to investigate the self-efficacy level and learning strategies of EFL Learners in the learning English at English Education Department of Mulawarman University of Samarinda; (2) to investigate the kind of learning strategies of EFL Learners in the learning English at English Education Department of Mulawarman University of Samarinda; (3) to investigate the correlation between self-efficacy level and learning strategies of EFL Learners in the learning English at English Education Department of Mulawarman University of Samarinda. This research utilized correlation research. The researcher took 100 students in sixth semester at English Education Department of Mulawarman University of Samarinda as the sample in this research. The researcher used a questionnaire as an instrument in this research. The result of this research showed that most of students or 73 (73%) of students had High criteria of self efficacy in learning English speaking. While 8 (8%) of the students had Highest criteria. Therefore, 18 (18%) of the students had Average criteria. Then, one of the students (1%) had lowest criteria. In addition, no one had low criteria. It means that most of the students had High level of self efficacy in learning English speaking. According to result of spearman correlation, the correlation coefficient obtained was 0.167, which means that correlation between learning strategies and self-efficacy have a week correlation, it can be concluded that the relationship between learning strategies and self-efficacy were extremely weak. This also evidenced by the significant value of spearman correlation obtained 0.098 was higher than 0.05 which means that there is no significant correlation between learning strategies and self-efficacy of EFL Learners in English at English Education Department of Mulawarman University of Samarinda
Examining EFL Students' Experiences in Developing Instructional Multimedia for Technology Integration in Educational Courses
This study aimed: (1) to elaborate EFL students’ experiences in developing instructional multimedia on technology in education course; (2) to elaborate the difficulties and the solutions EFL students face in developing instructional multimedia on technology in education course. This study used a case study qualitative research design. The participants of this study were four students of English Education Department at Mulawarman University who were selected with specific criteria. Interview and documentation were used as instruments for this study.The result showed that most of the students in the Technology in Education course had applied their knowledge in creating content in their experience in developing instructional multimedia. The result also showed Based on the results, the difficulties that were found came from content of the material technology, video, managing time, and design
Pre-Service Teachers Adaptability in The Philippines during Student Exchange Program
This research investigates the adaptability skills of pre-service teachers during a student exchange program in the Philippines, focusing on their development and challenges in a new cultural and academic setting. Through qualitative methods, findings highlight cognitive, emotional, and behavioral adaptability, as three participants overcame language barriers, culture shock, and logistical issues. Despite challenges in STEM teaching, cultural norms, and infrastructure, these experiences fostered significant personal and professional growth. The study underscores the transformative role of exchange program in preparing teachers for diverse educational contexts and offers recommendations for stakeholders to enhance program effectiveness
Analisis Gaya Belajar Siswa Kelas 5 Sekolah Dasar Negeri 003 Samarinda Utara Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Melalui Pendekatan Diferensiasi
Motivasi belajar merupakan faktor esensial dalam menentukan keberhasilan siswa dalam proses pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya belajar siswa kelas 5B SDN 003 Samarinda Utara serta pengaruhnya terhadap motivasi belajar melalui penerapan pendekatan diferensiasi. Gaya belajar yang meliputi visual, auditori, dan kinestetik memengaruhi cara siswa menerima dan memahami informasi. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dan pendekatan studi kasus, penelitian ini mengungkap bahwa asesmen diagnostik non-kognitif berperan penting dalam mengidentifikasi preferensi gaya belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran yang disesuaikan dengan gaya belajar siswa mampu meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan kenyamanan dalam mengikuti kegiatan belajar. Guru yang menerapkan pendekatan diferensiasi secara efektif dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan individu siswa
Pengembangan Keterampilan Melalui Pelatihan Pembuatan Kerajinan Akrilik Di SMPN 1 Samarinda
Peningkatan permintaan produk akrilik dan kekurangan tenaga kerja terampil dalam mengolah bahan tersebut telah mendorong dilaksanakannya kegiatan pegabdian ini. Pelatihan pembuatan kerajinan akrilik bagi peserta didik SMP dirancang untuk memberikan keterampilan baru, mengemabngkan kreativitas, menumbuhkan jiwa wirausaha, serta membantu sekolah dalam proyek berkelanjutan. Metode pelaksanaan kegiatan ini meliputi penyampaian materi, praktik, bimbingan, dan pengawasan. Langkah-langkah kegiatan ini dimulai dari persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Diharapkan pelatihan ini dapat memberikan manfaat bagi peserta didik, sekolah, dan mahasiswa penyelenggara. Peserta didik akan meningkatkan keterampilan, kreativitas,d an jiwa kewirausahaan. Sedangkan sekolah memperoleh keuntungan dengan melesatarikan kegiatan pelatihan akrilik dan membangun komunitas yang kuat. Sementara itu, mahasiswa penyelenggara dapat mengembangkan jiwa kepemimpinan, disiplin, dan profesionalisme