Jurnal FKIP Universitas Mulawarman
Not a member yet
1871 research outputs found
Sort by
Eksplorasi etnomatematika pada rumah adat Seddi Ariri To Manurung kabupaten Enrekang
Etnomatematika menjadi suatu pendekatan ilmu pengetahuan matematika yang terintegrasi dengan nilai-nilai kebudayaan dalam suatu fenomena. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui makna filosofi yang terdapat pada rumah adat Seddi Ariri To Manurung, untuk memperlihatkan aktivitas etnomatematika pada rumah adat Seddi Ariri To Manurung, dan mengenalkan konsep geometri pada bangunan rumah adat Seddi Ariri To Manurung. Metode penelitian yang digunakan merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan etnografi. Lokasi penelitian terletak di desa Limbuang, kecamatan Maiwa, kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan. Hasil penelitian diperoleh bahwa rumah adat Seddi Ariri To Manurung memiliki makna filosofi yang berkaitan dengan angka 1 dan 12 pada elemen dan struktur bangunan rumah. Terdapat aktivitas etnomatematika berupa perhitungan dan pengukuran dan terdapat konsep geometri pada rumah adat Seddi Ariri To Manurung diantaranya konsep geometri hubungan antara dua garis. Hasil ini juga memperlihatkan konsep geometri bangun datar dan ruang diantaranya segitiga, persegi panjang, trapesium, belah ketupat, lingkaran, prisma segitiga, balok, limas segitiga, dan bola. Terdapat pula konsep geometri transformasi yaitu konsep translasi dan konsep dilatasi. Implikasi penelitian ini bahwa konsep geometri dapat dieksplorasi melalui kebudayaan berupa rumah adat Seddi Ariri To Manurung di kabupaten Enrekang karena memiliki desain struktural yang unik sehingga mampu menjadi media pembelajaran yang menarik
Identifikasi Aset Nelayan Sungsang dan Pola Menghadapi Perubahan Iklim Global
Wilayah pesisir memainkan peran penting dalam perekonomian global, tetapi populasi nelayan di daerah seperti Sungsang menghadapi tantangan besar akibat perubahan iklim. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi aset nelayan di Sungsang dan pola adaptasi mereka terhadap dampak perubahan iklim global.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas nelayan masih beroperasi dalam skala kecil dengan keterbatasan akses terhadap teknologi modern dan pendidikan yang rendah. Fenomena perubahan iklim seperti kenaikan permukaan air laut, perubahan pola cuaca, serta meningkatnya frekuensi badai dan arus laut menjadi ancaman utama yang menghambat produktivitas mereka. Untuk beradaptasi, nelayan menerapkan berbagai strategi, seperti diversifikasi mata pencaharian melalui usaha sampingan (misalnya, perdagangan makanan dan reparasi kapal), penggunaan alat tangkap yang lebih efisien, serta peningkatan keterlibatan dalam koperasi dan komunitas nelayan.
Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa keberlanjutan mata pencaharian nelayan sangat bergantung pada dukungan kebijakan yang memperhatikan akses terhadap modal usaha, infrastruktur perikanan, serta program mitigasi perubahan iklim. Studi ini menekankan perlunya pendekatan berbasis komunitas dalam mengatasi dampak perubahan iklim dan meningkatkan ketahanan nelayan di Sungsan
Pemanfaatan Limbah Air Kelapa Menjadi Nata de Coco di Kp Cilampunghilir Kabupaten Tasikmalaya sebagai Upaya Pengurangan Limbah Organik
Limbah air kelapa di Kampung Cilampunghilir, Tasikmalaya menimbulkan masalah lingkungan akibat penumpukan limbah organik. Penelitian ini mengkaji pemanfaatan limbah air kelapa menjadi nata de coco sebagai solusi pengurangan limbah organik dan penciptaan nilai ekonomi. Menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi langsung, wawancara mendalam, dan studi literatur di tiga lokasi produksi yang beroperasi sejak 2010. Hasil menunjukkan sistem produksi memiliki kapasitas 6.000 loyang dengan memanfaatkan 9000 liter limbah air kelapa per siklus. Industri menerapkan sistem rotasi tiga lokasi yang mampu menyerap limbah dalam jumlah besar. Usaha ini berkontribusi signifikan terhadap pengurangan limbah organik dan memberikan dampak ekonomi positif melalui penyerapan tenaga kerja serta peningkatan pendapatan masyarakat. Pemanfaatan limbah air kelapa menjadi nata de coco terbukti efektif. Meskipun menghadapi tantangan cuaca dan fluktuasi bahan baku, industri berpotensi berkembang berkelanjutan dengan optimalisasi produksi dan pengelolaan limbah
Penerapan Pewarnaan Graf Pada Penjadwalan Ujian Semester Program Studi Bisnis Digital Menggunakan Algoritma Welch Powell
Penjadwalan ujian akhir semester (UAS) merupakan salah satu aspek penting dalam manajemen akademik yang memerlukan perencanaan yang efisien dan minim konflik. Dalam penelitian ini, diterapkan metode pewarnaan graf menggunakan algoritma Welch-Powell untuk menyusun jadwal UAS pada Program Studi Bisnis Digital. Setiap mata kuliah direpresentasikan sebagai simpul (vertex), sedangkan konflik antara dua mata kuliah—jika memiliki mahasiswa yang sama—direpresentasikan sebagai sisi (edge) pada graf. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meminimalkan jumlah slot waktu ujian yang dibutuhkan tanpa adanya benturan jadwal bagi mahasiswa. Hasil implementasi menunjukkan bahwa algoritma Welch-Powell mampu menghasilkan jadwal yang optimal dengan efisiensi tinggi dalam alokasi waktu ujian. Pendekatan ini dapat menjadi solusi praktis dan terstruktur dalam pengelolaan penjadwalan ujian yang kompleks
Student Perceptions On Reading English Economic Texts
This study investigates the perceptions of Development Economics students regarding their experiences reading English economic texts. The research examined attitudes, challenges, and strategies of 109 first-semester students (31 males, 78 females) enrolled in an English for Economics course. Using a mixed-methods approach, data was collected through a comprehensive perception survey and analyzed using both quantitative and qualitative methods. Results reveal that students perceive economic texts as highly challenging primarily due to specialized terminology, complex sentence structures, and the dual difficulty of mastering both language and content simultaneously. While students acknowledge the importance of English economic texts for their professional development, they report moderate confidence in their reading abilities. The study provides practical implications for English for Specific Purposes (ESP) instruction in economics programs and suggests approaches to enhance students' engagement with English economic texts
Analisis Penggunaan Frame Markers, Transitions, dan Sequence Markers dalam Penulisan Ilmiah Mahasiswa
This study investigates the use of interactive metadiscourse in the background sections of academic papers written by 38 undergraduate students enrolled in the General Compulsory Indonesian Language Course at Universitas Mulawarman in 2025. Grounded in Hyland’s (2005) metadiscourse framework, the research focuses on three key subcategories: frame markers, transitions, and sequence markers. A qualitative descriptive method was employed through document analysis to examine how students deploy these rhetorical strategies to construct coherence and guide readers through their arguments. Each student paper was manually analyzed for the presence and frequency of metadiscourse markers, with findings triangulated by course instructors for validation. The results reveal that most students utilized more than one type of interactive marker in their writing, with 29 students using frame markers and 28 students applying transitions. However, only one student incorporated sequence markers, indicating a limited awareness of this rhetorical device. The intensity of usage varied across individuals, ranging from 6 to 20 occurrences, suggesting differing levels of rhetorical competence and text organization. Students who used metadiscourse more frequently demonstrated stronger cohesion, while those with lower usage tended to produce less structured and more descriptive texts. This study highlights the importance of explicit instruction in academic writing, particularly in metadiscourse, to support students in developing effective rhetorical strategies. The findings offer practical implications for language instruction at the tertiary level and contribute to the broader understanding of how metadiscourse functions in the early stages of academic literacy development in non-English speaking contexts
Penerapan Research-Based Learning (RBL) dalam Pengembangan Kompetensi Analisis Data Mahasiswa
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan Research-Based Learning (RBL) dalam mata kuliah Statistik dan Probabilitas untuk meningkatkan kompetensi analisis data di kalangan mahasiswa. Responden penelitian ini adalah mahasiswa program studi sistem informasi semester 2 Universitas Mulawarman. Penelitian ini menganalisis data skor pre-test dan post-test dari 127 mahasiswa yang terliabt dalam proyek RBL yang menggunakan dataset Kaggle. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam empat indikator kompetensi yaitu berpikir kritis dan analitis, visualisasi data, pemecahan masalah berbasis data, dan komunikasi efektif. Namun sub kemampuan penggunaan Python tidak menunjukkan adanya peningkatan signifikan. Tantangan meliputi pemilihan metode statistik yang tepat dan manajemen waktu. Studi ini menyoroti efektivitas RBL dalam menjembatani pengetahuan teoretis dan penerapan praktis, mempersiapkan mahasiswa untuk lingkungan profesional yang berbasis data
Peningkatan Keterampilan Pembelajaran IPA Guru SD se-Kecamatan Long Mesangat, Kabupaten Kutai Timur
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan pembelajaran guru Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Long Mesangat, Kabupaten Kutai Timur, dalam mengajar mata pelajaran IPA melalui eksperimen sederhana. Masalah utama yang dihadapi adalah minimnya metode pembelajaran berbasis eksperimen yang menyebabkan pembelajaran IPA cenderung teoretis dan kurang menarik. Pelatihan diikuti oleh 25 guru SD, menggunakan metode penyampaian materi teoretis, demonstrasi, dan praktik eksperimen sederhana, seperti percobaan replikasi angin, konsep katrol, rangkaian listrik seri dan paralel, perambatan bunyi, siklus air, dan pembiasan cahaya. Evaluasi melalui kuesioner dan uji tes proporsional menunjukkan bahwa 80% peserta mengalami peningkatan kemampuan yang signifikan pada taraf signifikansi 0,05. Kegiatan ini diharapkan memberikan dampak jangka panjang dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPA di daerah terpencil melalui pembelajaran yang lebih interaktif dan menarik
KERANGKA PENGHIDUPAN BERKELANJUTAN (SLA) MELALUI INOVASI SOSIAL: STUDI KASUS PROGRAM CSR 'HARVEST MOON' PT PLN INDONESIA POWER UNIT BISNIS PEMBANGKITAN (UBP) BANTEN 3 LONTAR
PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Banten 3 Lontar dihadapkan pada tantangan operasional dualistik yang kompleks. Isu ini secara kumulatif menciptakan konteks kerentanan yang berdampak pada kondisi sosial-ekonomi masyarakat sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam dampak program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR) inovatif perusahaan, "Harvest Moon", dalam merespons tantangan tersebut. Dengan menggunakan kerangka kerja Penghidupan Berkelanjutan (Sustainable Livelihoods Approach - SLA) sebagai lensa analitis utama, penelitian ini mengadopsi metodologi studi kasus kualitatif yang diperkuat dengan tinjauan literatur yang ekstensif. Hasil analisis menunjukkan bahwa program "Harvest Moon" secara strategis berhasil mentransformasikan FABA dari limbah menjadi sumber daya produktif dan secara simultan memperluas peluang ekonomi di sektor pertanian, yang secara efektif meredakan tekanan sosial ekonomi. Intervensi program terbukti secara signifikan meningkatkan kelima modal aset penghidupan masyarakat: Modal Manusia (peningkatan keterampilan), Modal Sosial (penguatan kelembagaan kelompok), Modal Alam (konservasi sumber daya), Modal Fisik (pembangunan infrastruktur produktif), dan Modal Finansial (peningkatan potensi pendapatan). Temuan kualitatif ini divalidasi oleh data kuantitatif yang menunjukkan rasio Social Return on Investment (SROI) sebesar 1.66 yang mengindikasikan penciptaan nilai sosial positif, dan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebesar 97%, yang merefleksikan tingkat kepuasan penerima manfaat yang sangat baik. Disimpulkan bahwa "Harvest Moon" merupakan model CSR yang efektif dalam mengubah eksternalitas negatif operasional menjadi katalisator untuk pembangunan aset komunitas yang tangguh dan berkelanjutan
Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Budaya Kampus Di Era Digital Di Lingkungan Stti Bontang
This study explores how the values of Pancasila are implemented in STTI Bontang in the digital era. Using a multiple-case study approach, we conducted online interviews, participatory observations, and document analysis. The results indicate that Pancasila values are reflected in campus life, supported by digital technology such as social media and online learning. Changes are evident in the academic atmosphere and campus technology. In conclusion, STTI Bontang has successfully integrated Pancasila into the digital campus culture, creating a collaborative and innovative environment. The findings emphasize the importance of national values in higher education in the digital era