Rumah Jurnal Unisnu Jepara (Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara)
Not a member yet
416 research outputs found
Sort by
Diseminasi Pertanyaan Pemantik Menuju Pembelajaran Bermakna
Siswa membutuhkan stimulus untuk aktif dalam menyampaikan hasil pemikirannya mengenai sesuatu hal. Stimulus yang diberikan dapat berupa pertanyaan pemantik (merupakan salah satu fokus pada pembelajaran kurikulum merdeka). Melalui pertanyaan pemantik, siswa dapat menyampaikan pemikirannya dalam bentuk pernyataan maupun pertanyaan. Sehingga guru harus mampu mendesign pertanyaan pemantik yang mengarahkan pada pembelajaran bermakna. Mendesign pertanyaan pemantik diperlukan tiga tahapan, yakni: menulis ide, merumuskan pertanyaan pemantik berdasarkan ide, dan menyusun pemahaman bermakna. Dengan pembelajaran bermakna loos learning yang terjadi selama kurang lebih dua tahun akan segera dapat teratasi. Tujuan pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan penguatan melalui pelatihan dalam mendesign pertanyaan pemantik kepada guru-guru. Kemampuan guru dalam mendesign pertanyaan pemantik menjadi kunci dalam mengembangkan pembelajaran bermakna. Metode pelaksanaan kegiatan ini meliputi: sharing bersama guru-guru, praktik dan pendampingan dalam mendesign pertanyaan pemantik. Hasil kegiatan pengabdian berupa desiminasi ini guru-guru lebih mampu mendesign pertanyaan pemantik untuk memberikan pemahaman bermakna kepada siswa. Kegiatan ini mendapatkan perhatian khusus dari para guru yang dibuktikan dengan kehadiran semua guru sebagai peserta. Respon peserta juga sangat bagus, yang dapat dilihat dari keaktifannya pada saat mendesign pertanyaan pemantik dan tanya jawab. Pada akhir kegiatan diperoleh data lebih dari 80% peserta menyatakan puas dengan adanya kegiatan desiminasi pertanyaan pemantik ini
Ziswaf Fundraising and Distribution Strategy during Covid -19 Pandemic at Laziswaf Unida
In March 2020, the world was shaken by an outbreak of the corona virus, the virus first appeared in the Chinese city of Wuhan. Almost all countries are affected by it, including Indonesia. The impact caused by the corona virus is multidimensional social, economic, political, educational, and health. For example in the economic sector, with the issuance of instructions from the government, the lockdown of all economic activities has stopped, and if it continues it will cause a crisis in this field, for zakat institutions this corona virus has an impact on zakat collection. Therefore zakat institutions must innovate in dealing with this pandemic, which indirectly becomes a moment to educate the wider community about the importance of zakat and the effects of it, so as to grow in each of them a culture of sharing and caring for those around them. The purpose of this study is to find out and analyze the right strategy for collecting zakat and distributing it in the wider community, reflecting on what is in the Islamic boarding school environment which has been able to have a significant impact even in a pandemic situation, especially if it is applied to the wider community. The approach used in this paper is descriptive qualitative. The main data source for this paper is information obtained from interviews and observations from the executors of these activities in the hut itself. The conclusion of this paper is that the strategy in implementing zakat activities is very important to support its success. As a whole, we are currently still integrating manual and digital collections. Both of these strategies are still the mainstay
IMPLEMENTASI METODE PROTOTYPE PADA SISTEM INFORMASI DIGITAL ANGKRINGAN BERBASIS WEB DI KECAMATAN MAYONG
Information systems are designed to provide information that interacts systematically and regularly, to make it easier for information seekers to obtain the information they want. Branding can be used to introduce the company's brand and build a positive image and company reputation so that it is always good in the eyes of consumers. Research on Digital Information Systems for Angkringan in Mayong District was designed with the aim of adding and displaying a floor plan of the locations of the angkringan in the Mayong sub-district along with their menus and also the conditions of the surrounding scope so that it can make it easier for people to choose and find the location of the angkringan as desired. The prototype method is used in making this application with the stages: (1) Communication, (2) Quick Plan, Modeling and Quick Design, (3) Construction of Prototype, (4) Development, Delivery and Feedback. This method is proven to facilitate the creation of an angkringan digital information system. The prototype method can be used well in developing web-based angkringan applications in Mayong District. The angkringan digital information system in Mayong District can display angkringan lists, angkringan addresses, angkringan products, whatsapp links and angkringan google maps.Sistem informasi dirancang untuk menyediakan suatu informasi yang saling berinteraksi secara sistematis dan teratur, untuk memudahkan pencari informasi memperoleh informasi yang di inginkan. Branding dapat digunakan untuk mengenalkan brand perusahaan dan membangun citra positif dan reputasi perusahaan agar selalu bagus di mata konsumen. Penelitian tentang Sistem Informasi Digital pada Angkringan Kecamatan Mayong dirancang dengan tujuan untuk menambahkan serta menampilkan peta denah lokasi angkringan yang terdapat di kecamatan Mayong beserta menunya dan juga kondisi ruang lingkup disekitarnya sehingga dapat memudahkan masyarakat untuk memilih dan mencari lokasi angkringan sesuai yang diinginkan. Metode prototype digunakan dalam pembuatan aplikasi ini dengan tahapan : (1) Communication, (2) Quick Plan, Modelling dan Quick Design, (3) Contruction of Prototype, (4) Development, Delivery and Feedback. Metode tersebut terbukti dapat mempermudah pembuatan sistem informasi digital angkringan. Metode prototype dapat digunakan dengan baik dalam pengembangan aplikasi angkringan berbasis web di Kecamatan Mayong. Sistem informasi digital angkringan di Kecamatan Mayong dapat menampilkan daftar angkringan, alamat angkringan, produk angkringan, link whatsapp dan google maps angkringan
USABILTY TESTING GAME PUBG MOBILE DENGAN METODE SYSTEM USABILTY SCALE (SUS)
ABSTRAK
Permainan simple disituasi ini sangatlah besar yaitu game mobile. Game sangat sederhana ini, lebih gampang dioprasikan dibandingkan game degan peralatan lengkap . game sederhana itu ialah Player unknown battle ground (PUBG Mobile) game yang sudah diunduh mencapai 1 Miliar pada tahun 2021.Projek ini berfungsi untuk dapat mengetahui hasil uji respon pengguna aplikasi PUBG mobile menggunakan metode system usability scale (Sus). System Usability Scale (SUS) adalah salah satu dari banyak banyaknya usability testing method dalam Human-Computer and Interaction (HCI). SUS sangat mudah dan popular karena sangat mudah dijalankan dan sangat praktis digunakan saat melakukan perhitungan. SUS mulai diperkenalkan oleh Jhon Broke pada tahun 1986 di Digital [1]
P Perencanaan Struktur Gedung Perkuliahan Dan Aula 7 Lantai
To build a new lecture building with adequate and optimal facilities, it is necessary to plan well. It is expected to withstand the impact of earthquake shocks through the formation of ductile inelastic responses in certain selected structural components. The structural planning of this 7-storey lecture and hall building refers to several guidelines, including: Planning Procedures for Structural Concrete Requirements for Building Structures SNI 2847: 2019. And Earthquake Resistance Planning Standards for Building and Non-Building Structures SNI 1726-2019. And Minimum Design Loads and Related Criteria for Buildings and Other Structures SNI 1727: 2020. As well as the Guidelines for Loading Planning for Houses and Buildings (PPPURG 1987). And Specifications for Structural Steel Buildings SNI 1729: 2020. As well as the Indonesian Steel Building Planning Guidelines (PPBBI) SNI 1729: 2020. The structural planning of the 7-storey lecture building and hall in Semarang includes the planning of the upper structure and the lower structure. The upper structure includes planning the roof, beams, columns, and floor plates of the building. While the lower structure includes pile foundation planning. The loadings reviewed for structural element planning are dead loads, live loads, and earthquake loads.Untuk merencanakan gedung perkuliahan baru dengan fasilitas yg mencukupi serta maksimal, butuh dilakukan perencanaan dengan baik. Diharapkan bisa menahan dampak guncangan gempa melalui terjadinya repons inelastis yang daktail di komponen- komponen struktur tertentu yg diseleksi. Perencanaan struktur gedung perkuliahan dan aula 7 lantai ini mengacu pada sebagian panduan, antara lain: adat perencanaan persyaratan beton struktural buat bangunan gedung sni 2847: 2019. Serta baku perencanaan ketahanan gempa buat struktur bangunan gedung dan non gedung sni 1726- 2019. Serta beban desain minimum dan kriteria terpaut buat bangunan gedung dan struktur lain sni 1727: 2020. Dan panduan perencanaan pembebanan buat rumah serta gedung (pppurg 1987). Dan spesifikasi buat bangunan gedung baja struktural sni 1729: 2020. Serta panduan perencanaan bangunan baja indonesia (ppbbi) sni 1729: 2020. Perencanaan struktur gedung perkuliahan serta aula 7 lantai di semarang ini mencakup perencaan struktur atas dan struktur dasar. Struktur atas meliputi perencanaan atap, balok, kolom, serta pelat lantai gedung. Sebaliknya struktur dasar meliputi perencanaan pondasi tiang pancang. Pembebanan yg ditinjau buat perencanaan elemen struktur ialah beban mati, beban hidup, serta beban gempa
ANALISIS RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DENGAN HIRADC (STUDI KASUS : PEMBANGUNAN/REHABILITASI GEDUNG KEJAKSAAN TINGGI PROVINSI KALIMANTAN TENGAH)
Risk is the combination of the likelihood of a hazardous event or exposure with the severity of injury or impairment to health caused by the event or exposure. Every activity carries a risk of success or failure. The purpose of this study is to identify the construction and determine the assessment for each work item. The results of the hazard identification process that can occur include dehydration / heat exhaustion; back pain; inhalation of dust / cement; errors in lifting, shifting, and moving; inhalation of paint and thinner odors; exposed to sharp objects. By combining opportunities and consequences, the work items with the highest risk of hazards are mechanical electrical plumbing with 24 risks, the second highest risks are structural and architectural work with 14 risks each, and the lowest risk level is in preparation work with 3 risks.Risiko adalah kombinasi dari kemungkinan suatu kejadian berbahaya atau paparan dengan keparahan dari cidera atau gangguan Kesehatan yang disebabkan oleh kejadian atau paparan tersebut. Setiap aktivitas mengandung risiko untuk berhasil atau gagal. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi konstruksi tersebut dan mengetahui penilaian untuk setiap item pekerjaan. Hasil proses identifikasi bahaya yang dapat terjadi diantaranya adalah dehidrasi/kepanasan; sakit pinggang; terhirup debu/semen; kesalahan dalam mengangkat, menggeser, dan memindahkan; terhirup bau cat dan thinner; terkena benda tajam. Dengan mengkombinasi antara peluang dan konsekuensi diperoleh item pekerjaan yang memiliki risiko bahaya yang cukup banyak yaitu pekerjaan mekanikal elektrikal plumbing dengan jumlah risiko sebanyak 24 risiko, jumlah risiko tertinggi kedua adalah pekerjaan struktur bawah dan pekerjaan arsitektur dengan masing masing 14 risiko, dan tingkat risiko terendah yaitu pada pekerjaan persiapan dengan 3 risiko
Analisis Manajemen Konstruksi Jembatan Kenet Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta
Construction management is the study and practice of the managerial and technological aspects of the construction industry. Construction management can also be interpreted as a business capital carried out by construction consultants in providing advice and assistance in a development project. crowded because this bridge is a connecting access and alternative route to tourist sites in the area. The purpose of this study is to determine the estimated time and cost required to complete this Kenet Bridge Project. The research method used is descriptive quantitative method which focuses on data in the form of numbers or thematics that can be processed and analyzed to produce the necessary data. And for data analysis in this study, including calculation of work volume, work duration, barchart, cost management analysis, cash flow, budget plan, critical path method, and s-curve The results of this study are: 1) Time required to complete This Kenet Bridge Project is estimated to be completed within 190 days (30 weeks), 2) and the estimated cost required for this Kenet Bridge Project is Rp. 9,282,000,000.00 (Nine Billion Two Hundred Eighty Two Million Rupiah).Manajemen konstruksi adalah studi dan praktik manajemen dan aspek teknis industri konstruksi. Manajemen konstruksi juga dapat diartikan sebagai modal komersial yang dilakukan oleh konsultan konstruksi dalam memberi nasihat dan membantu dalam proyek pembangunan. Proyek Jembatan Kenet ini bertujuan untuk mengganti struktur jembatan lama dengan struktur baru untuk lebih memberikan rasa aman terhadap laju lalu lintas yang semakin hari semakin ramai karena jembatan ini merupakan akses penghubung dan jalur alternatif menuju lokasi wisata di daerah tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui estimasi waktu dan biaya yang dibutuhkan untuk menyelesaikan Proyek Jembatan Kenet serta menghasilkan metode rancangan kerja dalam bentuk kurva S. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Kuantitatif Deskriptif yang memfokuskan pada data-data berbentuk angka atau tematik yang dapat diolah dan dianalisis sehingga menghasilkan data-data yang diperlukan. Dan untuk analisa data pada penelitian ini antara lain perhitungan volume pekerjaan, durasi pekerjaan, barchart, analisa manajemen biaya, cash flow, rencana anggaran biaya, critical path method, dan kurva-s Hasil dari penelitian ini adalah: 1) Waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan Proyek Jembatan Kenet ini perkiraan selesai dengan tempo 190 Hari (30 Minggu), 2) Dan perkiraan biaya yang dibutuhkan untuk Proyek Jembatan Kenet ini sebesar Rp 9.282.000.000,00 (Sembilan Milyar Dua Ratus Delapan Puluh Dua Juta Rupiah)
The effect of flexing and personal branding on social media on the lifestyle of milenial Islamic students in Yogyakarta Indonesia
This research motivated by the widespread behavior of flexing to promote personal branding by figures or public figures on social media. This research was conducted on millennial students in Yogyakarta, a research sample of 100 people was taken from millennial students who live and have the habit of living in Islamic boarding schools. The research method used is a descriptive quantitative method. The conclutions of this research that flexing variable (X1) has an effect on the lifestyle of millennial Islamic students by ( 1,824 ) or 18.24% and the personal branding variable (X2) has an effect on the lifestyle of millennial Islamic students partially by (3,239) or 32.39%. Based on the determination test, the variables X and Y have a joint effect of (4.023) or 40.23% and the rest are influences from outside these variables, which are equal to 50.77%..  
The Perceived Applicability of Coaching Skills among Human Resource Business Partners of South African State-Owned Entities
Objective: HRBPs working in the State-owned entity (SOE) industry face a few challenges that inhibit them from being true partners to senior management teams. This research concentrated on whether coaching skills could be included in the Human Resource Business Partner (HRBP) competency model and assist HRBPS in their engagement with senior managers. Research Design & Methods: A qualitative research design was selected to gain insights from the perspectives of HRBPs employed in SOEs in Gauteng, South Africa. All participants had over two years of relevant HRBP experience and participated in a semi-structured interview to solicit their perspectives. The data was consequently analysed using thematic analysis. Findings: The key findings are that the SOE industry is complex to navigate due to the high levels of red tape and capacity constraints. The benefits of coaching, which include enhanced levels of organisational performance and leadership self-awareness, will be achieved in the engagement between HRBPs and senior managers. Furthermore, additional training of all HRBPs on the proposed coaching skills was supported as it was found to be a probable solution to re-position HRBPs as strategic business partners. Contribution & Value Added: This paper positions coaching as a central skill for HRBPs, specifically in the SOE environment in South Africa, by combining two leading competency frameworks, the Ulrich and GSAEC competency frameworks. Although HR is an established field, coaching is relatively emerging with limited frameworks for the profession. This paper addresses the need for guiding frameworks where the two professions intersect
Analysis of Signalless Four-way Intersection Congestion at Jalan Kyai Sampang, Demak Regency
An intersection is a part of a road segment where currents from various directions or directions intersect. This results in congestion along the intersection arm. This intersection is located in the center of Demak Regency, an unsignalized intersection with 4 arms on Jalan Kyai Sampang, Jalan Kyai Singkil, Jalan Sultan Fatah towards Kudus and Jalan Sultan Fatah towards Semarang which is located in the market area, offices, residential areas and schools.
This research was conducted to determine the performance of the intersection, especially with regard to the operational conditions of the intersection as indicated by the value of capacity, degree of saturation, delay, and queuing opportunities. Then after the analysis, it is also obtained that the capacity value at the intersection is 1634 smp/hour. Analysis of the value of the degree of saturation (DS) obtained DS results amounted to 0.79 smp/hour. Delay analysis (D) results in a delay of 13.33 smp/hour. Then the analysis of queuing opportunities obtained the results of queuing opportunities of 64.6% - 132.5%.Persimpangan adalah bagian dari ruas jalan dimana arus dari berbagai arah atau jurusan bersilangan. Hal ini mengakibatkan terjadinya kemacetan di sepanjang lengan simpang. Simpang ini berada di pusat Kabupaten Demak, simpang tak bersinyal dengan 4 lengan di jalan Kyai Sampang, jalan Kyai Singkil, jalan Sultan Fatah arah Kudus dan jalan Sultan Fatah arah Semarang yang berada pada daerah pasar, perkantoran, pemukiman dan sekolah .
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kinerja simpang terutama yang berkaitan tentang kondisi operasional simpang yang ditunjukan dengan nilai kapasitas, derajat kejenuhan, tundaan, dan peluang antrian. Kemudian setelah di analisis, didapat pula nilai kapasitas yang ada di persimpangan tersebut berjumlah 1634 smp/jam. Analisa nilai derajat kejenuhan (DS) didapat hasil DS berjumlah 0,79 smp/jam. Analisa tundaan (D) didapat hasil tundaan 13,33 smp/jam. Kemudian analisa peluang antrian didapat hasil peluang antrian sebesar 64,6% - 132,5.