Journal of STIM Shanti Bhuana
Not a member yet
100 research outputs found
Sort by
UNDERGROUND ECONOMY DALAM SEBUAH PERSPEKTIF
This article aims to describe the activities of underground economic actors. This article is a literature review of several empirical studies in Indonesia and the world in examining or resolving the impact of the existence of these economic activities. There are several terms used in each country from the underground economy, such as black economy, shadow economy and unofficial economy. Every country, both developed and developing countries, have experienced underground economic activity that continues to increase so that biased measurement often occurs, which is caused by indicators of underground economy that cannot be measured clearly and this economic activity can harm state revenues. The driving force of the underground economy is an increase in the tax burden (directly or indirectly), combined with labor market regulations and the quality of public goods and services, as well as properly measured economic conditions. The need for systematic oversight to reduce the number of corruption by providing convenience to the community through the E-Government program as a direction for the creation of Good Governance.
DAMPAK PETI TERHADAP PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN
Pembangunan berkelanjutan merupakan pembangunan yang pada saat ini menjadi tantangan bagi setiap daerah untuk memenuhi kesejahteraan masyarakat yang masih mengalami ketertinggalan. Hal ini tentu menjadi tugas yang harus dilaksanakan agar dapat memenuhi kebutuhan hidup pada masa kini demi kesejahteraan masyarakat, tidak hanya itu pembangunan berkelanjutan juga harus memerhatikan pemanfaatan lingkungan dan kelestarian lingkungannya supaya tetap terjaga sehingga dapat di nikmati oleh generasi-generasi yang akan datang dengan memanfaatkan sumber daya alam yang ada salah satunya adalah pertambangan (emas). Pertambangan yang dilakukan dengan Izin dari pemerintah tentunya tidak akan merusak lingkungan karena kegiatan pertambangan dilakukan sesuai dengan kaidah-kaidahnya, tetapi pertambangan emas tanpa izin (illegal meaning) yang dilakukan secara besar-besaran dan tidak memenuhi standar operasional oleh masyarakat tentunya memberikan dampak yang buruk bagi masyarakat dan juga lingkungannya yaitu dapat merusak lingkungan dan pencemarkan lingkungan, dengan demikian hal tersebut memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap pembangunan berkelanjutan. Emas merupakan salah satu kekayaan alam yang dimiliki oleh negara Indonesia. Kegiatan penambangan emas diharapkan dapat mendorong lajunya pertumbuhan ekonomi yang dapat menjadi patokan untuk pembangunan berkelanjutan. Namun, Penambangan emas tanpa izin yang dilakukan secara besar-besaran dan tidak sesuai dengan standar operasional memberikan dampak buruk bagi masyarakat dan lingkungannya sehingga hal tersebut juga memberikan pengaruh yang besar terhadap pembangunan berkelanjutan. Pembangunan berkelanjutan menjadi tantangan dan tugas setiap daerah yang harus dilaksanakan untuk memenuhi kesejahteraan masyarakatnya serta untuk generasi pada masa mendatangPembangunan berkelanjutan merupakan pembangunan yang pada saat ini menjadi tantangan bagi setiap daerah untuk memenuhi kesejahteraan masyarakat yang masih mengalami ketertinggalan. Hal ini tentu menjadi tugas yang harus dilaksanakan agar dapat memenuhi kebutuhan hidup pada masa kini demi kesejahteraan masyarakat, tidak hanya itu pembangunan berkelanjutan juga harus memerhatikan pemanfaatan lingkungan dan kelestarian lingkungannya supaya tetap terjaga sehingga dapat di nikmati oleh generasi-generasi yang akan datang dengan memanfaatkan sumber daya alam yang ada salah satunya adalah pertambangan (emas). Pertambangan yang dilakukan dengan Izin dari pemerintah tentunya tidak akan merusak lingkungan karena kegiatan pertambangan dilakukan sesuai dengan kaidah-kaidahnya, tetapi pertambangan emas tanpa izin (illegal meaning) yang dilakukan secara besar-besaran dan tidak memenuhi standar operasional oleh masyarakat tentunya memberikan dampak yang buruk bagi masyarakat dan juga lingkungannya yaitu dapat merusak lingkungan dan pencemarkan lingkungan, dengan demikian hal tersebut memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap pembangunan berkelanjutan. Emas merupakan salah satu kekayaan alam yang dimiliki oleh negara Indonesia. Kegiatan penambangan emas diharapkan dapat mendorong lajunya pertumbuhan ekonomi yang dapat menjadi patokan untuk pembangunan berkelanjutan. Namun, Penambangan emas tanpa izin yang dilakukan secara besar-besaran dan tidak sesuai dengan standar operasional memberikan dampak buruk bagi masyarakat dan lingkungannya sehingga hal tersebut juga memberikan pengaruh yang besar terhadap pembangunan berkelanjutan. Pembangunan berkelanjutan menjadi tantangan dan tugas setiap daerah yang harus dilaksanakan untuk memenuhi kesejahteraan masyarakatnya serta untuk generasi pada masa mendatan
RANCANGAN MODEL MANAJEMEN BUMDES PADA DESA SEREN SELIMBAU KABUPATEN BENGKAYANG
Pembentukan Badan Usaha Milik Desa yang selanjutnya disebut BUMDes merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan ekonomi desa. Namun implementasi BUMDes belum sepenuhnya dilaksanakan oleh seluruh desa yang ada di Indonesia. Desa Seren Selimbau merupakan salah satu desa yang yang termasuk desa tertinggal di wilayah Kabupaten Bengkayang. Desa Seren Selimbau sudah memiliki BUMDes namun pengelolaan manajemennya belum efektif sehingga belum memberikan dampak yang positif pada perekonomian masyarakat desa. Penelitian ini mengunakan penelitian deskriptif kualitatif. Fokus penelitian diarahkan pada kegiatan manajemen BUMDes, sehingga pada akhirnya dapat direkomendasikan rancangan model manajemen yang dapat diterapkan oleh Desa Seren Selimbau, Kecamatan Lumar, Kabupaten Bengkayang
UKM HIDROPONIK DAN UKM ORGANIK SEBAGAI WADAH PRAKTIK KEWIRAUSAHAAN DI STIM SHANTI BHUANA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran UKM Hidroponik dan UKM Organik sebagai wadah praktik kewirausahaan mahasiswa STIM Shanti Bhuana dan kaitannya dengan pembangunan berkelanjutan, sehingga hasil penelitian ini dapat menunjukkan manfaat adanya UKM Hidroponik dan UKM Organik di STIM Shanti Bhuana beserta kaitan dan keselarasannya dengan konsep pembangunan berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah Studi Literatur. Adapun penelitian ini dilakukan di Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Shanti Bhuana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UKM Hidroponik dan UKM Organik dapat menjadi wadah yang tepat bagi mahasiswa STIM Shanti Bhuana dalam praktik kewirausahaan dan membantu perkembangan dan keterampilan para mahasiswa. Manfaat lainnya yaitu penerapan UKM Hidroponik dan UKM Organik ini sejalan dengan beberapa poin penting dalam konsep pembangunan berkelanjutan
PENGUATAN KETAHANAN PANGAN DALAM MENINGKATKAN EKONOMI RUMAH TANGGA PETANI DALAM MENGENTASKAN KEMISKINAN
Penelitian ini membahas mengenai ketahanan pangan dalam meningkatkan ekonomi rumah tangga dan mengentaskan kemiskinan studi mengenai kelompok wanita tani suku dayak bakati di pedalaman dimana kabupaten Bengkayang merupakan Daerah yang berbatasan langsung dengan Negara Malaysia. Sehingga apakah faktor tersebut yang mempengaruhi proses dalam meningkatkan ekonomi rumah tangga khusus pendapatan bagi wanita petani. Kalimantan Barat khususnya Desa Suka maju merupakan wilayah agraris yang rata-rata masyarakat bekerja sebagai petani dimana pangan menjadi andalan masyarakat di Desa Suka maju. Penelitian ini telah diobservasi sebelumnya yakni di Desa Suka Maju Kecamatan Sungai Betung, Kabupaten Bengkayang yang merupakan daerah pedalaman yang berbatasan langsung dengan Negara Malaysia. Lokasi ini sangat menarik dikarenakan Desa terpencil, pedalaman yang berbatasan langsung dengan Negara Malaysia dan mayoritas penduduk suku Dayak Bakati. Penelitian ini dilakukan dengan tiga tahapan. Tahapan pertama dilakukan dengan studi literatur dan tahapan kedua dengan pendekatan kualitatif fenomenologi dan focus group discussion (FGD). Proses penelitian ini akan menghabiskan waktu satu tahun. Faktor-faktor penyediaan pangan, lingkungan dan peran wanita sangat berperan penting hal ini dikarenakan Ketidakmampuan untuk menyediakan pangan bagi rumah tangga dikarenakan daya beli rendah
SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGs) DALAM KONSEP GREEN ECONOMY UNTUK PERTUMBUHAN EKONOMI BERKUALITAS BERBASIS EKOLOGI
Artikel ini bertujuan untuk mendefinisikan konsep Green Economy dalam mengimplementasikan ke arah pencapaian pertumbuhan ekonomi hijau (green growth) dan Sustainable Development Goals (SDGs) dengan memperhatikan tiga aspek yaitu aspek politik, aspek sosial dan aspek ekonomi dalam mengambil sebuah kebijakan. Ulasannya berupa definisi, strategi kebijakan Green Economy, indikator pengukuran Green Economy dan implementasi green economy negara Thailand dan Ethopia yang dapat digunakan sebagai acuan dalam mengimplementasikan green economy. Sedangkan untuk negara Indonesia indikator green economy diukur dengan variabel PDB hijau dengan menambahkan biaya kerusakan lingkungan yaitu tingkat deplesi dan degradasi lingkungan
STRATEGI PEMASARAN SAYUR ORGANIK FRYSIA MELALUI ANALISIS 4P DAN STP
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemasaran 4P (Product, Price, Place (Packaging), Promotion) produk sayur organik FRYSIA berdasarkan analisis SWOT, dan untuk mengetahui STP (segmenting, targeting, positioning) produk sayur organik FRYSIA. Penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif, pemilihan sampel dengan metode purposive sampling dengan jumlah narasumber sebelas orang. Teknik analisis didalam penelitian ini menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi pemasaran usaha sayur organik FRYSIA berada pada posisi growth yang berarti bahwa strategi yang sudah digunakan berkembang namun perlu memperhatikan indikator harga karena indikator harga yang membuat volume penjualan menurun. Segmenting sayur organik FRYSIA berdasarkan pendapatan dan gaya hidup dan targeting dari sayur organik FRYSIA adalah masyarakat menegah ke atas yaitu Pegawai Sipil. Karena peluang usaha masih banyak dan masih minim pesaing yang yang membuka usaha di bidang pertanian sayur organik. Positioning usaha sayur organik FRYSIA dengan memperhatikan kualitas produk dan menjadikan kualitas sebagai keunggulan bagi usaha syaur organik FRYSIA yang akan di tonjolkan kepada konsume
ANALISIS PENERAPAN E-COMMERCE DENGAN SISTEM DROPSHIPPING TERHADAP KEPERCAYAAN, MINAT DAN KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN
Dengan berkembang pesatnya e-commerce di Indonesia berdampak pada potensi peningkatan ekonomi di Indonesia, salah satunya e-commerce yang menggunakan sistem dropshipping. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya pengaruh penerapan e-commerce dengan sistem dropshipping terhadap kepercayaan, minat dan keputusan pembelian konsumen. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan jumlah responden sebanyak 30 orang yang pernah melakukan transaksi pembelian khususnya di TENY ONLINEshop yang menggunakan sistem dropshipping. Tehnik analisa data menggunakan analisa regresi linear sederhana. Dari hasil analisa data yang didapat, telah menjawab hipotesis bahwa adanya pengaruh penerapan e-commerce yang berbasis dropshipping terhadap kepercayaan konsumen sebesaar 14,1%, minat konsumen sebesar 18%, dan untuk keputusan pembelian sebesar 24,8%
STRATEGI DIFERENSIASI PRODUK LINE UNTUK MENARIK MINAT KONSUMEN
Perkembangan perekonomian di Indonesia yang cukup pesat saat ini menuntut setiap pelaku usaha untuk mampu bersaing terhadap kompetitor, ditambah lagi dengan banyaknya variasi barang yang menyebabkan persaingan semakin ketat. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui bagaimana strategi diferensiasi produk LINE dalam menarik minat konsumen. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Berdasarkan hasil kuesinoner ditemukan bahwa rempeyek LINE menggunakan strategi diferensiasi dalam menarik minat konsumen. Strategi diferensiasi yang digunakan yaitu: keistimewaan (rasa), kualitas kesesuaian (harga), daya tahan (kualitas), dan rancangan/desain (kemasan). Sehingga dari strategi diferensiasi yang digunakan oleh rempeyek LINE dapat manarik minat konsumen dalam membeli produk. Selain itu minat beli dapat diindetifikasi melalui minat transaksional yaitu kecenderungan seseorang untuk membeli produk dan minat referensial yaitu kecenderungan seseorang mereferensikan produk kepada orang lain. Berdasarkan Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi diferensiasi yang digunakan oleh rempeyek LINE dapat menarik minat beli konsumen karena adanya keistimewaan (rasa), kualitas kesesuaian (harga), daya tahan (kualitas), dan rancangan/desain (kemasan).Perkembangan perekonomian di Indonesia yang cukup pesat saat ini menuntut setiap pelaku usaha untuk mampu bersaing terhadap kompetitor, ditambah lagi dengan banyaknya variasi barang yang menyebabkan persaingan semakin ketat. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui bagaimana strategi diferensiasi produk LINE dalam menarik minat konsumen. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Berdasarkan hasil kuesinoner ditemukan bahwa rempeyek LINE menggunakan strategi diferensiasi dalam menarik minat konsumen. Strategi diferensiasi yang digunakan yaitu: keistimewaan (rasa), kualitas kesesuaian (harga), daya tahan (kualitas), dan rancangan/desain (kemasan). Sehingga dari strategi diferensiasi yang digunakan oleh rempeyek LINE dapat manarik minat konsumen dalam membeli produk. Selain itu minat beli dapat diindetifikasi melalui minat transaksional yaitu kecenderungan seseorang untuk membeli produk dan minat referensial yaitu kecenderungan seseorang mereferensikan produk kepada orang lain. Berdasarkan Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi diferensiasi yang digunakan oleh rempeyek LINE dapat menarik minat beli konsumen karena adanya keistimewaan (rasa), kualitas kesesuaian (harga), daya tahan (kualitas), dan rancangan/desain (kemasan)
PERAN SELF EFFICACY TERHADAP KEMAMPUAN BERWIRAUSAHA MAHASISWA STIM SHANTI BHUANA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran self efficacy terhadap kemampuan berwirausaha mahasiswa STIM Shanti Bhuana pada Program Studi Kewirausahaan, sehingga hasil penelitian ini dapat munjukkan salah satu faktor yang turut berperan dalam kemampuan berwirausaha. Metode penelitian yang digunakan adalah metode campuran atau mix method. Adapun penelitian ini dilakukan di Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Shanti Bhuana, dengan subjek penelitian adalah mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Shanti Bhuana angkatan 2017 yang berjumlah 26 mahasiswa. Teknik tes digunakan untuk mengambil data kemampuan berwirausaha pada Program Pendidikan Kewirausahaan, sedangkan self efficacy diambil dengan menggunakan angket dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self efficacy memiliki peran terhadap kemampuan berwirausaha yang dibuktikan melalui uji pengaruh dengan besarnya pengaruh 20,1% serta hasil analisis wawancara yang menunjukkan bahwa mahasiswa dengan self efficacy tinggi memiliki kemampuan berwirausaha yang baik jika dibanding dengan mahasiswa dengan self efficacy yang rendah