Widya Mandala Surabaya Catholic University in Madiun City Campus Repository
Not a member yet
2000 research outputs found
Sort by
Imagery and symbol describing virginity in William Blake’s “The Sick Rose”
Penelitian ini bertujuan membahas simbol dan pencitraan berhubungan dengan keperawaan dalam puisi William Blake berjudul “The Sick Rose”. Ada dua pembahasan, yaitu symbol yang berhubungan dengan keperawaan dan pencitraan yang berhubungan dengan keperawaan dalam puisi William Blake tersebut. Teori dasar yang relevan dengan puisi adalah teori symbol dan pencitraan. Ada tujuh macam pencitraan. Teori pendukung adalah teori keperawaan. Metode penelitian yang digunakan adalalah metode dekriptif, dan penelitian kepustakaan digunakan sebagai teknik pengumpulan data. Ada dua pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu pendekatan structural dan formalistik. Hasil penelitian ini, yaitu ada beberapa simbol yang berhubungan dengan keperawanan dalam puisi William Blake yang berjudul “The Sick Rose”. Simbol tersebut adalah wanita, organ kelamin laki-laki, dan kehilangan keperawanan. Simbol-simbol tersebut digambarkan secara impisit dalam baris-baris puisi “The Sick Rose”. Pencitraan yang ada dalam penelitian ini adalah pencitraan visual, suara dan organic. Hamper sama dengan simbol-simbol, pencitraan juga digambarkan secara implicit dalam baris-baris puisi “The Sick Rose”
Efektivitas model pembelajaran problem solving untuk meningkatkan prestasi belajar matematika dan kemampuan berpikir lateral siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Madiun
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) apakah model pembelajaran problem solving mampu meningkatkan prestasi belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Madiun, (2) apakah model pembelajaran problem solving
mampu meningkatkan kemampuan berpikir lateral siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Madiun. Penelitian ini merupakan penelitian pre-experimental karena tidak terdapat kelompok kontrol. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas VIII SMP Negeri 4 Madiun Tahun Pelajaran 2017/2018, dengan sampel kelas VIII E dengan 28 siswa.
Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes yaitu tes prestasi belajar dan tes kemampuan berpikir lateral yang digunakan untuk mengetahui prestasi belajar matematika dan kemampuan berpikir lateral. Sebelum tes prestasi belajar dan tes kemampuan berpikir lateral digunakan, terlebih dahulu instrumen tersebut divalidasikan dengan meminta pertimbangan pada validator ahli (dosen) dan
validator praktisi (guru bidang studi pendidikan matematika) untuk mengetahui validitasnya dan kemudian diujicobakan untuk mengetahui reliabilitasnya.
Berdasarkan hasil relibilitas tersebut maka dapat disimpulkan bahwa semua instrumen penelitian dikatakan reliabel. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata untuk prestasi belajar matematika siklus I = 89,50,dan simpangan bakunya = 1,78, rata-rata untuk prestasi belajar matematika siklus II = 70,19 dan simpangan bakunya = 22,66, untuk rata-rata kemampuan berpikir lateral siklus I = 59,48, simpangan bakunya = 24,31, rata-rata kemampuan berpikir lateral siklus II
= 74,13, simpangan bakunya = 24, 44 dengan jumlah siswa adalah 28.
Dengan menggunakan uji nonparametrik uji tanda dua sampel berpasangan pada taraf nyata 0,05 diperoleh untuk permasalahan pertama yaitu prestasi belajar matematika diperoleh kesimpulan bahwa model problem solving tidak dapat meningktkan prestasi belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Madiun. Sedangkan untuk permasalahan kedua yaitu kemampuan berpikir lateral diperoleh kesimpulan bahwa bahwa model pembelajaran problem solving dapat meningkatkan kemampuan berpikir lateral siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Madiun
Diksi dan gaya bahasa pada lirik lagu dalam album wakil rakyat, manusia setengah dewa, dan suara hati karya Iwan Fals
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan diksi atau pilihan kata dan gaya bahasa yang digunakan pada lirik lagu dalam album Wakil Rakyat, Manusia Setengah Dewa, dan Suara Hati karya Iwan Fals. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Data berupa kata, frasa, dan kalimat yang mengandung diksi dan gaya bahasa. Hasil penelitian ditemukan 84 diksi berdasarkan pemanfaatan persamaan bunyi akhir dalam bait dan 13 diksi suasana perasaan penyair: perasaan kagum, prihatin, sedih , dan gembira. Analisis gaya bahasa ditemukan 13 gaya bahasa, yaitu perbandingan/simile, metafora, personifikasi, hiperbola, ironi, asonansi, anastrof, epizeukis, anafora, epistrofa, pleonasme atau tautologi, epitet, dan mesodiplosi
Analisis penggunaan kalimat pada media online akun twitter harian KOMPAS (@hariankompas)
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengunaan ejaan, pemilihan kata, struktur kalimat, dan jenis-jenis kalimat pada media online akun Twitter harian Kompas (@hariankompas). Penelitian ini tergolong dalam penelitian deskriptif kualitatif. Data berupa kalimat-kalimat dan sumber data dalam penelitian ini adalah akun twitter pada harian Kompas @hariankompas. Hasil penelitian penggunaan ejaan sejumlah 50 baik yang sudah sesuai dengan Pedoman Ejaan Bahasa Indonesia maupun yang belum sesuai. Pemilihan kata yang singkat dan menarik sesuai dengan ciri-ciri bahasa jurmalistik sejumlah delapan. Struktur kalimat yang berstruktur susun biasa dengan pola Subjek + Predikat maupun yang berstruktur susun balik dengan pola Predikat + Subjek sejumlah 44. Jenis kalimat terbagi menjadi tiga kalimat berita sejumlah 41, kalimat perintah, kalimat tanya, dan kalimat seru sejumlah satu
Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap audit judgement (studi empiris pada auditor yang bekerja di Kantor Akuntan Publik Surabaya)
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan secara emperis pengaruh tekanan ketaatan , kompleksitas tugas, pengalaman auditor dan keahlian audit terhadap audit judgement pada kantor akuntan publik di Surabaya . Pengumpulan data dilakukan dengan cara menyebar kuesioner secara langsung kepada responden. Sampel dalam penelitian ini adalah 34 staf auditor yang bekerja pada 8 KAP di Kota Surabaya tahun 2016, dengan kriteria memiliki jenjang masa kerja mnimal 2 tahun. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS versi 17. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel kompleksitas tugas berpengaruh terhadap audit judgement. Sedangkan variabel tekanan ketaatan , pengalaman audit dan keahlian auditor tidak berpengaruh terhadap audit judgemen
Gambaran penerimaan diri penderita lupus laki-laki di Kota Madiun
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran penerimaan diri pada penderita lupus laki-laki di Kota Madiun. Aspek yang digunakan dalam penelitian ini ada tiga jenis yaitu aspek adanya keterbukaan untuk mengungkapkan aneka pikiran, perasaan dan reaksi diri kepada orang lain; aspek kesehatan psikologis; dan aspek penerimaan terhadap orang lain. Subjek penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini ditentukan 1 informan laki-laki yang tergabung dalam Komunitas Lupus Griya Yara Madiun. Kemudian untuk mendukung data, diperlukan informasi pendukung dari 2 subjek lain yakni istri dan orang tua subjek. Teknik pengumpulan data data yang digunakan adalah observasi dan wawancara semi-terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah tampak penerimaan diri membuat subjek jauh lebih legowo dan bersyukur karena menderita lupus. Adanya dukungan dari keluarga terutama orang tua dan istri yang mengutamakan kesehatan subjek membuat semangat hidupnya terus menyala. Subjek tidak merasa seperti orang sakit, subjek merasa terisi oleh energi positif dari orang-orang sekitar yang selalu mendukungnya. Subjek juga sangat
senang bertemu dengan orang baru, menambah tali silahturahmi dan persaudaraan kepada siapa saja yang subjek temui
Studi deskriptif kuantitatif: adversity quotient mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Katolik Widya Mandala Madiun
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran adversity quotient pada mahasiswa fakultas psikologi Universitas Katolik Widya Mandala Madiun. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa aktif fakultas Psikologi angkatan 2014-2017 berjumlah 52 mahasiswa. Metode penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif, dengan menggunakan skala adversity quotient sebagai alat pengumpul data. Hasil penelitian tentang adversity quotient ini menggambarkan bahwa secara umum mahasiswa Fakultas Psikologi memiliki adversity quotient kategori sedang, dengan data sebanyak 40 mahasiswa (76,9%), sebanyak sembilan mahasiswa (17,3%) dengan adversity quotient kategori tinggi dan sisanya sebanyak tiga orang
mahasiswa (5,8%) dengan kategori adversity quotient rendah
Gambaran kesejahteraan psikologis guru SLB dr. Radjiman Wedyodiningrat Ngrambe Kabupaten Ngawi (sebuah tinjauan studi kasus)
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kesejahteraan psikologis guru SLB dr. Radjiman Wedyodiningrat Ngrambe Kabupaten Ngawi. Subjek dalam penelitian ini berjumlah dua orang. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa gambaran kesejahteraan psikologis pada kedua subjek berada pada tingkat yang baik. Kesejahteraan psikologis pada subjek 1 ditunjukkan pada aspek penerimaan diri, kemandirian, dan tujuan hidup. Sedangkan pada subjek 2, kesejahteraan psikologis yang paling menonjol ditunjukkan pada aspek hubungan positif dengan orang lain, penguasaan terhadap lingkungan, dan pertumbuhan pribadi. Kedua subjek menunjukkan bahwa pekerjaan menjadi guru SLB merupakan pekerjaan yang menyenangkan dan membawa makna hidup yang sangat mendalam. Penerimaan diri terhadap pekerjaan yang dijalani membuat kedua subjek menjadi bahagia, bersyukur, dan menikmati setiap dinamika kehidupan
Studi kelayakan pendirian reptil center di Madiun (studi kasus di Madiun)
Keberhasilan pendirian sebuah usaha dalam mencapai tujuan ditentukan oleh berbagai aspek-aspek studi kelayakan yang nantinya diaplikasikan pada suatu usaha, seperti sebuah usaha Reptile center yang nantinya akan dibangun di
Madiun. Dalam pembangunannya, dapat dilihat dari aspek yaitu pasar, teknis, finansial, sosial, sumber daya manusia dan hukum yang bertujuan mengetahui layak atau tidaknya sebuah usaha untuk didirikan. Pada penelitian ini, ada berapa aspek pasar dihitung dengan metode deskriptif, aspek teknis menggunakan metode ARC dan SUE, aspek finansial menggunakan metode IRR dan Payback period, aspek sosial menggunakan metode deskriptif,
aspek SDM menggunakan metode deskriptif dan pada aspek hukum menggunakan studi literatur. Dari perhitungan, aspek kelayakan sangat medukung adanya sebuah usaha reptile center. Berdasarkan aspek pasar menggunakan kuesioner yang diolah dengan metode deskriptif dinyatakan layak karena nilai dari perhitungan adalah 3,94 (setuju). Aspek teknis dinyatakan sah karena pada hasil perhitungan menggunakan metode SUE mendapatkan hasil 40% ruangan yang digunakan dengan demikian aspek teknis reptile shop dinyatakan layak. Pada aspek finansial, hasil perhitungan menggunakan metode IIR menghasilkan nilai 22%, dimana nilai IIR lebih besar dari MARR yang ditentukan yaitu 7% sesuai nilai bunga deposito yang dipilih, sedangkan pada metode payback period 2 tahun 2 bulan. Pada aspek sosial, menggunakan kuesioner yang diolah dengan metode deskriptif dinyatakan layak karena nilai dari perhitungan adalah 3,90 (setuju). Pada aspek sumber daya manusia dan manajerial menghasilkan nilai rata-rata = 4,32 (sangat setuju). Dan aspek hukum dinyatakan layak untuk didirikan dikarenakan Reptile Educatio
Peran kompetensi dosen dalam pemahaman kuliah akuntansi
This study aimed to empirically test the students' perceptions of lecturer competence in the courses they had taken. The research samples were undergraduate accounting students of Economic and Business Faculty Universitas Katolik Widya Mandala Madiun in the academic year of 2016/2017. The samples were obtained by purposive sampling method. Data were collected by distributing the questionnaire directly to the respondents. Hypothesis was tested by multiple regression analysis. The test results
showed that the lecturer’s pedagogic competence, the personality competence, the professional competence and the social competence did not affect the level of the students’ understanding on accounting courses. This means that the competency instruments and the understanding of learning methods in students still need further attention. Similarly, synergy is needed among the students, the lecturers, the materials,and the methods used in the learning process