Widya Mandala Surabaya Catholic University in Madiun City Campus Repository
Not a member yet
    2000 research outputs found

    Studi deskriptif kualitas hidup anak punk Kota Madiun

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas hidup anak punk yang berada di Madiun. Subjek dalam penelitian adalah seluruh populasi yaitu berjumlah 35 orang. Penelitian ini menggunakan skala yang di adaptasi skala kualitas hidup dari WHOQOL-BREF. Hasil reliabilitas Alpha Cronbach skala WHOQOL-BREF yaitu 0,852, Hasil tersebut menunjukkan bahwa skala kualitas hidup WHOQOL-BREF memiliki reliabilitas yang tinggi sehingga layak untuk dijadikan alat ukur suatu penelitian. Penelitian kualitas hidup ini dibagi menjadi 4 aspek yaitu aspek kesehatan fisik, kesehatan psikologis, hubungan sosial dan lingkungan. Pada aspek kesehatan fisik menunjukkan yang paling dominan kualitas hidup anak punk Madiun masuk dalam kategori buruk. Aspek kesehatan psikologis yang paling dominan kualitas hidup anak punk Madiun masuk dalam kategori sedang. Aspek hubungan sosial kualitas hidup anak punk Madiun yang paling dominan masuk dalam kategori sedang. Aspek lingkungan kualitas hidup anak punk di Madiun yang paling dominan masuk dalam kategori sedang

    Pengaruh sertifikasi pendidik terhadap kinerja konselor dalam pelaksanaan layanan Bimbingan dan Konseling di Sekolah

    Get PDF
    The purpose of this study was to analyze the differences between the performance of counselors having educator certification and those having no educator certification in providing guidance and counseling services in schools. The population of this study were all counselors of junior high schools, senior high schools, vocational high schools, in the City of Madiun. The research samples taken with purposive sampling technique were 62 counselors consisting of 31 counselors who were certified and 31 counselors who were not. The data collection technique was a questionnaire with 4 alternative answers. The data analysis technique was descriptive percentage (DP and t-test. Descriptive percentage analysis results showed that the performance of counselors having certification and the performance of those having no certification were both excellent in the implementation of guidance and counseling services in schools. The mean of the performance of counselors having educator certification was 1.1 higher than the mean score of the performance of counselors having no educator certification. The results of the t test showed a significant value of 0.718 > the value of α (0.05), then Ho was rejected meaning there is no effect of educator certification on the performance of counselors in carrying out guidance and counseling services in schools

    PKM SMK Negeri 2 dan SMK Kansai di Pekanbaru untuk pemanfaatan model pembelajaran berbasis cioud teknologi dan media sosial untuk meningkatkan kompetensi guru dan siswa

    Get PDF
    Vocational High Schools (SMK) play an important role in shaping human resources that are able to compete and have the competence in preparing skilled workforce. Various innovations, programs and activities were carried out by vocational high schools in order to achieve these goals: cognitive, affective, and psychomotorICSkillS.The use of interesting and interactive learning mediaand the use of diverse learning strategies wereeffortsto improve cognitive and affective skills of thestudents. Industrial work practice activities, Internship Program, Teaching Factory wereprograms to improve students' skills or psychomotorS. In addition, there werespecial excellence programs in vocational high schools called distinctiveprogramsin accordance with the program's field or the school’s competence. SMK Negeri 2 Pekanbaru and SMKKansai Pekanbaruhadprograms to improve the ability of teachers and students in usingthis technology as a reliable learning tool. This program providedthe competence of the vocational students to be able to produce ready-to-use products such as their respective department's expertise programs and expertise in using applications on computers and web-based programs that were currently considered as the needs of each institution.But to realize a skilled workforce, it still faces obstacles in the form of limited interactive teaching media, monotonous learning atmosphere, and strategies used by teachers tend to be conventional. The purpose of this activity was to improve the quality of student learning and provided convenience for teachers to evaluate student learning outcomes by describing learning media in the form of technology cloud-based learning models and web-based social media containing reliable content such as the presentation of interactive teaching materials, videos, forums, question banks, chat rooms and many others so that the learning process becomes more interesting, more attractive, easier, and more portable

    Profil kemampuan siswa SMP dalam menyelesaikan soal geometri tidak rutin dengan menggunakan model Polya

    Get PDF
    Non-routine problem is very important to learn. Besides to improve mathematics achievement, non-routine problem is a means to train students to use their logic, think ritically, become creative, and develop their intuition. This research was a qualitative descriptive-exploratory; it aimed to determine the profile of abilities of the junior high school students in solving non routine geometry problems using Polya model. The subjects were 10 junior high school students following Olympics coaching which were coached by the researcher. The olympics coaching model used was that the students were asked to solve the given problems using Polya’s 4-step problem solving, namely understanding the problem,devising a plan, carrying out the plan, and looking back. Students were also given the opportunity to try to resolve the problem by using their own ways. Afterward, they followed the discussion. The teacher acted as a facilitator, motivator, and consultant, who monitored whether the students’ ways worked or not. The data consisted of the students’ solving of the non-routine geometry problems; the data were analyzed qualitatively to determine if the students had used Polya’s 4-step problem solving model, and to know if there were the students’ weaknesses which were needed to be improved. The results showed that the second step of Polya model, namely devising a plan, was considered the most difficult by most students. The students still had difficulty in finding the initial idea to solve non-routine problem

    Keanekaragaman dan aktivitas serangga pengunjung bunga matahari (Helianthus annuus L.)

    Get PDF
    Pollinator atau enthomophily adalah jenis serangga yang dapat berperan dalam membentu proses penyerbukan tanaman. Tingkat penyerbukan yang kurang baik juga akan berdampak buruk terhadap hasil produksi tanaman, khususnya biji bunga matahari. Oleh sebab itu, keberadaan serangga penyerbuk sangat penting untuk membantu proses penyerbukan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat keanekaragaman dan aktivitas serangga pengunjung yang terdapat pada bunga matahari (Helianthus annuus L.). Metode pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi (pengamatan secara langsung), sedangkan teknik analisis data, dilakukan dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan, telah didapatkan sebanyak 28 spesies serangga pengunjung yang secara keseluruhan tergolong ke dalam 21 genus, 12 familia dan 5 ordo; dengan perbandingan jenis spesies yang paling dominan berasal dari ordo Hymenoptera yaitu 12 spesies, kemudian disusul oleh ordo Lepidoptera sebanyak 11 spesies, ordo Diptera sebanyak 3 spesies serta ordo Orthoptera dan Blattodea masing–masing 1 spesies. Aktivitas serangga pengunjung yang kehadirannya mengambil nektar dan serbuk sari, sebagian besar di ketahui berasal dari genus Amegilla, Xylocopa, Ceratina, Apis, Trigona, Megachile dan kelompok ordo Diptera. Aktivitas serangga pengunjung yang kehadirannya mengambil nektar saja, diketahui berasal genus Thyreus, Allorhynchium serta kelompok ordo Lepidoptera yang terdiri dari familia Hesperidae, Pieridae, Nymphalidae, Erebidae dan Hyblaeidea. Sedangkan aktivitas serangga pengunjung yang kehadirannya mengambil serbuk sari saja, diketahui berasal genus Tettigona dan Blatell

    Pengaruh harapan konseli dan perilaku nonverbal konselor terhadap keberhasilan layanan konseling individual

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Harapan Konseli dan Perilaku Nonverbal Konselor Terhadap Keberhasilan Layanan Konseling Individual. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 6 Madiun, yang pernah melakukan layanan konseling individual pada bulan Juli 2017 sampai April 2018 dengan jumlah 75 siswa. Teknik sampling yang digunakan penulis adalah sampling jenuh, dengan demikian jumlah sampel dalam penelitian ini sebesar 75 siswa. Data diperoleh dengan menggunakan metode angket berbentuk skala, yaitu skala keberhasilan layanan konseling individual, skala harapan konseli, dan skala perilaku nonverbal konselor. Dalam penelitian ini penulis mengajukan 3 hipotesis, yaitu: 1). Hipotesis minor pertama yang berbunyi: Harapan konseli berpengaruh terhadap keberhasilan layanan konseling individual,\ud 2). Hipotesis minor kedua yang berbunyi: Perilaku nonverbal konselor berpengaruh terhadap keberhasilan layanan konseling individual, 3). Hipotesis mayor berbunyi: Harapan konseli dan perilaku nonverbal konselor berpengaruh terhadap keberhasilan layanan konseling individual. Data dianalisis dengan menggunakan teknik regresi berganda. Model persamaan regresi Ỳ = 21,400 + 0,341X₁ + 0,232X₂ hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa: 1). Harapan konseli berpengaruh signifikan terhadap keberhasilan layanan konseling individual diterima, karena terbukti t hitung > t tabel = (2,848 > 2,000), 2). Perilaku nonverbal konselor berpengaruh signifikan terhadap keberhasilan layanan konseling individual diterima, karena terbukti t hitung > t tabel = (2,259 > 2,000), 3). Harapan konseli dan perilaku nonverbal konselor berpengaruh signifikan terhadap keberhasilan layanan konseling individual diterima, karena terbukti F hitung > F tabel = (8,964 > 3,12). Berdasarkan hasil analisis tersebut dapat disimpulkan sebagai berikut: 1). Hipotesis minor pertama diterima, 2). Hipotesis minor kedua diterima, 3). Hipotesis mayor diterima

    Upaya meningkatkan kedisiplinan belajar dan prestasi belajar matematika siswa dengan metode role playing pada siswa kelas VIII D SMPN 14 Madiun

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana upaya meningkatkan kedisiplinan belajar dan prestasi belajar matematika siswa pada siswa kelas VIII D SMPN 14 Madiun dengan metode Role Playing. Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Yang diamati dalam penelitian ini adalah kemampuan guru mengajar menggunakan metode Role Playing, kedisiplinan belajar matematika siswa selama proses pembelajaran berlangsung dan prestasi belajar matematika siswa. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII D SMPN 14 Madiun dengan jumlah 20 siswa. Dari penelitian yang telah dilaksanakan diperoleh kesimpulan sebagai berikut, (1) Hasil skor total rata-rata kemampuan guru mengajar menggunakan metode Role Playing pada siklus I sebesar 2,69 dengan kategori baik mengalami peningkatan pada siklus II sebesar 3,00 dengan kategori baik. Hal ini sudah mencapai indikator keberhasilan yang sudah ditentukan. (2) persentase kedisiplinan belajar matematika siswa selama proses pembelajaran berlangsung pada siklus I sebesar 23,1% untuk kategori tidak baik dan 76,9% untuk kategori cukup baik meningkat di siklus II sebesar 25% untuk kategori baik dan 75% untuk kategori cukup baik, namun belum mencapai indikator keberhasilan yang sudah ditentukan. (3) Tes Prestasi belajar, nilai rata-rata tes prestasi belajar matematika siswa pada siklus I sebesar 47,8 dengan jumlah siswa yang tuntas sebanyak 3 orang dan pada siklus II sebesar 68,42 dengan jumlah siswa yang tuntas sebanyak 10 orang. Persentase hasil tes prestasi belajar matematika siswa yang tuntas pada siklus I sebesar 14,28% sedangkan pada siklus II sebesar 50%. Ini menunjukkan bahwa prestasi belajar matematika siswa mengalami peningkatan tetapi belum mencapai indikator keberhasilan yang ditetapkan. Pembelajaran dengan metode Role Playing dalam penelitian ini dapat meningkatkan kedisiplinan belajar matematika siswa dan prestasi belajar matematika siswa, akan tetapi peningkatan yang terjadi secara bertahap

    Penggunaan adjektiva bahasa Indonesia dalam Intisari

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk adjektiva, pertarafan adjektiva, dan adjektiva dan kelas kata lain. Penelitian ini tergolong dalam metode deskriptif kualitatif. Data yang digunakan adalah kata atau kalimat yang menyangkut adjektiva. Sumber data yang digunakan Intisari yang berjumlah lima majalah, terbitan bulan Januari 2018 sampai dengan Mei 2018. Hasil penelitian terdapat 167 data, bentuk adjektiva terbagi menjadi 94 adjektiva dasar dan 73 adjektiva turunan. Bentuk turunan terdapat 3 jenis, yaitu (1) adjektiva berafiks, bentuk berulang, dan adjektiva majemuk. Adjektiva berafiks terdapat 3 jenis prefiks, yaitu berafiks ber-, me(N)-, dan ter-. Adjektiva berkonfiks terdapat 5 jenis ber-an, ke-an, me-i, me(N)-kan, dan se-nya. (2) Pertarafan adjektiva dianalisis ke dalam dua kategori, yaitu tingkat kualitas dan tingkat bandingan. Tingkat kualitas yang ditemukan ada 5 jenis, yaitu positif, intensitif, elatif, eksesif, dan augmentatif. Tingkat Bandingan ada 1 jenis yaitu tingkat komparatif. (3) Adjektiva dan kelas kata lain dianalisis ke dalam tiga kategori, yaitu adjektiva deverbal, adjektiva denominal, dan adjektiva deadjektiva

    Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi underpricing saham pada penawaran saham perdana (IPO) di Bursa Efek Indonesia

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan secara empiris bahwa terjadi fenomena underpricing pada saat penawaran saham perdana (IPO) di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2012-2016, serta membuktikan secara empiris bahwa umur perusahaan, ukuran perusahaan, reputasi underwriter, return on equity, return on asset, jenis industri dan financial leverage berpengaruh pada underpricing saham pada perusahaan yang melakukan penawaran saham perdana (IPO) di Bursa Efek Indonesia periode 2012-2016. Sampel dalam penelitian ini adalah 97 perusahaan yang sesuai dengan kriteria sampel (purposive sampling). Penelitian ini menggunakan metode regresi berganda dengan bantuan program SPSS versi 17 untuk menguji adanya fenomena underpricing dan menguji pengaruh umur perusahaan, ukuran perusahaan, reputasi underwriter, return on equity, return on asset, jenis industri dan financial leverage terhadap underpricing saham. Hasil penelitian ini mampu membuktikan bahwa terjadi fenomena underpricing pada saat penawaran saham perdana (IPO) di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2012-2016, serta umur perusahaan, ukuran perusahaan, reputasi underwriter, return on equity, jenis industri dan financial leverage berpengaruh terhadap underpricing saham. Hasil penelitian ini menunjukkan return on asset tidak berpengaruh terhadap underpricing saham

    Faktor–faktor yang berpengaruh terhadap peringkat obligasi (studi pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI tahun 2013-2016)

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan secara empiris bahwa variabel cakupan bunga (TIE), likuiditas (CR), solvabilitas (DAR), profitabilitas (ROE), risiko bisnis (VEBIT) dan pertumbuhan perusahaan (IOS Market book value to assets) berpengaruh terhadap peringkat obligasi. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan go public sektor manufaktur yang menerbitkan obligasi secara berturut-turut pada tahun 2013-2016. Total sampel penelitian 40 perusahaan yang ditentukan berdasarkan metode purposive sampling. Penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda untuk menguji pengaruh variabel cakupan bunga, likuiditas, solvabilitas, profitabilitas, risiko bisnis dan pertumbuhan perusahaan terhadap peringkat obligasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel solvabilitas (DAR) memiliki pengaruh negatif terhadap peringkat obligasi, sedangkan variabel cakupan bunga (TIE), likuiditas (CR), profitabilitas (ROE), risiko bisnis (VEBIT) dan pertumbuhan perusahaan (IOS Market book value to assets) tidak berpengaruh terhadap peringkat obligasi

    1,911

    full texts

    2,000

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Widya Mandala Surabaya Catholic University in Madiun City Campus Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇