Widya Mandala Surabaya Catholic University in Madiun City Campus Repository
Not a member yet
2000 research outputs found
Sort by
Analisis inferensi dan implikatur wacana pojok “Mr. Pecut” Jawa Pos
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan inferensi dan implikatur yang terdapat pada wacana pojok “Mr.Pecut” Jawa Pos, Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan data berupa kata dan kalimat. Jenis-jenis wacana berdasarkan isi ada 9 kategori, yaitu (1) wacana politik, (2) wacana ekonomi, (3) wacana sosial, (4) wacana budaya, (5) wacana hukum dan kriminalitas, (6) wacana olahraga, (7) wacana kesehatan, (8) wacana militer, dan (9) wacana pendidikan. Hasil penelitian: (1) inferensi sejumlah 40, meliputi (a) inferensi berdasarkan konteks sebanyak 7, yakni wacana politik 4, wacana ekonomi 2, dan wacana budaya 1. (b) inferensi berdasarkan pengetahuan sosio-kultural sebanyak 17, yakni wacana politik 4, wacana ekonomi 1, wacana sosial 2, wacana budaya 1, wacana pendidikan 2, wacana hukum dan kriminalitas 3, wacana militer 2, dan wacana kesehatan 2. (c) inferensi berdasarkan penalaran/logika sebanyak 16, yakni wacana politik 7, wacana ekonomi 3, wacana pendidikan 1, wacana hukum dan kriminalitas 3, wacana olahraga 1, dan wacana kesehatan 1. (2) implikatur sejumlah 40, meliputi (a) implikatur konvensional sebanyak 10 yang berupa kritik, penegasan, sindiran, dan nasihat (b) implikatur percakapan/nonkonvensional sebanyak 30 yang berupa menghibur, kelakar, humor, penegasan, saran, perintah, keluhan, kritik, sindiran, penolakan, harapan, dan pernyataan
Keanekaragaman jenis ikan di Waduk Bening Widas, Kabupaten Madiun
Waduk Bening Widas merupakan perairan buatan yang dibuat dengan tujuan pembangkit listrik, irigasi pertanian, dan kegiatan perikanan tangkap. Aktifitas pemancingan dan jual beli ikan di sekitar waduk Bening Widas menghasilkan keanekaragaman jenis ikan yang didapatkan dari pemancing dan penjual ikan. Tujuan penelitian ini untuk menentukan keanekaragaman jenis ikan air tawar di Waduk Bening Widas, Kabupaten Madiun. Pengambilan sampel dilakukan pada 3 lokasi yaitu dengan wawancara serta pengambilan ikan dengan para pemancing, wawancara pemilik warung di sekitar waduk, dan wawancara penjual ikan di sekitar jalan menuju waduk. Pengambilan sampel dilakukan dengan alat pancing yang di gunakan para pemancing, untuk wawancara menggunakan Checklist sebanyak 3 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan keanekaragaman ikan sebanyak 5 spesies yaitu Oreochormis niloticus, Oreochormis sp, Barbonymus gonionotus, Trichogaster trichopterus, Channa striata. Berdasarkan hasil yang di dapatkan bahwa kelima spesies tersebut tercatat dalam IUCN yang tergolong dalam kategori Least Concern (LC) atau tergolong resiko rendah dan status CITES masuk dalam kategori Appendix I
Pengaruh kepercayaan terhadap keputusan pembelian e-commerce pada Bukalapak (studi empiris pada mahasiswa Unika Widya Mandala Madiun)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepercayaan terhadap keputusan pembelian e-commerce pada Bukalapak. Populasi dalam penelitian ini adalah shopers mahasiswa yang telah berbelanja online di Bukalapak. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 100 responden dengan teknik sampling purposive. Teknik analisis menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian ini menemukan bahwa variabel kepercayaan secara parsial berpengaruh signifikan dan positif terhadap keputusan pembelian e-commerce pada Bukalapak. Variabel kepercayaan mempunyai pengaruh dominan terhadap keputusan pembelian pada Bukalapak. Oleh sebab itu Bukalapak tetap harus mempertahankan dan meningkatkan kemampuan, integritas, serta perhatian dan empati untuk meningkatkan keputusan pembelian pada konsume
Analisis pemilihan alternatif skenario usaha ternak puyuh guna memulihkan usaha ternak puyuh di Desa Kuwiran, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun (studi kasus: usaha ternak puyuh “Pak Sutikno”)
Puyuh sebagai salah satu ternak unggas, cocok diusahakan sebagai usaha sambilan maupun komersial karena telur dan dagingnya semakin populer dan dibutuhkan sebagai salah satu sumber protein hewani yang cukup penting. Namun
tingginya permintaan akan telur puyuh tidak diimbangi dengan pasokan yang memadai. Pada penelitian ini, peneliti memilih satu usaha ternak burung puyuh di
daerah Desa Kuwiran, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun sebagai objek penelitian. Namun kondisi saat ini, usaha tersebut telah bangkrut. Oleh karena itu, tujuan yang ingin dicapai, yaitu: (1) mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kebangkrutan usaha ternak puyuh “Pak Sutikno”; dan (2) memilih alternatif skenario terbaik untuk pemulihan usaha ternak puyuh “Pak Sutikno”. Berdasarkan hasil pemilihan alternatif skenario usaha ternak puyuh,
diputuskan untuk memilih alternatif kemitraan dengan PT. Kelayakan alternatif ini dibuktikan dengan nilai NPV 4% sebesar Rp 133.916.497 dan NPV 10% sebesar Rp 106.628.933 serta nilai IRR yang didapat pun (33%) lebih besar dari
pada nilai MARR yang ditentukan (4,25%). Sedangkan berdasarkan metode PP, lama pengembalian modal usaha memerlukan waktu 14,5 bulan. Sehingga alternatif ini dinyatakan layak
Analisis proses berpikir siswa dalam memecahkan masalah matematika menggunakan kemampuan berpikir tingkat tinggi ditinjau dari tipe kepribadian ekstrovert dan introvert
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses berpikir siswa berkepribadian ekstrovert dan introvert dalam memecahkan masalah matematika menggunakan kemampuan berpikir tingkat tinggi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kualitatif dari subjek penelitian. Subjek penelitian merupakan siswa kelas X6 SMAN 2 Madiun tahun pelajaran 2018/2019. Penentuan subjek penelitian dengan cara memberikan tes Eysenck’s Personality Inventory, lalu dipilih dua siswa berdasarkan tipe kepribadian yang dimiliki. Siswa yang terpilih kemudian diberikan tes keterampilan berpikir tingkat tinggi dan wawancara klinis. Berdasarkan hasil penelitian peneliti dapat menyimpulkan (1) Proses berpikir siswa dengan tipe kepribadian ekstrovert dalam memecahkan masalah matematika menggunakan kemampuan berpikir tingkat tinggi, yaitu: Siswa dengan tipe kepribadian ekstrovert dalam penelitian ini teliti ketika menyelesaikan soal, yang ditunjukkan dengan subjek ekstrovert selalu melakukan tinjauan ulang setelah selesai mengerjakan soal, subjek ekstrovert melakukan tinjauan ulang agar
tidak keliru dalam menarik kesimpulan. Siswa dengan tipe kepribadian ekstrovert dalam penelitian ini selalu menuliskan kesimpulan pada lembar jawaban. Siswa dengan tipe kepribadian ekstrovert dalam penelitian ini memiliki kemampuan berpikir tingkat tinggi dengan kategori baik, yang ditunjukkan dengan persentase kemunculan indikator kemampuan berpikir tingkat tinggi yang diperoleh yaitu
83,3%; (2) Proses berpikir siswa dengan tipe kepribadian introvert dalam memecahkan masalah matematika menggunakan kemampuan berpikir tingkat tinggi, yaitu: Dari 6 soal yang diberikan, siswa berkepribadian introvert keliru
dalam memperoleh jawaban. Soal yang dijawab salah oleh siswa yaitu soal pada nomor 2 dan 3. Kekeliruan ini dikarenakan siswa berkepribadian introvert dalam penelitian ini tidak teliti selama menyelesaikan soal. Ketidaktelitian ini ditunjukkan dengan siswa berkepribadian introvert tidak pernah melakukan tinjauan ulang ketika sudah selesai mengerjakan soal. Dari 6 soal yang diberikan, siswa dengan tipe kepribadian introvert dalam penelitian ini hanya satu kali menuliskan kesimpulan akhir pada lembar jawaban. Siswa berkepribadian introvert ini hanya kesimpulan pada soal nomor 4. Siswa dengan tipe kepribadian introvert mempunyai kesulitan mengingat kembali informasi dari memori jangka panjang. Siswa dengan tipe kepribadian introvert dalam penelitian ini memiliki kemampuan berpikir tingkat tinggi dengan kategori cukup, yang ditunjukkan dengan persentase kemunculan indikator kemampuan berpikir tingkat tinggi yang diperoleh yaitu 66,67
Analisis pengaruh faktor-faktor internal perusahaan terhadap earning per share (studi kasus pada perusahaan manufaktur yang go public di BEI tahun 2014-2017)
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh dari faktor-faktor internal perusahaan yang dapat mempengaruhi earning per share (EPS). Faktor internal yang digunakan dalam penelitian ini adalah current ratio (CR), debt to assets ratio (DAR), total assets turnover (TATO), ukuran perusahaan dan pertumbuhan penjualan. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah semua perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2014-2017. Pemilihan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling dengan berpedoman pada kriteria tertentu. Berdasarkan kriteria yang telah ditentukan, ditetapakan bahwa sampel yang digunakan dalam penelitian sebanyak 48 perusahaan selama periode 4 tahun, sehingga total sampel yang didapat adalah 192. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder, yaitu berupa laporan keuangan tahunan periode 2014-2017. Hasil penelitian membuktikan bahwa CR, DAR, ukuran perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap EPS, sedangkan pertumbuhan penjualan berpengaruh negatif terhadap EPS dan TATO yang dikeluarkan dari variabel karena mengalami rendundant dengan DAR karena menggunakan rumus yang sama, yaitu total aset
Uji sari belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi) sebagai antikolesterol pada mencit
Hiperlipidemia (Hyperlipoproteinemia) adalah tingginya kadar lemak (kolesterol, trigliserida maupun keduanya) dalam darah. Belimbing wuluh mengandung flavonoid, steroid/triterpenoid, glikosida, protein, lemak, kalsium,
fosfor, besi, vitamin A, B1, dan C yang dapat menurunkan kadar kolesterol. Penelitian bertujuan untuk menentukan pengaruh sari buah belimbing wuluh terhadap kadar kolesterol pada mencit. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental di laboratorium dan menggunakan rancangan acak lengkap¸ yaitu penentuan semua anggota pada kelompok kontrol dan kelompok eksperimen
dilakukan secara acak atau random, serta semua kelompok tersebut dianggap dalam kondisi yang sama sebelum dilakukan perlakuan. Teknik sampling yang digunakan adalah pretest posttest group design yaitu pengambilan sampel dilakukan dengan mengambil dua kelompok sampel. Sebelum diberikan perlakuan, dua kelompok tersebut diberikan pretest. Kemudian kelompok pertama diberikan perlakuan dan kelompok kedua tidak. Langkah selanjutnya adalah memberikan posttest kepada dua kelompok. Hasil pretest dan posttest kepada dua kelompok kemudian dianalisis. Terdapat perbedaan kadar kolesterol sebelum dan sesudah pada kelompok perlakuan sari belimbing wuluh yaitu pada perlakuan 3 yang semula 166,75 mg⁄dl menurun hingga kadar kolesterol 127,25 mg⁄dl dan perlakuan 4 yang semula 142,75 mg⁄dl menurun hingga kadar kolesterol 106,75 mg⁄dl. Jadi ada pengaruh pemberian sari belimbing wuluh terhadap kadar kolesterol pada mencit. Pemberian sari belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi) dapat menurunkan kadar kolesterol darah mencit (Mus musculus)
Faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pasien dalam memilih obat pereda nyeri gigi di Apotek Maospati
Dalam pelayanan kefarmasian adanya faktor pembelian terhadap suatu produk obat yang dapat mempengaruhi konsumen, beberapa faktor tersebut yaitu, faktor kebudayaan, faktor sosial, faktor pribadi, faktor psikologi dan faktor keputusan pembelian. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kebudayaan, sosial, pribadi, psikologi dan keputusan pembelian yang merupakan beberapa faktor terhadap keputusan pembelian suatu produk obat yang dilakukan konsumen. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Berdasarkan teknik pengambilan sampel yang ditentukan oleh peneliti yaitu teknik Accidental Sampling maka populasi dalam penelitian ini adalah pasien yang membeli produk obat pereda nyeri gigi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Teknik analisis datanya menggunakan teknik analisa persentase dengan sistem penilaian dengan skala Guttman. Hasil penelitian tingkat pengetahuan pasien di Apotek Maospati terhadap faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian konsumen. Hasil penelitian untuk faktor kebudayaan 16% orang terpengaruh dan 84% orang tidak terpengaruh, untuk faktor sosial 30% orang terpengaruh dan 70% orang tidak terpengaruh, untuk faktor pribadi 12% orang terpengaruh dan 88% orang tidak terpengaruh, untuk faktor psikologi 20% orang terpengaruh dan 80% orang tidak terpengaruh, untuk faktor keputusan pembelian 16% orang terpengaruh dan 84% orang tidak terpengaruh, dengan tingkatan harapan untuk semua faktor 100% orang tidak terpengaruh terhadap faktor pembelian produk
Evaluasi pelayanan Komunikasi,Informasi,dan Edukasi (KIE) obat bebas dan bebas terbatas oleh tenaga teknis kefarmasian di Apotek Hastuti Farma Madiun
Swamedikasi merupakan upaya masyarakat dalam mengobati dirinya sendiri, yang biasanya dilakukan untuk mengatasi keluhan-keluhan dan penyakit ringan yang dialami oleh masyarakat.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil evaluasi pelayanan komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) Obat Bebas dan Bebas Terbatas oleh Tenaga Teknis Kefarmasian di Apotek Hastuti Farma Madiun periode April 2019.Penelitian ini bersifat survei deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan membagikan kuesioner kepada 100 responden yang membeli obat bebas dan bebas terbatas. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, dengan teknik kuesioner, observasi, dokumentasi. Data diolah dengan metode statistik sederhana dengan menghitung persentasenya dan dianalisis secara deskriptif, kemudian dibandingkan dengan jurnal-jurnal penelitian yang relevan. Hasil penelitian
pelaksanaan pemberian pelayanan komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) obat bebas dan bebas terbatas oleh Tenaga Teknis Kefarmasian di Apotek Hastuti Farma Madiun,dari 9 aspek evaluasi dapat disimpulkan bahwa Tenaga Teknis Kefarmasian belum optimal dalam melakukan pelayanan KIE obat bebas dan bebas terbatas di apotek, dengan hasil evaluasi terdapat 4 penilaian yang menunjukkan hasil yang optimal, meliputi (1) keramahtamahan dalam berkomunikasi (98%), (2) jelas dalam berkomunikasi (97%), (3) penyampaian nama obat (72%), dan (4) informasi aturan pemakaian obat (78%). Sedangkan 5 aspek yang lainnya belum optimal, dengan
penilaian rendah meliputi (1) penyampaian informasi indikasi obat (5%), (2) informasi cara pemakaian obat (7%), (3) informasi cara penyimpanan obat (3%), (4) informasi tentang efek samping obat (0%), dan (5) edukasi berapa lama pemakaian obat (3%
Pengaruh structural assurance, perceived reputation, dan privasi terhadap trust pengguna internet di Sistem Marketplace Shopee
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan secara empiris pengaruh structural assurance, perceived reputation, dan privasi terhadap trust pengguna internet di sistem marketplace Shopee. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian pengguna Shopee yang pernah melakukan transaski. Jumlah sampel sebanyak 200 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan convenience sampling dan snowball sampling. Pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS versi 22. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa structural assurance, perceived reputation, dan privasi berpengaruh positif signifikan terhadap trust pengguna marketplace Shope