Widya Mandala Surabaya Catholic University in Madiun City Campus Repository
Not a member yet
2000 research outputs found
Sort by
Pengaruh work-family conflict terhadap kinerja karyawati bagian medis Rumah Sakit Griya Husada Madiun
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh work-family conflict terhadap kinerja karyawati bagian medis Rumah Sakit Griya Husada Madiun. Data penelitian ini diperoleh dari hasil kuesioner yang berisi daftar pernyataan yang diberikan kepada 98 karyawati bagian medis RS Griya Husada Madiun. Teknik analisis data regresi linier berganda. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan secara parsial bahwa : 1) work to family conflict berpengaruh negatif signifikan terhadap kinerja karyawati, 2) family to work conflict berpengaruh negatif signifikan terhadap kinerja karyawati dan 3) work to family conflict dan family to work conflict berpengaruh signifikan secara bersama-sama terhadap kinerja karyawat
Gambaran kepuasan pasien terhadap kualitas pelayanan kesehatan di Klinik PG. Rejo Agung Madiun
Dalam melakukan pelayanan kesehatan, klinik harus menjaga kualitas pelayanan yang diberikan. Hal ini sangat berhubungan dengan kepuasan pasien yang erat kaitannya dengan pelayanan. Untuk itu perlu diadakan suatu penelitian untuk mengukur kepuasan pasien terhadap kualitas pelayanan kesehatan di Klinik PG. Rejo Agung Madiun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kepuasan pasien terhadap kualitas pelayanan kesehatan di Klinik PG. Rejo Agung. Jenis penelitian ini
adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif yang sudah dilakukan pada bulan Februari 2019. Jumlah responden adalah 280 responden. Data yang
digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Yaitu persepsi pasien di klinik PG. Rejo Agung berupa kepuasan pasien dalam hal pelayanan, dengan daftar checklist sebanyak 10 pertanyaan dari 5 dimensi kepuasan yaitu responsiveness, reliability, emphaty, assurance, tangible. Teknik analisis data dalam penelitian ini
disajikan dalam bentuk tabel dan diagram. Secara keseluruhan persentase kepuasan pasien terhadap kualitas pelayanan kesehatan di Klinik PG. Rejo Agung Madiun
adalah untuk dimensi responsiveness: tidak puas sebesar 16,97%, kurang puas 31,25%, puas sebesar 32,14% dan sangat puas 19,64%. Dimensi reliability/keandalan: tidak puas sebesar 7,14%, kurang puas 14,46%, puas sebesar 48,58% dan sangat puas 29,82%. Dimensi emphaty : tidak puas sebesar 5,90%, kurang puas 12,49%, puas sebesar 53,57% dan sangat puas 28,04%. Dimensi assurance/jaminan: tidak puas sebesar 6,61%, kurang puas 12,32%, puas sebesar 54,11% dan sangat puas 26,96% dan untuk dimensi tangible: tidak puas sebesar 1,43%, kurang puas 3,57%,
puas sebesar 63,21% dan sangat puas 31,79%
Hubungan kecerdasan emosi dengan penyesuaian sosial pada mahasiswa rantau angkatan pertama di Kota Madiun
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecerdasan emosi dengan penyesuaian sosial pada mahasiswa rantau angkatan pertama di Kota Madiun. Hipotesis penelitian adalah adanya hubungan antara kecerdasan emosi dengan penyesuaian sosial pada mahasiswa rantau angkatan pertama di Kota Madiun. Jumlah subjek dalam penelitian ini adalah 50 orang yang diambil berdasarkan teknik total sampling dan purposive sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan skala kecerdasan emosi dan skala penyesuaian sosial. Pengujian validitas dengan batasan 0,25 ditemukan sebanyak 47 aitem valid pada skala kecerdasan emosi dan 58 aitem valid pada skala penyesuaian sosial. Pengujian reliabilitas dengan nilai Alpha Chronbach 0,07. Pada skala kecerdasan emosi diperoleh reliabilitas sebesar 0,902, dan skala penyesuaian sosial sebesar 0,936. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan teknik product moment dari karl pearson diperoleh signifikansi 0,000 (p<0,05) serta pembandingan rhit=0,517 dan rtab=0,273. Hasil analisis data tersebut menunjukkan hipotesis dalam penelitian diterima
Efisiensi penyimpanan obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Widodo Ngawi
Penyimpanan yang baik bertujuan untuk mempertahankan kualitas obat, meningkatkan efisiensi, mengurangi kerusakan atau kehilangan obat, mengoptimalkan manajemen persediaan, serta memberikan informasi kebutuhan obat yang akan datang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan statistika deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui efisiensi penyimpanan obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Widodo Ngawi berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2016 dan indikator efisiensi penyimpanan obat. Teknik pengumpulan data yaitu dengan metode observasi, wawancara dan telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2016 tentang standar kefarmasian di Rumah Sakit hasil penelitian di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Widodo belum efisien, yaitu untuk persyaratan penyimpanan diperoleh 80%, komponen penyimpanan diperoleh 75% dan metode penyimpanan didapatkan hasil 80%, sedangkan untuk pengaturan penyimpanan, pengelolaan obat emergency, dan persyaratan mengenai peralatan penyimpanan sudah efisien yaitu didapatkan hasil 100%. Berdasarkan indikator efisiensi penyimpanan obat yaitu ketepatan data jumlah obat pada kartu stok didapatkan hasil rata-rata 62,25% dengan standar 100% dan sistem penataan obat yang sesuai dengan metode didapatkan hasil rata-rata 57,24% dengan standar 100% dinyatakan tidak efisien, tetapi untuk nilai TOR sebanyak 20,33 kali/tahun dengan standar 10-23 kali/tahun, persentase dan nilai obat yang kedaluwarsa dan atau rusak didapatkan hasil 0,03% dengan standar yang masih bisa diterima yaitu ≤ 0,2%, persentase stok mati 0% dengan standar 0%, dan tingkat ketersediaan obat 13,41 bulan dengan standar 12-18 bulan dinyatakan sudah efisie
Uji efektivitas air perasan buah belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) sebagai antipiretik terhadap mencit (Mus musculus) jantan
Buah belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) adalah salah satu tanaman obat yang memiliki banyak khasiat. Antipiretik merupakan golongan obat yang dipergunakan untuk menurunkan suhu bila demam. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui potensi air perasan belimbing wuluh sebagai antipiretik alami dengan menggunakan mencit (Mus Muculus L.) galur Winstar sebagai hewan uji. Enam belas ekor mencit dibagi menjadi 4 kelompok dan setiap kelompok terdiri atas 4 ekor mencit. Kelompok I sebagai kontrol tanpa perlakuan, kelompok II diinduksi demam dengan vaksin DPT dan diberi paracetamol 65 mg/kg BB, kelompok III diinduksi demam dengan vaksin DPT dan diberi air perasan belimbing wuluh dengan dosis 6,5 g/20 kg BB, dan kelompok IV diinduksi demam dengan vaksin DPT dan diberi air perasan belimbing wuluh dengan dosis 9,75 g/20 kg BB. Efek antipiretik ditentukan dengan mengukur suhu rektal mencit setiap 30 menit selama 2 jam setelah diinduksi demam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan air perasan belimbing wuluh dengan dosis 6,5 g/20 kg BB dan dosis 9,75 g/ kg BB dapat menurunkan suhu rektal mencit yang telah diinduksi demam
Uji efektivitas air perasan rimpang kunyit (Curcuma domestica) sebagai antipiretik terhadap mencit (Mus musculus) jantan
Demam merupakan kondisi peningkatan suhu tubuh di atas normal, yang bisa menimbulkan permasalahan kesehatan yang serius. Penelitian eksperimental laboratorium menggunakan sampel mencit sejumlah 16 ekor yang dibagi menjadi 4 kelompok, yaitu kelompok kontrol negatif, positif, dan 2 kelompok perlakuan yang diberi air perasan kunyit dosis 1,3 g/kgBB dan 2,6 g/kgBB, kelompok positif dengan pemberian paracetamol. Induksi demam menggunakan vaksin DPT secara intramuscular dengan dosis 0,2 ml/ekor. Pengukuran suhu rektal dilakukan setiap 30 menit, dan pengukuran dilakukan hingga waktu ke 120 menit setelah penginduksian vaksin DPT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan dosis 1,3 g/kg BB dan 2,6 g/kg BB mencit dapat menunjukkan adanya efek antipiretik pada menci
Kajian tingkat pengetahuan swamedikasi obat tradisional sebagai alternatif pengobatan pada pasien di Apotek Slamet Mejayan Kabupaten Madiun
Pengobatan tradisional yang memanfaatkan alam sebagai bahan utama masih banyak digunakan hingga sekarang, karena relatif lebih aman dan efek sampingnya lebih sedikit bila dibandingkan dengan penggunaan obat kimia. Obat tradisional akan bermanfaat dan aman jika digunakan dengan tepat, baik takaran, waktu, dan cara penggunaannya, pemilihan bahan serta penyesuaian dengan indikasi penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan pasien dalam usaha
swamedikasi obat tradisional sebagai alternatif pengobatan di Apotek Slamet Mejayan Kabupaten Madiun. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling, dengan jumlah sampel 60 responden. Data dikumpulkan dengan kuesioner. Tingkat pengetahuan
swamedikasi dinilai dengan skala Guttman (pernyataan benar atau salah). Tingkat pengetahuan swamedikasi dikategorikan menjadi tiga, yaitu baik (76-100%), cukup
(56-75%), dan kurang (< 56%). Hasil penelitian menunjukkan, tingkat pengetahuan swamedikasi pasien di Apotek Slamet Mejayan tentang obat tradisional adalah cukup (67,24%). Gambaran penggunaan obat tradisional oleh pasien yaitu alasan utama menggunakan obat tradisional karena mengurangi efek samping (44,4%), sumber informasi yang didapat berdasarkan pengalaman (29,3%), obat tradisional digunakan untuk menyembuhkan penyakit ringan (44,8%), sebanyak 36 responden (62,1%) tidak mengetahui nama atau kandungan obat tradisional yang dikonsumsi, dan sebanyak 60 responden (100%) merasakan efek sembuh setelah mengkonsumsi obat tradisiona
Analisis pengaruh kualitas sistem informasi, kualitias informasi dan perceived usefulness terhadap kepuasan pengguna sistem e-kinerja di Pemerintah Kota Madiun
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas sistem informasi, kualitas informasi dan perceived usefulness terhadap kepuasan pengguna sistem E-Kinerja pada OPD Kota Madiun. Populasi pada penelitian ini adalah 16 OPD Kota Madiun yang menggunakan sistem E-Kinerja. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara menyebar kuesioner secara langsung kepada responden dan sampel sebanyak 112 responden. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS versi 17. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa kualitas informasi dan
perceived usefulness berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan pengguna sistem E-Kinerja, sedangkan kualitas sistem informasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna sistem E-Kinerj
Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi perataan laba pada perusahaan dalam indeks LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2015-2017
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi praktik perataan laba, seperti return on asset, ukuran perusahaan, financial leverage, struktur kepemilikan publik, dan dividend payout ratio. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan dalam indeks LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dari tahun 2015 sampai tahun 2017. Total sampel penelitian adalah 22 perusahaan yang ditentukan berdasarkan metode purposive sampling. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi logistik biner serta alat uji SPSS versi 17.0. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan analisis regresi logistik biner untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perataan laba, terdapat satu variabel yang memiliki pengaruh
positif signifikan terhadap perataan laba, yaitu struktur kepemilikan publik, sedangkan variabel ukuran perusahaan berpengaruh negatif terhadap perataan laba, dan ketiga variabel lainnya yaitu return on asset, financial leverage, dan dividend payout ratio tidak berpengaruh terhadap perataan lab
Pengaruh kepemilikan manajerial, kebijakan dividen, dan profitabilitas terhadap kebijakan hutang perusahaan nonkeuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2017
Tujuan penelitian ini untuk menguji pengaruh kepemilikan manajerial (MOWN), kebijakan dividen (DPR), dan profitabilitas (ROA)terhadap kebijakan hutang (DTCR) pada perusahaan nonkeuangan yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia periode tahun 2017. Populasi pada penelitian ini sebesar 460 perusahaan nonkeuangan periode tahun 2017. Metode pengambilan sampel dengan menggunakan metode purposive sampling dan diperoleh sampel sebesar 83
perusahaan. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa MOWN dan ROA berpengaruh negatif signifikan terhadap DTCR, sedangkan DPR tidak berpengaruh terhadap
DTCR pada perusahaan nonkeuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2017. Perusahaan perlu meningkatkan kepemilikan manajerial dan profitabilitas agar hutang perusahaan rendah sehingga mengurangi risiko
perusahaan mengalami kerugian atau kebangkruta