STIE Widya Gama Lumajang
Not a member yet
839 research outputs found
Sort by
PENGARUH HARGA DAN CITRA MEREK TERHADAP MINAT BELI PRODUK KAOS TRUELOFTY (Studi kasus pada Truelofty Store di Lumajang)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh harga dan citra merek terhadap minat beli produk kaos Truelofty di Lumajang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan mencari hubungan assosiatif yang bersifat kausal. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner sedangkan teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling yang diperoleh sebanyak 30 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial harga tidak berpengaruh signifikan terhadap minat beli produk kaos Truelofty di Lumajang,secara parsial citra merek juga tidak berpengaruh signifikan terhadap minat beli produk kaosTruelofty di Lumajang, dan begitu juga secara simultan harga dan citra merek tidak berpengaruh signifikan terhadap minat beli produk kaos Truelofty di Lumajang. Fungsi regresi linier berganda yang dihasilkan adalah Y= 12,648 + 0,098X1 + 0,176X2 + e. Koefisien determinasi (R square) diperoleh sebesar 0,024 yang menunjukkan bahwa sebesar 2,4% minat beli dapat dijelaskan oleh variabel independen yaitu harga dan citra merek, sedangkan sisanya yaitu 97,6% minat beli dipengaruhi oleh variabel-variabel lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini
ANALISIS SWOT SEBAGAI DASAR STRATEGI PENGADAAN BAHAN BAKU KAYU SENGON LAUT (Studi Pada UD. Duta Agung Jaya Purworejo Lumajang)
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis factor internal
dan factor eksternal serta untuk mengetahui strategi yang dilakukan UD. Duta
Agung Jaya Purworejo Lumajang untuk tetap bisa memenuhi kebutuhan bahan
bakunya. Penelitian ini dilakukan pada wirausaha dibidang penggergajian kayu
sengon laut di purworejo dengan menggunakan metode wawancara dan observasi
tersebut kemudian dianalisis dengan metode analisis SWOT. Faktor-faktor
internal, eksternal dan strategi perusahaan ini merupakan variable mandiri, yang
berarti setiap variable tidak dilakukan perbandingan melainkan saling
menjelaskan dan mempengaruhi variable lain. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa strategi yang digunakan oleh pemilik usaha dalam menghadapi persaingan
adalah dengan strategi Strength-opportunity yakni memanfaatkan kekuatan yang
dimiliki perusahaan untuk mampu mengambil keuntungan dari peluang yang ada.
Perusahaan dapat menggunakan strategi perusahaan sebelumnya dengan
memperbaiki beberapa kelemahan perusahaan dan menghindari ancaman
perusahaan dengan menciptakan strategi yang lebih berdaya saing
PENGARUH JAMINAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA J&T EXPRESS LUMAJANG
Sumber daya dalam sebuah perusahaan. Dalam rangka menciptakan kondisi dan situasi yang aman dan nyaman di tempat kerja, setiap perusahaan perlu menyediakan fasilitas yang memadai bagi para pekerjanya, untuk melindungi keselamatan fisik dan mental mereka dari kecelakaan dan sakit akibat pekerjaan yang mereka lakukan. Sehingga seberapa besar perhatian perusahaan terhadap keselamatan dan kesehatan kerja karyawan menarik untuk diteliti. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh keselamatan dan kesehatan kerja karyawan (K3) terhadap produktivitas kerja karyawan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei. Jumlah sampel sebanyak 40 orang diperoleh dari keseluruhan populasi yang ada. Variabel bebasnya terdiri dari keselamatan kerja (X1) dan kesehatan kerja (X2) sedangkan variabel terikatnya adalah kinerja karyawan (Y). Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, wawancara dan observasi. Pengujian instrumen menggunakan uji validitas dan uji reliabilitas. Sedangkan metode analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan uji F dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel keselamatan kerja (X1) dan kesehatan kerja (X2) secara simultan berpengaruh terhadap kinerja karyawan J&T express Lumajan
Kinerja Keuangan sebagai Intervening antara income smoothing dan value added dengan nilai perusahaan
Nilai perusahaan merupakan suatu hal yang penting bagi seorang manajer maupun bagi seorang investor. Nilai perusahaan merupakan persepsi investor terhadap perusahaan, yang sering dikaitkan dengan harga saham. Jika seorang manajer mampu untuk meningkatkan nilai perusahaan maka manajer tersebut telah menunjukkan kinerja baik bagi perusahaan. Sedangkan bagi investor peningkatan nilai perusahaan merupakan suatu persepsi yang baik terhadap perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh income smoothing dan economic value added secara langsung dan tidak langsung, maupun secara parsial dan simultan terhadap kinerja perusahaan dan nilai perusahaan manufaktur sektor barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jumlah sampel 22 perusahaan yang aktif mempublikasikan laporan keuangannya selama periode penelitian. Teknik analisis data menggunakan model analisis jalur melakukan pengujian subtruktur pertama dan substruktur kedua. Pengujian hipotesis dilakukan secara langsung dan tidak langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik secara parsial dan simultan income smoothing dan economic value added tidak berpengaruh secara signifikan terhadap nilai perusahaan maupun kinerja keuangan. Pengaruhnya melalui kinerja keuangan menunjukkan pengaruh yang sangat lemah dan tidak signifikan. Diperoleh nilai koefisien korelasi berganda (R) sebesar 0,207 dengan signifikansi 0,250 yang berarti terbukti terdapat hubungan dengan nilai perusahaan secara tidak signifikan. Sedangkan nilai koefisien determinasi (R square) sebesar 0,043 atau 4,3% berarti income smoothing dan economic value added mampu menjelaskan pengaruhnya terhadap variabel nilai perusahaan secara bersama-sama sebesar 4,3% dan sisanya sebesar 95,7% dijelaskan oleh variabel lainnya
ANALISIS PENGELOLAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) (Studi Kasus SD Negeri Selok Awar-awar 01 Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang Periode Tahun 2017)
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SD Negeri Selok Awar-awar 01. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Lokasi untuk penelitian ini adalah SD Negeri Selok Awar-awar 01 dengan subjek penelitian Kepala Sekolah dan Bendahara BOS. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di awali dari perencanaan yaitu penyusunan RKAS oleh tim BOS. Pengambilan Dana BOS dilakukan oleh kepala Sekolah. Pelaksanaan Dana BOS yaitu diperuntukkan membiayai kegiatan atau keperluan lembaga selama satu tahun dan sudah tertulis dalam RKAS. Pelaporan dilakukan oleh bendahara setiap triwulan melalui pembuatan LPJ BOS beserta laporan. Pengawasan secara internal dilakukan oleh Kepala Sekolah dan Dinas Pendidikan sedangkan secara eksternal dilakukan oleh Dinas Pendidikan Provinsi yaitu Badan Pemeriksa Keuangan dan Inspektorat.
Kata Kunci : dana BOS, perencanaan, pengambilan, pelaksanaan, pelaporan dan pengawasa
PELATIHAN ADMINISTRASI KEWIRAUSAHAAN USAHA MAKRO DAN MIKRO DESA TANGGUNG, KECAMATAN PADANG KABUPATEN LUMAJANG
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN, HARGA DAN FASILITAS TERHADAP KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP DI RSUD PASIRIAN KABUPATEN LUMAJANG
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan, harga dan fasilitas secara parsial dan simultan terhadap kepuasan pasien. Dengan kualitas produk, pelayanan dan harga sebagai variabel independen dan kepuasan pasien sebagai variabel dependen. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksplanatori, populasi dalam penelitian ini adalah pasien yang pernah berobat di RSUD pasirian dengan sampel berjumlah 40 orang. Analisis data yang digunakan adalah Regresi linier berganda, uji instrument dan uji asumsi klasik. Hasil penelitian kualitas pelayanan memiliki nilai t hitung 2,164 ( sig. 0,037 0,05) fasilitas memiliki nilai t hitung 2,235 ( sig. 0,032 < 0,05) yang menunjukkan bahwa kualitas pelayanan dan fasilitas secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien, sedangkan harga secara parsial berpengaruh tidak signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Serta secara simultan kualitas pelayanan, harga dan fasilitas berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien. Dibuktikan dengan besar F hitung sebesar 3,054 dengan nilai sig. F (0,041 < 0,05)
ANALISIS PENGELOLAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) (Studi Kasus SMK 02 YP 17 Lumajang Kecamatan Lumajang Kabupaten Lumajang)
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah di SMK 02 YP 17 Lumajang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, penelitian ini berlokasi di SMK 02 YP 17 Lumajang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu Dokumentasi teknik analisis data yaitu mencocokan antara laporan BOS SMK 02 YP 17 Lumajang dengan buku Petunjuk Teknis Tahun 2016. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RKAS yang susun berdasarkan kebutuhan masing-masing sumber daya manusia. Pengambilan Dana BOS SMK diambil oleh Bendahara BOS. Penggunaan Dana BOS SMK dialokasikan untuk membiayai kegiatan operasional sekolah non-operasional sebagaimana di petunjuk teknis BOS SMK, Pengawasan dan Evaluasi dilakukan secara internal oleh Komite Sekolah dan Dinas Pendidikan Kabupate, Pelaksanaan secara eksternal dilakukan oleh Dinas Pendidikan Provinsi, Pelaporan Dana BOS SMK dilakukan setiap semester melalui LPJ BOS SMK beserta lampiran
Implementasi Perpajakan Dalam Penggunaan Dana Desa Tahun 2016 (Studi Pada Desa Kutorenom Kecamatan Sukodono)
Setiap yang terkandung dalam Permendagri 113 tahun 2014 adalah kewajiban untuk mengumpulkan pajak penghasilan (PPh) dan pajak lainnya. Selain itu, ada kewajiban untuk mendepositokan pemotongan pajak ke kas negara. Setiap dana yang diterima oleh negara harus tunduk pada kewajiban perpajakan termasuk dana desa ini, kecuali jika diatur dana tersebut tidak dikenakan pajak seperti dana transportasi. Dana operasional desa tidak dapat dipisahkan dari kewajiban perpajakan karena Indonesia merangkul teori pengumpulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan perpajakan dalam pengelolaan Dana Desa Tahun 2016 di Kutorenon-Sukodono. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, yaitu penelitian yang obyektif. Objek fokus dalam penelitian ini adalah implementasi perpajakan dalam penggunaan dana desa pada tahun 2016 di Kutorenon-Sukodono. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik non random sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengenaan pajak dalam pengelolaan Dana Desa Tahun 2016 belum sepenuhnya dilaksanakan di Kutorenon-Sukodono. Saran dari penelitian pemerintah desa dapat memanfaatkan sumber daya manusia aparatur desa dalam hal pengelolaan aspek pajak. Untuk peneliti berikutnya, diharapkan dapat memperluas lokasi penelitian di beberapa tempat dan menambahkan variabel penelitian yang akan diperiksa sehingga dapat dibandingkan dengan hasil tes yang ditemukan sebelumnya.
Kata kunci: Aspek Pajak, Akuntabilitas, Dana Desa
Komunikasi Pemasaran Pariwisata: Analisis Strategi Promosi Destinasi Wisata (Studi Kasus Pada Wisata Hutan Bambu, Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang)
Tujuan penelitian ini untuk menganalisis implementasi strategi promosi destinasi wisata dan mengindentifikasi faktor pendukung dan penghambat promosi destinasi wisata. Metode penelitian adalah penelitian kualitatif, metode pengumpulan data menggunakan: in-depth interview, observasi dan dokumentasi, tekhnik purposive sampling yaitu kriteria tertentu sampel sebagai informan penelitian, yaitu Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, POKDARWIS dan masyarakat lokal Desa Sumbermujur.Hasil penelitian menunjukkan: 1) implementasi strategi promosi destinasi wisata dilakukan dengan menggunakan media offline (facebook, instagram), spanduk, brosur, majalah dan liputan dari harian lokal, liputan dan media sosial lainnya, 2). faktor pendukung keberhasilan promosi destinasi wisata adalah otensi utama hutan bambu yang layak dijadikan destinasi wisata dan dipromosikan secara lebih luas kepada wisatawan pada saat event budaya, tumbuhan utama di hutan bambu adalah beraneka jenis tanaman bambu yang memiliki fungsi penting untuk kegiatan konservasi lahan menjadi nilai lebih destinasi tersebut dibandingkan yang lain, dan faktor pengahambat kegiatan promosi destinasi wisata adalah keterbatasan sarana dan prasarana penunjang, yaitu terbatasnya pusat informasi di lokasi, rest area, kantin atau food court, sarana ibadah, dan kegiatan personal selling, sales marketing dan direct selling perlu ditingkatkan guna mendukung keberhasilan kegiatan promosi yang dilakukan