STIE Widya Gama Lumajang
Not a member yet
839 research outputs found
Sort by
PENGARUH LEVERAGE , KOMITE AUDIT, DEWAN KOMISARIS INDEPENDEN TERHADAP MANJEMEN LABA PADA BANK UMUM SWASTA NASIONAL YANG TERDAFTAR DI BEI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Pengaruh Leverage terhadap
Manjemen Laba; (2) Pengaruh Komite Adit terhadap Manajemen Laba; (3) Pengaruh Dewan
Komisaris Independen terhadap Manajemen Laba. Teknik pengumpulan data dilakukan
dengan metode pengumpulan data dokumentasi. Data yang diperlukan dalam penelitian ini
adalah data sekunder yang berasal dari laporan keuangan perusahaan sector perbankan di
BEI yang telah diaudit periode 2014-2016. Laporan keuangan tersebut diunduh dari situs
www.idx.co.id. Teknik analisis yang digunakan adalah kuantitatif. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa : (1) Leverage berpengaruh negative signifikan terhadap manajemen
laba sebesar 0,542; (2) Komite Audit berpengaruh positif signifikan terhadap manajemen
laba sebesar 0,045; (3) Dewan Komisaris Independen berpengaruh negative signifikan
terhadap manajmen laba sebesar 0,54
PENGARUH SUASANA TOKO, KERAGAMAN PRODUK, DAN PERSEPSI HARGA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA KOPERASI KARYAWAN MUSTIKATAMA DI LUMAJANG
Koperasi Karyawan Mustikatama disingkat menjadi KKMT, merupakan
bagian dari pasar modern yang menyediakan berbagai macam produk kebutuhan
sehari-hari baik kebutuhan pokok maupun kebutuhan lainnya. Kenyamanan dalam
suasana toko pada KKMT tersebut yaitu kesabaran dari karyawan dalam
merapikan barang-barang setelah diacak-acak pembeli, terdengar alunan musik
yang santai, kemudian tata letak produk yang rapi, kebersihan ruangan, pendingin
beserta pengharum ruangan. Harga jualnya juga standart dan sedikit lebih murah
dari toko swalayan lainnya. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui
pengaruh suasana toko, keragaman produk, dan persepsi harga seacara parsial dan
simultan. Jumlah responden 40 orang yang melakukan pembelian pada KKMT di
Lumajang. Dengan metode analisis regresi linier berganda, hasil penelitian
menunjukkan bahwa secara parsial hanya keragaman produk dan persepsi harga
yang berpengaruh terhadap keputusan pembelian. Sedangkan secara simultan
suasana toko, keragaman produk, dan persepsi harga berpengaruh terhadap
keputusan pembelian. Hal ini dibuktikan dengan hasil koefisiendeterminasi
sebesar 0,79
PROSEDUR PENGENDALIAN BAHAN BAKU BARECORE UNIT SISIPAN MENGGUNAKAN METODE MATERIAL REQUIREMENT PLANNING GUNA MENCAPAI TARGET PRODUKSI PADA PT. MUSTIKATAMA LUMAJANG
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah bahan baku yang harus
tersedia untuk kelancaran proses produksi barecore pada PT. MUSTIKATAMA
pada tahun 2017. Penelitian ini menggunakan penelitian analisis deskriptif
kualitatif dengan mendiskripsikan atau menggambarkan data-data yang sudah
dikumpulkan sebagaimana adanya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini
adalah Material Requirement Planning (MRP). Melalui metode MRP dengan
melihat MPS (Master Production Schedule) dapat dilakukan perencanaan proses
produksi dan kebutuhan bahan yang diperlukan setiap periodenya sehingga bahan
baku barecore tersedia dalam jumlah dan waktu yang tepat untuk kelancaran
selama proses produksi. Peneliti mengajukan saran kepada perusahaan dari hasil
penelitian yang telah dilakukan yaitu perusahaan perlu menerapkan sistem
Material Requirement Planning (MRP) dalam jangka panjang untuk perencanaan
kebutuhan bahan baku. Karena dalam hal ini metode Material Requirement
Planning (MRP) dapat membantu perencanaan kebutuhan bahan baku setiap item
produk secara tepat waktu, sehingga proses produksi akan terlaksana dengan baik
sesuai kapasitas yang direncanakan dan order dapat terpenuhi tepat wakt
PENGARUH HARGA, CITRA MEREK, DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SEPATU FUTSAL ADIDAS (Studi Kasus Pada Pengguna Sepatu Futsal Adidas di Lumajang Sport Centre)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh harga, citra merek dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian sepatu futsal adidas (studi kasus pada pengguna sepatu adidas di Lumajang Sport Centre).Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan mencari hubungan assosiatif yang bersifat kausal atau penelitian yang bersifat menanyakan hubungan antara tiga variable atau lebih dan bersifat sebab akibat.Sampel yang diambil adalah 40 orang.Teknik sampel yang digunakan adalah sampel random sederhana (simple random sampling).
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial harga tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian,citra merek tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, sedangkan kualitas produk berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian.Secara simultan harga,citra merek dan kualitas produk berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian sepatu futsal adidas.
Keterbatasan penelitian ini adalah hanya meneliti harga,citra merek dan kualitas produk sebagai faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian, sedangkan variabel lain yang dapat mempengaruhi keputusan pembelian diharapkan kepada peneliti selanjutnya untuk melakukan penelitian seperti bauran promosi, country of origin, word of mouth dl
PENGARUH INOVASI PRODUK DAN MOTIVASI KONSUMEN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KRIPIK PISANG CV. SEMERU KREATIF LUMAJANG
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh inovasi produk dan
motivasi konsumen terhadap keputusan pembeliankripik pisang pada CV. Semeru
Kreatif Lumajang. Penelitian ini melakukan pengujian terhadap hipotesis yang
menyatakan terdapat pengaruh inovasi produk dan motivasi konsumen terhadap
keputusan pembeliankripik pisang di CV. Semeru Kreatif Lumajang. Metode
dalam penelitian ini adalah metode statistik regresi linier berganda. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa untuk variabel inovasi tidak pengaruh terhadap
keputusan pembelian kripik pisang, variabel motivasi konsumen mempunyai
pengaruh positif terhadap keputusan pembelian kripik pisang. Sedangkan secara
simultan terdapat pengaruh inovasi produk dan motivasi konsumen terhadap
keputusan pembelian kripik pisang dengan koefesien determinasi (R2) diperoleh
sebesar 0,235, yang menunjukkan bahwa 23,5% keputusan pemeblian kripik
pisang dapat dijelaskan oleh variabel inovasi produk dan variabel motivasi
konsumen sedangkan sisanya 76,5% keputusan pembelian krpik pisang
dipengaruhi oleh variabel-variabel lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian in
PENGARUH BRAND IMAGE DAN BRAND TRUST TERHADAP BRAND LOYALTY PADA PENGGUNA HELM MEREK INK (Studi kasus pada Mahasiswa STIE Widya Gama Lumajang)
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan mencari hubungan
assosiatif yang bersifat causal atau penelitian yang bersifat menanyakan
hubungan antara kedua variabel atau lebih dan bersifat sebab akibat. Penelitian
bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh brand image dan brand trust
terhadap brand loyalty pada mahasiswa pengguna helm merek INK di STIE
Widya Gama Lumajang baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini
melakukan pengujian terhadap hipotesis yang menyatakan terdapat pengaruh
brand image terhadap brand loyalty, terdapat pengaruh brand trust terhadap
brand loyalty, dan terdapat pengaruh brand image dan brand trust secara
simultan terhadap brand loyalty pada mahasiswa pengguna helm merek INK di
STIE Widya Gama Lumajang. Hasil penelitian terhadap 60 responden dengan
menggunakan analisis regresi linier berganda adalah tidak terdapat pengaruh
brand image terhadap brand loyalty, terdapat pengaruh brand trust terhadap
brand loyalty, dan terdapat pengaruh brand image dan brand trust secara
simultan terhadap brand loyalty pada mahasiswa pengguna helm merek INK di
STIE Widya Gama Lumajang. Fungsi regresi linier berganda yang dihasilkan
adalah Y
7,564-100X1+0,606X2. Hasil koefisien determinasi menunjukkan bahwa
sebesar 30,2% brand loyalty dapat dijelaskan oleh variabel independen yaitu
brand image dan brand trust, sedangkan sisanya yaitu 69,8% brand loyalty
dipengaruhi oleh variabel-variabel lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Keterbatasan penelitian ini adalah hanya meneliti brand image dan brand trust
sebagai faktor yang mempengaruhi brand loyalty, sedangkan variabel lain yang
dapat mempengaruhi brand loyalty diharapkan dapat diteliti oleh peneliti
selanjutnya pada periode dan tempat yang berbeda
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, GAYA KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PTPN XII KEBUN KERTOWONO KACAMATAN GUCIALIT KABUPATEN LUMAJANG
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan mencari hubungan
assosiatif yang bersifat causal atau penelitian yang bersifat menanyakan
hubungan antara tiga variabel atau lebih dan bersifat sebab akibat. Penelitian
bertujuan untuk mendapatkan bukti adanya pengaruh budaya organisasi, gaya
kepemimpinan dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan PTPN XII Kebun
Kertowono Di Lumajang baik secara parsial maupun simultan.
Penelitian ini melakukan pengujian terhadap hipotesis yang menyatakan
terdapat pengaruh budaya organisasi, gaya kepemimpinan, dan motivasi kerja
secara simultan terhadap kinerja karyawan pada PTPN XII Kebun Kertowono.
Hasil penelitian terhadap 40 responden dengan menggunakan analisis
regresi linier berganda adalah tidak terdapat budaya organisasi, gaya
kepemimpinan dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan, dan motivasi kerja
secara simultan terhadap kinerja karyawan pada PTPN XII Kebun Kertowono.
Fungsi regresi linier sederhana yang dihasilkan adalah
Y = -5,703 + 0,382 X1 + 0,916 X2. Hasil koefisien determinasi menunjukkan
bahwa sebesar 32,1% kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh variabel budaya
organisasi, gaya kepemimpinan dan motivasi kerja, sedangkan sisanya yaitu
67,9% kinerja karyawan dipengaruhi oleh variabel-variabel lainnya yang tidak
diteliti dalam penelitian ini.
Keterbatasan penelitian ini adalah hanya meneliti budaya organisasi, gaya
kepemimpinan dan motivasi kerja sebagai faktor yang mempengaruhi kinerja
karyawan, sedangkan variabel lain yang dapat mempengaruhi kinerja karyawan
diharapkan dapat diteliti oleh peneliti selanjutnya pada periode dan tempat yang
berbeda
PENGARUH DEBT TO EQUITY RATIO, EARNING PER SHARE DAN RETURN ON INVESTMENT TERHADAP HARGA SAHAM (Studi Kasus pada Perusahaan Property dan Real Estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2012 - 2016)
Saham saat ini paling banyak diminati karena saham menawarkan kepemilikan atas suatu perusahaan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh Debt To Equity Ratio, Earning Per Share dan Return On Invesment terhadap harga saham di perusahaan pada Perusahaan Property dan Real Estate yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2012-2016, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian dilakukan terhadap 10 perusahaan dengan menggunakan analisis regresi linier berganda adalah terdapat pengaruh Earning Per Share terhadap harga saham, tidak terdapat pengaruh Debt To Equity Ratio dan Return On Invesment terhadap harga saham, sedangkan secara simultan Debt To Equity Ratio, Earning Per Share dan Return On Invesment berpengaruh terhadap harga saham. Dengan hasil koefisien determinasi menunjukkan bahwa sebesar 16,4% harga saham dapat dijelaskan oleh variable independen yaitu Debt To Equity Ratio, Earning Per Share dan Return On Invesment sedangkan sisanya yaitu 83,6% harga saham dipengaruhi oleh variabel-variabel lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Keterbatasan penelitian ini adalah hanya meneliti Debt To Equity Ratio, Earning Per Share dan Return On Invesment sebagai faktor yang mempengaruhi harga saham, sedangkan variabel lain yang dapat mempengaruhi harga saham diharapkan dapat diteliti oleh peneliti selanjutnya pada periode dan tempat yang berbeda
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA GURU PADA YAYASAN DARUN NAJAH KABUPATEN LUMAJANG
Sumber daya manusia merupakan aset paling berharga yang dimiliki oleh suatu organisasi serta menjadi faktor kunci yang harus dipertahankan oleh suatu organisasi. Seperti halnya peran guru dalam dunia pendidikan, guru harus memiliki kemampuan untuk memimpin kegiatan pembelajaran didalam sekolah,
Memiliki kinerja yang baik dalam melaksanakan tujuan sekolah tersebut. Organisasi akan berjalan dengan lancar dan sesuai dengan harapan bila semua jasa yang diberikan para individu kepada organisasi mendapat perhatian dan imbalan yang seimbang. Semua itu didukung oleh budaya organisasi dan lingkungan kerja yang nantinya akan turut meningkatkan kinerja guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis budaya organisasi dan lingkungan kerja terhadap kinerja guru. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru Yayasan Darun Najah Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan regresi linear ganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa budaya organisasi dan lingkungan kerja tidak berpengaruh baik secara parsial dan simuta
IMPLEMENTASI LEAN SIX SIGMA DALAM PENENTUAN PRIORITAS PERBAIKAN KOMPENSASI PADA CV. LANGGENG MAKMUR BERSAMA DI LUMAJANG
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prioritas perbaikan kompensasi
berdasarkan persepsi, harapan dan kepentingan karyawan CV. Langgeng Makmur
Bersama di Lumajang dengan menggunakan Metode Lean Six Sigma. Menurut
jenisnya, penelitian ini merupakan penelitian “deskriptif kualitatif” merupakan
memberikan predikat kepada variabel yang diteliti sesuai dengan kondisi yang
sebenarnya. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini
adalah purposive sampling. Purposive sampling adalah teknik penetuan sampel
dengan pertimbangan tertentu. Analisis data yang digunakan adalah dengan
dilakukan pengujian validitas dan reliabilitas terhadap koesioner yang digunakan
untuk menjaring data dari para responden. Pengumpulan data penelitian
dilakukan dengan cara memberikan koesioner kepada 30 responden yang
merupakan karyawan bagian staff yang memiliki masa keja lebih dari tiga tahun
dengan pertiimbangan karyawan tersebut memahami kondisi perusahaan yang
sebenarnya. Hasil penelitian terdapat 5 (lima) prioritas perbaikan pada CV.
Langgeng Makmur Bersama di Lumajang yang harus di dahulukan adalah (1)
belum pernah melaksanakan program rekreasi bagi karyawan dan keluarganya
secara periodik, (2) belum tersedianya sarana kesehatan dan keselamatan kerja
yang memadai, (3) belum memberikan asuransi selain asuransi kesehatan dan
ketenagakerjaan,(4) Perusahaan belum menyediakan tempat beribadah yang
layak, dan (5) Perusahaan belum menyediakan Kondisi ruang kerja yang
memadai