Jurnal Politeknik Negeri Jakarta (PNJ)
Not a member yet
2322 research outputs found
Sort by
INOVASI PADA PERGURUAN TINGGI PROFESIONAL DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA
This study aims to determine the level of readiness of professional/vocational tertiary institutions, especially the Politeknik Negeri Jakarta with the form and strategy and innovation capacity applied. Innovation itself is a combination of new ideas, changes and is a process for organizations to create and define problems and activities to develop new knowledge on existing problems. The limitation of previous empirical studies is that they have not integrated the factors of leadership, organizational structure, and service orientation as determinants that influence innovation. Based on this, this study attempts to describe innovation in professional/vocational tertiary institutions through the factors of leadership, organizational structure, and service orientation and analyzes the model of the relationship between leadership, structure and service orientation. Referring to the theoretical perspective, the nature of this research includes explanatory research, which relies on a hypothetical-deductive method with a quantitative approach. The try out method was used in this study with data obtained through one-time data collection (withdrawal of a questionnaire). Data analysis is quantitative statistics. The results showed that there was a significant influence of leadership on innovation, but no significant effect on organizational structure and service orientation. The second variable was found to have no significant effect on innovation. The centralization of authority in terms of work and decision-making reinforces the view that organizations are seen as mechanistic types of organizations. Referring to these findings, factors that are considered to have no positive influence on innovation need to be reviewed and rearranged in the future so that the organization is encouraged to become an organic organization through an even distribution of strengths and abilities among members.Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui tingkat kesiapan perguruan tinggi professional/vokasi khususnya Politeknik Negeri Jakarta dengan bentuk dan strategi dan kapasitas inovasi yang dijalankan. Inovasi itu sendiri adalah perpaduan ide-ide baru, perubahan-perubahan dan merupakan proses bagi organisasi menciptakan dan mendefiniskan masalah serta kegiatan mengembangkan pengetahuan baru terhadap permasalahan yang ada. Keterbatasan dari penelitian-penelitian empiris terdahulu adalah belum mengintegrasikan faktor kepemimpinan, struktur organisasi, dan orientasi pelayanan sebagai determinan yang mempengaruhi inovasi. Berdasarkan hal itu, penelitian ini berusaha untuk mendeskripsikan inovasi pada perguruan tinggi professional/vokasi melalui faktor kepemimpinan, struktur organisasi, dan orientasi pelayanan serta menganalisis model hubungan antara kepemimpinan, struktur dan orientasi pelayanan. Mengacu pada perspektif teoritis, sifat penelitian ini termasuk pada penelitian eksplanatif, yang bertumpu pada hypothetico-deductive method dengan pendekatan kuantitatif. Metode try out terpakai digunakan dalam penelitian ini dengan data yang diperoleh melalui satu kali pengambilan data (penarikan angket). Analisis data bersifat kuantitatif statisti. Temuan penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan pada variabel kepemimpinan terhadap inovasi, namun tidak pada variabel struktur organisasi dan orientasi pelayanan. Kedua variabel tidak ditemukan adanya pengaruh yang signifikan pada inovasi. Sentralisasi kewenangan dalam hal pekerjaan dan pengambilan keputusan memperkuat pandangan bahwa organisasi dianggap sebagai tipe organisasi mekanistik. Mengacu pada temuan tersebut bahwa faktor-faktor yang diduga tidak memiliki pengaruh positif terhadap inovasi perlu dikaji ulang dan ditingkatkan perannya di masa depan sehingga organisasi didorong untuk mejadi organisasi yang organik melaui penyebaran kekuasaan dan kewenangan yang tersebar merata diantara anggota
Deteksi Penyakit Pada Daun Padi Berbasis Pengolahan Citra Menggunakan Metode Convolutional Neural Network (CNN)
Abstract - Rice, produced by rice plants, is a staple food for the people of Asia, especially Indonesia. The amount of rice consumption is increasing along with the increase in population. Therefore, it is essential to keep rice production stable so that demand can be fulfilled. Leaf disease of rice plants is the biggest cause of crop failure which can lead to production instability. This study aims to detect disease in rice plant leaves based on their type using the Convolutional Neural Network (CNN) with the VGG16 architecture base model. In this study, a dataset of rice plant leaf images was collected using the secondary data collection method. The dataset was obtained from the Kaggle dataset repository in .csv format published by Vbookshelf. The image dataset consists of 120 data which is divided into 3 classes based on the type of rice leaf disease namely bacterial leaf bright, brown spot, and leaf smut with each class consisting of 40 image data. In this study, the resizing process was carried out on image data with a size of 224x224 pixels and image data augmentation. The training and testing results in this study showed that the training accuracy value reached 0.9861 and the validation accuracy value reached 1.0. By using the accuracy value in the Confusion Matrix which is equal to 100%, it is obtained that the results of applying the Convolutional Neural Network (CNN) have perfect accuracy.Abstrak—Beras, yang dihasilkan oleh tanaman padi, merupakan makanan pokok bagi penduduk Asia terutama Indonesia. Jumlah konsumsi beras semakin meningkat seiring bertambahnya jumlah penduduk. Oleh sebab itu, penting untuk menjaga produksi beras tetap stabil sehingga kebutuhan permintaan dapat tercukupi. Penyakit daun tanaman padi merupakan penyebab terbesar terjadinya gagal panen yang mana dapat menimbulkan ketidakstabilan produksi. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mendeteksi penyakit pada daun tanaman padi berdasarkan jenisnya menggunakan Convolutional Neural Network (CNN) dengan base model VGG16 architecture. Dalam penelitian ini, dataset citra daun tanaman padi dikumpulkan dengan metode pengumpulan data sekunder, dataset diperoleh dari situs Kaggle dataset repository dalam format .csv yang diterbitkan oleh Vbookshelf. Dataset citra terdiri dari 120 data yang dibagi menjadi 3 kelas berdasarkan jenis penyakit daun padi yaitu bacterial leaf bright, brown spot dan leaf smut dengan masing-masing kelas terdiri dari 40 data citra. Pada penelitian ini, dilakukan proses resize pada data citra dengan ukuran 224x224 piksel dan augmentasi data citra. Hasil training dan testing dalam penelitian ini menunjukkan hasil nilai akurasi training mencapai 0.9861 dan nilai akurasi validation mencapai 1.0. Dengan menggunakan nilai akurasi pada Confusion Matrix yaitu sebesar 100%, diperoleh bahwa hasil penerapan Convolutional Neural Network (CNN) memiliki akurasi yang sangat baik
Rancang Bangun Smart Gloves Untuk Penyandang Disabilitas Sensorik Rungu Wicara
Abstract - Communication is the most important need for humans as social beings to be able to interact with one human being and the other, for normal people communication does not experience obstacles. Unlike people with deaf and speech disabilities, they have difficulty communicating with others or with normal people, and normal people who do not understand sign language have difficulty interacting with the speech impaired and the deaf. For this reason, gloves are made as a communication aid for people with deaf and speech disabilities, these gloves can translate wetness of gestures by utilizing flex sensors on each finger segment. The data from the flex sensor is processed by Arduino Nano then the data is sent by the Bluetooth Transmitter and received by the Bluetooth Receiver then processed by Arduino Uno before being displayed on the 16x2 LCD, the final result after testing on the tool, the sensor is able to read letters and signal words, the accuracy rate of reading letter cues reaches 67% and word cues reach 44%, the sensor value always changes because the sensor reads the curve of the finger of the hand. ‘
Keywords: Communication, Sign Language, Gloves, Flex Sensors, Bluetooth.Abstrak-- Komunikasi merupakan kebutuhan paling penting bagi manusia sebagai makhluk sosial untuk bisa berinteraksi dengan manusia satu dan yang lainnya, bagi orang normal komunikasi tidak mengalami hambatan. Lain halnya dengan penyandang disabilitas rungu dan wicara, mereka kesulitan untuk berkomunikasi dengan orang lain atau dengan orang normal, dan orang normal yang tidak mengerti bahasa isyarat mengalami kesulitan berinteraksi dengan tuna wicara dan tuna rungu. Untuk itu dibuatlah sarung tangan sebagai alat bantu komunikasi bagi penyandang disabilitas rungu dan wicara, sarung tangan ini dapat menterjemahkan bahasa isyarat dengan memanfaatkan sensor flex yang ada disetiap ruas jari. Data dari sensor flex diproses oleh Arduino Nano kemudian data tersebut dikirimkan oleh Bluetooth Transmitter dan diterima Bluetooth Receiver kemudian diproses oleh Arduino Uno sebelum ditampilakan pada LCD 16x2, hasil akhir setelah dilakukan pengujian pada alat, sensor mampu membaca huruf dan kata isyarat, tingkat akurasi dari pembacaan isyarat huruf mencapai 67% dan isyarat kata mencapai 44%, nilai sensor selalu berubah-ubah dikarenakan sensor membaca lekukan jari tangan.
Kata kunci: Komunikasi, Bahasa Isyarat, Sarung Tangan, Sensor Flex, Bluetooth
Pengaruh Kecepatan Angin Terhadap Tegangan Keluaran Generator DC pada Turbin Angin
Kebutuhan energi listrik terus meningkat seiring laju pertumbuhan penduduk, laju kebutuhan energi yang sangat cepat tidak diimbangi dengan produksi energi. Saat ini energi nasional masih menggunakan energi fosil yaitu batubara, minyak maupun gas bumi. Meningkatnya penggunaan minyak bumi tersebut berdampak terhadap menipisnya cadangan dan tidak dapat diandalkan untuk mencukupi kebutuhan energi masa depan, sehingga perlu solusi alternatif energi terbarukan seperti energi angin. Berdasarkan data badan meteorologi, klimatologi, dan geofisika, daerah Depok memiliki kecepatan angin 10-30 km/jam, sehingga analisa pengaruh putaran turbin angin terhadap tegangan keluaran generator DC dapat dilakukan, untuk dimanfaatkan sebagai sumber energi alternatif yang tidak akan habis dan dapat mengetahui turbin angin menghasilkan tegangan listrik di daerah Depok. Tahapan penelitian ini meliputi perancangan, pengukuran manual dan sistem monitoring tegangan, pengambilan dan analisa perbandingan data pengujian. Hasil pengukuran selama 3 hari mulai pukul 13.00-17.00 WIB didapat rata-rata kecepatan angin sebesar 2.68 m/s, kecepatan generator 381 rpm dan tegangan keluaran generator dari sistem monitoring sebesar 19.73 V
Implementasi Sensor Ultrasonik dan Flow Meter Pada Prototipe Pengisi Bahan Bakar Mini
Seiring dengan pertambahan jumlah kendaraan bermotor bertambah pula stasiun pengisian bahan bakar umum. Stasiun pengisi bahan bakar mini adalah salah satu jenis stasiun pengisian bahan bakar minyak umum yang sedang dikembangkan dan sudah berada di mana-mana. Pada sistem stasiun pengisi bahan bakar mini konvensional, teknik pengeluaran minyak ke tangki penampungan masih menggunakan pompa engkol dan takaran liter berdasarkan garis-garis level di tabung. Keakuratan jumlah bahan bakar minyak yang dikeluarkan masih dapat diperdebatkan. Kecermatan pengukurannya sangat bergantung pada penglihatan operator. Pada penelitian ini mengangkat solusi untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan menerapkan sensor ultrasonik dan flow meter pada mesin prototipe stasiun pengisi bahan bakar mini sebagai detektor. Metode penelitian dengan membuat prototipe mesin stasiun pengisi bahan bakar mini sebagai simulator. Hasil keakurasian bahan bakar minyak yang dikeluarkan sebesar 99.51% dengan presentasi kesalahan sebesar 0.49%
ANALISIS TRANSFER TOWER DENGAN METODE ASD DAN LRFD
The Banko Barat Tanjung Enim transfer tower is a coal handling facility. The operating loads in transfer tower buildings with steel structures are transferred to the base via the pedestal column. In this example, the pedestal column attached to the anchor bolt serves as the transition material from the steel structure to the concrete structure. Connections must be evaluated in order to minimize structural failure due to internal forces generated. The calculations are performed using two methods: LRFD (Load Resistance Factor Design) and ASD (Allowable Safety Design). The response spectrum analysis approach was applied, which was aided by the SAP 2000 application program. The analytical findings show that the structure of the transfer tower is strong against internal forces caused by operating loads, whether employing the LRFD approach or the ASD method. These two approaches conclude that the LRFD method allows the transfer tower structure to sustain nominal shear loads up to 59% higher than the ASD method, while the tensile resistance of anchor bolts is up to 22% higher than the ASD method
Peningkatan Literasi Informasi Bagi Perempuan Indonesia Untuk Melawan Hoax Terkait Covid-19
Indonesia is the fourth largest populated country in the world. In this country, information can easily spread among people on the internet, whether it is valid information or a false one. Although there is a specific law about information and electronic transaction, people still produce and distribute information without the awareness of the risk. Spreading fake news, especially related to the Covid-19 issue resulted in excessive public reaction or panic because people tend to spread disinformation widely on social media. This has the amplification effect of fears caused by uncontrolled information. Covid-19 fake news in Indonesia has spread out significantly because people are reluctant to read, and most people have low information literacy. The activity aimed to prevent the spread of disruptive information in Indonesia. The activities applied the Penta-helix approach which collaborates several elements: the women's community, communication media, academician, and governments in overcoming disruptive information. 37 participants were from gender study centers across Indonesia. The results are virtual workshops and implementation activities on information literacy. Key persons from each women's study center in all regions of Indonesia attended virtual workshops to strengthen their information literacy skills. Having information-literate key persons, it is proved that the spreading of hoaxes can be reduced. This will support the community in Indonesia to be smarter and wiser in coping with Covid-19 related information. The participants hope that activities to increase information literacy for the Indonesian people can be sustained so that an information-smart society is realized in everyday life.Indonesia adalah negara berpenduduk terbesar keempat di dunia. Di negeri ini informasi dapat dengan mudah tersebar di kalangan masyarakat melalui internet, baik itu informasi yang valid maupun informasi palsu. Meskipun ada undang-undang khusus tentang informasi dan transaksi elektronik, orang masih memproduksi dan mendistribusikan informasi tanpa kesadaran akan risikonya. Penyebaran berita bohong, terutama terkait isu Covid-19, menimbulkan reaksi atau kepanikan masyarakat yang berlebihan karena masyarakat cenderung menyebarkan disinformasi secara luas di media sosial. Hal ini berimbas timbul ketakutan yang disebabkan oleh penyebaran informasi yang tidak terkendali. Hoaks Covid-19 di Indonesia menyebar secara signifikan karena masyarakat enggan membaca dan sebagian besar masyarakat memiliki literasi informasi yang rendah. Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah penyebaran informasi yang bersifat disruptif di Indonesia. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan penta-helix yang mengkolaborasikan beberapa unsur: komunitas perempuan, media massa, akademisi dan pemerintah dalam mengatasi disrupsi informasi. 37 peserta berasal dari pusat studi gender di seluruh Indonesia. Hasil kegiatan adalah virtual workshop dan implementasi literasi informasi. Key person dari masing-masing pusat studi perempuan di seluruh wilayah di Indonesia menghadiri lokakarya virtual untuk memperkuat keterampilan literasi informasi. Memiliki personil kunci yang terliterasi informasi terbukti bisa mengurangi penyebaran hoaks. Hal ini akan mendukung masyarakat di Indonesia untuk lebih cerdas dan bijaksana dalam menghadapi informasi terkait Covid-19. Para peserta berharap kegiatan peningkatan literasi informasi kepada masyarakat Indonesia dapat terus dilaksanakan agar terwujud masyarakat yang cerdas informasi dalam kehidupan sehari-hari
Peningkatan Kapasitas Produksi Sabun Pakaian Untuk Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Pasca Pandemi Covid-19 di Jatimulya, Cilodong, Kota Depok
The lack of soap production capacity, which currently only reaches 5-10 liters of soap per production, has prompted a team of lecturers at the Manufacturing Engineering Applied Masters Study Program (MTRTM)-PNJ to take the initiative to organize and donate a soap mixing machine. The purpose of this implementation is to increase the amount of community soap production, as well as increase community knowledge and skills regarding soapmaking processes and tools. The training was carried out by delivering material on how to use and tricks for making soap with a mixer machine, which was then continued by making soap by PKK women and ending with a survey of the training implementation. From the results of the training, it was found that soap production increased to 20 liters in one production run, as well as an increase in community knowledge and skills in the process of making soap with a mixer machine.
Kurangnya kapasitas produksi sabun yang saat ini hanya mencapai 5-10 liter sabun satu kali produksi, membuat tim dosen di Program Studi Magister Terapan Rekayasa Manufaktur (MTRTM)-PNJ berinisiatif mengadakan dan menghibahkan mesin pengaduk sabun. Tujuan dari pelaksanaan ini adalah untuk meningkatkan jumlah produksi sabun masyarakat, serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat terhadap proses dan alat pembuat sabun. Pelatihan dilakukan dengan penyampaian materi cara penggunaan dan trik pembuatan sabun dengan mesin pengaduk yang kemudian dilanjutkan dengan pembuatan sabun oleh para ibu ibu PKK, dan diakhiri dengan survey pelaksanaan pelatihan. Berdasarkan hasil pelatihan didapatkan peningkatan produksi sabun mencapai 20 liter dalam satu kali produksi, serta didapatkan pula peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam proses pembuatan sabun dengan mesin pengaduk.kurangnya kapasitas produksi sabun yang saat ini hanya mencapai 5-10 liter sabun satu kali produksi, membuat tim dosen di Program Studi Magister Terapan Rekayasa Manufaktur (MTRTM)-PNJ berinisiatif mengadakan dan menghibahkan mesin pengaduk sabun. Tujuan dari pelaksanaan ini adalah untuk meningkatkan jumlah produksi sabun masyarakat, serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat terhadap proses dan alat pembuat sabun. Pelatihan dilakukan dengan penyampaian materi cara penggunaan dan trik pembuatan sabun dengan mesin pengaduk yang kemudian dilanjutkan dengan pembuatan sabun oleh para ibu ibu PKK, dan diakhiri dengan survey pelaksanaan pelatihan. Dari hasil pelatihan didapatkan peningkatan produksi sabun mencapai 20 liter dalam satu kali produksi, serta didapatkan pula peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam proses pembuatan sabun dengan mesin pengadu
EFEKTIVITAS PEMUNGUTAN PAJAK PARKIR DAN KONTRIBUSINYA TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH KABUPATEN KARAWANG TAHUN 2019-2022 (Studi Kasus Mall di Kabupaten Karawang): (Studi Kasus Pusat Perbelanjaan Di Kabupaten Karawang)
Regional original income comes from the collection of taxes and fees in each region. Parking tax is one of the biggest contributors when compared to other sources of income. Pariking tax has a significant role in region income so that it can optimally increase region develpoment and the economy. This study aims to determine the effectiveness of parking tax collection and to analyze the contribution of parking tax as a source of local revenue in Karawang regency. This research methodology is quantitative and uses an associative approach. The findings of the simultaneous test with the F test show that the effectiveness of taxes and the collection of parking taxes have a large impact on local revenue with a value of 619.196. Parking tax contribution variable with a value of 3.079 own significant influence on local original income according to the findings of partial testing, as well as the effectiveness of parking taxes has a sizeable influence of 6.185 on regional original income of Karawang Regency. In 2021 parking tax revenue will have a ratio of 105.45% and will increase by 0.07% to 105.52% in 2022
Risk Analysis of Pemalang District Road and Bridge Construction Delays
Delays in road and bridge construction projects pose significant challenges within the construction industry. These delays can be attributed to various risk factors that have the potential to disrupt project timelines. This study focuses on identifying the risk factors that contribute to delays in road and bridge construction projects in the Pemalang district. A comprehensive review of relevant literature was conducted to identify these risk factors, which were then incorporated into questionnaires distributed among contractors, owners, and consultants. The questionnaire data was analyzed using the mean score ranking method, along with validity and reliability tests, and descriptive statistical analysis facilitated by the SPSS program. The research findings unveiled a total of 54 risk factors categorized into 11 distinct categories. Among these, the top 10 causes of delays in road and bridge construction projects in the Pemalang district were identified based on mean values ranging from 4.18 to 4.57. These factors encompassed issues such as shortages of construction materials (4.57), delays in goods delivery (4.48), equipment delivery delays (4.40), difficulties in contractor funding (4.37), inadequate workforce or inability to meet project demands (4.37), rainfall intensity (4.35), poor material quality (4.30), ordering time inaccuracies (4.27), insufficient skilled labor (4.23), and equipment damage (4.18). Furthermore, interviews were conducted with experts to discuss the 10 risk factors with the highest impact. Strategies to mitigate these risks were derived from these discussions. The outcomes of this research are anticipated to provide valuable insights for stakeholders involved in the planning and execution of road and bridge construction projects. By understanding the underlying risk factors and implementing the recommended strategies, it is expected that project delays can be significantly reduced in future endeavors