Jurnal Politeknik Negeri Jakarta (PNJ)
Not a member yet
    2322 research outputs found

    Model Pengembangan Wisata Bahari Wakatobi Berkelas Internasional. Studi kasus: Persepsi Penyelam Profesional

    Get PDF
      This research begin with careful observation when the researcher went to Wakatobi for scuba diving. Researcher finds Wakatobi is a beautiful destination both upper and under the sea. Researcher find that tourism development, infrastructure in Wakatobi did not suitable enough for their great potential to become big destination. Therefore, researcher search for suitable aspects to define Wakatobi as a prospect-full destination for diver. The research is about value chain analysis that includes all international class criteria for a destination. Purpose of this journal is to determine which is the most important points from diver’s perspective, based on their last experience in Wakatobi. The respondent is selected by asking whether they have been to Wakatobi for dive or not. The result of this research concludes that first priority to diver’s perspective is Food and Beverage, second is the tourism assets in destination, third accommodation. From nine aspects of value chain analysis about current condition, transportation got the lowest mean, and tourism assets got the highest mean. Therefore, the analysis of all points concludes into SWOT Analysis to determine strategies on how Wakatobi should be managed to become comprehensive and sustainable destination in the future.Penelitian ini diawali dengan pengamatan yang seksama saat peneliti pergi ke Wakatobi untuk scuba diving. Peneliti menemukan Wakatobi adalah destinasi yang indah baik di atas maupun di bawah laut. Peneliti menemukan bahwa pengembangan pariwisata, infrastruktur di Wakatobi tidak cukup sesuai dengan potensi besar mereka untuk menjadi destinasi besar. Oleh karena itu, peneliti mencari aspek-aspek yang cocok untuk mendefinisikan Wakatobi sebagai tujuan penuh prospek bagi penyelam. Penelitian ini tentang analisis rantai nilai yang mencakup semua kriteria kelas internasional untuk suatu destinasi. Tujuan dari jurnal ini adalah untuk menentukan poin mana yang paling penting dari sudut pandang penyelam, berdasarkan pengalaman terakhir mereka di Wakatobi. Responden dipilih dengan menanyakan apakah pernah ke Wakatobi untuk menyelam atau tidak. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa prioritas pertama perspektif penyelam adalah Food and Beverage, kedua aset wisata di destinasi, ketiga akomodasi. Dari sembilan aspek analisis rantai nilai tentang kondisi saat ini, transportasi mendapat rata-rata terendah, dan aset pariwisata mendapat rata-rata tertinggi. Oleh karena itu, analisis dari semua poin tersebut dituangkan dalam Analisis SWOT untuk menentukan strategi bagaimana Wakatobi harus dikelola untuk menjadi destinasi yang komprehensif dan berkelanjutan di masa depan.

    Analisis Peran Organizer dalam Pelaksanaan Kegiatan Employee Gathering Bandara Soekarno-Hatta

    Get PDF
    An employee gathering, known as one of the effective methods in human resource management, can strengthen relationships among employees, boost motivation, and celebrate shared achievements. This study focuses on the Employee Gathering at Soekarno-Hatta Airport as a form of appreciation for the Main Branch Office employees at Soekarno-Hatta Airport for their achievements in 2022, as well as a tool to enhance performance. This research explores the crucial role of organizers in managing employee gathering activities to achieve desired goals. The research methodology involves direct observation of the Employee Gathering activities at Soekarno-Hatta Airport and interviews with relevant parties. The research findings indicate that the role of organizers has a significant impact on the successful implementation of employee gathering activities.Employee gathering dikenal sebagai salah satu metode efektif dalam manajemen sumber daya manusia yang dapat mempererat hubungan antar karyawan, meningkatkan motivasi, dan merayakan pencapaian bersama. Studi ini berfokus pada Employee Gathering Bandara Soekarno-Hatta sebagai bentuk apresiasi terhadap karyawan Kantor Cabang Utama Bandara Soekarno-Hatta atas prestasi mereka pada tahun 2022, serta sebagai alat untuk meningkatkan kinerja. Penelitian ini mengeksplorasi peran penting organizer dalam mengelola kegiatan employee gathering agar mencapai tujuan yang diinginkan. Metode penelitian melibatkan observasi langsung dalam kegiatan Employee Gathering Bandara Soekarno-Hatta dan wawancara dengan pihak terkait. Temuan penelitian menunjukkan bahwa peran organizer memiliki dampak signifikan dalam kesuksesan pelaksanaan kegiatan employee gathering.   Kata Kunci: Employee Gathering, Organizer, Manajemen Acar

    Pemantauan Dan Pengendalian Pintu Air Berbasis Komunikasi Radio Full Duplex Dengan Algoritma Decision Tree

    No full text
    Provision, management and distribution of water on agricultural land is one of the important factors that affect the quantity and quality of agricultural products. An irrigation canal technology is needed that is able to flow through all agricultural land according to the water needs of each land. Smart irrigation systems can be a solution to this problem. The smart irrigation technology that was previously developed has several limitations such as the length of time data transmission takes to reach the client, sensor devices in the field must take turns sending data and receiving data resulting in data not being sent or not being read properly, besides that the system that has been developed previously depends on to one factor, namely the water level to determine the degree of openness of the floodgates. In this research a fast sensor to cloud communication system is designed using websocket technology. This system is also designed to send and receive data simultaneously using full duplect communication technology. As well as using artificial intelligence with the decision tree algorithm to regulate the openness of the floodgates based on the water requirement for the rice fields, the water level in the irrigation canals and the speed of the water flow. This research produced a prototype of an intelligent irrigation system that can send data to clients with an average time of 417ms, the system is also able to handle 500 clients that are connected directly to the server. The system can also send and receive data simultaneously with a difference in time when data is received at the sensor node or at the central node which can reach 0ms. This prototype also succeeded in making an artificial intelligence system that is accurate, fast and real-life. This artificial intelligence can handle 500 requests simultaneously with an execution time of 544ms.Penyediaan, pengelolaan, dan pembagian air pada lahan pertanian menjadi salah satu faktor penting yang mempengaruhi jumlah dan kualitas hasil budidaya sektor pertanian. Diperlukan sebuah teknologi saluran irigasi yang mampu mengaliri seluruh lahan pertanian sesuai dengan kebutuhan air setiap lahan. Sistem irigasi cerdas dapat menjadi solusi bagi permasalahan ini. Teknologi irigasi cerdas yang dikembangkan sebelumnya memiliki berapa keterbatasan seperti lamnya waktu tranmisi data agar bisa sampai ke client, perangkat sensor dilapngan harus bergantian untuk mengirim data dan menerima data sehingga mengakibatkan data tidak terkirim atau tidak terbaca denngan baik, selain itu sistem yang telah dikembangkan sebelumnya tergantung terhadap satu faktor yaitu ketinggian air untuk menentukan tingkat keterbukaan pintu air. Pada penelitian ini dirancang sistem komunikasi sensor ke cloud yang cepat menggunakan teknologi websocket. Sistem ini juga dirancang untuk mengrim dan menerima data bersamaan menggunakan teknologi full duplect communication. Serta menggunakan kecerdasan buatan denngan algoritam decision tree untuk mengatur keterbukaan pintu air berdasarkan kebutuhan air untuk sawah, ketinggian air pada saluran irigasi serta kecepatan arus air. Penelitian ini menghasikan sebuah purwarupa sistem irigasi cerdas yang dapat mengirimkan data ke client denngan rata-rata waktu 417ms, sistem juga mampu menangani 500 client yang terhubung langsung ke server. Sistem juga bisa mengirim dan menerima data secara bersamaan denngan selisih waktu ketika data diterima di sensor node atau di central node bisa mencapai 0ms. Purwarupa ini juga berhasil membuat sistem kecerdasan buatan yang akurat, cepat dan realaibale. Kecerdasan buatan tersebut dapat mengatasi 500 request bersamaan dengan waktu eksekusi selama 544ms

    Kinerja Sistem Monitoring Suhu dan Getaran Pada Turbin Uap Berbasis HMI-PLC

    Get PDF
    Pengukuran suhu dan getaran pada turbin uap sangat penting karena variabel tersebut menentukan lifetime turbin uap. Jika suhu dan getaran diluar batas aman, turbin uap akan mengalami kerusakan seperti terbakar dan komponen rusak/retak. Hal ini akan membahayakan mesin, manusia, dan lingkungan sekitar. Untuk itu, diperlukan sistem kontrol dan monitoring suhu dan getaran pada turbin uap berbasis PLC dan HMI dengan integrasi sensor. Data pengukuran suhu dan getaran dapat dilihat pada layar HMI dan di update secara realtime setiap detik. Dengan adanya sistem ini diharapkan kinerja dan keselamatan turbin meningkat dan efisien dalam kontrol dan monitoring suhu dan getaran pada turbin uap. Hasil dari sistem kontrol dan monitoring suhu dan getaran dapat berfungsi dengan baik. Hal ini ditandai dengan nilai suhu turbin normal sekitar 100 dan nilai getaran normal sekitar 1,1 mm/s

    Pengaruh Penambahan Zeolit terhadap Perubahan Kekeruhan pada Proses Elektrokoagulasi Air Limbah

    Get PDF
    Air limbah rumah tangga sampai saat ini masih banyak yang dibuang kelingkungan secara sia-sia  bahkan  bila dibiarkan dapat berakibat pada pencemaran lingkungan. Air limbah yang dibuang ke lingkungan cukup potensial untuk diolah kembali menjadi air bersih. Jika air limbah tersebut akan diolah kembali menjadi air bersih, maka kekeruhan  harus diturunkan atau dihilangkan sampai mengikuti standar air bersih. Untuk menurunkan atau menghilangkan kekeruhan dilakukan penelitian pengolahan air limbah menjadi air bersih menggunakan proses elektrokoagulasi terpadu dengan proses adsorpsi dengan menambahkan zeolit. Proses pengolahan dilakukan dengan mengalirkan air limbah rumah tangga sebanyak 8 liter kedalam bak proses yang terbagi menjadi empat sel. Setiap sel diengkapi anoda dan katoda dari bahan aluminium  berukuran 5 x 20 x 20 cm dan tidak ada penambahan zeolit. Proses elektrokoagulasi dijalankan pada tegangan 12 V dan setiap 10 menit proses dihentikan untuk diukur kekeruhannya. Penelitian diulang dengan langkah yang sama, akan tetapi berat zeolit yang digunakan divariasi, yaitu 2, 4, 6 dan 8 g. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan kekeruhan dapat diturunkan dari 45 NTU menjadi 20 NTU dengan waktu proses 60 menit dan penambahan zeolit 6 g

    Sistem Pemantau Patroli Keamanan Gedung Menggunakan RFID Berbasis Komunikasi Long Range (LoRa)

    Get PDF
    Patrolling is a proactive activity carried out by moving from one place to another, checking and ensuring area security and order. This is necessary because security officers cannot directly observe the areas they handle. To make patrols more efficient, a building guard patrol monitoring system is needed. The patrol officer's equipment is brought closer to the RFID tags in each room. The LoRa Node in the patrol tool then sends data to Firebase via LoRa Gateway in the form of room name, patrol officer's name, username, time, date and status. Then, the Android application will display data on patrol officers' tapping activity in real-time to prevent fraud while on patrol. The LoRa test results using the LOS (Line of Sight) method reached a maximum distance of 900 m and Non-LOS reached a maximum distance of 200 m. Internet connection on Android applications use VSAT. The average QoS parameter results for the VSAT internet network for throughput are 28.88 KB, packet loss is 0%, and delay is 467,697 ms.Patroli merupakan kegiatan proaktif yang dilakukan dengan berpindah dari satu tempat ke tempat lain, memeriksa dan menjamin keamanan dan ketertiban kawasan. Hal ini diperlukan karena petugas keamanan tidak bisa mengamati secara langsung wilayah yang ditanganinya. Untuk membuat patroli lebih efisien, maka diperlukan sistem pemantauan patroli penjagaan gedung. Alat petugas patroli didekatkan ke tag RFID  yang berada di setiap ruangan. LoRa Node yang berada di alat patroli kemudian mengirimkan data ke LoRa Gateway. Alat patroli kemudian mengirimkan data sensor RFID ke Firebase berupa nama ruangan, nama petugas patroli, username, waktu, tanggal dan status. Dan pada aplikasi Android akan menampilkan data aktivitas tapping petugas patroli secara real-time untuk mencegah penipuan saat berpatroli. Hasil pengujian LoRa dengan metode LOS (Line of Sight) mencapai jarak maksimum sejauh 900 m dan Non-LOS mencapai jarak maksimum sejauh 200 m. Untuk koneksi internet pada aplikasi android menggunakan VSAT. Rata-rata hasil parameter QoS jaringan internet VSAT untuk throughput sebesar 28.88 KB, packet loss sebesar 0%, dan delay sebesar 467.697 ms

    Implementasi Modul LoRa dan GPS untuk Efisiensi Pengumpulan Sampah

    Get PDF
    One of the issues that is still prevalent in Indonesia is garbage accumulation. This is a result of low public awareness about trash management. Inefficient waste management damages people's health and the area's natural attractiveness. Digital technology and information implementation can help with waste collection management. Low power transmission capabilities are provided by the 2015 version of the Long Range (LoRa) communication protocol. This study creates a LoRa-enabled Smart Garbage Collection system to assist with waste management. GPS module and ultrasonic sensors are used in the construction of the Smart Garbage Collection system. Through the LoRa communication system, the measurement data from the sensors and modules is transmitted to the receiver via the LoRa module. The LoRa point-to-point technique is employed. The Received Signal Strength Indicator (RSSI) is the metric that is examined in LoRa. It should be simpler with this method to keep an eye on the trash can's capacity and to get the coordinates of its location using a LoRa receiver. The test results show that this system has an error percentage of less than 8%, a radius of up to 280 meters, and an RSSI value of -121 dBm in non-line of sight (NLOS).Penumpukan sampah menjadi salah satu permasalahan yang masih marak terjadi di Indonesia. Hal ini terjadi dikarenakan kurangnya kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah. Pengelolaan sampah yang tidak efisien dapat merusak keindahan lingkungan dan dapat menyebabkan masalah kesehatan. Penerapan penggunaan teknologi informasi dan digital dapat membantu pengelolaan dan penanganan pengambilan sampah. Protokol komunikasi Long Range (LoRa) yang dirilis pada tahun 2015 memiliki kemampuan transmisi dengan daya rendah. Penelitian ini membuat sistem Smart Garbage Collection menggunakan LoRa guna membantu pengelolaan dan penanganan pengambilan sampah. Sistem Smart Garbage Collection dibuat menggunakan sensor ultrasonik dan modul GPS. Data hasil pengukuran dari sensor dan modul tersebut dikirimkan melalui sistem komunikasi LoRa menuju penerima menggunakan modul LoRa. Metode yang digunakan yaitu metode LoRa point-to-point. Parameter yang dianalisis dalam LoRa merupakan Received Signal Strength Indicator (RSSI). Sistem ini diharapkan dapat mempermudah pemantauan kapasitas daya tampung tempat sampah dan menerima informasi lokasi tempat sampah melalui LoRa Receiver. Hasil Pengujian menunjukkan bahwa sistem ini memiliki persentase error di bawah 8% dan dapat mengirim data hingga radius 280 meter dengan nilai RSSI sebesar -121 dBm secara Non-line of sight (NLOS)

    PENGARUH AKSESIBILITAS DAN HARGA PRODUK TERHADAP PENJUALAN UMKM KABUPATEN EMPAT LAWANG MELALUI PLATFORM E-COMMERCE

    Get PDF
    Digital transformation is currently spreading widely in the world and occurs in all sectors including education, banking, health, economics, etc. This also has an impact on the business world in Indonesia, among the transformed aspects, namely the method of transactions and purchases, from conventional to digital, from conventional/direct purchases to online purchases using social media platforms or e-commerce platforms. Of course, this must be in line with the product/service marketing strategy in Indonesia. New marketing strategies must be implemented by business people in the industrial era 4.0. The large number of competitors encourages all business players to provide new breakthroughs in the buying and selling process, including marketing products/services on e-commerce platforms and social media. market place. This research is quantitative research, and uses multiple linear regression statistical tools as an analytical tool. In this study, the questionnaire respondents numbered 100 MSMEs from the total MSMEs in Empat Lawang Regency. In data analysis, the author uses SPSS 22.0 as a data processing tool. This research aims to examine the influence of accessibility (store location) and product prices on interest in purchasing MSME products in Empat Lawang via e-commerce. The results of this research show that product price and accessibility influence MSME sales in Empat Lawang and show the importance of using new methods in sales. In future research, it is hoped that we can add several variables to see the sales relationship using e-commerce.Transformasi digital saat ini menyebar luas di dunia dan terjadi di semua sektor termasuk pendidikan, perbankan, kesehatan,ekonomi, dll.. Hal ini juga berdampak pada dunia bisnis di Indonesia diantara aspek yang bertransformasi yaitu cara transaki dan pembelian, dari yang konvensional menjadi digital, dari pembelian konvensional/langsung menjadi pembelian online baik  menggunakan platform media sosial maupun menggunakan platform e-commerce. Tentunya hal ini harus sejalan dengan strategi pemasaran produk/jasa di Indonesia. Strategi pemasaran baru harus dilakukan oleh para pelaku bisnis di era industri 4.0. Banyaknya pesaing mendorong semua pelaku bisnis untuk memberikan terobosan baru dalam proses jual beli, termasuk memasarkan produk/jasa di platform e-commerce dan media sosial. tempat pasar. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dan menggunakan alat statistik regresi linear berganda sebagai alat analisis. Pada penelitian ini  responden kuesioner berjumlah 100 UMKM dari total UMKM yang ada di Kabupaten Empat Lawang. Dalam analisis data, penulis menggunakan SPSS 22.0 sebagai Alat pengolahan data. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh aksesibilitas (lokasi toko) dan harga produk terhadap minat pembelian produk UMKM di Empat Lawang melalui e commerce. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa harga produk dan aksesibilitas berpengaruh terhadap penjualan UMKM di Empat Lawang dan  menunjukkan pentingnya penggunaan metode baru dalam penjualan. Pada penelitian selanjutnya diharapkan dapat menambahkan beberapa variabel untuk melihat hubungan penjualan dengan menggunakan e-commerce

    FENOMENA PENGELOMPOKAN BUAH DAN SAYUR:PERSPEKTIF SEMANTIK LEKSIKAL

    Get PDF
    This study aims to understand the phenomenon of fruit dan vegetable grouping through a lexical semantic point of view, particularly Componential Analysis and  Componential Analysis of Meaning. Through these theories, the types of meaning components found in the data are described, namely common components and diagnostic components. This research uses qualitative research with the simak and catat method. Sources of data were obtained from articles which mentioned several overlapping food objects. Those object is used as a source of questionnaire research. The questionnaire consists of two parts. The first part contains grouping fruits or vegetables on overlapping food objects. The second part contains the reasons of respondents in determining the selected objects as fruits or vegetables. The research data in the form of reasons for choosing fruits or vegetables were analyzed based on Componential Analysis and then analyzed for their Meaning Components. The criteria for respondents in this study were men and women who are currently studying or have already finished their bachelor degree.The results showed that there are nine common components and one diagnostic component. Common components between fruits and vegetables are [BIJI], [DAUN], [AKAR], [BATANG], [KULIT HIJAU], [KULIT WARNA-WARNI], [MENTAH], [DIMASAK], DIKUPAS]. The diagnostic component between the fruit and vegetable is [DAGING BUAH]. In addition, there are differences of diagnostic components which are believed between one and the other group to be one of the factors in the phenomenon of fruit and vegetable grouping which does not find common ground in every discussion.Penelitian ini bertujuan untuk memahami fenomena pengelompokkan buah dan sayur melalui sudut pandang semantik leksikal, khususnya definisi komponensial dan analisis komponen makna. Melalui teori tersebut diuraikan jenis-jenis komponen makna yang ditemukan pada data, yaitu komponen bersama dan komponen pembeda. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode simak dan catat. Sumber data diperoleh dari artikel-artikel yang menyebutkan beberapa objek makanan yang tumpang-tindih. Objek tersebut dijadikan sumber data kuesioner penelitian. Kuesioner tersebut terdiri dari dua bagian. Pada bagian pertama berisi mengelompokkan buah atau sayur pada objek makanan yang tumpang tindih. Bagian kedua berisi alasan responden dalam menentukkan objek yang dipilih sebagai buah atau sayur. Data penelitian berupa alasan pemilihan buah atau sayur tersebut dianalisis berdasarkan definisi komponensial kemudian dianalisis komponen maknanya. Kriteria responden penelitian ini adalah laki-laki maupun perempuan yang sedang/telah studi S-1. Hasil penelitian menunjukkan terdapat sembilan komponen bersama dan satu komponen pembeda. Komponen bersama meliputi [BIJI], [DAUN], [AKAR], [BATANG], [KULIT HIJAU], [KULIT WARNA-WARNI], [MENTAH], [DIMASAK], DIKUPAS]. Komponen pembeda antara ranah buah dan sayur adalah [DAGING BUAH]. Selain itu, adanya perbedaan komponen pembeda yang diyakini kelompok yang satu dengan kelompok lainnya menjadi salah satu faktor fenomena pengelompokkan buah atau sayur tidak menemukan titik temu pada percakapan sehari-hari

    CAMPUR KODE DALAM KOMUNIKASI PADA CHANNEL YOUTUBE DAFFA GITA PERIODE 2022 (KAJIAN SOSIOLINGUISTIK)

    Get PDF
    This research was conducted to examine the use of code mixing in communication on the Daffa Gita YouTube channel for the 2022 period. The focus of this code-mixing research was on the conversations contained in the videos on the channel. This research uses descriptive qualitative research methods to describe the phenomenon of code mixing in communication. The object of research is speech which includes linguistic units and their causal factors. The research data comes from the Daffa Gita YouTube video for the 2022 period. The author uses listening data collection techniques and the katat technique as a follow-up technique. The theory used to identify is code mixing. This research has important relevance in understanding the phenomenon of code-mixed communication in the context of YouTube culture and social media. The 42 data collected were then classified according to the form of code mixing. The research results found that there are 5 forms of code mixing. Of the 42 existing forms of code mixing, 20 are word form code mixing forms, 02 are idiom code mixing forms, 08 are phrase code mixing forms, 05 are clause form code mixing forms, 07 are repetition forms, and the following are code mixing factors. The factors causing code mixing in the Daffa Gita YouTube channel are (1) Role identification, (2) Variety identification, and (3) The desire to explain and interpret.Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji penggunaan campur kode dalam komunikasi pada kanal YouTube Daffa Gita Periode 2022. Fokus penelitian campur kode ini pada percakapan yang terdapat dalam video-video di kanal tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif untuk menggambarkan fenomena campur kode dalam komunikasi. Objek penelitian berupa tuturan yang meliputi satuan kebahasaan serta faktor penyebabnya. Data penelitian berupa dari video youtube Daffa Gita periode 2022. Penulis mengguanakan teknik pengumpulan data simak dan teknik catat sebagai teknik lanjutannya. Teori yang digunakan untuk mengidentifikasi yaitu campur kode. Penelitian ini memiliki relevansi yang penting dalam memahami fenomena komunikasi campur kode dalam konteks budaya dan media sosial YouTube. Data yang terkumpul sebanyak 42 data kemudian diklasisfikasi sesuai bentuk campur kodenya. Hasil penelitian menemukan Terdapat 5 bentuk Campur Kode. Dari 42 Bentuk kode yang ada, 20 bentuk campur kode bentuk kata, 02 Bentuk campur kode idiom, 08 Bentuk campur kode frasa, 05 Bentuk campur kode bentuk klausa, 07 Bentuk pengulangan, dan Berikurt ini faktor campur kode. Faktor yeng menyebabkan terjadinya campur kode dalam cahnnel YouTube Daffa Gita, yaitu (1) Identifikasi Peranan, (2) Identifikasi Ragam, dan (3) Keinginan untuk menjelaskan dan menafsirkan

    2,061

    full texts

    2,322

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Politeknik Negeri Jakarta (PNJ)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇