e-Journal Universitas Indonesia Timur (UIT)
Not a member yet
813 research outputs found
Sort by
MPLEMENTASI FUNGSI GURU SEBAGAI EVALUATOR DALAM PROSES PEMBELAJARAN
Penelitian ini merupakan uraian dari hasil kajian tentang “Implementasi fungsi guru sebagai evaluator dalam pros pembelajaran pada SD Negeri Rappocini Makassar Kelurahan Buakana Kecamatan Rappocini. Dengan pokok permasalahan: Bagaimana bentuk pelaksanaan atau implementasi guru sebagai evaluator di SD Negeri Rappocini Makassar, dan kendala-kendala yang dihadapi oleh guru, dan upaya yang dilakuakan oleh guru dalam melaksanakan evaluasi peserta didik dalam proses pembelajaran.
Dalam penelitian penulis menggunakan metode dan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan perpustakaan. Pada dasarnya, data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data akurat, dari hasil pengumpulan data di lapangan, selanjutnya data tersebut dianalisa dengan tehnik induktif, deduktif , persentase dan komparatif.
Berdasarkan dari hasil analisa dapat diketahui bahwa implementasi fungsi guru sebagai evaluator dalam proses pembelajaran pada SD Negeri Rappocini Makassar Kelurahan Buakana Kecamatan Rappocini yaitu berlangsung baik walaupun belum mencapai tingkat sangat maksimal artinya masih ada proses evaluasi yang tidak menyeluruh kepada peserta didik. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa bahwa keberhasilan implementasi fungsi guru sebagai evaluator dalam proses pembelajaran pada SD Negeri Rappocini Makassar Kelurahan Buakana Kecamatan Rappocini sangat menjadi penentu keberhasilan pendidikan yang selama ini kita pahami sebagai masa depan bangsa, pendidik menjadi penentu masa depan generasi selanjutnya. Yaitu kenerasi yang cerdas dan bertakwa kepada Allah SW
UPAYA GURU MENGAJI DALAM MENGURANGI PENGARUH WARNET TERHADAP AKTIVITAS BELAJAR MENGAJAR DI TKA/TPA RAODHATUL MUSLIMIN
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi upaya yang dilakukan oleh guru mengaji dalam mengurangi pengaruh negatif dari keberadaan warung internet (warnet) terhadap aktivitas belajar mengajar di TKA/TPA Raodhatul Muslimin Rappokaleleng. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini melibatkan wawancara dengan guru mengaji dan pengamatan langsung terhadap santri di TKA/TPA.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh warnet terhadap aktivitas belajar mengaji cukup signifikan, dengan beberapa siswa menunjukkan penurunan motivasi dan konsentrasi. Guru mengaji menerapkan beberapa strategi, termasuk pendekatan personal, penguatan nilai-nilai agama, dan peningkatan keterlibatan orang tua, yang terbukti efektif dalam mengurangi dampak negatif tersebut
Membangkitkan Kekuatan UMKM: Strategi dan Dampak Program Bantuan di Sulawesi Selatan
This study examines the implementation of capital assistance programs for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in South Sulawesi during the COVID-19 pandemic. The primary focus is to explore implementation strategies, challenges encountered, and the expected positive impacts of these programs. The research methodology involved secondary data analysis and in-depth interviews with key informants from the Department of Cooperatives and SMEs of South Sulawesi Province. Findings indicate that while the program demonstrates commitment to supporting MSMEs as a pillar of regional economic recovery, there are challenges such as complex data verification and ineffective stakeholder engagement. Empowering MSMEs through capital assistance is expected to enhance competitiveness, production, and market access, thereby significantly contributing to the local economy.Penelitian ini mengkaji implementasi program bantuan modal bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Sulawesi Selatan selama pandemi COVID-19. Fokus utama adalah untuk mengeksplorasi strategi implementasi, tantangan yang dihadapi, serta dampak positif yang diharapkan dari program tersebut. Metode penelitian ini melibatkan analisis data sekunder dan wawancara mendalam dengan informan kunci dari Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sulawesi Selatan. Temuan menunjukkan bahwa meskipun program ini menunjukkan komitmen dalam mendukung UMKM sebagai pilar pemulihan ekonomi regional, masih ada tantangan seperti verifikasi data yang kompleks dan kurangnya sosialisasi yang efektif kepada pemangku kepentingan. Pemberdayaan UMKM melalui bantuan modal diharapkan dapat meningkatkan daya saing, produksi, dan akses pasar, dengan kontribusi yang signifikan terhadap ekonomi lokal
Efektifitas Penerapan UU Nomor 40 Tahun 1999 dalam Upaya Memberikan Perlindungan Hukum Kepada Wartawan di Kota Makassar
ABSTRACT: This study aims to determine the effectiveness of Law No. 40 of 1999 in protecting journalists, especially those in the city of Makassar while working and to determine the factors that inhibit the application of the law. The method used in this study is empirical juridical research, elitian uses a sociological juridical legal approach that is legal research that seeks to identify the law and see the effectiveness of the law that occurs in society. The findings obtained from this study are: 1) Law No. 40 of 1999 has not been fully effective in protecting journalists in the city of Makassar from the threat of psychological and physical violence when performing journalistic duties. 2) lack of coordination between the government, the community, law enforcement and the press can bring adverse effects as well as an obstacle in the implementation of the press law in order to run effectively in accordance with what is expected.
ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan mengetahui efektifitas Undang undang nomor 40 Tahun 1999 dalam melindungi para wartawan khususnya yang berada di Kota Makassar saat menjalankan tugasnya dan untuk mengetahui faktor yang menjadi penghambat dalam penerapan Undang undang tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian yuridis empiris, elitian ini menggunakan pendekatan hukum yang bersifat yuridis sosiologis yaitu penelitian hukum yang berusaha untuk mengidentifikasi hukum dan melihat efektifitas hukum yang terjadi di masyarakat. Temuan yang diperoleh dari penelitian ini yaitu: 1) Undang undang nomor 40 tahun 1999 belum sepenuhnya berjalan dengan efektif dalam melindungi wartawan di Kota Makassar dari ancaman kekerasan psikis dan fisik saat melakukan tugas jurnalistiknya. 2) kurangnya koordinasi antara pemerintah, masyarakat, Penegak hukum dan pers dapat membawa dampak yang buruk sekaligus menjadi hambatan didalam penerapan Undang undang pers agar dapat berjalan dengan efektif sesuai dengan apa yang diharapkan
SEJARAH PENDIDIKAN MUHAMMADIYAH
ABSTRAK
Gerakan pembaruan di Indonesia muncul, tidak lepas dari proses perubahan alam pikiran tentang Islam yang terjadi. Terutama setelah terbukanya jalur komunikasi secara luas dengan negara-negara Timur Tengah yang merupakan pusat perkembangan Islam. Era pembaruan mulai muncul di Timur Tengah, termasuk Mesir kemudian berkembang ke Indonesia, baik secara individu maupun secara kelompok,di antaranya adalah K.H. Ahmad Dahlan dengan gerakan Muhammadiyah. Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji tentang sejarah KH. Ahmad Dahlan, Muhammadiyah, dan Sejarah Pendidikan Muhammadiyah. Berdasarkan hasil kajian ini, maka dapat digambarkan bahwa (1) KH. Ahmad Dahlan berasal dari keluarga muslim tradisonal yang berdomisili di Kauman, sebuah kampung yang sangat religius di Yogyakarta. Silsilah keturunan beliau akan sampai kepada Maulana Malik Ibrahim, salah satu Walisongo yang berpengaruh di Jawa, bahkan merupakan wali pertama dan paling terkenal dari Walisongo. Menurut sebagian besar rakyat Indonesia, Walisongo diyakini sebagai keturunan Nabi Muhammad. Semasa kecilnya, Ahmad Dahlan tidak belajar di sekolah formal, tetapi ia diasuh oleh ayahnya di rumahnya. Kemudian beliau belajar kepada beberapa orang kyai dan Syekh.Lalu beliau melanjutkan pendidikannya di Mekkah danbertukar pikiran langsung dengan beberapa tokoh pembaharu Islam di sana.(2) Muhammadiyah didirikan di Yogyakarta dengan tujuan untuk menghidupkan kembali ajaran agama Islam yang murni dan asli, yaitu al-Qur’an dan hadis, seperti yang diamanatkan oleh Rasulullah saw. Muhammadiyah mempunyai pengaruh yang besar dalam upaya pemberantasan takhayul, bid’ah dan khurafat. Dipilih nama “Muhammadiyah” dengan harapan para anggotanya dapat hidup beragama dan bermasyarakat sesuai dengan pribadi Nabi Muhammad saw. (3) Muhammadiyahtelah mendirikan lembaga pendidikan mulai dari tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi di berbagai daerah di Indonesia, baik berupa sekolah umum maupun yang berbentuk madrasah. K.H. Ahmad Dahlan melalui penalaran dan pemikirannya telah berhasil menjembatani dua system pendidikan pada masa penjajahan kolonial Belanda, yaitu system pendidikan umum di satu sisi dan sistem pendidikan agama di sisi lain. Konsep system pendidikan tersebut kemudian terimplementasikan dalam lembaga-lembaga pendidikan Muhammadiyah yang tersebar di hampir seluruh tanah air Indonesia. Sistem pendidikan yang digagas oleh K.H. Ahmad Dahlan tersebut, telah memberikan dampak yang luar biasa bagi pengembangan system pendidikan di Indonesia
Integrasi Kebijakan Pemerintah dan Tradisi Lokal dalam Mendorong Pembangunan Pertanian Berkelanjutan
This research explores the synergy between local government policies, village governments and farmer groups in increasing agricultural productivity in West Sulawesi. Through an approach that integrates local wisdom with modern strategies, this research highlights the strategic role of farmer groups in assisting farmers and distributing agricultural aid. In-depth analysis revealed challenges in inter-agency policy harmonization, including a lack of effective coordination and structured communication. Evaluation of policy synergies shows the potential to improve agricultural sustainability through efficient resource management and revitalization of sustainable agricultural practices. The results of this research provide important insights for the development of more inclusive and sustainable policies in the agricultural context in West SulawesiPenelitian ini mengeksplorasi sinergi antara kebijakan pemerintah daerah, pemerintah desa, dan kelompok tani dalam meningkatkan produktivitas pertanian di Sulawesi Barat. Melalui pendekatan yang mengintegrasikan kearifan lokal dengan strategi modern, penelitian ini menyoroti peran strategis kelompok tani dalam pendampingan petani dan distribusi bantuan pertanian. Analisis mendalam mengungkapkan tantangan dalam harmonisasi kebijakan antarinstansi, termasuk kurangnya koordinasi efektif dan komunikasi yang terstruktur. Evaluasi terhadap sinergi kebijakan menunjukkan potensi untuk meningkatkan keberlanjutan pertanian melalui pengelolaan sumber daya yang efisien dan revitalisasi praktik pertanian berkelanjutan. Hasil penelitian ini memberikan wawasan penting bagi pengembangan kebijakan yang lebih inklusif dan berkelanjutan dalam konteks pertanian di Sulawesi Barat
GAMBARAN KECANDUAN BERMAIN GAME GAMBARAN KECANDUAN BERMAIN GAME ONLINE DAN POLA MAKAN REMAJA USIA 15-18 TAHUN DI SMA 13 SINJAI DESA SAOTENGNGA KECAMATAN SINJAI TENGAH KABUPATEN SINJAI
ABSTRACT
There are several cases of gamers who are addicted to online games and have wasted their time. thus causing our eating patterns to become irregular because they are too focused on games (Yanto, 2011). The contribution of internet users in South Sulawesi Province is 76.13% APJII recorded the highest penetration of 15-19 year olds at 91%. The purpose of this study was to describe addiction to playing online games and eating patterns of adolescents aged 15-18 years at SMA 13 Sinjai. This type of research is descriptive using a cross-sectional study design, this study uses an online questionnaire to target adolescents aged 15-18 years at SMA 13 Sinjai, the number of samples is 129 people with the sampling technique Stratified Random Sampling with proportional allocation. Addiction to online games in adolescents is 45%. The frequency of eating time for adolescents is the highest, namely 54.3% high, 27.1% poor, and 18.6% good. Several types of staple food sources were often consumed from the highest order, namely 100% (129 people) consumed white rice, 36% (47 people) instant noodles, 31% (40 people) bread. Food sources of animal protein which were mostly consumed 85% (110 people) sea fish, and 63% (82 people) fish meat. The sources of vegetable side dishes that were often consumed were 33% (42 people) of tempeh, 8% (11 people) consumed tofu, and the rest did not eat vegetable side dishes. The highest type of vegetables consumed was 40% (52 people) of kale, and the lowest was 1% (1 person) banana flower. Types of fruits that are often consumed, namely 13% (17 people) consume bananas, and the rest of them do not consume fruits 64% (83 people). The average nutritional intake of male respondents is 1320.589535 Kcal of energy, 55.083721 g of protein, 27.55697674 g of fat and 209.8498 g of carbohydrates. the average intake of women is 1342.48062 Kcal of energy, 56.74109 g of protein, 33.20155 g of fat, and 70.96202 g of carbohydrates. The average energy and nutrient intake of protein, fat, carbohydrates for adolescents who are addicted to online games is less than the RDA
Keywords: Online game addiction and adolescent eating patternsABSTRAK
Terdapat beberapa kasus gamers yang adiksi (kecanduan) dengan game online telah menghabiskan waktu dengan sia-sia. sehingga menyebabkan pola makan kita menjadi tidak teratur karena terlalu fokus dengan game (Yanto, 2011). Kontribusi pengguna internet di Propinsi Sulawesi Selatan sebanyak 76,13 % APJII mencatat penetrasi tertinggi umur 15-19 tahun sebesar 91%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran kecanduan bermain game online dan pola makan remaja usia 15-18 tahun di SMA 13 Sinjai. Jenis penelitian ini deskriptif dengan menggunakan desain cross sectional study, penelitian ini menggunakan/kuesioner online pada sasaran remaja usia 15-18 tahun di SMA 13 Sinjai ,jumlah sampel 129 orang dengan teknik pengambilan sampel Stratified Random Sampling with proportional allocation. Kecanduan game online pada remaja terdapat 45%. Frekuensi waktu makan remaja urutan tertinggi yaitu 54,3% tinggi, 27,1% kurang, dan18,6% baik. Beberapa jenis sumber makanan pokok sering dikonsumsi dari urutan tertinggi yaitu 100% (129 orang) mengonsumsi nasi putih, 36% (47 orang) mie instan, 31% (40 orang) roti, Sumber makanan protein hewani yang banyak dikonsumsi 85% (110 orang) ikan laut, dan 63% (82 orang) daging ikan. Sumber lauk nabati yang sering dikonsumsi yaitu 33% (42 orang) tempe, 8% (11 orang) mengonsumsi tahu, dan sisa diantaranya tidak mengonsumsi lauk nabati. Jenis sayuran yang sering dikonsumsi yang tertinggi yaitu 40% (52 orang) sayur kangkung, dan urutan terendah yaitu 1% (1 orang) jantung pisang. Jenis buah-buahan yang sering dikonsumsi yaitu 13% (17 orang) mengonsumsi pisang, dan sisa diantaranya tidak mengonsumsi buah-buahan 64% (83 orang). Rata-rata asupan zat gizi responden laki-laki yaitu 1320.589535 Kkal energi, 55.083721 g protein, 27.55697674 g lemak, dan 209.8498 g karbohidrat. rata-rata asupan perempuan yaitu 1342.48062 Kkal energi, 56.74109 g protein, 33.20155 g lemak, dan 70.96202 g karbohidrat. Rata-rata asupan energi dan zat gizi protein, lemak, karbohidrat remaja yang kecanduan game online kurang dari AKG
Kata Kunci : Kecanduan game online dan pola makan remaja
 
ANALISIS KEJADIAN ANEMIA POST PARTUM DI PUSKESMAS PATTALLASSANG KABUPATEN TAKALAR
The puerperium is a period of recovery, starting from completion of delivery to obstetric devices such as pre-pregnancy. The aim of the study was to analyze the incidence of post partum anemia based on the amount of bleeding during delivery at the Pattalassang Health Center Takalar. This type of quantitative descriptive research. The sample was 97 post partum mothers who gave birth and were served at the health center. The data collected is in the form of secondary data from recording and reporting at the Puskesmas. Data were analyzed descriptively. The results showed that (1) the highest number of post partum mothers out of 97 people was found not to be at risk of anemia as many as 72 and at risk of anemia as many as 25 (2) Post partum out of 25 anemia events found most were not at risk of anemia if bleeding < 500 ml as many as 19 people and at risk of anemia if bleeding > 500 ml as many as 6 people (3) Post partum anemia of 25 events of postpartum anemia during pregnancy, the most were found not at risk of anemia during pregnancy as many as 18 people and at risk if there was a history of anemia during pregnancy as many as 7.Masa nifas adalah masa pemulihan kembali, mulai dari persalinan selesai sampai alat-alat kandungan seperti prahamil.Tujuan penelitian untuk menganalisis Kejadian Anemia Post Partum berdasarkan Jumlah perdarahan saat persalinan di puskesmas Pattalassang Kab.Takalar. Jenis penelitian deskriktif kuantitatif. Sampel berjumlah 97 ibu Post Partum yang melahirkan dan dilayani di Puskesmas. Data yang dikumpulkan berupa data sekunder dari pencatatan, pelaporan di Puskesmas. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) jumlah ibu post partum dari 97 orang terbanyak di temukan tidak beresiko mengalami anemia sebanyak 72 orang dan beresiko anemia sebanyak 25 orang (2) Anemia post partum dari 25 kejadian anemia terbanyak di temukan tidak beresiko anemia bila perdarahan < 500 ml sebanyak 19 orang dan beresiko anemia bila perdarahan > 500 ml sebanyak 6 orang (3) Anemia post partum dari 25 kejadian anemia post partum saat hamil, terbanyak di temukan tidak beresiko anemia saat hamil sebanyak 18 orang dan beresiko bila terdapat riwayat anemia saat hamil sebanyak 7 orang
PENGARUH ANEMIA PADA IBU HAMIL TERHADAP KEJADIAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH DI PUSKESMAS PALLANGGA TAHUN 2023
Anemia is a condition in which the body has too few red blood cells. The research objective was to determine the effect of anemia in pregnant women on the incidence of low birth weight at the Pallangga Health Center in 2023. This study used a descriptive research design. The population and research sample are all data on pregnant women at the Pallangga Health Center in May 2023 as many as 51 people. This study uses secondary data. Data analysis uses the help of the SPSS 22.0 program. The results showed that (1) the number of postpartum patients at the Pallangga Health Center, Gowa Regency, was 51 people, of which 7 patients (13.7%) had anemia, while the number of patients who were not anemic were 44 people (86.3%) (2 ) the number of postpartum patients with LBW was 1 person or 2.0%, while normal babies were 50 98.0% (3) 7 parturition mothers who were Anemia with LBW were 1 person (2.0%), anemia with BBL as many as 6 people (11.7%), not anemic with LBW as much as 0 (none), not anemic with low birth weight as many as 44 people (86.3%).Anemia adalah suatu keadaan dimana tubuh memilki jumlah sel darah merah yang terlalu sedikit. Tujuan penelitian untuk mengetahui Pengaruh Anemia pada Ibu Hamil terhadap Kejadian Berat Badan Lahir Rendah di Puskesmas Pallangga Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif. Populasi dan sampel penelitian adalah semua data ibu hamil di Puskesmas Pallangga pada bulan Mei 2023 sebanyak 51 orang. Penelitian ini menggunakan data sekunder. Analisis data mennggunakan bantuan program SPSS 22.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) jumlah pasien partus di Puskesmas Pallangga Kab.Gowa yaitu sebanyak 51 orang dimana pasien yang anemia sebanyak 7 orang (13,7%) sedangkan jumlah pasien yang tidak anemia sebanyak 44 orang (86,3%) (2) jumlah pasien partus dengan BBLR yaitu sebanyak 1 orang atau 2,0% sedangkan Bayi normal yaitu sebanyak 50 orang 98,0% (3) 7 orang ibu partus yang Anemia dengan BBLR sebanyak 1 orang (2,0%), anemia dengan BBL sebanyak 6 orang (11,7%) , tidak anemia dengan BBLR sebanyak 0 (tidak ada), tidak anemia dengan BBL sebanyak 44 orang ( 86,3%)
Analisis Sosio-Yuridis Terhadap Terjadinya Konflik Antar Suku Di Kabupaten Tolikara Provinsi Papua
ABSTRACT: This study aims to analyze the factors that cause inter-ethnic conflict in Tolikara Regency and to find out and analyze inter-ethnic conflict resolution in Tolikara Regency, Papua Province. The research method used is juridical-sociological. The approach used is a sociological-juridical approach. Data sources used are primary data, secondary data, and tertiary data. The results of the study show that the factors that cause inter-ethnic conflict in Tolikara Regency are: cultural factors or traditions of the local community, political factors such as in the election of regional leaders, respectability factors and the existence of groups/tribes, factors of self-esteem, family and ethnicity. as a result of a marriage. To resolve inter-ethnic conflicts in Tolikara Regency, comprehensive and simultaneous steps must be taken involving many parties by using methods such as: through local customary methods, law enforcement both preventive and repressive, making regional regulations regarding the prohibition of war/fighting between tribes existing in the Tolikara Regency area by involving all stakeholders such as the TNI, POLRI and the Regional Government as well as representatives from local tribes.
ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang menjadi penyebab terjadinya konflik antar suku di Kabupaten Tolikara dan untuk mengetahui dan menganalisis penyelesaian konflik antar suku di Kabupaten Tolikara Propinsi Papua. Metode penelitian yang digunakan ialah yuridis-sosiologis. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan sosiologis-yuridis. Sumber Data yang digunakan adalah data primer, data sekunder, dan data tertier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang menjadi penyebab terjadinya konflik antar suku di Kabupaten Tolikara adalah factor: Factor budaya atau tradisi masyarakat setempat, faktor politik seperti dalam pemilihan pimpinan daerah, factor kehormatan dan eksistensi kelompok/suku, factor harga diri, kelurga dan suku akibat suatu perkawinan. Untuk menyelesaikan konflik antar suku di Kabupaten Tolikara harus dilakukan langkah menyeluruh dan simultan yang melibatkan banyak pihak dengan menggunakan cara seperti: melalui cara-cara adat setempat, pmenegakan hukum baik prefentif maupun repressif, pembuatan peraturan daerah tentang larangan berperang/bertikai di antara suku-suku yang ada di wilayah Kabupaten Tolikara dengan melibatkan semua pihak pengampu kepentingan seperti pihak TNI, POLRI dan Pemerintah Daerah serta wakil-wakil dari suku setempat