e-Journal Universitas Indonesia Timur (UIT)
Not a member yet
813 research outputs found
Sort by
Peran Kolektivisme Organisasional Dalam Memoderasi Hubungan Antara Persepsi Dukungan Organisasional Dan Kemampuan Belajar Perusahaan
Penelitian ini bertujuan untuk meneliti hubungan antara persepsi dukungan orgnisasional, kolektivisme organisasional, kemampuan belajar perusahaan dan keterlekatan karyawan pada Usaha Kecil-menengah (UKM) di Indonesia. Lebih spesifik lagi, penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki efek moderasi dari kolektivisme organisasional pada hubungan antara persepsi dukungan organisasional dan keterlekatan karyawan dan antara kemampuan belajar perusahaan dan keterlekatan karyawan. Responden pada penelitian ini adalah karyawan Usaha kecil-menengah (UKM) di Indonesia dan data dikumpulkan menggunakan survei. Dengan menggunakan metode analisis regresi linier berganda dan analisis moderasi, penelitian ini menemukan bahwa persepsi dukungan organisasional dan kemampuan belajar perusahaan sama-sama memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap keterlekatan karyawan. Kolektivisme organisasional ditemukan memperkuat hubungan kemampuan belajar perusahaan terhadap keterlekatan karyawan akan tetapi memperlemah hubungan antara persepsi dukungan organisasional dan keterlekatan karyawanPenelitian ini bertujuan untuk meneliti hubungan antara persepsi dukungan orgnisasional, kolektivisme organisasional, kemampuan belajar perusahaan dan keterlekatan karyawan pada Usaha Kecil-menengah (UKM) di Indonesia. Lebih spesifik lagi, penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki efek moderasi dari kolektivisme organisasional pada hubungan antara persepsi dukungan organisasional dan keterlekatan karyawan dan antara kemampuan belajar perusahaan dan keterlekatan karyawan. Responden pada penelitian ini adalah karyawan Usaha kecil-menengah (UKM) di Indonesia dan data dikumpulkan menggunakan survei. Dengan menggunakan metode analisis regresi linier berganda dan analisis moderasi, penelitian ini menemukan bahwa persepsi dukungan organisasional dan kemampuan belajar perusahaan sama-sama memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap keterlekatan karyawan. Kolektivisme organisasional ditemukan memperkuat hubungan kemampuan belajar perusahaan terhadap keterlekatan karyawan akan tetapi memperlemah hubungan antara persepsi dukungan organisasional dan keterlekatan karyawa
The Pengaruh Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Pegawai di Kantor Desa Salassae Kec. Bulukumpa Kab. Bulukumba
ABSTRACT
This study aims to determine and analyze the effect of work motivation on employee performance in the village office of Salassae Kec. Bulukumpa Regency. Bulukumba
The type of research used is descriptive quantitative, in which the writer describes the results of observations and analyzes the data obtained in the field. To determine the effect of work motivation variables on employee performance, a linear analysis of the dependent and independent variables was carried out. The dependent variable (Y) in this study is performance, while the independent variable (X) is work motivation.
After analyzing and discussing the problem, the authors draw conclusions from the results of the regression data processing above explaining that the value of the regression coefficient of motivation (X) on employee performance (Y) is 0.321 (32.1%), this indicates that motivation (X) has the influence on employee performance (Y) is equal to 32.1% meaning that if there is motivation (X) of 100%, it will increase employee performance (Y) by 32.1%, and vice versa
Keywords: Work Motivation, Work Motivation.ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan mengetahui dan menganalisis pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja pegawai di kantor desa Salassae Kec. Bulukumpa Kab. Bulukumba
Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, yaitu penulis menggambarakan hasil observasi dan menganalisis data-data yang diperoleh di lapangan. Untuk mengetahui pengaruh variabel motivasi kerja terhadap kinerja pegawai maka dilakukan analisis linier terhadap variable terikat dan bebas. Variabel terikat (Y) dalam penelitian ini adalah kinerja , sedangkan variable bebas (X) motivasi kerja.
Setelah melakukan analisa dan pembahasan masalah, penulis memperoleh kesimpulan Dari hasil olah data regresi tersebut diatas menerangkan bahwa nilai koefesien regresi motivasi (X) terhadap kinerja pegawai (Y) adalah sebesar 0,321 (32,1%) , ini menunjukan bahwa motivasi (X) mempunyai pengaruh terhadap kinerja pegawai (Y) yaitu sebesar 32,1% artinya jika terdapat motivasi (X) sebesar 100% , maka akan meningkatkan kinerja pegawai (Y) sebesar 32,1%, begitupun sebaliknya
Kata kunci: Motivasi Kerja, Motivasi Kerja
PENINGKATAN KEMAMPUAN PERCAKAPAN BAHASA ARAB SISWA DENGAN MENGGUNAKAN METODE ROLE PLAYING
ABSTRAK
Dalam berinteraksi sesama manusia harus pandai berkomunikasi dengan berbahasa yang baik. Sebagai sarana berkomunikasi tentunya bahasa memiliki fungsi berdasarkan kebutuhan seseorang baik secara sadar maupun tidak sadar. Penelitian ini didesain dalam bentuk Penelitian Tindakan Kelas. Oleh karena itu penelitian ini berfokus kepada penelitian tindakan yangvbterjadi di kelas dengan tahapan pelaksanaan meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Pokok permasalahan PTK ini adalah Bagaimana Penerapan Metode Role Playing pada Mata Pelajaran Bahasa Arab kelas VII 2 di MTs Negeri I Makassar tentang Percakapan.
Hasil penelitian berdasarkan evaluasi diatas menunjukkan hal - hal sebagai berikut : Nilai rata-rata meningkat, yaitu dari pra tindakan sebesar 45.26 menjadi 60,91 pada siklus I dan 73,53 pada nilai siklus II. Daya serap meningkat, yaitu dari 45,3 % pada pra tindakan menjadi 61,4 % pada siklus I dan 73,5 % pada siklus II. Tingkat ketuntasan belajar siswa, yaitu dari 35 % pra tindakan menjadi 76 % pada siklus I dan 97 % pada siklus II
DAMPAK PEMBELAJARAN ONLINE DI MASA COVID-19 PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA
ABSTRAK
Hasil belajar sebagai proses untuk menentukan nilai siswa melalui kegiatan atau sebagai hasil maksimum yang dicapai siswa setelah mengalami proses belajar mengajar di mana hasil belajar siswa pada hakikatnya menjadi perubahan tingkah laku. Termasuk dalam hal Pendidikan Agama di mana siswa sebagai makhluk yang diciptakan untuk beribadah kepada Allah Subhanahu Wata’ala yang harus jiwa keagamaannya ditanamkan sedari kecil agar siswa dapat mengetahui dampak positif maupun negatif yang terjadi dalam kehidupannya sehingga akan tertanam di dalam diri siswa untuk selalu bertingkah laku yang baik.
Hasil dari penelitian faktor yang mempengaruhi terhadap hasil belajar siswa kelas IV SD Inpres Bertingkat Labuang Baji Kota Makassar terdiri dari 2 faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Adapun faktor internal yang mempengaruhi terhadap hasil belajar siswa ialah kurangnya minat siswa untuk belajar Pendidikan Agama Islam di masa pandemi covid-19 dan adanya rasa malas di dalam diri siswa untuk belajar Pendidikan Agama Islam. Sedangkan faktor eksternalnya yaitu faktor lingkungan masyarakat dan faktor lingkungan dan faktor audiovisual serta adapun dampak yang terjadi terhadap hasil belajar Pendidikan Agama Islam kelas IV SD Inpres Bertingkat Labuang Baji Kota Makassar di masa pandemi covid-19 terbilang kurang karena dampak yang terjadi terhadap hasil belajar Pendidikan Agama Islam kelas IV selama pandemi covid-19 ini lebih banyak berdampak negatif pada hasil belajar siswa
STRATEGI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DALAM MENGATASI KESULITAN BELAJAR PESERTA DIDIK DIMASA PANDEMI COVID-19
ABSTRAK
Dalam Penelitian ini membahas tentang di era pandemi covid-19 saat ini telah merubah tatanan kehidupan pendidikan dimana peserta didik kurang aktif dalam proses pembelajaran sehingga dapat mengakibatkan pembelajaran yang sulit dimana orangtua harus ikut berperan sebagai pengajar untuk membimbing anaknya.
Berdasarkan pada latar belakang diatas, rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Apa faktor penyebab peserta didik SMA Datuk Ribandang Makassar Mengalami Kesulitan Belajar di Masa Pandemi Covid-19? (2) Bagaimana strategi guru PAI dalam mengatasi kesulitan peserta didik SMA Datuk Ribandang Makassar dimasa pandemi covid-19? Tujuan dalam penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui faktor penyebab peserta didik mengalami kesulitan belajar dimasa pandemi covid-19 dan (2) untuk mengetahui strategi guru PAI dalam mengatasi kesulitan belajar peserta didik.
Hasil dari penelitian ini adalah menunjukkan bahwa faktor penyebab kesulitan belajar SMA Datuk Ribandang Makassar dimasa pandemi covid-19 adalah peserta didik mengalami kesulitan dikarenakan masalah kuota internet atau paket data, masih banyak peserta didik yang belum mendapatkan kuota gratis dari pemerintah,peserta didik juga mengalami kesulitan belajar karena kesulitan menjawab soal, terlambat mengumpulkan tugas karena sangat sulit berinteraksi langsung dengan pendidik,Strategi guru PAI dalam mengatasi kesulitan belajar peserta didik SMA Datuk Ribandang Makassar dimasa pandemi covid-19 adalah antara pendidik dengan peserta didik tidak lepas dari aplikasi WhatsApp, strategi yang digunakan pendidik dalam mengatasi kesulitan belajar peserta didik tetap melakukan komunikasi melalui WhatsApp grup untuk dipantau, apabila peserta didik masih malas berarti strategi yang digunakan adalah menghubungi orangtua peserta didik agar anaknya aktif dalam proses pembelajaran,bagi peserta didik yang tidak memiliki kuota internet atau paket data, dan tidak memiliki handphone pendidik mendatangkan peserta didik tersebut untuk ke sekolah karena disekolah terdapat fasilitas wifi dan fasilitas lainnya yang dapat dipakai peserta didik untuk mengikuti proses pembelajaran
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN DARING TERHADAP MUTU PENDIDIKAN SISWA DI MASA PANDEMI COVID-19 KELAS II MATA PELAJARAN AKIDAH AKHLAK
Pandemi Covid-19 menyebabkan sistem kehidupan masyarakat berubah termaksud sistem pendidikan mengalami dampak adanya pandemi tersebut. Proses pembelajaran dilakukan dari rumah melalui pemanfaatan media online untuk mencegah penyebaran virus corona. Banyak kendala dan tantangan yang dihadapi oleh guru maupun siswa dalam pelaksanaan pembelajaran tersebut sehingga berdampak pada mutu pendidikan siswa pada pelajaran Akidah Akhlak.
Berdasarkan latar belakang tersebut, maka peneliti membuat rumusan masalah berikut: (1) Bagaimana implementasi pembelajaran daring terhadap mutu Pendidikan siswa di masa pandemi Covid-19 kelas II mata pelajaran Akidah Akhlak di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Makassar? (2). Bagaimana upaya guru meningkatkan mutu Pendidikan siswa di masa pandemi Covid-19 kelas II mata pelajaran Akidah Akhlak di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Makassar? Penelitian ini dilakukan dengan tujuan: (1). Untuk mengetahui implementasi pembelajaran daring terhadap mutu Pendidikan siswa di masa pandemi Covid-19 kelas II mata pelajaran Akidah Akhlak di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Makassar. (2). Untuk mengetahui upaya guru meningkatkan mutu Pendidikan siswa di masa pandemi Covid-19 kelas II mata pelajaran Akidah Akhlak di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Makassar.
Hasil penelitian menunjukan bahwa : (1). Implementasi pembelajaran daring dirasa belum efektif sebab guru sulit memantau perkembangan siswa dalam belajar, guru maupun siswa belum memiliki kemampuan yang optimal dalam menggunakaan teknologi, kouta yang terbatas dan jaringan yang kurang lancar sehingga ada keterbatasan bagi guru untuk membangun komunikasi dengan siswa. (2). Upaya guru dalam meningkatkan mutu pendidikan siswa pada mata pelajaran Akidah Akhlak di Madrasah Aliyah Negeri 2 Makassar adalah memanfaatkan secara optimal media pembelajaran yang ada untuk share bahan ajar, KI/KD, jadwal kelas dan memonitoring siswa secara langsung melalui group kelas, menjalin kerjasama dengan orang tua siswa, dan mempersiapkan rancangan pembelajaran dengan sebaik-baiknya sehingga memudahkan siswa dapat mengerti dan memahami dengan baik materi yang diajarkan
Gambaran Nilai Hematokrit Metode Makrohematokrit Dengan Menggunakan Darah Vena Pada Penyakit Tuberkulosis Di Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat (Bbkpm) Makassar
This research is motivated by the desire of researchers to know the description of the hematocrit value in tuberculosis. The purpose of this study was to determine and determine the description of the hematocrit value of the macrohematocrit method using 10 samples of venous blood in tuberculosis. This study uses the macrohematocrit method and is presented in a quantitative descriptive form. Based on the results of research conducted on 10 samples of tuberculosis, it can be concluded that the hematocrit value below normal consists of 6 people and normal 4 people. For further researchers to be able to conduct research using automatic tools that are more sophisticated and have a smaller error rate and fast and accurate inspection time
Pelaksanaan Perilaku Sehat pada Anak Usia Dini Di Paud Thalabul Ilmi Kabupaten Maros Implementation Of Healthy Behavior in Early Childhood at PAUD Thalabul Ilmi Maros Regency
The Application of concept of healthy behavior must start from an early age, and optimal childgrowth and development depends on the healthy bevahior carried out, eventhough earlychildhood can not be given learning like children’s learning in general schools with structcurrikulum and discipline but habituation through observation and intervention, healthybehavior that is the focus of research and observed in this study is behavior eating and drinking,behavior towards personal hygiene, behavior toward environmental hygiene, balance behaviorand behavior toward illness/disease. This study aims to describe the healthy behavior of earlychildhood in PAUD Thalabul Ilmi Maros Regency, Province South Sulawesias a recommendationto PAUD Thalabul Ilmi Maros institutions so that they can be followed up. Because the success ofPAUD institutions in carring out their role as partners, parents should educated about healthybehavior for early childhood and become a second place for habituation of these healthybehaviors. This study use the descriptive method with a survey method, carried out throughdirect questionnaires to 50 parents/guardians of PAUD Thalabul Ilmi Maros. The results showedthat the healthy behavior of early childhood in PAUD Thalabul Ilmi Maros had not beenimplemented properly by students, this was indicated by behavior that was in sufficient criteriaincluding enviromntel hygiene behavior 36%, behavior illness and disease 58 % and balancebehavior (sleep and activity needs) 36%, while eating and drinking behavior 69%, behaviortowards personal hygiene 69% in a good criteria. Conclusion implementation of healty behaviorat Early childhood PAUD Thalabul Ilmi Maros is not implemented properly, recommended thereneed to be more cooperation between school and parents in shaping the behavior of earlychildhood.Penerapan konsep perilaku sehat harus dimulai dari sejak dini, dan tumbuh kembang anak yangoptimal tergantung dari perilaku sehat yang dilakukan, anak usia dini belum bisa diberikanpembelajaran seperti pembelajaran anak umumnya di sekolah dengan kurikulum dan disiplinyang ketat tetapi pembiasaan melalui pengamatan dan intervensi, perilaku sehat yang menjadifokus penelitian dan diamati dalam penelitian ini adalah perilaku makan dan minum, perilakuterhadap kebersihan diri, perilaku terhadap kebersihan lingkungan, perilaku keseimbangan danperilaku terhadap sakit/penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku sehat2anak usia dini di PAUD Thalabul Ilmi Kabupaten Maros Propinsi Sulawesi Selatan sebagairekomendasi pada lembaga PAUD agar bisa di tindaklanjuti. Karena keberhasilan lembaga PAUDdalam menjalankan perannya sebagai partner orang tua seharusnya melakukan edukasi tentangperilaku sehat bagi anak usia dini dan menjadi tempat kedua untuk melakukan pembiasaanperilaku sehat tersebut pembiasaan perilaku sehat tersebut. Penelitian ini menggunakan metodedeskriptif dengan metode survei, dilakukan melalui penyebaran angket secara langsung kepada50 orang tua/wali murid di PAUD Thalabul Ilmi Kabupaten Maros. Hasil penelitian menunjukkanbahwa perilaku sehat anak usia dini di PAUD Thalabul Ilmi Kabupaten Maros belum dilaksanakandengan baik oleh peserta didik, hal ini ditunjukkan oleh perilaku yang berada pada kriteria cukupdiantaranya perilaku kebersihan lingkungan 36%, perilaku terhadap sakit dan penyakit 58% danperilaku keseimbangan ( kebutuhan tidur dan aktivitas) 36%, sedangkan perilaku terhadapkebersihan diri 69% dan perilaku makan dan minum 69% berada pada kriteria baik
Implementation Of Explanation Media In Knowledge About Lifestyle On The Event Of Hypertension In The Elderly In The Health Center Area Jongaya, Tamalate District Makassar City
Hypertension is still a major public health problem. The prevalence of hypertension in the elderly age group experienced a fairly high increase in cases of 63.2% (65-74 years) and 69.5% (>75 years). The purpose of this study was to determine the effect of counseling media in knowledge about lifestyle on the incidence of hypertension in the elderly in the Jongaya Community Health Center, Tamalate District, Makassar City. The research method used is Experiment with Quasi-Experimental design. Sampling was done by total sampling. The sample size is 63. The results of the Paired Sample T-Test analysis show that there is an effect of Pre-test and Post-test counseling on knowledge of smoking habits with the incidence of hypertension sig value (0.002), there is an effect of Pre-test and Post-test counseling on knowledge of the habit of consuming fatty foods. with the incidence of hypertension sig value (0.00) there is an effect of Pre-test and Post-test counseling on knowledge of habits of doing physical activity with the incidence of hypertension sig value (0.003). The conclusion from the 63 samples can be concluded that there is an influence of counseling media on knowledge about lifestyle (smoking habits, consumption habits of fatty foods and the habit of doing physical activity with hypertension. Based on the results of the research above, it is recommended that the public can prevent early onset of hypertension by improve a healthier lifestyle.Hipertensi masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang cukup besar. Prevelensi hipertensi pada kelompok umur lansia mengalami peningkatan kasus yang cukup tinggi sebesar 63,2% (65-74 tahun)dan 69,5% (>75 tahun). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh media penyuluhan dalam pengetahuan tentang gaya hidup terhadap kejadian hipertensi pada lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Jongaya Kecamatan Tamalate Kota Makassar. Metode penelitian yang digunakan adalah Eksperimen dengan rancangan Eksperimen Semu. Pengambilan sampel di lakukan dengan cara Total sampling. Besaran sampel sebanyak 63. Hasil analisis uji Paired Sample T-Test menunjukkan bahwa ada pengaruh Pre test dan Post Test penyuluhan terhadap pengetahuan kebiasaan merokok dengan kejadian hipertensi nilai sig (0,002), ada pengaruh Pre test dan Post Test penyuluhan terhadap pengetahuan kebiasaan mengkonsumsi makanan berlemak dengan kejadian hipertensi nilai sig (0,00) ada pengaruh Pre test dan Post Test penyuluhan terhadap pengetahuan kebiasaan melakukan aktifitas fisik dengan kejadian hipertensi nilai sig (0,003). Kesimpulan dari 63 sampel dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh media penyuluhan dalam pengetahuan tentang gaya hidup (kebiasaan Merokok, Kebiasaan Konsumsi Makanan Yang berlemak dan kebiasaan melakukan aktifitas fisik dengan penyakit hipertensi. Berdasarkan hasil penelitian di atas dianjurkan agar masyarakat dpat mencegah sejak dini timbulnya penyakit Hipertensi dengan memperbaiki gaya hidup kearah yang lebih sehat
Penegakan Hukum Pidana Terhadap Pelaku Peredaran Kosmetik Illegal di Kota Makassar
ABSTRACT: This study aims to determine the enforcement of criminal law against perpetrators of illegal distribution of cosmetics in Makassar City. This research is a Normative - Empirical Research conducted at the Makassar Food and Drug Supervisory Center and the data sources in this study are primary data and secondary data. Data collection techniques through interviews and data collection. The data collected is then analyzed in a qualitative descriptive manner. This research answers that first of all, the role of BPOM in enforcing criminal law on the circulation of illegal cosmetics is as a regulator, conducting supervision before and after circulation, providing guidance and taking action. Second, law enforcement against perpetrators of illegal distribution of cosmetics based on Articles 197 and 196 of the Health Law and the factors that influence it.
ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penegakan hukum pidana terhadap pelaku peredaran kosmetik illegal di Kota Makassar.Penelitian ini adalah Penelitian Normatif – Empiris yang dilakukan di Balai Besar pengawas Obat dan Makanan Makassar dan Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan pengumpulan data. Data yang dikumpulkan kemudian di analisis secara deskriptif kualitatif. Penelitian ini menjawab bahwa Pertama –tama, peranan BPOM dalam penegakan hukum pidana atas peredaran kosmetik illegal yaitu sebagai regulator, melakukan pengawasan sebelum beredar dan setelah beredar, melakukan pembinaan dan melakukan penindakan. Kedua, penegakan hukum terhadap pelaku peredaran kosmetik illegal berdasarkan Pasal 197 dan 196 Undang-undang Kesehatan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya.